Membuat Karya Ilmiah
Bidang Pertanian
I Wayan Mudita
http://iwayanmudita.blogspot.com
http://sumberdayaskripsi.blogspot.com
Pengertian
• tulisan mengenai suatu masalah yang dilakukan
dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan
yang dikukuhkan dan d...
Jenis Karya Ilmiah
• Laporan tugas dan praktikum
• Laporan penelitian
• Laporan penelitian untuk memenuhi
persyaratan peny...
Struktur Karya Ilmiah dari Segi Isi
• Struktur karya ilmiah berbeda-beda bergantung pada jenis
karya ilmiah
• Struktur umu...
Struktur Karya Ilmiah dari Segi Bagian-
bagian
• Pendahuluan (termasuk tujuan dan kegunaan)
• Tinjauan Pustaka
• Metode
• ...
Perumusan Masalah dan Tujuan dalam
Pendahuluan
• Pendahuluan memuat: latar belakang masalah,
pembatasan masalah, dan perum...
Pendalaman Masalah Melalui Tinjauan
Pustaka
• Mengumpulkan pustaka mutakhir (artikel jurnal ilmiah)
yang berkaitan dengan ...
Memaparkan Cara Memecahkan
Masalah pada Bagian Metode
• Menguraikan jenis metode yang digunakan:
studi kepustakaan, wawanc...
Menyajikan dan Membahas Hasil
• Membuat kerangka penyajian hasil dengan
memperhatikan permasalahan, tujuan, dan
metode pen...
Menyimpulkan Hasil dan
Menyampaikan Saran
• Kesimpulan sedapat mungkin merupakan
jawaban terhadap tujuan penelitian
berdas...
Aspek Kebahasan
• Karya ilmiah ditulis dengan menggunakan
bahasa yang baik dan benar (bahasa sebagai
sarana berpikir ilmia...
Referensi: Cara Mengutip
• Karya ilmiah harus disertai dengan referensi
• Referensi dapat berupa buku, artikel jurnal ilmi...
Referensi: Mencantumkan Sumber
• Setiap referensi yang dikutip harus dicantumkan
sebagai sumber
• Pencantuman sumber dilak...
Referensi: Pencantuman Daftar Pustaka
• Seluruh pustaka yang dikutip dalam karya ilmiah dicantumkan
sebagai daftar pada ba...
Contoh Penulisan Daftar Pustaka
• Buku:
NEVILLE, C. (2010) The Complete Guide to Referencing and
Avoiding Plagiarism. 2nd ...
Pencantuman Rujukan dan Penyusunan Daftar
Pustaka dengan Bantuan Program Komputer
• Pencantuman rujukan dan pembuatan daft...
Etika Penulisan Ilmiah
• Kejujuran: Tidak menyalin karya ilmiah orang lain dan
mengakui sebagai karya ilmiah sendiri, tida...
