ALKALI-Golongan IA.Kimia

29,085 views

Published on

Enjoy with my presentation :)

Published in: Education
7 Comments
34 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
29,085
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
2,913
Comments
7
Likes
34
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ALKALI-Golongan IA.Kimia

  1. 1. SMANDA PRESENTS XII-IPA 6 @CLASSIX_SMANDA
  2. 2. Kelompok 3 “ALKALI” Disusun Oleh: 1. Aribella Samudera P. 2. Daffa Ari P. 3. M. Reza Fathony 4. R. Budi Utomo 5. Zakky Ainun N. @classix_smanda
  3. 3. Definisi Logam Alkali  Konfigurasi Elektron Atom Unsur Logam Alkali  Sifat Unsur Logam Alkali  Reaksi-Reaksi Logam Alkali  Warna Nyala Logam Alkali  Pembuatan Logam Alkali  Kegunaan Logam Alkali 
  4. 4. DEFINISI Dalam bahasa Arab, alkali berarti abu. Logam Alkali adalah logam golongan utama yang unsur-unsurnya terdapat pada golongan IA dalam tabel periodik unsur. Logam Alkali merupakan logam yang reaktif sehingga tidak ada di alam bebas melainkan sebagai senyawa. Logam Alkali terdiri dari litium (Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), sesium (Cs), dan fransium (Fr) @classix_smanda
  5. 5. KONFIGURASI ELEKTRON LOGAM ALKALI Unsur Simbol Nomor Atom Konfigurasi Elektron Litium Li 3 (He) 2s1 Natrium Na 11 (Ne) 3s1 Kalium K 19 (Ar) 4s1 Rubidium Rb 37 (Kr) 5s1 Sesium Cs 55 (Xe) 6s1
  6. 6. SIFAT UNSUR LOGAM ALKALI A. Sifat Fisis Logam Alkali Unsur Sifat-Sifat Li Na K Rb Cs 3 11 19 37 55 Massa atom relatif 6,94 22,99 39,10 85,48 132,91 Titik cair (0C) 180,5 97,8 63,7 39,9 28,4 Titik didih (0C) 1.347,0 903,8 774,0 688,0 678,4 Keelektronegatifan 0,98 0,93 0,82 0,82 0,79 Energi ionisasi I (kJ/mol) 520 496 419 403 376 Energi ionisasi II (kJ/mol) 1.298 4.562 3.052 2.632 2.233 Densitas/rapatan(gr/cm 3) 0,534 0,971 0,862 1,532 1,878 Afinitas elektron 59,63 52,87 48,38 46,88 45,50 Nomor atom
  7. 7. A. Sifat Fisis Logam Alkali Sifat-Sifat Unsur Li Na K Rb Cs Jari-jari ion (Å) 0,68 0,98 1,33 1,48 1,67 Jari-jari atom (Å) 1,52 1,86 2,27 2,47 2,65 Perak Perak Perak Perak Perak warna
  8. 8. Secara Grafik Sifat Fisis Alkali @classix_smanda
  9. 9. KESIMPULANNYA: Dari tabel & grafik sebelumnya tidak menyatakan sifat fransium (Fr) karena fransium bersifat radioaktif Jari-jari atom unsur Alkali dalam tabel periodik bertambah dari atas ke bawah Merupakan logam yang lunak karena titik cair dan titik didihnya rendah, dalam tabel periodik alkali dari atas ke bawah makin kecil Logam alkali merupakan logam ringan karena massa jenis logam alkali kecil
  10. 10. B. Sifat Kimia Logam Alkali Atom logam alkali mudah membentuk ion positif karena mempunyai 1 elektron valensi (ns1). Logam alkali cenderung melepaskan 1 elektron (1e-) & menjadi ion positif untuk membentuk susunan elektron yang stabil seperti gas mulia (ns2np6). Daya oksidasi logam alkali sangat besar. Hal ini disebabkan jari-jari atomnya sangat besar sehingga mudah melepaskan elektron. Logam alkali merupakan redukor (pereduksi) sangat kuat, karena sangat mudah tereduksi.
