Karbohidrat

2,484 views

Published on

Download this document on http://muridmengajar.blogspot.co.id/2014/08/ppt-karbohidrat.html

Description : PPT ini berisi beberapa poin penting yaitu Penggolongan Karbohidrat, Monosakarida, Disakarida, Oligosakarida, Polisakarida, Bagan, Struktur Kimia, Struktur Karbohidrat, Rumus Struktur, Turunan D-Aldosa, Isomer Optis, Sifat Fisik, Pati, Tes Benedict, Tes Yodium, Tes Molishs, Tes Fehling. Dibahas pada bab makromolekul

Jangan lupa follow akun ini ya :) Semoga bermanfaat

Published in: Education
0 Comments
13 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,484
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
761
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
13
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Karbohidrat

  1. 1. Source : muridmengajar.blogspot.com | MMBC © 2014 KARBOHIDRAT
  2. 2. Karbohidrat (sakarida)  Polimer alami yang berasal dari tumbuhan  Berasal dari karbon dan hidrat (H2O)  Rumus umum Cn(H2O)n  Terdiri dari C, H, O  Karbohidrat adalah senyawa polihidroksi aldehid atau polihidroksiketon  Selalu punya 2 H di setiap C  Monomernya adalah “monosakarida”  Namanya biasa di akhiri dengan -osa
  3. 3. Penggolongan KH Monosakarida Karbohidrat yang paling sederhana dan tidak dapat dihidrolisis lebih lanjut Disakarida Karbohidrat yang mengandung 2 satuan monosakarida Oligosakarida Karbohidrat yang jika dihidrolisis menghasilkan 3 – 8 satuan monosakarida Polisakarida Karbohidrat yang jika dihidrolisis menghasilkan banyak satuan monosakarida
  4. 4. Bagan DisakaridaMonosakarida CARBOHIDRAT Cn(H2O)n • Sukrosa(a+d) • Laktosa(a+b) • Maltosa(a+a) -> a • Selobiosa(a+a) ->b • Rafinosa (b+a+d) • Stakiosa(b+b+a+d) • Verbaskosa Oligosakarida Polisakarida • Selulosa • Pati • Glikogen • Dll. • Heksosa (C-6) a.D-Glukosa b.D-Galaktosa c.D-Mannosa d.D-Fruktosa • Pentosa (C-5) 1.Xilosa 2.Arabinosa 3.Ribosa 4.Likosa
  5. 5. Struktur Kimia C OH H C C C C C H H H HO OH OH H H O H OH = OH HO OH OH OH H CH2OH H H a-D-Glukosa 1 23 4 5 6 1 2 3 4 5 6 a-D-Glukosa (Aldosa) (Aldoheksosa) Gugus Karbonil (CO) Gugus Aldehid (CHO) = gugus reduksi Atom C asimetris terjauh dari karbonil (CO) Sebagai dasar penamaan D (OH dikanan) dan L (OH di kiri) H OH 1 b Atom C Chiral D (+) gliseraldehida R (+) gliseraldehida L (-) gliseraldehida S (-) gliseraldehida CATATAN Enansiomer yg memutar chy terpolarisasi ke : R (rectus = kanan) S (sinister = kiri)
  6. 6. Struktur Kimia C OH H C C C C C H H H HO OH OH H H O H OH =1 2 3 4 5 6 a-D-Glukosa (Aldosa) (Heksosa) (C6H12O6) Gugus Karbonil (CO) Gugus Aldehid (CHO) = gugus reduksi C O H C C C C C H H HO OH OH H H OH H OH 1 2 3 4 5 6 H = a-D-Fruktosa (Ketosa) (Heksulosa) (C6H12O6) Gugus Keton R O H C CHO = R = H  Aldehyde R = CH2OH  Keton Saccharose group
  7. 7. Struktur Karbohidrat Mereka adalah Isomer satu sama lain α-isomer β-isomer
  8. 8. Rumus Struktur Sir Walter Norman Haworth (1883-1950) ahli kimia Inggris mengusulkan rumus struktur Karbohidrat : bentuk cincin FURAN atau PIRAN O O Furan Piran Rumus Fischer C OHH C C C C C C C C H H H H H H H OH OH OH OH OH O CHO CH2OH CH2OH OH OH H D-glukosa α-glukosa
