25.000 lebih jumlah anak yatim dan dhuafa
yang telah tersantuni oleh Mizan Amanah hingga akhir Ramadhan 1434 H
Kepedulian ...
Salam Kami...
Assalamu'alaikum Wr Wb...

Alhamdulillahirobbil ‘alamiin, segala puja-puji kita
limpahkan ke hadirat Allah S...
Hal.

8

Ust. Budi Ashari, LC
Solusi Pendidikan:
Kembali Kepada Al Qur’an dan Hadits
Kajiannya tentang Siroh Nabawiyah, me...
Surat Pembaca
KIN, Solusi Atasi Masalah Bangsa
Assalamualaikum Wr Wb...
Dear Majalah Generasi. Saya salut dengan penjelasa...
Rancangan Gerbang Depan - Sekolah Peradaban Al Kamil

Sekolah Peradaban Al Kamil adalah sekolah bagi anak yatim-piatu, kau...
Sosok

Ust. Budi Ashari, LC

Solusi untuk Pendidikan,
Kembali Kepada
Al Qur’an dan Hadits
endung yang diikuti
hujan yang c...
Sosok
UDIN

Hari ini harus diakui, Islam sendiri sudah
hilang ratusan tahun dari peradaban dunia.
Kalau Islam hadir, Timur...
Sosok

Syiar Islam Lewat Layar Kaca

USTADZ Budi Ashari dan kawan-kawan rupanya serius
menggarap media, terutama media bro...
Fokus

Hijrah
Muharram

Momen Pergantian Tahun,
Momen Melangkah Memperbaiki Diri
123rf

12
Fokus
Bulan ini umat Islam memasuki Tahun baru Hijriyah 1435 H. Bukan dengan perayaan
yang semarak dan gegap-gempita. Kare...
Fokus
Rasulullah SAW bersabda:
Tidaklah melangkah kaki seorang anak Adam di hari
kiamat sebelum ditanyakan kepadanya empat...
Fokus

Hijrah, Momentum Terbesar
Dalam Kehidupan Manusia
STEF

TAHUN penanggalan Islam, Hijriyah,
dalam kehidupan Rasulull...
Fokus

Hari ‘Asyura =
Hari Raya Anak Yatim ?
TANGGAL 10 Muharram dikenal dengan
sebutan hari ‘Asyura. Kata ‘Asyura sendiri...
Fokus
STEF

Ust. Budi Ashari, LC

MEMANG tidak ada riwayat yang shohih,
bahwa Muharram identik dengan hari
lebaran anak ya...
Resensi
BUKU

99 Cahaya di Langit Eropa
Penulis
ISBN
Cetakan I
Halaman
Penerbit

:
:
:
:
:

Hanum Salsabiela Rais dan Rang...
Resensi
BUKU

Universitas
Jatinangor Oxpord
Penulis
ISBN
Cetakan I
Halaman
Penerbit
Dimensi

:
:
:
:
:
:

Aaboy
978-602-94...
Islamic Parenting

Momentum Muharram :

Sudah Benarkah
Cara Mengasuhku?
ahabat Generasi, momen
tahun baru identik
dengan p...
Islamic Parenting
oleh :

kasih sayang dan sabar kepada anaknya.
Ia juga empati dengan keinginan sang
anak dengan berbagai...
Tips
leonedeleste.blogspot.com

Kiat Sukses
Sang Penakluk
Teramat banyak tips atau kiat
sukses yang telah kita baca
atau k...
Tips
Pertama: Persiapan Matang
Persiapan pribadi adalah kiat sukses yang
utama. Sejak kecil, Sultan Al Fatih sudah
memilik...
ADVERTORIAL
FOTO-FOTO: DOK. MIZAN AMANAH

yatim dan dhuafa dari berbagai
wilayah di Indonesia, dari Asrama
Mizan Amanah, m...
Inspirasi Islam

Harimau, Tikus, Ular,
dan Setetes Madu
Di hutan belantara ada seorang
pencari kayu sedang asyik
mengumpul...
Korupsi
ata 'korupsi' nampaknya
cukup populer akhir-akhir
ini. Kata 'korupsi' menjadi
sedemikian populer
bertepatan dengan...
(Muhammad) dan (juga) janganlah kamu
mengkhianati amanat-amanat yang
dipercayakan kepadamu, sedang kamu
mengetahui.” (QS. ...
Info CSR

Carrefour Salurkan Qurban
Hingga ke Afrika
IRNews

MENYAMBUT Hari Raya Idul Adha 1434
H, Carrefour Indonesia men...
Info CSR

Bakti BCA Konsisten
Salurkan Beasiswa Mahasiswa
SEBAGAI bentuk dukungan terhadap
pengembangan pendidikan dan sum...
News

Kita Harus Belajar Banyak
dari Finlandia

K

ementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud)
menggandeng Finlandia
...
News
DOK. Mizan Amanah

9.000 Relawan
Berpartisipasi di
Festival Gerakan
Indonesia Mengajar

Kompetensi amil ini dibutuhka...
ADVERTORIAL
ASEP

DOK. ALFAMART

oleh Dadang, warga kawasan Tajur, Bogor, yang telah menjadi
pelanggan Alfamart - Raya Taj...
Kamera GoPro Hero 3

Kamera ‘Main-main’ Nan Profesional
MELIHAT sekilas, kamera ini terkesan
seperti kamera 'main-main'. N...
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Majalah Generasi 10 November 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Majalah Generasi 10 November 2013

