Doc1

1,184 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,184
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
29
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Doc1

  1. 1. Definisi Analisa Sistem 1. Langkah-Langkah Dalam Analisa Sistem 2. Identifikasi Masalah 3. Memahami Kinerja Sistem 4. Menganalisis Sistem 5. Membuat Laporan Hasil AnalisisDefinisi Analisis Sistem :Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya denganmaksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yangterjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.Tugas utama dari menganalisis sistem meliputi :- Menentukan lingkup sistem- Mengumpulkan fakta- Menganalisis fakta- Mengkomunikasikan temuan-temuan tersebut melalui laporan analisis system2. LANGKAH-LANGKAH DI DALAM ANALISIS SISTEMLangkah-langkah dasar yang harusdilakukan oleh analis sistem adalah : 1. Identify, mengidentifikasi masalah 2. Understand, memahami kerja sistem yang ada3. Analyze, menganalisis sistem4. Report, membuat laporan hasil analisis
  2. 2. 3. Identifikasi Masalah Mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Kenapa..? Karena masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak dapat dicapai. Jadi tugas yang harus dilakukan adalah :1. Mengidentifikasi penyebab masalah2. Mengidentifikasi titik keputusan3. Mengidentifikasi personil-personil kunci1. Mengidentifikasi Penyebab Masalah Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang aplikasi yang sedang dianalisisnya. Untuk aplikasi bisnis, analis sistem perlu mempunyai pengetahuan tentang sistem bisnis yang diterapkan di organisasi, sehingga dapat mengidentifikasi penyebab terjadinya masalah ini. Tugas mengidentifikasi penyebab masalah dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subyek permasalahan yang telah diutarakan oleh manajemen atau yang telah ditemukan oleh analis sistem di tahap perencanaan sistem.2. Mengidentifikasi Titik Keputusan Setelah penyebab terjadinya masalah dapat diidentifikasi, selanjutnya juga harus mengidentifikasikan titik keputusan penyebab masalah tersebut. Titik keputusan menunjukkan suatu kondisi yang menyebabkan sesuatu terjadi. Analis sistem bila telah dapat mengidentifikasi terlebih dahulu titik-titik keputusan penyebab masalah, maka dapat memulai penelitiannya di titik-titik keputusan tersebut. Sebagai dasar identifikasi titik-titik keputusan ini, dapat digunakan dokumen paperwork flow atau form flowchart bila dokumentasi ini dimiliki oleh perusahaan.3. Mengidentifikasi Personil-personil Kunci
  3. 3. Setelah titik-titik keputusan penyebab masalah dapat diidentifikasi beserta lokasi terjadinya, maka selanjutnya yang perlu diidentifikasi adalah personil-personil kunci baik yang langsung maupun yang tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya masalah tersebut. Identifikasi personil-personil kunci ini dapat dilakukan dengan mengacu pada bagan alir dokumen perusahaan serta dokumen deskripsi kerja (job description). 1. Jeffry A. Hoffer, Modern System Analysis & Design, Addison-Wesley, California, 1999 2. William S Davis, Business System Analysis & Design, Thomson Publ, 1998 3. Kenneth E Kendall, Analisis & Perancangan Sistem, Printice Hall, New Jersey, 2002 (terjemahan) 4. Jogiyanto, Analisis & Desain SI, Andi Offset, Yogyakarta 5. Husni Iskandar, Pengantar Perancangan Sistem, Erlangga, Jakarta, 1997Materi Kuliah Ansis 7 - Stake Holder - PresentationTranscript 1. Stake Holder dalam Sistem Informasi o Stake Holder o Manager Sistem Informasi o Systems Analysts o Programmer o Business manager o Teknisi lainnya 2. Stake Holder o Stake Holder adalah orang yang memiliki kepentingan tertentu pada suatu kegiatan bisnis. Di dalam pengembangan sebuah sistem informasi stake holder dapat dibedakan menjadi : o Manager SI o System analyst pada pengembangan sistem