  9. 9. Monosakarida Paling sederhana terdiri dari 1 sakarida (monomer dari karbohidrat) ALDOSA Adalah monosakarida yang mengandung gugus aldehid memiliki awalan aldo- KETOSA : Adalah monosakarida yang mengandung gugus keton memiliki akhiran -ulosa KLASIFIKASI MONOSAKARIDA BERDASAR JENIS GUGUS FUNGSIONAL Penggolongan berdasarkan jumlah atom C : Triosa (3 atom C) Pentosa (5 atom C) Tetrosa (4 atom C) Heksosa (6 atom C) Dst.
  10. 10. H CHO OH H OH CH2OH H OH HO CHO H H OH CH2OH H OH H CHO OH HO H CH2OH H OH HO CHO H HO H CH2OH H OH H C OH CH2OH H OH HO C H CH2OH H OH H CHO OH H OH H OH H OH CH2OH HO CHO H H OH H OH H OH CH2OH H CHO OH HO H H OH H OH CH2OH HO CHO H HO H H OH H OH CH2OH H CHO OH H OH HO H H OH CH2OH HO CHO H H OH HO H OH CH2OH H CHO OH HO H HO H H OH CH2OH HO CHO H HO H HO H H OH CH2OH H C OH CH2OH O H O H O OH D-(-)-eritrosa D-(-)-tetrosa D-(+)-gliseraldehida D-(-)-ribosa D-(-)-arabinosa D-(+)-xilosa D-(-)-liksosa D-(+)-alosa D-(+)-altrosa D-(+)-glukosa D-+)-manosa D-(-)-gulosa D-(-)-idosa D-(+)-galaktosa D-(-)-talosa Turunan D-Aldosa
  11. 11. Turunan D-Ketosa CH2OH O CH2OH H OH CH2OH O HO H CH2OH H OH CH2OH O HO H H OH H OH CH2OH CH2OH O HO H HO H H OH CH2OH CH2OH O H OH H OH H OH CH2OH CH2OH O H OH HO H H OH CH2OH CH2OH O CH2OH CH2OH O H OH CH2OH H OH Dihidroksiaseton D-eritulosa D-ribulosa D-xilulosa D-psikosa D-sorbosa D-fruktosa D-tagatosa
  12. 12. H CHO OH OHH HOH HHO CH2OH L-Manosa H CHO OH HHO HHO OHH CH2OH D-Galaktosa CH2OH O HHO OHH OHH CH2OH D- Fruktosa CH2OH O OHH HHO HHO CH2OH L- Fruktosa enantiomer diastereomer Enantiomer: bentuk D atau L dengan nama yang sama; diastereomer: stereoisomer yang bukan merupakan bayangan cermin satu dengan yang lain dan memiliki nama yang berbeda Isomer Optis Cermin
  13. 13. Monosakarida OH HO OH OH OH H CH2OH OH HO OHOH OH H CH2OH OHO H OH OH OH H CH2OH H H HH H H a-D-Glukosa a-D-Manosa a-D-Galaktosa O OH CH2OH OHCH2 H OH OH H 1 23 4 5 6 1 2 34 5 6 a-D-Fructose H a a a a
  14. 14. Padatan kristal tidak berwarna Larut dalam air  ikatan hidrogen Sedikit larut dalam alkohol Tidak larut dalam eter, kloroform, benzena Rasanya manis. Diantara monosakarida  fruktosa yang paling manis Tingkat rasa manis eberapa Karbohidrat Fruktosa Gula invert Sukrosa Glukosa Xilosa Maltosa Galaktosa Laktosa Sifat Fisik Monosakarida Mono sakarida dapat mereduksi larutan Fehling -> Mereh bata Tollens -> Cermin perak Sehingga disebut (Gula Pereduksi)
  15. 15. Disakarida OH HO OH OH O H CH2OH H H a-D-Maltosa (Glukosa-a-(14)-Glukosa) OH OH OH OH H CH2OH H H a-D-Glukosa a-D-Glukosa • terdiri atas 2 molekul glukosa • dari hydrolysis pati oleh b-amylase • gula reduksi
  16. 16. Disakarida O Lactosa Galaktose-b-(14)-Glukosa) OH OH OH OH H CH2OH H H a-D-Glukosa • terdiri atas Galaktosa dan Glukosa • terdapat pada susu : • Mamalia : 2 – 8.5% • Sapi & Kambing: 4.5 – 4.8% • Manusia : 7 % • gula reduksi OHO H OH OH H CH2OH H H a-D-Galaktosa
  17. 17. Disakarida Sukrosa Glukosa-a-(12)-Fruktosa) • terdiri atas Glukosa dan Fruktosa • terdapat pada tebu • gula non-reduksi OH HO OH OH O H CH2OH H H a-D-Glukosa O OH CH2OH OHCH2 OH OH H 1 2 34 5 6 a-D-Fructose H