4,016 views

Published on

Majalah Generasi 10 November 2013

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,016
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
133
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Majalah Generasi 10 November 2013

  1. 1. 25.000 lebih jumlah anak yatim dan dhuafa yang telah tersantuni oleh Mizan Amanah hingga akhir Ramadhan 1434 H Kepedulian Anda adalah solusi yang menjamin mereka tetap semangat dan tersenyum menggapai masa depan BCA BANK MANDIRI BANK MANDIRI SYARIAH BANK MUAMALAT 139 304 0002 132 002 004 0060 727 373 7377 4 080 200 000 WAKAF 139 300 4952 132 000 653 1140 727 777 7775, 703 746 1037 4 080 400 000 01 520 101 18 013 701 0003 793 03 1000 514 08 ZAKAT INFAQ dan SHODAQOH SALURKAN KEPEDULIAN ANDA MELALUI REKENING BCA BANK MANDIRI BANK MANDIRI SYARIAH BANK MUAMALAT BANK BNI BANK BRI BANK KESEJAHTERAAN BCA BANK MANDIRI BANK MANDIRI SYARIAH BANK MUAMALAT BANK DANAMON 139 300 0001 128 000 623 5151 727 575757 2 4 080 300 000, 101 003 8415 0005 774 709 KANTOR PUSAT Jl. Kesehatan Raya No. 16 Bintaro - Jakarta Selatan - Tel. (021) 7388 6407 KANTOR CABANG • Jl. Merak IV Blok N3 No. 19 Bintaro Jaya Sektor 1 - Jakarta Selatan - Tel. (021) 735 4740 • Jl. Dr. Otten No. 3 Bandung - Jawa Barat - Tel. (022) 423 7770 scan this QR code KANTOR KAS Jl. Jend. H. Amir Machmud No. 658 Cimahi - Jawa Barat - Tel. (022) 662 8846 ASRAMA YATIM Banten • Jl. Bintaro Utama III Blok AP No. 50A Bintaro Jaya Sektor 3 - Tangerang Selatan - Tel. (021) 735 6058 Jakarta • Jl. Raya Perumnas Blok 10 Kav No. 3 Kel. Malaka, Jatinegara - Jakarta Timur - Tel. (021) 862 3323 • Jl. Abdul Majid No. 8 RT. 005/011 Cipete Utara, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan - Tel. (021) 739 6605 • Jl. Karang Tengah Raya No. 14 Lebak Bulus, Cilandak - Jakarta Selatan - Tel. (021) 765 4869 • Jl. Danau Toba No. 143 Bendungan Hilir, Tanah Abang - Jakarta Pusat - Tel. (021) 4464 0666 • Jl. Salihara No. 13 RT. 014/003 Pasar Minggu - Jakarta Selatan 12520 - Tel. (021) 788 44732 • Jl. Jagakarsa Raya No. 3 Jagakarsa - Jakarta Selatan - Tel. (021) 7120 7733 • Jl. Peta Utara RT. 001/006 Pegadungan, Kali Deres - Jakarta Barat - Tel. (021) 2940 5404 • Jl. Lapan No. 1 Pekayon, Pasar Rebo - Jakarta Timur - Tel. (021) 3787 9121 Jawa Barat • Jl. Pojok Utara II No. 45 Cimahi - Jawa Barat - Tel (022) 663 0106, 665 4433 • Jl. Gede Bage No. 119 - Kompleks Arisandi, Gede Bage, Bandung - Jawa Barat - Tel. (022) 9236 7472 • Jl. Raya Lembang No. 188A Bandung - Jawa Barat - Tel. (022) 2784 546 • Jl. Sukasari I No. 29 Bogor - Jawa Barat - Tel. (0251) 8322 668 Jawa Timur • Jl. R.A. Kartini No. 128 Tegalsari Surabaya - Jawa Timur - Tel. (031) 567 6376 Kalimantan • Jl. S. Parman No. 54 Gn. Sari Ulu, Balikpapan - Kalimantan Timur - Tel. (0542) 566 1720 info@mizanamanah.org w w w. m i z a n a m a n a h . o r g
  2. 2. Salam Kami... Assalamu'alaikum Wr Wb... Alhamdulillahirobbil ‘alamiin, segala puja-puji kita limpahkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam, sehingga kita masih bisa beribadah dan berkarya di jalanNya. Shalawat dan salam kita persembahkan kepada Rasulullah SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya, juga kepada kita semua hingga akhir zaman. Hari Raya Idul Qurban telah kita lalui dengan penuh hikmat dan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Nikmat tak terhingga yang Allah berikan kepada kita, terasa amat sangat kurang jika kita membalas nikmatNya hanya dengan berqurban saja. Momentum Tahun Baru Hijriyah 1435 H, selayaknya menjadi momen penting penuh kebangkitan dari nilai iman dan taqwa kita. Momen yang seharusnya membuat kita lebih peduli pada mereka yang membutuhkan uluran tangan kita, para anak yatim-piatu dan kaum dhuafa. Majalah GENERASI edisi bulan November ini, kami menampilkan bahasan utama tentang Tahun Baru Hijriyah, tahun baru umat muslim sedunia. Bagaimana sejarahnya, bagaimana munculnya momen Hari Raya Anak Yatim, juga tak lupa wawancara kami tentang keistimewaan bulan Muharram, dengan Ustadz Budi Ashari, intelektual muda Islam, yang wajahnya kerap muncul di acara ‘Khalifah’ Trans7. Simak pula laporan kegiatan Idul Qurban yang kami laksanakan secara serentak di Asrama Yatim Mizan Amanah seluruh Indonesia. Anda dapat lihat bagaimana kegembiraan anak-anak yatim binaan kami ketika merayakan ‘pesta daging qurban’. Sebuah momen yang relatif jarang mereka