  4. 4. o Programmer dalam pengembangan sistem o End user dalam pengembangan sistem o Supporting end user o Business manager o Teknisi SI lainnya back3. Manager SI o Manager dalam departemen Sistem informasi memiliki peranan secara langsung dalam proses pengembangan sistem jika organisasi yang ditanganinya berskala kecil. o Manager SI berperan dalam mengalokasikan dan mengawasi proyek pengembangan sistem daripada terlibat langsung dalam prosespengembangan sistem. 4. o Ada beberapa manager SI pada departemen SI yang berskala besar : o - Manager untuk keseluruhan departemen SI biasa disebut sebagai Chief Information Officer dan berada dibawah president atau direktur perusahaan. o - Setiap divisi dalam departemen SI juga memiliki seorang manager misalnya manager pengembangan SI, Manager operasi ,manager programmer SI dan lain- lain back5. Systems Analysts o Sistem analis merupakan individu kunci dalam proses pengembangan sistem. o Sistem analis mempelajari masalah dan kebutuhan dari organisasi untuk menentukan bagaimana orang,data, proses, komunikasi dan teknologi informasi dapat meningkatkan pencapaian bisnis. Seorang sistem analis juga merupakan orang yang paling bertanggung jawab pada proses analisa dan perancangan sistem informasi. o Seorang sistem analis yang sukses harus memiliki beberapa o skill.6. Keahlian analisa - Memahami organisasi - Keahlian memecahkan masalah - Pemahaman sistem, untuk melihat organisasi dan sistem infromasi sebagai sebuah sistem. Keahlian teknis - Memahami potensi dan limitasi dari suatu teknologi Keahlian Managerial - Kemampuan untuk mengatur proyek, sumber daya resiko dan perubahan. Interpersonal skills - Kemampuan untuk berkomunikasi secara aktif baik tertulis maupun lisan - Sangat membantu untuk komunikasi dengan end user, sistem analis maupun programmer 7. o Adapun tanggung jawab dari seorang sistem analis meliputi : o 1. Pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis o 2. Aliran data menuju ke komputer o 3. Pemrosesan dan penyimpanan data dengan o komputer
  5. 5. o 4. Aliran dari informasi yang berguna kembali ke o proses bisnis dan penggunanya 8. back 9. Programmer o Programmer mengubah Spesifikasi yang diberikan oleh sistem analis ke dalam instruksi yang bisa dijalankan oleh komputer. o Langkah mngubah ke dalam kode yang bisa dijalankan komputer ini disebut coding. Code generator telah dikembangkan untuk menghasilkan kode dari spesifikasi yang telah dibuat, menghemat waktu dan biaya. o Tujuan dari penggunaan CASE (Computer Aided Software Engineering) adalah untuk menyediakan beberapa code generator yang secara otomatis menghasilkan 90% atau lebih dari spesifikasi sistem normal yang diberikan oleh programmer secara normal. back 10. Business manager o Kelompok lain dalam pengembangan sistem adalah manajer bisnis misalnya kepala bagian atau kepala departemen atau eksekutif perusahaan. o Manajer-manajer ini penting karena mereka memiliki kekuatan pendanaan pengembangan sistem dan mengalokasikan sumber daya yang diperlukan untuk keberhasilan proyek. back 11. Teknisi Lainnya o Masih banyak lagi teknisi lain yang terlibat dalam pengembangan sistem diantaranya : o - Database administrator o - Ahli network dan telekomunikasi02 Macam Macam Sistem Informasi - PresentationTranscript 1. Macam-macam Sistem Informasi 2. Materi o Klasifikasi sistem informasi. o Sistem informasi menurut level organisasi. o Sistem informasi fungsional. o Sistem informasi berdasarkan dukungan yang tersedia. o Klasifikasi menurut aktifitas manajemen. o Klasifikasi menurut arsitektur sistem. o Sistem informasi geografis.
