Sistem komunikasi interpersonal 2

4,285 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,285
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
199
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem komunikasi interpersonal 2

  1. 1. SISTEM KOMUNIKASI INTERPERSONAL 2 Oleh Munauwaroh (08410088)
  2. 2. KONSEP DIRI <ul><ul><li>A. PENGERTIAN KONSEP DIRI </li></ul></ul><ul><li>(psikologi humanistic)Konsep diri adalah penilaian tentang diri kita </li></ul><ul><li>(William james) the I : diri yang sadar dan aktif & the Me : diri yang menjadi objek renungan kita. </li></ul><ul><li>(William D. Brooks) konsep diri adalah “those physical, social, and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others ” (1974:40) </li></ul><ul><li>(Anita Taylor et al.) konsep diri adalah “all you think and feel about you, the entire complex of beliefs and attitudes you hold about your self.” (1977:98) </li></ul><ul><li>(Jalaludin Rahmat) konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita, persepsi ini boleh bersifat psikologi, Social dan fisik. Konsep diri bukan hanya gambaran deskriptif namun bagaimana penilaian kita tentang diri kita. </li></ul>
  3. 3. 2 Komponen konsep diri: <ul><li>Komponen kognitif </li></ul><ul><li>Komponen afektif </li></ul><ul><li>Dalam komponen psikologi social Komponen kognitif (citra diri/ self image) Komponen afektif (harga diri/ sef esteem) </li></ul>
  4. 4. B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSEP DIRI <ul><li>ORANG LAIN </li></ul><ul><li>(geoge herbet Mead) pengaruh orang lain pada diri kita tidak sama, ada yang paling berpengaruh seperti yang paling dekat dengan kita disebut (significant others: orang lain yang sangat penting)seperti orang tua kita, saudara-saudara kita yang tinggal serumah dengan kita (1934) </li></ul><ul><li>(Richard Dewey dan W.J. Humber) (affective others: orang lain yang mempunyai ikatan emosional dengan kita) seperti bintang film , tokoh sejarah atau orang yang kita cintai secara diam-diam. </li></ul><ul><li>(geoge herbet Mead) generalized others: pendangan diri kita tentang keseluruhan pandangan orang lain terhadap kita/ menempatkan diri kita sebagai orang lain. Seperti bila saya seorang guru, maka bagaimana guru memendang saya. </li></ul><ul><li>KELOMPOK RUJUKAN (REFERENCE GROUP) </li></ul><ul><li>orang mengarahkan perilakunya dan menyesuaikan dirinya dengan ciri-ciri kelompoknya, norma-normanya yang secara emosional mengikat kita dan berpengaruh pada pembentukan konsep diri kita seperti ketika kita menjadi anggota kelompok persatuan bulu tangkis, ikatan mahasiswa uin malang, dll. </li></ul>
  5. 5. C. PENGARUH KONSEP DIRI PADA KOMUNIKASI INTERPERSONAL <ul><li>kesuksesan interpersonal tergantung pada kualitas konsep diri . </li></ul><ul><li>kesuksesan interpersonal tergantung pada”membuka diri”. </li></ul><ul><li>kesuksesan interpersonal tergantung pada”self confidence/percaya diri” </li></ul><ul><li>kesuksesan interpersonal tergantung pada” selektivitas” </li></ul>
  6. 6. tanda-tanda konsep diri negative <ul><li>(WILLIAM D. BROOKS DAN PHILIP EMMERT ) TANDA-TANDA KONSEP DIRI YANG POSITIF DAN NEGATIVE ADALAH: </li></ul><ul><li>peka pada kritik: mudah marah jika dikritik, tidak tahan dan cepat naik pitam </li></ul><ul><li>responsive terhadap pujian walaupun ia pura-pura menghindar </li></ul><ul><li>sikap hiper kritis bersamaan dengan responsif ia menjadi kritis terhadap orang lain, ia mudah mengeluh, mencela, meremehkan orang lain </li></ul><ul><li>cenderung merasa tidak diperhatikan orang lain, didak disenangi orang lain, ia mengenggap orang lain sebagai musuh, ia tidak menyelahkan dirinya tapi ia menganggap dirinya dalah korban dari system social yang tidak beres. </li></ul><ul><li>Pesimis terhadap kompetensi, keengganan untuk bersang dengan orang lain dalam membuat prestasi. </li></ul>
  7. 7. tanda-tanda konsep diri positive <ul><li>ia yakin mampu mengetasi masalah </li></ul><ul><li>merasa setara dengan orang lain </li></ul><ul><li>menerima pujian tanpa rasa malau </li></ul><ul><li>menyedari bahwa setiap orang memiliki berbagai perasaan, keinginan dan perilaku yang tidak seluruhnya disetujui masyarakat. </li></ul><ul><li>Iamampu memperbaiki dirinya karena ia sanggup mengungkapkan aspek-aspek kepribadian yang tidak disenanginya dan berusaha mengubahnya. </li></ul>
  8. 8. ATRAKSI INTERPERSONAL <ul><ul><li>FACTOR- FACTOR PERSONAL YANG MEMPENGARUHI ATRAKSI INTERPERSONAL </li></ul></ul><ul><li>Kesamaan karakteristik personal </li></ul><ul><li>Tekanan emosional (stress) </li></ul><ul><li>Harga diri yang rendah </li></ul><ul><li>Isolasi social </li></ul><ul><li>Gain-loss theory </li></ul>
  9. 9. FACTOR- FACTOR SITUSIONAL YANG MEMPENGARUHI ATRAKSI INTERPERSONAL <ul><li>Ganjaran (reward) </li></ul><ul><li>Familiarity </li></ul><ul><li>Kedekatan (proximity) </li></ul><ul><li>Kemampuan (competence) </li></ul>
  10. 10. PENGARUH ARTAKSI INTERPERSONAL PADA KOMUNIKASI INTERPERSONAL <ul><li>Penafsiran pesan dan penilaian </li></ul><ul><li>Efektivitas komunikasi </li></ul>
  11. 11. HUBUNGAN INTERPERSONAL <ul><ul><li>TEORI-TEORI HUBUNGAN INTERPERSONAL </li></ul></ul><ul><li>Model pertukaran social </li></ul><ul><li>Empat konsep pokok teori ini adala </li></ul><ul><ul><li>Ganjaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Biaya </li></ul></ul><ul><ul><li>Hasil/ laba </li></ul></ul><ul><ul><li>Tingkat perbandingan </li></ul></ul><ul><li>Model peranan </li></ul><ul><li>Model permainanmodel interaksional </li></ul>
  12. 12. TAHAP-TAHAP HUBUNGAN INTERPERSONAL <ul><li>Pembentukan hubungan interpersonal </li></ul><ul><li>Peneguhan hubungan interpersonal </li></ul><ul><li>Konfirmasi </li></ul><ul><li>Diskonfirmasi </li></ul><ul><li>Pemutusan hubungan interpersonal </li></ul>
  13. 13. FACTOR-FAKTOR YANG MENUMBUHKAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL <ul><li>Percaya/ trust </li></ul><ul><li>Sikap suportif </li></ul><ul><li>Sikap terbuka </li></ul>

×