rasakan, momen yang tidak bakal ada, jika Anda semua, para donatur kami, tidak membantu kami untuk mewujudkannya. Selamat menikmati... Dede Sutisna RESENSI 18 ISLAMIC PARENTING TIPS 22 EDU NEWS 32 INFO CSR 30 INFO NIAGA 36 ANJANGSANA 38 KOLOM PAKAR 40 TAUSYIAH 44 INTERMEZZO 46 20 SISIPAN INFO MIZAN AMANAH MEDIA SILATURAHMI MIZAN AMANAH Pemimpin Redaksi Pemimpin Umum Andri Yanto, SHI Pemimpin Redaksi Dede Sutisna Redaktur Pelaksana Stefana Hendra Redaksi Asep Nurhamdjah, Larbi L. Sahal, Izzudin Halsel, Idan Hamdani Abdillah, Doni ‘Debo’ Handri Foto Fikar Azmy, Syaiful Achmad Asisten Redaksi Sadi Samsudin Desain Stef, Nurhadi Iklan Stef, Agus Setiadi Kontributor Maghfirah Rafiah, Rhino (Bali), Dedi (Lombok) Sirkulasi dan Distribusi Hamid (Jakarta), Idan (Bandung), Dodi (Balikpapan), Enjang (Surabaya) Keuangan Rini Udayanti Penerbit : Mizan Amanah - Yatim & Dhuafa Jl. Kesehatan Raya No. 16 Bintaro Jakarta Selatan T. 021 7388 6407 ISSN 4 : 2337 - 3555 Redaksi menerima sumbangan/kontribusi berupa artikel yang bersifat inspiratif, edukatif dan sesuai dengan rubrikasi dan profil pembaca majalah GENERASI. Artikel ditulis dengan panjang 2 (dua) halaman Microsot Word (font: Times New Roman, size: 10 pt, leading: 1,5). Artikel dilengkapi dengan ilustrasi foto/gambar (300 dpi, ukuran 1:1 atau lebih). Artikel dan foto/gambar yang dimuat akan memperoleh honorarium. Artikel dan foto/gambar dapat dikirim ke: redaksi.sahabat.mizanamanah@gmail.com. Isi di Luar Tanggungjawab Percetakan
  3. 3. Hal. 8 Ust. Budi Ashari, LC Solusi Pendidikan: Kembali Kepada Al Qur’an dan Hadits Kajiannya tentang Siroh Nabawiyah, membuat siapapun takjub, bahwa ternyata berbagai permasalahan di dunia ini, Islam telah memiliki jawabannya. Bagaimana kegundahan ustadz yang wajahnya kerap muncul di program ‘Khalifah’ Trans7, tentang perkembangan generasi, dan bagaimana solusi untuk mengatasi masalah kehidupan? Simak petikan perbincangan kami di rubrik SOSOK edisi kali ini Hal. 38 ANJANGSANA 7 Masjid Unik di Dunia Hijrah Muharram Momen Pergantian Tahun, Momen Melangkah Memperbaiki Diri Bulan Muharram adalah awal tahun baru Hijriyah, tahun baru umat muslim sedunia. Momen hijrah adalah momen terpenting dari kehidupan manusia. Bagaimana kajiannya? Semua dibahas di FOKUS edisi kali ini. Halaman 12 Hal. 22 T I P S Kiat Sukses Sang Penakluk Ada kiat sukses yang selayaknya kita teladani, karena sumbernya langsung dari Rasulullah SAW. Kiat sukses tokoh siapakah yang dimaksud oleh Rasululllah SAW? Hal. 20 ISLAMIC PARENTING Momentum Muharram: Sudah Benarkah Cara Mengasuhku? November 2013 5
  4. 4. Surat Pembaca KIN, Solusi Atasi Masalah Bangsa Assalamualaikum Wr Wb... Dear Majalah Generasi. Saya salut dengan penjelasan Profesor Zuhal tentang reformasi pendidikan di Indonesia. Memang kita tak boleh tertinggal dengan bangsa lain. Solusi Profesor Zuhal dengan KIN, dapat memacu inovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depannya. Untuk Majalah Generasi, Tetap Semangat dan Maju Terus di Belantara Dunia Media Indonesia...! ANDRE Pasar Minggu, Jakarta Selatan Waalaikumussalam pak Andre... Kami pun mendukung Profesor Zuhal dengan KINnya. Semoga bangsa Indonesia dapat mengejar ketertinggalannya dari bangsa lain. Terima kasih pak Andre atas dorongan semangatnya pada kami. Tanya Sekolah Peradaban Al Kamil Assalamualaikum majalah GENERASI... Saya salut dengan Yayasan Mizan Amanah, yang berkomitmen kuat memberikan pendidikan gratis di Sekolah Peradaban Al Kamil. Bagaimana saya bisa mendonasikan rezeki saya untuk membantu pendidikan anak yatim-piatu dan kaum dhuafa di sana? Waalaikumussalam pak Hasyim... Terimakasih atas niat baik pak Hasyim. Bapak cukup mendonasikan Rp.600 ribu per bulan pada Yayasan Mizan Amanah, insya Allah, kami akan menyalurkannya melalui program Generasi (Generasi Aksi): Generasi Hebat, Generasi Berdaya, Generasi Peradaban, dan Generasi Sehat. Untuk info lebih lengkap, silakan kunjungi website kami: www.mizanamanah.org. Terimakasih. 6 Terinspirasi Habib Munzir Assalamualaikum Wr Wb... Membaca artikel Liputan Khusus tentang Habib Munzir, saya langsung terinspirasi tentang kegigihan beliau dalam berdakwah walau beliau sedang sakit. Sungguh luar biasa pengorbanan beliau demi umat. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan semoga Majelis Rasulullah tetap maju dan berkembang. Aamiin ya Robbal ‘Alamiin... RIDWAN Kalideres, Jakarta Barat Wa’alaikumussalam pak Ridwan... Semoga damai Allah SWT senantiasa beserta Habib Munzir. Aamiiin... RALAT Assalamualaikum Wr Wb para pembaca yang budiman... Pada edisi Oktober 2013 lalu, di halaman 25, kolom ke-2, paragraf ke-4, baris ke-5, tertulis kalimat: ‘Gedung serba guna dan kolam ikan kini sedang....’ Kalimat yang benar adalah ‘Gedung serba HASYIM guna dan kolam renang kini sedang....’ hasyimxxx@gmail.com Demikian ralat telah disampaikan, dan kesalahan telah diperbaiki. Mohon maaf. Wassalamu’alaikum Wr Wb... Redaksi Surat Pembaca dapat dikirim via eMail ke: redaksi.sahabat.mizanamanah@gmail.com, atau ke alamat Redaksi : Jl. Kesehatan Raya No. 16 Bintaro - Pesanggrahan Jakarta Selatan
  5. 5. Rancangan Gerbang Depan - Sekolah Peradaban Al Kamil Sekolah Peradaban Al Kamil adalah sekolah bagi anak yatim-piatu, kaum dhuafa, dan anak-anak yang berprestasi, dengan beasiswa penuh dari Mizan Amanah. Fisik bangunan memang sedang dalam tahap pengerjaan, namun Sekolah Peradaban Al Kamil terus mendidik generasi masa depan bangsa dengan ilmu-ilmu bermanfaat bagi kemandirian anak di masa depan. Kepedulian Anda adalah jaminan tepat waktunya tahap pembangunan dan jaminan keberlanjutan pendidikan bagi anak yatim-piatu dan dhuafa. Salurkan Kepedulian Anda Melalui Rekening KANTOR PUSAT Jl. Kesehatan Raya No. 16 Bintaro - Jakarta Selatan 101 00 1112222 1 (Bank Mandiri) a/n. Yayasan Mizan Amanah SEKOLAH PERADABAN AL KAMIL Jl. Raya Ciranjang No. 53 RW. 06 Desa Hegarmanah, Kec. Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Tel: (0263) 326 100 • eMail: info@sekolahperadaban-alkamil.org www.sekolahperadaban-alkamil.org w w w. m i z a n a m a n a h . o r g
  6. 6. Sosok Ust. Budi Ashari, LC Solusi untuk Pendidikan, Kembali Kepada Al Qur’an dan Hadits endung yang diikuti hujan yang cukup deras mengiringi tim Generasi ketika menyambangi kediaman Ustadz Budi Ashari di bilangan Cimanggis, Kelapa Dua, Depok. Namun suasana ‘mendung’ langsung sirna ketika sang tuan rumah menyambut kami dengan ramah. Sambil menanyakan kabar kami, sang tuan rumah pun menyilakan kami untuk duduk di pekarangan rumahnya yang sejuk dan hijau. Ustadz yang wajahnya sering muncul di acara televisi ‘Khalifah’ Trans7 itu, rupanya sangat concern dengan pendidikan dan perkembangan peradaban Islam. Berbagai karya yang dibuatnya, tak lepas dari pemikirannya mengenai kemunculan kembali peradaban Islam yang dahsyat, seperti halnya yang terjadi di masa lampau. Kajiannya tentang Siroh Nabawiyah, membuat siapapun takjub, bahwa ternyata berbagai permasalahan di dunia ini, ternyata Islam telah memiliki jawabannya. Fakta yang ada dalam kehidupan Rasulullah SAW dapat menjadi pelajaran berharga bagi STEF M umat Islam dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Bagaimana kegundahan Ust. Budi tentang perkembangan generasi, dan bagaimana solusi untuk mengatasi masalah kehidupan? Simak petikan perbincangan kami dengan ustadz peraih cum laude dari Fakultas Hadits dan Studi Islam, Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Generasi : Sekarang sedang sibuk apa? Ust. Budi Ashari: Seperti teman-teman ustadz lain, yaitu fokus untuk mendidik masyarakat. Jadi guru ngaji untuk masyarakat. Dari dahulu, saya sampaikan kepada teman-teman, umat memerlukan ahli-ahli ilmu agama yang mengawal perjalanan hidup mereka di semua bidang. Jadi kita ngumpul semuanya, ada yang ahli fiqih, fiqih pun macam-macam. Ada yang ahli ekonomi muamalah, ada yang aqidah, ibadah, sejarah, hadits, dan masih banyak lagi. Kita memang memerlukan hal yang lebih detil. Hari ini harus diakui, Islam sendiri sudah hilang ratusan tahun dari peradaban dunia. Islam tidak hadir di politik, tidak hadir di ekonomi, tidak hadir di pendidikan, juga di militer. Kalau Islam hadir di dunia, Timur Tengah gak kacau-balau seperti sekarang. Jadi kalau membayangkan kebesaran peradaban Islam, bayangkan kebesaran Andalusia, kebesaran Baghdad saat memimpin dunia, Turki Utsmani, kebesaran Damaskus saat Islam berjaya, dan lain sebagainya, itu baru Islam. Jadi kalau ditanya tentang kesibukan, saya memiliki investasi waktu dan potensi tenaga untuk duduk berdiskusi. Karena di situ hadir banyak hal. Seperti Kuttab Al Fatih yang saya bimbing langsung, mulai dari kurikulum sampai kegiatan hariannya. Alhamdulillah, hingga hari ini ada di lima kota, Depok (pusat), Jakarta Timur, Bekasi, Purwakarta, dan Semarang. Permintaannya sampai puluhan kota, namun belum ada tim yang dapat mengawal kualitasnya. Jika dipaksakan, nanti malah seperti waralaba yang tidak karuan manajemennya. Ini masalah mendidik generasi, bukan waralaba makanan. Kita sedang menggodok tim, masih muda-muda, untuk tampil berperan mengawal Islam. Misalnya pendidikan kuttab, dan sebagainya. Ada tim lain lagi November 2013 9