  6. 6. o Sistem informasi perusahaan (EntIS).3. Klasifikasi sistem informasi o Klasifikasi yang umum dipakai didasarkan pada :  Level organisasi.  Area fungsional.  Dukungan yang diberikan.  Arsitektur sistem informasi.4. Sistem informasi menurut level organisasi o Berdasarkan level organisasi, sistem informasi dikelompokkan menjadi :  Sistem informasi departemen, sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen.  Sistem informasi perusahaan, sistem terpadu yang dapat digunakan oleh sejumlah departemen secara bersama-sama.  Sistem informasi antarorganisasi, sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi atau lebih.5. Sistem informasi fungsional Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi personalia. Sistem informasi SDM Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran Sistem informasi pemasaran Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Sistem informasi manufaktur Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan. Sistem informasi keuangan Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan. Sistem informasi akuntansi Keterangan Sistem informasi6. Sistem informasi akuntansi SIM SI Pemasaran / Penjualan SI Keuangan SI Akuntansi SI Produksi SI SDM7. Lingkup sistem informasi akuntansi SPT Penjualan Pengolahan pesanan penjualan Penagihan Analisis Penjualan SPT Pengeluaran dan penerimaan kas Piutang dagang Penerimaan kas Pengeluaran kas Utang dagang Sistem pelaporan dan pemrosesan buku besar Buku besar Pelaporan keuangan SPT Pembelian Pembelian Pemroses sediaan SPT Penggajian Pembayaran gaji Pencatatan kehadiran 8. o Pemrosesan pesanan penjualan : subsistem yang menangani order dari pelanggan. o Pemrosesan sediaan : subsistem yang menangani perubahan dalam sediaan dan memberikan informasi pengiriman dan pemesanan kembali. o Buku besar : subsistem yang mengkonsolidasikan data dari sistem akuntansi yang lain dan menghasilkan pernyataan-pernyataan dan laporan bisnis yang bersifat periodik. o Piutang dagang : subsistem yang mencatat piutang pelanggan dan menghasilkan faktur, pernyataan pelanggan bulanan, serta laporan manajemen kredit. 9. o Utang dagang : subsistem yang mencatat pembelian dan pembayaran utang kepada pemasok, dan menghasilkan laporan manajemen kas. o Pembayaran gaji : subsistem yang menangani penggajian, termasuk jam kerja dan bukti pembayaran, serta menghasilkan laporan yang terkait dengan penggajian.
  7. 7. 10. Sistem informasi keuangan o Sistem informasi keuangan digunakan untuk mendukung manajer keuangan dalam mengambil keputusan yang menyangkut persoalan keuangan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan.11. Model sistem informasi keuangan Subsistem Intelijen Keuangan Subsistem Audit Internal Subsistem Pemrosesan Transaksi Basis Data Subsistem Peramalan dan Perencanaan Keuangan Subsistem Manajemen Dana Subsistem Pengendalian Keuangan 12. o Subsistem intelijen keuangan berfungsi untuk mengidentifikasi sumber-sumber keuangan eksternal yang dapat menambah dana bagi perusahaan. o Subsistem audit internal berfungsi untuk menangani hasil-hasil audit secara internal. o Subsistem pemrosesan transaksi berupa sistem informasi akuntansi yang menghasilkan data-data keuangan. 13. o Subsistem peramalan dan perencanaan keuangan berfungsi melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan saat ini dan terproyeksi dalam bisnis, membantu menentukan kebutuhan pendanaan dalam bisnis dan analisa metode-metode alternatif pendanaan. o Subsistem manajemen dana berguna untuk membantu pengelolaan aset. o Subsistem pengendalian keuangan berfungsi untuk melakukan evaluasi keuangan dan dampak keuangan terhadap pengeluaran modal yang diajukan.14. Sistem informasi manufaktur o Sistem ini digunakan untuk mendukung fungsi produksi yang meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang atau jasa.15. Lingkup sistem informasi manufaktur o Sistem Perencanaan Manufaktur o Rencana produksi o Rencana tenaga kerja o Rencana kebutuhan bahan baku o Sistem pengendalian manufaktur Penjadwalan produksi Perencanaan kebutuhan bahan baku Perencanaan kebutuhan kapasitas Engineering Produktifitas tenaga kerja Produktivitas mesin Perawatan Pengendalian bengkel kerja Pengendalian kualitas Pengendalian proses Pengendalian mesin dan robotika Pelaporan bengkel kerja Inspeksi Pemrosesan perintah kerja16. Pendekatan manajemen produksi o CIM (Computer Integrated Manufacturing) : sistem yang menggabungkan berbagai teknik untuk menciptakan proses manufaktur yang luwes, cepat, dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi secara efisien.17. Cara mengimplementasikan CIM o Menyederhanakan proses produksi, perancangan produk, organisasi pabrik sebagai dasar yang penting untuk otomasi dan integrasi.
