Penelitian kualitatif

2,748 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,748
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
127
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penelitian kualitatif

  1. 1. Penelitian Kualitatif Fokus dan Subfokus Karaktetistik Penelitian Kualitatif Jenis Penelitian Kualitatif Instrumen dan Keabsahan Data Penelitian Kualitatif pada PAUD
  2. 2. Fokus dan Subfokus Dalam penelitian kualitatif batasan masalah disebut dengan fokus masalah, yang berisi pokok masalah yang masih bersifat umum. Spradley didalam Sugiyono (2011), mengatakan bahwa “A focused refer to a single cultural domain or a ew related domanins” fokus itu merupakan domain tunggal atau beberapa domain yang terkait dari situasi sosial. Setelah fokus masalah selanjutnya ditetapkan sudut tinjauan dari fokus tersebut sebagai subfokus penelitian.Spradley dalam Sugiyono (2011), mengemukakan 4 alternatif untuk menetapkan fokus yaitu: Menetapkan fokus pada permasalahan yang disarankan oleh informan Menetapkan fokus berdasarkan domain-domain tertentu “organizing domain” Menetapkan fokus yang memiliki nilai temuan untuk pengembangan iptek Menetapkan fokus berdasarkan permasalahan yang terkait dengan teori-teori yang telah ada
  3. 3. Karaktetistik Penelitian Kualitatif Naturalistic Inquiry  Dynamic Systems Inductive Analysis  Unique Case Holistic Perspective. Orientation Qualitative Data  Context Sensitivity Personal Contact and  Emphatic Netrality Insight  Design Flexibility
  4. 4. Karakteristik penelitian kualitatif yang terdapat dalam buku E. Kristi Poerwandari Mendasarkan diri pada  Perspektif dinamis, perilaku narasi perspektif Studi dalam situasi ilmiah “perkembangan” (naturalistic inquiry)  Orientasi pada kasus unik Analisis induktif  Bersandar pada Kontak personal netralitas-empatis langsung: penelitian di  Ada fleksibilitas desain lapangan  Sirkuler Perspektif holistik  Peneliti adalah instrumen kunci
  5. 5. Jenis Penelitian Kualitatif Studi Kasus (Horton & Hunt) Fenomenologi Etnografi (Goetz & LeCompte) Grounded Theory (B.G. Glasser dan A.L. Strauss) History Studi Dokumen (Document Study) Pengamatan Alami (Natural Observation) Wawancara Terpusat (Focused Interviewed)
  6. 6. Studi Kasus (Horton & Hunt) Penelitian yang mendalam tentang individu, 1 kelompok, 1 organisasi, 1 program kegiatan, dan sebagainya dalam waktu tertentu. Tujuannya untuk memperoleh deskripsi yang utuh dan mendalam dari sebuah entitas. Studi kasus menghasilkan data untuk selanjutnya dianalisis untuk menghasilkan teori. Data studi kasus diperoleh dari wawancara, observasi, dan arsip. Desain studi kasus berdasarkan tujuannya, yaitu: 1. Desain klinik 2. Desain genetik
  7. 7. FenomenologiTerdiri dari 3 konsep: Merupakan salah satu nama teori sosial mikro yang secara garis besar konsepnya adalah setiap gejala atau peristiwa apa saja yang muncul tidak pernah berdiri sendirian Merupakan jenis paradigma penelitian sebagai kontras dari positivistik Konsep dasarnya adalah kompleksitas realitas atau masalah itu disebabkan oleh pandangan atau perspektif subjek “Human behaviour is a reflection of human mind”
  8. 8. Etnografi (Goetz & LeCompte) Studi sangat mendalam tentang perilaku yang terjadi secara alami di sebuah budaya atau sebuah kelompok sosial tertentu untuk memahami sebuah budaya tertentu dari sisi pandang pelakunya Para ahli menyebutnya sebagai penelitian lapangan, karena memang dilaksanakan di lapangan dalam latar alami, peneliti mengamati perilaku seseorang atau kelompok sebagaimana apa adanya Data diperoleh dari observasi sangat mendalam sehingga memerlukan waktu berlama-lama di lapangan, wawancara dengan anggota kelompok budaya secara mendalam, mempelajari dokumen atau artifak secara jeli Data penelitian dianalisis di lapangan sesuai konteks atau situasi yang terjadi pada saat data dikumpulkan Penelitian etnografi bersifat antropologis karena akar-akar metodologinya dari antropologi
  9. 9. Grounded Theory (B.G. Glasser dan A.L. Strauss) Disebut grounded, sebab teori dilahirkan dari data, bukan dari teori yang lain yang sudah ada sebelumnya Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan teori dari fenomena sosial berdasarkan data lapangan Karena itu, semakin kaya data, peneliti semakin memperoleh insight yang tajam dan mendalam tentang isu yang diteliti Pedoman untuk melahirkan teori antara lain: digunakannya logika yang konsisten, kejelasan masalah, efisiensi, integrasi, ruang lingkup, dan lainnya Proses yang diharapkan dalam model ini adalah penemuan teori berdasarkan data empirik dan bukan sebagai hasil berfikir deduktif