  7. 7. Sosok UDIN Hari ini harus diakui, Islam sendiri sudah hilang ratusan tahun dari peradaban dunia. Kalau Islam hadir, Timur Tengah gak kacaubalau seperti sekarang. Ust. Budi Ashari, LC yang secara khusus mengawal parenting, yang kita namakan Parenting Nabawiyah. Lalu, Desember atau Januari depan, akan kita mulai yang namanya Akademi Siroh, yang bertujuan mendidik masyarakat. Bicara media, kita sangat serius. Dari TV web hingga TV untuk masuk ke siaran digital nanti. Kalau kita hanya ‘bernyanyi’ bahwa TV merusak, tidak ada solusi. Makanya kita ikut berbuat, merancang program yang baik dan serius mendidik masyarakat. November depan, kita juga akan launching kajian ‘Bagaimana Konsep Kesehatan dalam Islam’. Bukan pengobatannya. Pengobatannya sendiri saja harus diperbaiki. Mohon maaf kepada teman-teman yang sudah berkecimpung di pengobatan herbal, bekam, thibbun nabawi, yang seharusnya tidak berbenturan dengan kedokteran. Islam sendiri sudah punya konsep rumah kesehatan yang dinamakan Bimaristan. Nah, dari hasil diskusi-diskusi tadi, kita menemukan sistem. Hasilnya luar biasa. Kita harus lebih banyak duduk untuk ilmu, lebih banyak membaca, berdiskusi, menggali, sehingga menghasilkan output yang maksimal. Pendidikan Indonesia saat ini seperti apa? Ini barusan saya baca majalah Generasi (Ust. Budi Ashari membuka halaman majalah Generasi edisi Oktober 2013, lalu menemukan rubrik EduNews halaman 33), inilah gambaran pendidikan Indonesia saat ini! Kualitasnya hanya seperti itu. (Ust. Budi 10 Ashari menunjuk artikel tentang peringkat universitas di Indonesia yang menurun drastis). Anda bisa bayangkan, mau bagaimana lagi? UI saja hanya mampu di peringkat 309. Ini kampus paling bergengsi di Indonesia. Ini puncak pendidikan di Indonesia. Jadi kita akui bahwa kita tidak bisa bersaing dengan dunia internasional, namun kita juga tidak jelas status Islam-nya. Ada ilustrasi sederhana, pendidikan itu menghasilkan generasi, pembentukan generasi itu makan waktu lama, harus menunggu 10, 15, 20 tahun. Yang dihasilkan adalah generasi, bukan bikin tempe. Tidak sederhana. Mereka semua pemimpin di kemudian hari di wilayah masing-masing. Kalau kualitas pendidikan seperti ini, bisa dibayangkan, jadi apa mereka kelak. Kami merenungi, bahwa kita telah jauh dari konsep pendidikan Islam yang sesungguhnya. Kalau kita berlomba, caranya untuk mencapai finish sama dengan rival kita, sedangkan rival kita lebih kuat, lebih pengalaman, lebih lengkap fasilitasnya, maka kita tidak bakalan menang. Semua sistem, model, ilmu, gak ada yang baru, gak ada yang unik, semua ikut sistem internasional. Nah, dengan sistem Islam, kita bisa tiba-tiba maju ke depan dan menang. Tidak mengikuti dari belakang. Negeri ini sangat besar potensinya. Mudah-mudahan dengan perubahan kurikulum, Indonesia bisa semakin baik. Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama seharusnya tidak diduduki oleh orang politik. Kepentingan mereka adalah dipilih lagi di periode mendatang. Akhirnya pertimbangannya bukan membangun generasi. Padahal gak ada membangun generasi hanya dalam waktu lima tahun!. Solusinya? Solusinya adalah seperti apa kata Rasulullah SAW, “Sampai kalian mau kembali ke agama kalian.” Di semua wilayah, ekonominya, politiknya, di wilayah apapun. Termasuk di pendidikan. Agama kita itu landasannya dua, ada Al Qur'an, ada Hadits. Dua-duanya bisa dijelaskan oleh para ulama, nah ke sinilah baliknya. Kita gali keduanya. Islam pun tidak miskin dengan literatur. Walaupun buku-buku habis dimusnahkan ketika Islam kalah dari bangsa Mongol, namun Islam tidak pernah kekurangan ilmu. Buku-buku yang tersisa saja cukup untuk mengawal generasi berikutnya. Jadi jika ingin membahas apapun, tanya saja Qur'an bicara apa, dan Hadits bicara apa. Kemudian para ulama menjelaskan seperti apa. Bahkan kurikulum olahraga pun ada di ajaran Islam. Banyak yang tidak tahu tentang hal ini. Kalau kita tidak tahu, jangan menutup diri dan pikiran, lebih baik bertanya. Metode Kuttab Al Fatih seperti apa? Kita mencoba semampu kami untuk mengembalikan Islam di semua kurikulum pendidikan. Metode pengajarannya, caranya, dan sebagainya. Nama 'kuttab' saja bukan karangan kami. Kuttab adalah nama yang kita ambil dari sejarah Islam.