  8. 8. o Otomasi proses-proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang mendukungnya dengan komputer, mesin dan robot. o Mengintegrasikan seluruh proses produksi dan pendukungnya dengan memakai komputer, jaringan komunikasi, dan teknologi informasi yang lain.18. Model CIM Sistem Perencanaan Sumber Daya Manufaktur Sistem Pengendalian Manufaktur Sistem Keteknikan CAD / CAE CAM Simulasi dan Prototipe Produk CIM (Computer Integrated Manufacturing)19. Sistem dalam fungsi produksi Sistem yang digunakan untuk merencanakan urutan proses untuk memproduksi atau merakit suatu komponen. CAPP (Computer Aided Process Planning) Sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengontrol suatu proses produksi. CAM (Computer Aided Manufacturing Sistem yang dirancang untuk menganalisa karakteristik dari suatu desain dan dipakai untuk mensimulasikan kinerja produk di bawah kondisi yang berbeda-beda dengan tujuan untuk mengurangi kebutuhan membuat prototipe. CAE (Computer Aided Engineering) Sistem yang menggunakan komputer untuk merancang suatu produk. CAD (Computer Aided Design) KETERANGAN SISTEM20. Sistem informasi pemasaran o Sistem informasi pemasaran : sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran.21. Model SI pemasaran Riset Pemasaran Informasi Pemasaran Subsistem Pemrosesan Transaksi Basis data Data prospek dan konsumen Data pesaing Data transaksi Marketing mix system Subsistem Produk Subsistem Tempat Subsistem Promosi Subsistem Harga Peramalan Penjualan 22. o Subsistem riset pemasaran merupakan subsistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan, dan analisis semua data pelanggan dan calon pelanggan. o Subsistem informasi pemasaran merupakan subsistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan, dan analisis semua data perusahaan pesaing yang memiliki hubungan dengan penjualan barang dan jasa kepada konsumen. 23. o Subsistem pemrosesan transaksi berupa sistem informasi akuntansi yang berhubungan dengan penjualan. o Subsistem produk berguna dalam membuat rencana produk baru. o Subsistem tempat berguna untuk mengambil keputusan dalam rangka menentukan tempat yang cocok dan waktu yang tepat. o Subsistem promosi berguna untuk melakukan analisis terhadap promosi yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan. 24. o Subsistem harga digunakan untuk membantu penetapan harga suatu produk. o Subsistem peramalan penjualan berguna untuk melakukan peramalan penjualan.25. Model SI SDM Subsistem Penggajian Subsistem Riset SDM Subsistem Intelijen SDM Basis data Subsistem Perencanaan SDM Subsistem Perekrutan Subsistem Kompensasi dan Tunjangan Subsistem Tenaga Kerja Subsistem Pelaporan Lingkungan 26.
  9. 9. o Subsistem penggajian : subsistem yang berkaitan dengan pembayaran gaji, upah, tunjangan, dll. o Subsistem riset SDM : menangani penelitian tentang suksesi, analisis dan evaluasi jabatan, serta keluhan dari pegawai. o Subsistem intelijen SDM : subsistem yang menggunakan informasi eksternal yang berhubungan dengan mitra kerja. o Subsistem perencanaan SDM : menangani identifikasi SDM dalam perusahaan untuk melaksanakan tujuan jangka panjang. 27. o Subsistem perekrutan menangani aktifitas yang berhubungan dengan seleksi calon pegawai. o Subsistem manajemen tenaga kerja : subsistem yang berhubungan dengan pengembangan SDM. o Subsistem pelaporan lingkungan : subsistem yang digunakan untuk menghasilkan laporan untuk lingkungan perusahaan.28. Sistem informasi berdasarkan dukungan yang tersedia o Sistem Pemrosesan Transaksi o Sistem Informasi Manajemen o Sistem Otomasi Perkantoran o Sistem Pendukung Keputusan o Sistem Informasi Eksekutif o Sistem Pendukung Kelompok o Sistem Pendukung Cerdas29. Gambaran berbagai sistem informasi menurut dukungan yang diberikan Staf dan manajer Menyediakan fasilitas untuk memproses dokumen maupun pesan-pesan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. SOP Orang yang hendak memecahkan masalah yang memerlukan kepakaran Menyediakan pengetahuan pakar pada bidang tertentu untuk membantu pemecahan masalah SP Manajemen tingakat menengah dan atas Menyediakan informasi yang mudah diakses dan bersifat interaktif, tanpa harus menjadi ahli analisis SIE Analis, manajer, dan profesional Membantu pengambilan keputusan dengan menyediakan informasi, model, atau perangkat untuk menganalisa informasi SPK Semua level manajemen Mengkonversi data yang berasal dari SPT menjadi informasi yang berguna untuk mengelola organisasi dan memantau kinerja SIM Orang yang memproses transaksi Menghimpun dan menyimpan informasi transaksi SPT Pemakai Fungsi Sistem 30. o Sistem informasi yang mengandung karakteristik beberapa kategori disebut sebagai sistem hibrid . o Sistem informasi yang dirancang untuk menghasilkan informasi dan mendukung pengambilan keputusan untuk berbagai level menajemen dan fungsi-fungsi bisnis, dan sekaligus melakukan pemrosesan transaksi disebut sebagai sistem informasi lintas fungsi atau sistem informasi terintegrasi .31. Sistem pemrosesan transaksi o Fokus utama SPT : data transaksi. o Sistem pemrosesan data pada SPT ada 3 cara, yaitu :