  18. 18. Oligosakarida  Gabungan beberapa monosakarida Oligosakarida yg paling banyak di alam ialah disakarida Gula pereduksi dan non-pereduksi 1. Sukrosa (non) 2. Laktosa (P) 3. Maltosa (P) 4. Selobiosa(P) 5. Rafinosa (non) 6. Stakiosa (non) 7. Verbaskosa (non)
  19. 19. Polisakarida Karbohidrat yang mengandung banyak monosakarida dan mempunyai berat molekul yang besar Hidrolisis polisakarida secara sempurna akan menghasilkan satu/beberapa jenis monosakarida Unit-unit monosakarida dihubungkan secara linier atau bercabang Jenis polisakarida : • pati • glikogen
  20. 20. Pati Polisakarida yang tersimpan dalam tumbuhan. Merupakan komponen utama pada biji- bijian, kentang, jagung dan beras Tersusun atas unit D-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan glikosidik a-1,4 Rantai cabang dihubungkan oleh ikatan glikosidik a-1,6
  21. 21. Jenis Pati  A M I L O S A : 20 % bagian pati, tersusun atas 50 – 300 unit glukosa melalui ikatan a-1,4 glikosidik larut di dalam air  AMILOPEKTIN : 80 % bagian pati, Tersusun atas 300 – 5.000 unit glukosa melalui ikatan glikosidik dan a-1,6 Setiap 25-50 unit glukosa dihubungkan oleh ikatan a-1,4. Rantai-rantai berikatan a-1,4 tesebut dihubung-silangkan melalui ikatan a-1,6 sehingga menghasilkan struktur bercabang dengan Mr tinggi  Strukturnya bercabang  sangat besar (Mr besar)  tidak larut dalam air
  22. 22. Glikogen Karbohidrat penyimpan energi yang tersimpan dalam hewan Mr Glikogen > pati Tersusun lebih dari 100.000 unit glukosa Strukturnya bercabang melalui ikatan 1,4 dan 1,6 glikosidik Tidak larut dalam air Larut dalam pelarut organik non polar : eter, kloroform, heksana.
  23. 23. Polisakarida lain Selulosa: polimer tidak bercabang dari glukosa melalui ikatan b-1,4-glikosidik Kitin : polisakarida yang mengandung nitrogen, membentuk cangkang krustasea dan kerangka luar serangga Pektin : polimer linier dari D-galakturonat melalui ikatan 1,4-a-glikosidik. Terdapat pada buah-buahan dan buni-bunian
  24. 24. Contoh Polisakarida OHO H O H CH2OH H OH OH OH H CH2OH H H Selulosa a-D-Glukosa a-D-Glukosa n ikatan-b-(14)-Glikosidik) OH OH O A A B B O 1 4 2 1 4 4 1
  25. 25. Tes Karbohidrat 1. Tes Benedict Pada praktikum ini perlu dipanaskan Setelah hasil pemanasan dapat berupa: Positif - oranye, warna hijau, atau coklat Negatif - tetap biru
  26. 26. Tes Karbohidrat 2. Tes Yodium Positif tes-biru / hitam Tes negatif - akan tetap warna emas yodium
  27. 27. Tes Karbohidrat 3. Tes Molishs  Menunjukkan tes positif untuk: Semua karbohidrat, Monosakarida, disaccarides, dan polysacarides, shouhd memberikan reaksi positif. asam nukleat dan glikoprotein juga memberikan reaksi positif Molishs  + : ada lapisan Ungu
  28. 28. Tes Karbohidrat 4. Tes Fehling  Tes Fehling untuk aldehida yang digunakan secara luas dalam kimia karbohidrat. Hasil positif ditunjukkan dengan terbentuknya endapan merah bata Air = biru Glukosa = merah Fruktosa = merah bata Sukrosa = biru Tepung = soln biru Pati
  29. 29. Thanks keep waching | muridmengajar.blogspot.com | Just Sharing | muridmengajar@gmail.com |

×