  8. 8. Sosok Syiar Islam Lewat Layar Kaca USTADZ Budi Ashari dan kawan-kawan rupanya serius menggarap media, terutama media broadcast televisi. Mulai dari TV web hingga TV jaringan. Memberikan tontonan sekaligus tuntunan adalah tujuannya kala menyambut dibukanya siaran TV digital di Indonesia Namun, perkenalannya di dunia broadcast tak lepas dari, sering munculnya Ust. Budi Ashari di acara islami Trans7 bertajuk ‘Khalifah’ yang tayang setiap hari Sabtu jam 5.30 WIB. Dan jika bulan Ramadhan, ditayangkan mulai jam 5 pagi, di hari Sabtu dan Ahad. “Awalnya dari perkenalan saja. Saya sudah lama punya perkumpulan kajian Islam dengan teman-teman TransTV, Trans7, dan Bank Mega. Dimulai dari 5-6 orang saja. Dari ribuan orang karyawan, yang ikut pengajian paling hanya 10 orang saja. Itu awalnya. Para karyawan sangat sibuk, susah sekali mencari jadwalnya. Namun saya tangkap semangatnya. Mereka bekerja keras, gak sempat pulang, capek. Dan akhirnya kita sempatkan mengaji di waktu Isya,” buka Ust. Budi Ashari ketika menceritakan awal ‘perkenalannya’ dengan dunia broadcast. Ust. Budi menambahkan, bahwa perlahan, para anggota pengajian mulai mensosialisasikan ke teman-teman lain. “Perjuangan teman-teman di masa-masa awal luar biasa. Hingga sampai saat ini, yang ikut pengajian sudah banyak,” ungkap Ust. Budi. “Di pengajian itu, saya menyampaikan materi tentang Siroh Nabawiyah (Ilmu yang diambil dari fakta yang ada pada kehidupan Rasulullah SAW). Nah, di sela-sela pengajian itulah, beberapa pemimpin di bagian Redaksi hadir. Dan setelah kita kenal, rekan Redaksi pun memiliki ide untuk membuat program islami yang berkualitas. Akhirnya saya direkomendasi untuk terlibat di program ‘Khalifah’ Trans7,” tutur Ust. Budi. Ust. Budi bersyukur, bahwa di Trans7 memiliki tim ‘penggerak’ untuk membuat program islami yang berkualitas. “Ada temanteman yang punya semangat untuk berbuat yang terbaik bagi pendidikan Islam. Di tengah-tengah acara TV yang tidak bisa diharapkan oleh pendidikan keluarga muslim, mereka ‘menyelipkan’ acara islami untuk stasiun TV dimana mereka bekerja. Mereka berusaha untuk membuat program islami yang berkualitas, ada isinya, dan gak murahan,” pungkas Ust. Budi Ashari. Dalam Islam, usia pendidikan 5-12 tahun disebut kuttab. Kita ambil apa adanya. Bagaimana kurikulumnya? Kita ambil juga dari ajaran Islam. Semuanya lengkap di situ. Lantas mengapa menjadi terasa asing? Ini seperti sinyalemen dari Rasulullah SAW, “Islam asing di antara kaum muslim.” Akhirnya kita tidak mengenal Islam. Subhanallah, Indonesia dianugrahi nikmat yang tidak dimiliki oleh negeri-negeri lain. Indonesia besar, kaya, melimpah anugrah Allah di sini, manusianya juga cerdas, memiliki semangat kerja yang luar biasa, dan Indonesia itu diharapkan oleh umat muslim di dunia, karena memiliki umat muslim terbesar jumlahnya di dunia. Namun kualitas memang belum baik. Negeri ini tanpa Islam, tidak akan kembali identitas dan kebesarannya. Silakan baca sejarah secara jujur, bagaimana Indonesia besar ketika mengaitkan diri dengan Islam. Mirip dengan Spanyol dan Portugal, atau dahulu dikenal dengan Andalusia. Waktu Islam ada di Andalusia selama delapan abad, seluruh Eropa belajarnya ke Andalusia. Begitu Islam jatuh pada tahun 1492, hingga sampai saat ini Islam tidak hadir di sana, mereka akhirnya sadar, bahwa mereka sekarang telah bangkrut. Spanyol dan Portugal bukan merupakan negara hebat lagi di Eropa. Artinya mereka mulai sadar, bahwa kami tidak akan besar kecuali ada Islam di sini. Indonesia, alhamdulillah, masih muslim. Harusnya Indonesia segera sadar bahwa kebesarannya muncul ketika bersama Islam. STF BIODATA Nama : Ust. Budi Ashari, LC Tempat, tanggal lahir : Tulungagung, 17 April 1975 Pendidikan : Fakultas Hadits dan Studi Islam, Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia (cum laude) Karya Kreatif : • Majalah Ghoib • Sinetron ‘Astaghfirullah’ (SCTV) • Reality Show ‘Kehebatan Ruqyah’ (Lativi) • Program Islami ‘Khalifah’ (Trans7) Organisasi : • Pendiri Yayasan Cahaya Siroh • Direktur Lembaga Kajian dan Studi Ilmu Peradaban Islam Cahaya Siroh • Pendiri Kuttab Al Fatih • Pendiri cahayasiroh.com • Pendiri AlFatihTV Buku : • Ketika Hidup Selalu Terasa Sial • Inspirasi Dari Rumah Cahaya November 2013 11