  10. 10.  Batch. Transaksi ditumpuk dulu dan kemudian diproses belakangan pada waktu tertentu.  Online. Setiap transaksi segera dibukukan dan tidak ada penundaan proses.  Inline. Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi untuk pemrosesan lebih lanjut dilakukan lain waktu. 32. o OLTP ada sebagai hasil perkembangan sarana komunikasi. o OLTP menggunakan arsitektur client-server.33. Model SPT Perangkat input Perangkat output Program pengolahan data Basis Data Manajemen34. Karakteristik SPT o Jumlah data yang diproses sangat besar. o Sumber data internal dan output juga untuk keperluan internal. o Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur. o Kapasitas penyimpanan besar. o Kecepatan pemrosesan yang diperlukan tinggi. o Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu. o Masukan dan keluaran terstruktur. o Tingkat kerincian yang tinggi mudah terlihat pada masukan dan keluaran. o Komputasi tidak rumit. o Memerlukan keandalan tinggi.35. Sistem informasi manajemen o Sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.36. Karakteristik SIM o Beroperasi pada tugas-tugas terstruktur. o Meningkatkan efisiensi dengan mengurangi biaya. o Menyediakan laporan dan kemudahan akses yang berguna untuk pengambilan keputusan.37. Macam-macam laporan yang dihasilkan SIM o Laporan periodik : laporan yang dihasilkan dalam selang waktu tertentu. o Laporan ikhtisar : laporan yang memberikan ringkasan terhadap sejumlah data dan informasi. o Laporan perkecualian : laporan yang hanya muncul kalau terjadi keadaan yang tidak normal. o Laporan perbandingan : laporan yang menunjukkan dua atau lebih himpunan informasi yang serupa dengan maksud untuk dibandingkan.38. Sistem otomasi perkantoran o Sistem yang memberikan fasilitas tugas-tugas pemrosesan informasi sehari-hari di dalam perkantoran dan organisasi bisnis.39. Perangkat lunak untuk pemrosesan informasi o Spreadsheet. o Word processor. o Pengolah grafik.
  11. 11. o Aplikasi presentasi. o Pengakses basis data personal. o E-mail. o Voice mail.40. Sistem pendukung keputusan o Sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan manipulasi data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat.41. Karakteristik DSS o Menawarkan fleksibilitas, kemudahan beradaptasi, dan tanggapan yang cepat. o Memungkinkan pemakai memulai dan mengendalikan masukan dan keluaran. o Dapat dioperasikan dengan sedikit atau tanpa bantuan pemrogram profesional. o Menyediakan dukungan untuk keputusan dan permasalahan yang solusinya tak dapat ditentukan di depan. o Menggunakan analisis data dan perangkat pemodelan yang canggih.42. Model konseptual DSS Data Eksternal dan Internal Pemakai Manajemen data Manajemen model Sistem berbasis komputer yang lain Manajemen Pengetahuan Antarmuka Pemakai43. Teknik-teknik pemodelan Meniru seorang ahli di bidang tertentu dalam melakukan pengambilan keputusan. Sistem pakar Menggunakan teknik statistik untuk menganalisis hasil-hasil bisnis dan mencari hubungan-hubungan yang tersembunyi. OLAP (On-Line Analytical Processing) Menciptakan model matematis terhadap suatu keadaan dengan menggunakan teknik riset operasi untuk memperoleh solusi terbaik Optimasi Menciptakan model matematis terhadap suatu keadaan menggunakan teknik-teknik simulasi untuk meniru keadaan yang nyata. Simulasi Pendekatan Teknik44. Menentukan parameter-parameter keputusan terhadap agen terkomputerisasi yang mencari salah satu atau beberapa basis data untuk menemukan jawaban tertentu. Agen cerdas Menggunakan pendekatan kecerdasan buatan yang membuat basis data contoh- contoh yang membantu pengambilan keputusan. Penalaran basis kasus Menggunakan pendekatan derajat keanggotaan dalam melakukan pengambilan keputusan sebagai pengganti logika biner. Logika kabur Menggunakan teknik pembelajaran untuk mengenali pola suatu data Jaringan syaraf45. Sistem informasi eksekutif o Sistem informasi yang menyediakan fasilitas yang fleksibel bagi manajer dan eksekutif dalam mengakses informasi eksternal dan internal yang berguna untuk mengidentifikasi masalah dan mengenali peluang.46. Perbedaan EIS dengan MIS dan DSS o MIS menyediakan laporan-laporan standar yang dibuat berdasarkan periode tertentu, dan hasilnya dipakai untuk memantau indikator-indikator yang sama dari waktu ke waktu dan tak dapat digunakan untuk menganalisis masalah atau situasi baru. o DSS awalnya dirancang untuk menganalisa masalah dan situasi baru, tetapi dalam prakteknya perangkat-perangkat yang disediakan terlalu menuntut keahlian khusus. 47.