  11. 11. REAKSI-REAKSI LOGAM ALKALI 1. Reaksi logam alkali dengan air Logam alkali bereaksi dengan maka akan dihasilkan basa dan gas H2 serta dibebaskannya kalor. Contoh: 2Na(s) + 2 H2O(l) 2NaOH(aq) + H2(g) 2. Reaksi logam alkali dengan oksigen Jika logam alkali dalam udara (O2) pada tekanan 1 atm, maka akan terjadi perubahan sebagai berikut: ~ Litium akan berubah menjadi Li2O yang tercampur sedikit dengan Li2O2 (litium peroksida) ~ Natrium mula-mula akan berubah menjadi Na2O yang kemudian teroksidasi menjadi Na2O2 (natrium peroksida) ~ Kalium & sesium langsung berubah menjadi superoksida: KO2 ,dan CsO2
  12. 12. 3. Reaksi logam alkali dengan hidrogen Persamaan reaksi logam alkali (M) dengan hidrogen sbb: 2 M + H2 2 MH contoh: 2Na(s) + H2(g) 2NaH(s) 4. Reaksi logam alkali dengan halogen Persamaan reaksi logam akali (M) dengan halogen (X2) sbb: 2 M + X2 2 MX contoh: 2Li(s) + Cl2(g) 2LiCl(s) (Litium klorida)
  13. 13. WARNA NYALA LOGAM ALKALI No . Ion Logam Alkali Warna Nyala 1 Li+ Merah Tua 2 Na+ Kuning 3 K+ Ungu 4 Rb+ Merah Biru 5 Cs+ Biru
  14. 14. PEMBUATAN LOGAM ALKALI & SENYAWANYA Tingkat oksidasi logam alkali dalam senyawanya selalu +1. Oleh karena itu, semua reaksi pembuatan logam alkali dalam senyawanya tergolong reaksi reduksi. 1. Pembuatan Logam Natrium (Na) Dengan cara elektrolisis leburan/lelehan NaCl yang dicampur dengan garam CaCl2 2NaCl (l) →2Na+(l) + 2Cl- (l) Katoda (-): 2Na+(l) + 2e-→2Na(s) Anoda (+): 2Cl-(l) 2NaCl (l) →Cl2 (g) + 2e→2Na(s) + Cl2 (g)
  15. 15. 2. Pembuatan Logam Litium (Li) Dengan cara elektrolisis leburan LiCl dan KCl dengan perbandingan 55% dan 45% Reaksinya 2 LiCl → 2Li+ + 2Cl‾ Katoda : 2 Li+ + 2e → 2Li(s) Anoda : 2 Cl‾ → Cl2(g) + 2eLiCl → 2Li(s) + Cl2 (g)
  16. 16. 3. Pembuatan Logam Kalium Dengan metode reduksi untuk mendapatkan logam K, dilakukan metode reduksi sebab jika dengan metode elektrolisis logam ini cenderung larut dalam larutan garamnya. Sumber utama logam K adalah silvit (KCl). Logam ini didapatkan dengan mereduksi lelehan KCl. Na + KCl K + NaCl Reaksi ini berada dalam kesetimbangan karena K mudah menguap maka K dapat dikeluarkan dari sistem. Dan kesetimbangan akan tergeser ke kanan untuk memproduksi K. **) Untuk reduksi Rb dan Cs prosesnya sama dengan proses reduksi Kalium (K).
  17. 17. Senyawa natrium hidroksida dapat dibuat dengan cara elektrolisis larutan NaCl. Alat yang digunakan disebut Sel Nelson. 2NaCl Katoda(-): 2H2O Anoda (+): (aq) (aq) + 2 e- 2Cl-(aq) → 2Na+ (aq) + 2Cl- (aq) → 2OH-(aq) + H2(g) → Cl2(g) + 2 e- 2NaCl(l) + 2H2O(aq) → 2Na+(aq) +2OH-(aq) + Cl2(g) + H2(g) 2NaCl(l) + 2H O(aq) → 2NaOH(aq) + Cl2(g) + H2(g) 2
  18. 18. KEGUNAAN LOGAM ALKALI & SENYAWANYA 1. Kegunaan Natrium ( Na )  Natrium digunakan pada pengolahan logam-logam tertentu  Natrium digunakan pada industri pembuatan bahan anti ketukan pada bensin yaitu TEL (tetraetillead)  Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang dapat menembus kabut  Untuk membuat senyawa natrium seperti Na2O2 (natrium peroksida) dan NaCN (natrium sianida)  Natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-
  19. 19. 2. Kegunaan Senyawa Natrium a.) Natrium hidroksida (NaOH)  Industri sabun dan deterjen. Sabun dibuat dengan mereaksikan lemak atau minyak dengan NaOH.  Industri pulp dan kertas. Bahan dasar pembuatan kertas adalah selulosa (pulp) dengan cara memasak kayu, bambu dan jerami dengan kaustik soda (NaOH).  Pada pengolahan aluminium Kaustik soda digunakan untuk mengolah bauksit menjadi Al2O3 (alumina) murni.  NaOH juga digunakan dalam industri tekstil, plastik, pemurnian minyak bumi, serta pembuatan senyawa natrium lainnya seperti NaClO.