  10. 10. History Jenis penelitian ini mengkaji dokumen atau artifak untuk memperoleh pengetahuan tentang apa yang terjadi di masa lampau Keberhasilan pemahaman yang komprehensif tergantung pada ketepatan dan kelengkapan data dan catatan peneliti tentang dokumen tersebut
  11. 11. Studi Dokumen (Document Study) Studi dokumen atau teks merupakan kajian yang menitik beratkan pada analisis atau interpretasi bahan tertulis berdasarkan konteksnya seperti, catatan yang terpublikasikan, buku teks, surat kabar, majalah, surat- surat, film, catatan harian, naskah, artikel, dan sejenisnya Untuk memperoleh kredibilitas yang tinggi peneliti dokumen harus yakin bahwa naskah-naskah itu otentik Penelitian jenis ini bisa juga untuk menggali pikiran seseorang yang tertuang di dalam buku atau naskah- naskah yang terpublikasikan penelitian ini untuk mengkaji tingkat keterbacaan sebuah teks, atau untuk menentukan tingkat pencapaian pemahaman terhadap topik tertentu dari sebuah teks
  12. 12. Pengamatan Alami (Natural Observation) Merupakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan observasi menyeluruh pada sebuah latar tertentu tanpa sedikitpun mengubahnya Tujuan utamanya ialah untuk mengamati dan memahami perilaku seseorang atau kelompok orang dalam situasi tertentu Peneliti menggunakan kamera tersembunyi atau instrumen lain yang sama sekali tidak diketahui oleh orang yang diamati (subjek)
  13. 13. Wawancara Terpusat (Focused Interviewed) Penelitian jenis ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan yang sudah didesain untuk mengetahui respons subjek atas isu tertentu penelitian ini memberikan kebebasan kepada subjek untuk menjawab pertanyaan sesuai maksud mereka Dengan pertanyaan yang tidak tersrtuktur dan terbuka, penelitian ini sangat fleksibel untuk memperoleh respons yang muncul dengan cepat atas sebuah isu Pertanyaan pun bisa berkembang sesuai situasi yang terjadi
  14. 14. Instrumen dan Keabsahan Data Instrumen atau alat pengumpul data, observasi, wawancara, dokumentasi, naskah, record (rekaman) Kredibilitas yaitu, apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya Transferabilitas yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang lain Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada kekonsistenan peneliti dalam mengumpulkan data, membentuk, dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan Konfirmabilitas yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan
  15. 15. Penelitian Kualitatif pada bidang PAUD Latar BelakangKetidakpuasan akan penelitian kuantitatif dalammeneliti anak-anak , karena :1. Anak hanya diperlakukan sebagai objek2. Yang mengemuka adalah perspektif peneliti3. Penelitian dan perkembangan anak dipisahkan dari kondisi sosio-kulturalnya sehingga anak dan perkembangannya hanya dilihat dalam teori umum selayaknya hukum dalam ilmu fisika.
  16. 16. Pendapat Para Tokoh Hedegaard dan Fleer Penelitian Kualitatif PAUD dilakukan secara holistik dan dinamis: Anak dipahami secara utuh (holistik) sebagai pribadi yang beriteraksi dengan lingkungannya, dan tumbuh kembang anak selalu terkait dengan konteks sosio-kultural yang juga terus berubah (dinamis) Hatch Pendekatan fenomenologi, konstruktivisme dan humanisme yang bermuara pada penelitian kualitatif lebih memadai sehingga anak tidak lagi diperlakukan sebagai objek, namun dihargai dan diperlakukan sebagai subjek / partisipan
  17. 17. Pendapat Para Tokoh Freeman & Mathison Historical Perspective of Childhood Teories of socialization Naturalist Developmental Normative Socialization Social Constructionist Children of Research Participant
  18. 18. Prosedur Penelitian Kualitatif pada PAUD Membagi tim peneliti Melakukan penjajakan awal a. Melakukan kunjungan pada berbagai tokoh di lingkungan anak b. Menemukan informasi mengenai pemukiman tempat tinggal anak c. Memetakan pemukiman secara fisik Melakukan studi mendalam a. Mencari gambaran komprehensif terkait dengan jumlah, sebaran tempat tinggal,kebiasaan, keikutsertaan dalam menopang perekonomian keluarga b. Mengkaji latar belakang ekonomi sosial c. Mengkaji pola asuh d. Mengkaji persepsi orang tua terhadap pola asuh, pendidikan, sikap terhadap anak dan harapan bagi anak di masa depan e. Mengkaji persepsi anak terhadap diri sendiri, orang tua ataupun lingkungan f. Mengkaji pekerjaan yang dilakukan anak praasekolah

×