  12. 12. o EIS tidak dirancang untuk menyelesaikan masalah tertentu, tetapi untuk membantu eksekutif mencari informasi yang diperlukan ketika mereka membutuhkannya dalam bentuk apapun yang paling bermanfaat.48. Karakteristik EIS o Dapat digunakan untuk meringkas, memfilter, dan memperoleh detail data. o Menyediakan analisis kecenderungan, pelaporan perkecualian, dan kemampuan drill-down. o Dapat digunakan untuk mengakses dan memadukan data internal dan eksternal. o Mudah digunakan. o Dapat digunakan langsung oleh eksekutif tanpa perantara. o Menyajikan informasi dalam berbagai bentuk. o Terkadang dilengkapi dengan berbagai fasilitas.49. Sistem pendukung kelompok o Sistem informasi yang digunakan untuk mendukung sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok. o Pada awalnya dibuat untuk mendukung sejumlah orang yang berada di lokasi yang berbeda yang hendak melakukan sumbang saran, pemberian komentar, pemungutan suara, dan evaluasi terhadap alternatif-alternatif melalui sarana komunikasi.50. Sistem pendukung cerdas o Sistem yang memiliki kemampuan seperti kecerdasan manusia. o Karakteristik sistem cerdas :  Belajar atau memahami permasalahan berdasar pengalaman.  Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.  Mampu menangani masalah yang kompleks.  Memecahkan masalah berdasarkan penalaran.  Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan.51. Klasifikasi menurut aktifitas manajemen o Sistem informasi pengetahuan. o sistem informasi yang mendukung aktifitas pekerja pengetahuan. o Sistem informasi operasional. o sistem informasi yang berurusan dengan operasi organisasi sehari-hari. o Sistem informasi manajerial. o sistem informasi yang menunjang kegiatan-kegiatan yang bersifat manajerial. o Sistem informasi strategis. o sistem informasi yang digunakan untuk menangani masalah-masalah strategis dalam organisasi.52. Klasifikasi menurut arsitektur sistem o Sistem berbasis mainframe o Sistem stand alone. o Sistem tersebar.53. Sistem informasi geografis o Sistem berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi geografis.54. Sistem Informasi Perusahaan (EntIS)
  13. 13. o Sistem informasi yang mengintegrasikan berbagai macam sistem informasi yang ada dalam suatu organisasi. o Penggunaan sistem informasi dalam suatu organisasi disesuaikan dengan kebutuhan akan sistem informasi dalam organisasi tersebut.55.56.57. Analisa & Perancangan58. Sistem Informasi59. Tambahan Materi & Tugas60. Pertemuan 0461. Dosen: Rudianto, S.Kom62. 163. Analisa Perancangan Output & Input64. Perancangan Output65. • Tujuan : Mengubah data menjadi informasi yang66. berkualitas dan dapat digunakan sebagai dasar67. pengambilan keputusan yang tepat68. • Informasi bersifat :69. – Akurat70. – Tepat waktu71. – Relevan72. – Ekonomis73. • Perancangan output sebelum menentukan input74. • Output menjadi basis penilaian kesuksesan sistem75. 276. Analisa Perancangan Output & Input77. Jenis Output78. 1. Internal Output (Output ke Dalam)79. Mendukung bisnis sehari-hari di dalam organisasi/perusahaan80. Contoh: Daftar seluruh tagihan pelanggan81. 2. External Output (Output ke Luar)82. Ditujukan kepada pihak luar, seperti konsumen, supplier dll83. Contoh: tiket pesawat, tagihan telpon, jadwal kursus84. 3. Turnaround Output85. Output external yang akhirnya kembali lagi ke dalam sistem86. Contoh: tagihan telpon dg hasil pembayaran pelanggan kembali menjadi87. input88. 389. Analisa Perancangan Output & Input90. Proses Perancangan Output91. 492. 1. Identifikasi Output system