  20. 20. b.) Natrium Klorida (NaCl)  Bahan baku untuk membuat natrium (Na), klorin (Cl2), hidrogen (H2), hidrogen klorida (HCl) serta senyawa- senyawa natrium seperti NaOH dan Na2CO3.  Pada industri susu serta pengawetan ikan dan daging.  Di negara yang bermusim dingin, natrium klorida digunakan untuk mencairkan salju di jalan raya.  Regenerasi alat pelunak air.  Pada pengolahan kulit.  Pengolahan bahan makanan yaitu sebagai bumbu masak atau garam dapur.  Di negara musim dingin NaCl digunakan untuk
  21. 21. c.) Natrium Karbonat (Na2CO3) Natrium karbonat berasal dari sumber alam yaitu trona dan dapat juga dibuat dari NaCl. Natrium karbonat dinamakan juga soda abu. Natrium karbonat banyak digunakan untuk : Industri pembuatan kertas, untuk membentuk sabun damar yang berfungsi menolak air dan pengikat serat selulosa (pulp) Industri kaca, industri deterjen, bahan pelunak air (menghilangkan kesadahan pada air)
  22. 22. d.) Natrium Bikarbonat (NaHCO3) Natrium bikarbonat disebut juga soda kue. Kegunaannya sebagai bahan pengembang pada pembuatan kue. e.) Natrium Sulfida (Na2S) Digunakan bersama-sama dengan NaOH pada proses pengolahan pulp (bahan dasar pembuat kertas). f.) Natrium Sulfat (Na2SO4) Natrium sulfat dibuat dari NaCl dengan H2SO4 dengan pemanasan dengan reaksi : 2NaCl(s) + H2SO4(l) → Na2SO4(s) + 2HCl(g) kegunaannya sebagai bahan yang dapat dipakai untuk menyimpan energi surya, sehingga dapat dipakai sebagai penghangat ruangan dan penghangat air.
  23. 23. g.) Kegunaan senyawa Natrium yang lain NaCN untuk ekstraksi emas dan untuk mengeraskan baja. NaNO2 untuk bahan pengawet. NaHSO3 untuk proses pembuatan pulp. Na2SiO3 untuk bahan perekat atau pengisi dalam industri kertas (karton) dan sebagai bahan pengisi pada industri sabun.
  24. 24. 3. Kegunaan Kalium (K) Unsur kalium sangat penting bagi pertumbuhan. Tumbuhan membutuhkan garam-garam kalium, tidak sebagai ion K+sendiri, tetapi bersama-sama dengan ion Ca2+ dalam perbandingan tertentu. Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium superoksida (KO2) yang dapat bereaksi dengan air membentuk oksigen. Persamaan reaksinya: 4KO2(S) + H2O(l) → 4KOH(aq) + 3O2(g) senyawa KO2 digunakan sebagai bahan cadangan oksigen dalam tambang (bawah tanah), kapal selam, dan digunakan untuk memulihkan seseorang yang keracunan gas.
  25. 25. 4. Kegunaan Senyawa Kalium KOH digunakan pada industri sabun lunak atau lembek. KCl dan K2SO4 digunakan untuk pupuk pada tanaman. KNO3 digunakan sebagai komponen esensial dari bahan peledak, petasan dan kembang api. KClO3 digunakan untuk pembuatan korek api, bahan peledak, dan mercon. KClO3dapat juga digunakan sebagai bahan pembuat gas Cl2, apabila direaksikan dengan larutan HCl pada laboratorium. K2CO3 digunakan pada industri kaca.
  26. 26. 5. Kegunaan Logam Alkali Lain & Senyawanya Litium digunakan untuk membuat baterai. Rubidium (Rb) dan Cesium (Cs) digunakan sebagai permukaan peka cahaya dalam sel fotolistrik yang dapat mengubah cahaya menjadi listrik. Li2CO3 digunakan untuk pembuatan beberapa jenis peralatan gelas dan keramik
  27. 27. TERIMA KASIH See You Again 

×