Perbedaan haji dan umroh

9,165 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,165
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
19
Actions
Shares
0
Downloads
133
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Perbedaan haji dan umroh

  1. 1. Oleh : Mugni Sulaeman Feat. Fitria Ningsih
  2. 2. Pengertian Haji dan Umroh 1. Pengertian haji menurut bahasa berarti menyengaja untuk mengunjungi. Haji menurut pengertian alim ulama’ : Haji berarti: mengunjungi ka’bah untuk beribadat kepada Allah SWT. dengan rukun-rukun tertentu dan beberapa syarat tertentu, serta beberapa kewajibannya dan mengerjakannya pada waktu tertentu. Jadi haji itu adalah rukun Islam yang kelima yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan yang telah memenuhi syarat dan wajib haji. 2. Pengertian Umrah : Umrah maupun haji pada dasarnya mempunyai pengertian yang sama yaitu menyengaja mengunjungi kabah (baitullah). untuk beribadat kepada Allah SWT. dengan rukun-rukun tertentu dan beberapa syarat tertentu serta beberapa kewajibannya.
  3. 3. Rukun Haji. Rukun Haji adalah yang apabila ditinggalkan batal hajinya. 1. Rukun haji menurut Madzhab Hanafi hanya dua, yaitu : a. Wukuf di Arafah. b. Empat kali putaran dalam thawaf ifadhah sedangkan tiga kali putaran lainnya sekedar wajib. 2. Rukun haji menurut Madzhab Maliki dan Hambali ada empat yaitu : a. Ihram. b. Thawaf Ifadhah. c. Sa’i. d. Wukuf di Arafah. 3. Rukun haji menurut Madzhab Syafi’i ada enam yaitu : a. Ihram. b. Thawaf Ifadhah. c. Sa’I d. Wukuf di Arafah. e. Memotong dan mengguntuing rambut. f. Tertib. Rukun Umrah. 1. Rukun Umrah menurut Madzhab Syafi’i ada lima : a. Ihram. b. Thawaf. c. Sa’i. d. Memotong/menggunting rambut. e. Tertib. 2. Rukun Umrah menurut Madzhab Maliki dan Hambali ada tiga : a. Ihram. b. Thawaf. c. Sa’I 3. Rukun Umrah menurut Madzhab Hanafi yaitu empat putaran thawaf. Sedang yang tiga putaran yang lainnya adalah wajib.
  4. 4. Wajib Haji. 1. Wajib haji menurut Madzhab Hanafi ada lima : a. Sa’I b. Mabit (keberadaan) di Mudzlifah. c. Melontar Jamrah. d. Menggunting/memotong rambut. e. Thawaf Wada’ 2. Menurut Madzhab Maliki wajib haji ada lima : a. Mabit (keberadaan) di Mudzalifah. b. Mendahulukan melontar jamrah Aqabah dan menggunting rambut dan thawaf ifadhah pada hari Nahr ( 10 Dzulhijah ). c. Mabit di Mina pada hari Tasyriq ( 11 s/d 13 Dzulhijah ) d. Melontar jamrah pada hari Tasyriq. e. Menggunting/memotong rambut. 3. Menurut Madzhab Safi’i wajib haji ada lima : a. Ihram dari miqat. b. Mabit di Mudzalifah. c. Melontar jamrah aqabah (10 Dzulhijah). d. Mabit di Mina dan melontar jamrah pada hari-hari Tasyriq. e. Menjahui larangan-larangan ihram. 4. Menurut Madzhab Hambali wajib haji ada tujuh : a. Ihram dari miqat. b. Wukuf di Arafah sampai mencapai malam hari. c. Mabit di Mudzalifah. d. Mabit di Mina. e. Melontar Jamrah. f. Memotong/menggunting rambut. g. Thawaf Wada’ Wajib Umrah. 1. Wajib umrah ada dua, Yaitu ihram dari miqat dan menghindari laranganlarangan ihram. 2. Menurut tiap-tiap madzhab pada dasarnya wajib umrah sama dengan wajib haji kecuali wukuf, mabit dan melontar jamrah, Karena hal ini hanya ada dalam haji.
  5. 5. Sunah Haji. • Ifrad yaitu mendahulukan urusan haji terlebih dahulu baru mengerjakan atas umrah. • Membaca talbiyah. • Thawaf qudum yaitu thawaf yang dilakukan ketika permulaan datang di tanah Haram. Thawaf ini dikerjakan oleh seorang mengerjakan haji yang ketika di Mekkah sebelum wukuf di Arafah. • Shalat sunah ihram 2 raka’at sesudah selesai wukuf, lebih utama dikerjakan dibelakang makam nabi Ibrahim. • Bermalam di Mina pada tanggal 10 Dzulhijah. • Thawaf wada’ yakni thawaf yang dikerjakan setelah selesai ibadah haji untuk memberi selamat tinggal bagi mereka yang keluar dari Mekah. • Berpakaian ihram yang serba putih. • Berhenti di Masjid Haram pada tanggal 10 Sunah umrah • Sunah umrah pada dasarnya sama dengan sunah haji kecuali amalan ibadah yang berkaitan dengan haji yang tidak ada dalam umrah.
  6. 6. • Hukum haji. Haji adalah salah satu ibadah dalam Islam menjadi rukun Islam ke lima hukumnya wajib sekali seumur hidup bagi setiap orang Islam yang memenuhi syarat seperti firman Allah Swt. : Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah (Q.S. Ali Imran ; 97) Hukum Umrah. Umrah menurut para imam madzhab hukumnya sebagai berikut : • Imam Syafi’i dan Ahmad Ibnu Hambal mengatakan wajib sekali seumur hidup sebagaimana wajibnya haji dengan dasr firman Allah Swt yang atinya sebagai berikut : Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah . ( Q.S. Al-Baqarah : 196 ) • Iman Abu Hanifah dan Maliki berpendapat sunah muakkad,
  7. 7. Permulaan Haji dan Umroh Dalam melaksanaan haji dan umrah dapat dilaksanakan dengan 3 cara: 1. Tamattu’. Tamattu’ adalah mengerjakan ‘Umrah terlebih dahulu hingga selesai, kemudian baru mengerjakan haji pada tanggal 8 Dzulhijah. 2. Qiran. Qiran adalah mengerjakan haji dan ‘Umrah sekaligus. 3. Ifrad. Ifrad adalah mengerjakan amalan haji lebih dahulu. Hikmah Melaksanakan Haji Dan Umrah. Dari pelaksanaan haji dapat diambil hikmahnya : 1. Islam agama tauhid. 2. Ka’bah Lambang Tauhid. 3. Sa’i Lambang Kasih Sayang Ibu. 4. Arafah Tempat Pembebasan. 5. Melontar Jumrah Mengingatkan Tipu Daya Iblis.
  8. 8. PERBEDAAN HAJI DAN UMROH 1. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Waktu Pelaksanaan 2. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Tata Cara Pelaksanaan (Manasik) 3. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Hukum

×