  14. 14. 93. 2. Tentukan persyaratan output fisik94. a) Metode Implementasi (tabel/grafik, tipe kertas, user’95. tool)96. b) Seberapa sering output dihasilkan97. c) Jumlah halaman98. d) Jumlah salinan99. e) Kontrol akses utk online form100. 3. Desain pre-printed form101. 4. Desain, validasi, uji output (buat sketsa/storyboard)102. Analisa Perancangan Output & Input103. Laporan berbentuk Tabel (1)104. 5105. 1. Notice Report106. Merupakan bentuk laporan yang memerlukan perhatian khusus.107. Laporan ini harus dibuat sesederhana mungkin, tetapi jelas, karena108. dimaksudkan agar permasalahan-permasalahan yang terjadi109. tampak dengan jelas sehingga dapat langsung ditangani.110. Analisa Perancangan Output & Input111. Laporan berbentuk Tabel (2)112. 6113. 2. Equipoise Report114. Isi dari equipoised report adalah hal-hal yang bertentangan. Laporan ini115. biasanya digunakan untuk maksud perencanaan. Dengan116. disajikannya informasi yang berisi hal-hal betentangan, maka dapat117. disajikan sebagai dasar didalam pengambilan keputusan.118. Analisa Perancangan Output & Input119. Laporan berbentuk Tabel (3)120. 7121. 3. Variance Report122. Macam laporan ini menunjukkan selisih (Variance) antara standar yang123. sudah ditetapkan dengan hasil kenyataannya atau sesungguhnya.124. Analisa Perancangan Output & Input125. Laporan berbentuk Tabel (4)126. 8127. 4. Comparative Report128. Isi laporan ini adalah membandingkan antara satu hal dengan hal yang129. lainnya. Misalnya pada laporan laba/rugi atau neraca dapat130. membandingkan antara nilai-nilai elemen tahun berjalan dengan131. tahun-tahun sebelumnya132. Analisa Perancangan Output & Input133. Laporan berbentuk Grafik (1)134. 1. Bagan Batang (Bar Chart)135. Nilai-nilai dalam bagan batang (bar chart)136. digambarkan dalam bentuk batang-batang vertikal137. ataupun batang-batang horizontal.
  15. 15. 138. Kebaikan:139. • Baik untuk perbandingan140. • Dapat menunjukkan nilai dengan tepat141. • Mudah dimengerti142. Kelemahannya :143. • Terbatas hanya pada satu titik saja144. • Spasi dapat menyesatkan145. Analisa Perancangan Output & Input146. Laporan berbentuk Grafik (1)147. 10148. Contoh Bagan Batang (Bar Chart)149. 1. Horizontal150. 2. Vertical151. Analisa Perancangan Output & Input152. 2. Bagan Baris (Line Chart)153. Pada bagian baris (line chart), variasi dari data ditunjukkan dengan154. suatu garis atau kurva.155. Kebaikan:156. • Dapat menunjukkan hubungan antara nilai dengan baik157. • Dapat menunjukkan beberapa titik158. • Tingkat kecepatannya dapat diatur sesuai dengan skalanya.159. • Mudah dimengerti160. Kekurangan:161. • Bila terlalu banyak garis atau kurva ( lebih dari 4 buah garis atau162. kurva), maka akan tampak rumit163. • Hanya terbatas pada 2 dimensi164. • Spasi dapat menyesatkan165. Laporan berbentuk Grafik (2)166. Analisa Perancangan Output & Input167. Laporan berbentuk Grafik (2)168. 12169. 2. Garis (Line Chart)170. Analisa Perancangan Output & Input171. 3. Bagan Pastel (Pie Chart)172. Bagan Pastel (Pie Chart) merupakan bagan yang berbentuk173. lingkaran menyerupai kue pastel (pie). Tiap-tiap potong dari pie174. dapat menunjukkan bagian dari data.175. Kebaikan:176. • Baik untuk perbandingansebagian dari keseluruhannya177. • Mudah dimengerti178. Kelemahannya:179. • Penggunaannya terbatas180. • Ketepatannya Kurang181. • Tidak dapat menunjukkan hubungan bebapa titik182. • Mudah dimengerti183. Laporan berbentuk Grafik (3)184. Analisa Perancangan Output & Input185. 3. Bagan Pastel (Pie Chart)186. Laporan berbentuk Grafik (3)
