7 populasi&sampel

2,363 views

Published on

Published in: Education

7 populasi&sampel

  1. 1. Oleh Mukhamad Fathoni, S.Pd.I.
  2. 2. Populasi Wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang ditetapkan untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya. Sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal dan yang membentuk masalah pokok dalam suatu riset khusus.
  3. 3. Populasi meliputi orang, obyek dan benda- benda alam lainnya. Populasi juga meliputi seluruh karakteristik/sifat yang dimiliki subjek atau obyek yang diteliti. Populasi yang akan diteliti harus didefinisikan dengan jelas sebelum penelitian dilakukan.
  4. 4. Contoh Penelitian di suatu sekolah mempunyai populasi: 1. Jumlah orang 2. Karakteristik orang: motivasi, disiplin, dll. 3. Karakteristik lembaga: kebijakan, tata ruang, dll. Satu orangpun dapat dijadikan populasi, karena satu orang mempunyai karakteristik: gaya bicara, disiplin pribadi, hobi, cara bergaul, kepemimpinan, dll.
  5. 5. Sampel Bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki populasi. Bagian kecil dari populasi. Semacam miniatur (mikrokosmos) dari populasinya. Bagian dari populasi yang dapat mewakili seluruh populasi
  6. 6. Setiap obyek/subyek mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. Sampel yang memiliki ciri karakteristik yang sama atau relatif sama dengan ciri karakteristik populasinya disebut sampel representatif.
  7. 7. Alasan Sampling 1. Ukuran populasi 2. Masalah biaya 3. Masalah waktu 4. Masalah tenaga 5. Percobaan yang bersifat merusak 6. Masalah ketelitian 7. Faktor ekonomis
  8. 8. Langkah Sampling 1. Tentukan luas populai sebagai daerah generalisasi. 2. Penegaran sifat/ciri populasi. 3. Tentukan besar sampel. 4. Tentukan teknik sampling.
  9. 9. Besar Sampel 1. Tidak ada ketentuan yang pasti. 2. Ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30 s.d. 500. 3. Jika homogen, sampel tidak perlu banyak. 4. Semakin heterogen populasi, jumlah sampel semakin banyak.
  10. 10. Rumus Menentukan Ukuran Sampel 2 1 Ne N n Populasi sebanyak 130 orang. Tingkat kesalahan pengambilan sampel sebesar 5%, berapa jumlah sampel minimal yang harus diambil ? 11,98 )05,0(1301 130 2 n
  11. 11. Pertimbangan Menentukan Teknik Sampling 1. Tujuan penelitian: generalisasi, kesan-kesan umum dlm waktu singkat 2. Pengetahuan tentang populasi 3. Kesediaan seseorang utk dijadikan sampel 4. Jumlah biaya yg tersedia 5. Besarnya populasi target 6. Fasilitas yg tersedia
  12. 12. Teknik Sampling Teknik Sampling Probability Sampling Non Probability Sampling 1. Simple Random Sampling 2. Proportionate Stratified Random Sampling 3. Disproportionate Stratified Random Sampling 4. Area (Cluster) Sampling 1. Sampling Sistematis 2. Sampling Kuota 3. Sampling Insidental 4. Purposive Sampling 5. Sampling Jenuh 6. Snowball Sampling
  13. 13. Pengertian Probability sampling: pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Nonprobability sampling: pengambilan sampel yang tidak memberi peluang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
  14. 14. Simple Random Sampling Pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Syarat: anggota populasi dianggap homogen. Cara: undian, daftar bilangan.
  15. 15. Proportionate Stratified Random Sampling Pengambilan anggota sampel dari populasi yang mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional.
  16. 16. Disproportionate Stratified Random Sampling Pengambilan anggota sampel dari populasi yang berstrata tetapi kurang proporsional.
  17. 17. Area (Cluster) Sampling Pengambilan anggota sampel dari populasi bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas, misal penduduk suatu negara, propinsi, atau kabupaten.
  18. 18. Sampling Sistematis Teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
  19. 19. Sampling Kuota Teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri- ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.
  20. 20. Sampling Insidental Teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dianggap cocok sebagai sumber data. Digunakan untuk menemukan suatu isu/hal-hal yang menjadi topik pembicaraan masyarakat
  21. 21. Purposive Sampling Teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Memilih sampel berdasarkan tujuan. Memiliki ciri esensial dari populasi.
  22. 22. Sampling Jenuh (Sensus) Teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Anggota populasi relatif kecil, kurang dari 30 orang. Istilah lainnya adalah sensus.
  23. 23. Snowball Sampling Teknik penentuan sampel yang mula-mula berjumlah kecil, kemudian membesar. Teknik sampling yang semula berjumlah sedikit kemudian anggota sampel (responden) menunjuk temannnya untuk menjadi sampel sehingga jumlahnya akan semakin banyak
  24. 24. Catatan 1. Penelitian kuantitatif sebaiknya menggunakan teknik probability sampling. 2. Penelitian kualitatif sebaiknya menggunakan teknik nonprobability sampling.
  25. 25. TERIMA KASIH Manusia hidup untuk bekerja, bukan mengumpulkan harta.

×