Penutup
• Karya ilmiah merupakan tulisan yang dibuat
dengan aturan khusus sesuai dengan kaidah
dan etika ilmiah
• Karya il...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tatapmuka5 karyatulis

702 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
702
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
130
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tatapmuka5 karyatulis

  1. 1. Membuat Karya Ilmiah Bidang Pertanian I Wayan Mudita http://iwayanmudita.blogspot.com http://sumberdayaskripsi.blogspot.com
  2. 2. Pengertian • tulisan mengenai suatu masalah yang dilakukan dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat ilmiah. • Kaidah ilmiah: aturan penulisan ilmiah berkatan dengan struktur tulisan, kebahasaan, dan pereferensian • Etika ilmiah: kejujuran, keterbukaan terhadap kritik, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat
  3. 3. Jenis Karya Ilmiah • Laporan tugas dan praktikum • Laporan penelitian • Laporan penelitian untuk memenuhi persyaratan penyelesaian studi (skripsi, tesis, disertasi) • Makalah presentasi • Artikel publikasi • Buku
  4. 4. Struktur Karya Ilmiah dari Segi Isi • Struktur karya ilmiah berbeda-beda bergantung pada jenis karya ilmiah • Struktur umum: perumusan masalah, pendalaman masalah, tujuan pemecahan masalah, cara pemecahan masalah, hasil dan pembahasan, kesimpulan • Perumusan masalah dan tujuan pemecahan masalah pada bagian pendahuluan • Pendalaman masalah pada bagian tinjauan pustaka • Cara pemecahan masalah pada bagian metode atau metodologi • Hasil dan pembahasan pada bagian hasil dan pembahasan • Kesimpulan pada bagian penutup atau bagian kesimpulan dan saran
  5. 5. Struktur Karya Ilmiah dari Segi Bagian- bagian • Pendahuluan (termasuk tujuan dan kegunaan) • Tinjauan Pustaka • Metode • Hasil dan Pembahasan • Penutup (Kesimpulan dan Saran) • Daftar Pustaka
  6. 6. Perumusan Masalah dan Tujuan dalam Pendahuluan • Pendahuluan memuat: latar belakang masalah, pembatasan masalah, dan perumusan masalah • Setiap karya ilmiah berfokus pada suatu masalah, bukan sekedar mengutip bagian-bagian tulisan orang lain tanpa rumusan masalah yang jelas • Tujuan: menjelaskan hal-hal yang ingin dicapai melalui pemecahan masalah yang telah dirumuskan
  7. 7. Pendalaman Masalah Melalui Tinjauan Pustaka • Mengumpulkan pustaka mutakhir (artikel jurnal ilmiah) yang berkaitan dengan masalah yang dirumuskan • Membaca setiap pustaka dan membuat catatan mengenai isi masing-masing • Menyusun kerangka bagian-bagian • Menyusun kerangka penulisan setiap bagian (urutan gagasan yang akan menjadi alinea) • Menulis sendiri isi setiap bagian menjadi alinea • Mencocokkan isi kalimat atau alinea dengan isi pustaka yang telah dikumpulkan • Mancantumkan pustaka pada kalimat atau alinea yang telah disusun sendiri: disebut merujuk pustaka
  8. 8. Memaparkan Cara Memecahkan Masalah pada Bagian Metode • Menguraikan jenis metode yang digunakan: studi kepustakaan, wawancara mendalam, wawancara surbei, pengamatan, percobaan, dsb. • Menguraikan bahan, alat, dan prosedur pelaksanaan • Menguraikan cara pengukuran dan cara menganalisis data
  9. 9. Menyajikan dan Membahas Hasil • Membuat kerangka penyajian hasil dengan memperhatikan permasalahan, tujuan, dan metode penelitian • Menyajikan hasil dengan cara menggunakan deskripsi verbal, tabel, grafik, foto, peta, dsb. • Membahasa hasil: menjelaskan hasil analisis data (apa artinya, bagaimana kaitannya dengan hasil penelitian lain yang berkaitan, apa implikasinya) • Membahas sebaiknya tidak dilakukan dengan menduga agar karya ilmiah tidak berawal dari hipotesis dan berakhir dengan dugaan
  10. 10. Menyimpulkan Hasil dan Menyampaikan Saran • Kesimpulan sedapat mungkin merupakan jawaban terhadap tujuan penelitian berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan • Saran (tidak selalu diperlukan) diberikan berdasarkan implikasi yang telah dibahas pada bagian hasil dan pembahasan
  11. 11. Aspek Kebahasan • Karya ilmiah ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar (bahasa sebagai sarana berpikir ilmiah): • Kata-kata harus baku • Kalimat harus efektif • Tanda baca harus digunakan dengan benar • Alinea harus menggunakan gaya yang tepat dan terstruktur dengan baik
  12. 12. Referensi: Cara Mengutip • Karya ilmiah harus disertai dengan referensi • Referensi dapat berupa buku, artikel jurnal ilmiah, makalah presentasi, dsb. • Isi referensi dikutip dengan melakukan parafrase, yaitu mengutip isi bagian tertentu dari referensi, bukan menyalin kalimat demi kalimat dari referensi (plagiat) • Untuk tujuan tertentu, isi referensi dapat dikutip kalimat demi kalimat, tetapi bila dilakukan demikian, kalimat-kalimat harus diletakkan di antara tanda kutip ganda (“......”) dan halaman asal kalimat-kalimat yang dikutip harus dicantumkan.