  16. 16. 187. Analisa Perancangan Output & Input188. Contoh Lain189. Analisa Perancangan Output & Input190. Contoh Lain Laporan berbentuk Grafik (1)191. 16192. - Sebaran (Scatter Graph)193. - Layer graph194. Analisa Perancangan Output & Input195. Pengaturan Tata Letak Output196. Menggunakan :197. – Bagan tata letak printer (printer layout form)198. Menggambarkan sketsa bentuk output di printer199. 1. Kamus data output200. Menjelaskan secara rinci tentang data yg akan201. disajikan di laporan202. 17203. Analisa Perancangan Output & Input204. Pengaturan Tata Letak Output205. 18206. Analisa Perancangan Output & Input207. Contoh Penggambaran Spasi208. anna@bsi.ac.id 19209. annayuliartikh.bsi@gmail.com210. Analisa Perancangan Output & Input211. Contoh212. 20213. Analisa Perancangan Output & Input214. Kamus Data Output215. 21216. Analisa Perancangan Output & Input217. Perancangan Input218. 1. Input mengawali dimulainya proses informasi219. 2. Mengkonversi data mentah menjadi informasi220. berguna221. 3. Input sampah = output sampah222. 22223. Analisa Perancangan Output & Input224. Captions225. 23226. Analisa Perancangan Output & Input227. TUGAS01: Wawancara (Roleplay)228. • 8 orang / kelompok229. • 3 org sbg Analyst, sisanya Customer230. • Di sisi customer buat variasi level posisi, misal:
  17. 17. 231. Direktur, Manager, Staff 232. • Buat skenario, customer ingin membuat sistem 233. baru / upgrade sistem yg ada 234. • Susun pertanyaan yg sesuai 235. • Kirimkan info mengenai: nama kelompok, 236. anggota, role, skenario, pertanyaan – deadline 8- 237. Apr-09 238. • Lakukan roleplay dlm waktu 15 menit – 17-Apr-09 239. • Do it in English, and earn more points ! 240. 24 241. Analisa Perancangan Output & Input 242. TUGAS02: Presentasi DFD 243. • Dibagi ke 5 kelompok 244. • Pelajari contoh kasus di materi kuliah 245. (Perusahaan Bina Sarana Indonesia) 246. • Gambarkan DFD (Context, Level 0, Level 247. detail) 248. • Buat analisa permasalahan 249. • Kirimkan tugas tsb via email : nama kelompok, 250. anggota, diagram DFD – deadline 19-Apr-09 251. • Presentasi DFD 15 menit – 24-Apr-09 252. • Do it in English, and earn more points ! 253. 25 254. Analisa Perancangan Output & Input 255. Pengumuman 256. • Tugas01 email deadline 8-Apr-09 257. • Roleplay Tugas01 tgl 17-Apr-09 258. • Tugas02 email deadline 19-Apr-09 259. • Presentasi Tugas02 tgl 24-Apr-09 260. 26Rabu, 02 Juni 2010Soal UAS Analisis dan Perancangan SistemDosen Syahril Efendi, S.Si, MIT1. Buatlah 3 daftar peran yang dimainkan penganalisisan sistem. Jelaskan definisinya masing-masing?(Soal tahun 2006, 2009)2. Sebutkan 3 alasan yang membuat penetapan tujuan bisa memotivasi anggota tim penganalisisan
  18. 18. sistem? (soal tahun 2006, 2009)3. Sebutkan jenis2 informasi yang dicari dalam wawancara? (soal tahun 2006, 2009)4. Apa yang dimaksud dengan sampling? (Soal tahun 2006, 2009)5. Sebutkan 4 langkah merancanga suatu sampel yang baik? (soal tahun 2006, 2009)6. Sebutkan 4 jenis informasi yang berusaha dicari penganalisis melalui prototyping? (soal tahun2006,2009)7. Buatlah diagram konteks dari masing2 FOrtofolio perusahaan yang saudara rancang? (soal tahun2006, 2009)...semoga dapat dijadikan sebagai bahan referensi...

×