  13. 13. Referensi: Mencantumkan Sumber • Setiap referensi yang dikutip harus dicantumkan sebagai sumber • Pencantuman sumber dilakukan dengan berbagai cara, tetapi yang lazim digunakan dalam bidang ilmu-ilmu pertanian adalah yang disebut gaya Harvard • Pencantuman sumber dengan gaya harvard dilakukan dengan menuliskan nama penulis dan diikuti dengan tahun terbit: • Penyakit CVPD adalah penyebab kehancuran jeruk keprok soe (Mudita, 2011) • Mudita (2011) menyatakan bahwa penyebab kehancuran jeruk keprok soe adalah penyakit CVPD.
  14. 14. Referensi: Pencantuman Daftar Pustaka • Seluruh pustaka yang dikutip dalam karya ilmiah dicantumkan sebagai daftar pada bagian akhir karya ilmiah (bagian dengan judul Daftar Pustaka atau Senarai Pustaka) • Penyusunan daftar pustaka harus disesuaikan dengan gaya pengutipan. Bila pengutipan dilakukan dengan gaya Harvard maka daftar pustaka harus disusun dengan gaya Harvard. • Penyusunan daftar pustaka dengan gaya Harvard dilakukan dengan mendaftar nama penulis menurut urutan abjad nama belakang • Setiap jenis pustaka ditulis dengan aturan tertentu, misalnya: • Buku: nama penulis, tahun terbit. Judul buku, nama penerbit, kota penerbit • Jurnal ilmiah: Nama penulis, tahun terbit. Judul artikel jurnal. Nama jurnal, volume jurnal(edisi jurnal):halaman awal-halaman akhir
  15. 15. Contoh Penulisan Daftar Pustaka • Buku: NEVILLE, C. (2010) The Complete Guide to Referencing and Avoiding Plagiarism. 2nd edition. Maidenhead: Open University Press. • Jurnal: TEFTS, K. & BLAKSEE, S. (2000) Did you hear the one about Boolean operators? Incorporating comedy into library instruction. Reference Services Review. 28 (4). p. 369-378. • Internet: ENGLISH HERITAGE. (2005) Wind Energy and the Historic Environment. [Online] October 2005. Available from: http://www.english- heritage.org.uk/upload/pdf/Wind_Energy_(final).pdf. [Accessed: 20th May 2012]
  16. 16. Pencantuman Rujukan dan Penyusunan Daftar Pustaka dengan Bantuan Program Komputer • Pencantuman rujukan dan pembuatan daftar pustaka dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan progran komputer: • Dengan menggunakan Word: Mulai dari Word versi 2007 dengan menggunakan menu References • Dengan menggunakan program aplikasi khusus EndNote (berbayar) atau Zotero (gratis)
  17. 17. Etika Penulisan Ilmiah • Kejujuran: Tidak menyalin karya ilmiah orang lain dan mengakui sebagai karya ilmiah sendiri, tidak menyalin bagian-bagian tertentu karya ilmiah orang lain tanpa melakukan parafrase (kecuali bila dengan cara melakukan kutipan langsung dengan tanda petik) • Menghormati perbedaan pendapat: tidak mendebat karya orang lain tanpa disertai dengan data, tidak mendebat dengan menggunakan kata-kata yang keras, tidak menganggap diri sendiri paling benar • Terbuka terhadap kritik: menanggapi kritik dengan didukung data yang disampaikan dengan bahasa yang santun
  18. 18. Penutup • Karya ilmiah merupakan tulisan yang dibuat dengan aturan khusus sesuai dengan kaidah dan etika ilmiah • Karya ilmiah terdiri atas beberapa jenis, setiap jenis mempunyai bagian-bagian tertentu • Karya ilmiah ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar dan disertai dengan referensi

×