  9. 9. Fokus Hijrah Muharram Momen Pergantian Tahun, Momen Melangkah Memperbaiki Diri 123rf 12
  10. 10. Fokus Bulan ini umat Islam memasuki Tahun baru Hijriyah 1435 H. Bukan dengan perayaan yang semarak dan gegap-gempita. Karena itu tidak sejalan dengan hakikat Islam yang mengedepankan kesederhanaan. Perayaan semarak penuh nafsu hedonisme juga tidak sejalan dengan semangat perenungan ragawi dan ruhani terhadap dunia yang fana dan akhirat yang abadi. Semaraknya perayaan pergantian tahun kerap melalaikan manusia akan makna waktu dan kerap melalaikan manusia akan mengingat Allah SWT. Sebagai hamba Allah yang taat, selayaknya kita berharap dan bermuhasabah agar senantiasa mendapatkan keberkahan dalam melangkah menuju perbaikan diri. P Tahun Baru Islam Dalam ajaran Islam, permulaan Tahun Baru Islam ditetapkan sejak masa Khalifah Umar bin Khatthab. Khalifah Umar, setelah bermusyawarah dengan sahabat Rasulullah SAW lainnya menetapkan Tahun Baru Islam dimulai tanggal 1 Muharram. Tanggal 1 Muharram pada kalender Hijriyah merupakan tonggak bersejarah penting, dimana Nabi Muhammad SAW beserta sahabat dan pengikutnya melakukan perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Sejak peristiwa Hijrah inliah, Islam mengalami perkembangan pesat dan penyebarannya meluas ke luar jazirah Arab. Pada kalender Hijriyah yang memakai perhitungan peredaran bulan, terkandung hitungan penentuan peribadahan kaum muslim seperti penentuan 1 Muharram, bulan Ramadhan, perayaan Idul Fitri, pelaksanaan ibadah Haji (Idul Adha), penentuan waktu puasa sunnah, dan lain sebagainya. Selain itu sejarah Rasulullah dan sahabat dalam Sirah Nabawiyah tercatat dengan tepat dalam hitungan kalender Hijriyah. Hakikat Waktu Pergantian tahun mengingatkan kita bahwa jatah hidup kita di dunia ini semakin berkurang. Seorang ulama besar, Imam Hasan Al Basri, mengatakan, “Wahai anak Adam, sesungguhnya Anda bagian dari hari, apabila satu hari berlalu, maka berlalu pulalah sebagian hidupmu.” Dengan makna seperti itu, selayaknya jika datang pergantian tahun, kita sebaiknya memanfaatkannya untuk mengevaluasi diri. Allah SWT berfirman, “Wahai orangorang beriman bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah disiapkan untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al Hasyr : 18). Khalifah Umar bin Khatthab pernah memberikan sebuah nasehat: “Hitunglah diri kalian sebelum kalian dihitung. Timbanglah amal-amal kalian sebelum ditimbang. Bersiaplah untuk menghadapi hari yang amat dahsyat. Pada hari itu segala sesuatu yang ada pada diri kalian menjadi dujs.dartmouth.edu ergantian tahun merupakan salah satu ukuran pergantian waktu yang tak dapat ditolak. Waktu yang sudah bergerak tak dapat ditahan, dimajukan, atau diundurkan. Setiap ruang waktu memilki kejadiannya sendiri. Dalam waktu terkandung jejak perjalanan manusia yang akan diputar ulang kelak di hadapan Sang Pencipta Waktu, Allah SWT. Orang yang memperoleh kemenangan adalah orang yang menggunakan waktunya dengan melakukan amal ibadah sebanyak dan sebaik mungkin. Sedangkan bagi manusia yang lalai, waktunya dilewatkan dengan melalaikan potensi dan momen yang dimilikinya. Banyak nikmat yang tidak disyukuri dan banyak momen yang terlewat sehingga mereka tidak mendapat apa-apa dari waktu yang dimilikinya. Waktu terus berjalan. Nasehat Umar bin Khatthab: “Hitunglah diri kalian sebelum kalian dihitung. Timbanglah amal-amal kalian sebelum ditimbang. November 2013 13
  11. 11. Fokus Rasulullah SAW bersabda: Tidaklah melangkah kaki seorang anak Adam di hari kiamat sebelum ditanyakan kepadanya empat perkara: tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang masa mudanya untuk apa digunakan, tentang hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dihabiskan, dan tentang ilmunya untuk apa dimanfaatkan. HR. Tirmidzi jelas, tidak ada yang tersembunyi.” Di riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah melangkah kaki seorang anak Adam di hari kiamat sebelum ditanyakan kepadanya empat perkara: tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang masa mudanya untuk apa digunakan, tentang hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dihabiskan, dan tentang ilmunya untuk apa dimanfaatkan.” (HR. Tirmidzi). Lebih lanjut Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia ialah yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, sedangkan seburuk-buruk manusia adalah yang panjang umurnya tetapi buruk amal perbuatannya.” (HR. Tirmidzi). Al Qur'an juga menuntun kita agar tidak dalam keadaan merugi ketika menjalani waktu. Hanya orang yang beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam mentaati kebenaran, dan saling menasehati dengan kesabaran yang akan menikmati keberuntungan, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Al-Ashr :1-3. Hikmah Tahun Baru Islam Dengan mengingat hakikat waktu, seorang muslim diharapkan semakin berhati-hati di dalam memanfaatkan waktu yang tersedia. Tahun baru yang merupakan bagian dari waktu perlu direnungi untuk mendapatkan pelajaran (ibrah) dalam rangka meningkatkan pemahaman dan amal. Beberapa hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa pergantian tahun sebagai berikut : 1. Senantiasa Mengingat waktu. Pergantian tahun baru pada hakikatnya adalah mengingatkan manusia tentang pentingnya waktu. Imam Syahid Hasan Al14 Banna berkata, “Siapa yang mengetahui arti waktu berarti mengetahui arti kehidupan. Sebab, waktu adalah kehidupan itu sendiri.” Dengan begitu, orang-orang yang selalu menyia-nyiakan waktu dan umurnya adalah orang yang tidak memahami arti hidup. Ulama kharismatik, Dr Yusuf Qardhawi, dalam kitab ‘Al-Waqtu fi Hayatil Muslim’ menjelaskan tentang tiga ciri waktu. Pertama, waktu itu cepat berlalunya. Kedua, waktu yang berlalu tidak akan mungkin kembali lagi. Dan ketiga, waktu itu adalah harta yang paling mahal bagi orang beriman. 2. Memahami Pentingnya Peningkatan Diri. Orang yang sukses senantiasa mengingat dan memperhitungkan apakan hari ini telah dilewati dengan mendapatkan prestasi atau pencapaian yang lebih baik dari kemarin atau tidak. Dengan demikian seorang muslim yang baik pasti akan terus meningkatkan diri, untuk terus memacu nilai tambah dalam hidupnya. Seorang muslim juga senantiasa memanfaatkan waktu dengan amal perbuatan yang berguna dan tidak membiarkan dirinya larut dalam hal yang sia-sia. 3. Merefleksikan Makna Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari. Hijrah berarti berpindah atau meninggalkan. Dalam makna ini, hijrah memiliki dua bentuk. Hijrah Makaniyah (fisik) dan Hijrah Ma’nawiyah. Hijrah Makaniyah (hakiki) adalah berpindah secara fisik, dari satu tempat ke tempat lain. Adapun hijrah secara Hijrah Ma’nawiyah ditegaskan dalam firman Allah SWT: Dan berkatalah Ibrahim: “Sesungguhnya aku senantiasa berhijrah kepada Tuhanku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Ankabut:26). Firman Allah SWT berikutnya: “Dan perbuatan dosa, tinggalkanlah.” (QS. Al Muddatsir:5). Di sini terlihat jelas, bahwa bentuk-bentuk Hijrah Ma'nawiyah di antaranya meninggalkan kebiasaan mengabaikan karunia Allah, dan selalu menjadi hamba yang pandai bersyukur. Berpindah dari kehidupan jauh dari tuntunan agama ke arah kehidupan yang lebih relijius dan islami. Berpindah dari sifat-sifat munafik, plin-plan, menjadi konsisten atau istiqomah. Berpindah dari cara-cara haram dalam menggapai tujuan, ke arah cara-cara jujur dan halal. Hijrah juga berarti berkomitmen kuat memegang pinsip kebenaran dan keadilan dan meninggalkan kebatilan dan kezaliman. Meninggalkan perbuatan, makanan, dan pakaian yang haram, menjadi hidup sehat dan produkif. Meninggalkan perbuatan buruk dan dosa, menuju taat dan berbuat baik semata mengharap ridho Allah SWT. Hijrah juga berarti serius meninggalkan kedengkian, menjauhi korupsi, tidak saling menjatuhkan antar sesama, dan enggan saling menghujat satu dengan yang lain. Hijrah juga memiliki makna meninggalkan kesia-siaan, mengubah kebiasaan hidup yang kerap menjadi beban, dan tidak mau hidup dalam kebohongan. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang berhijrah untuk Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang berhijrah untuk dunia (untuk memperoleh keuntungan duniawi) dan untuk menikahi wanita, maka hijrah itu untuk apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari). STF - dari berbagai sumber
  12. 12. Fokus Hijrah, Momentum Terbesar Dalam Kehidupan Manusia STEF TAHUN penanggalan Islam, Hijriyah, dalam kehidupan Rasulullah SAW. ditetapkan pertama kali oleh Khalifah Pada rapat tersebut, floor rapat Umar ibn Khatthab atas saran dari tidak langsung menunjuk menantu Rasulullah SAW, Imam Ali bin peristiwa Hijrah Rasul sebagai Abi Thalib. momentumnya. “Mereka masih Pada masa pemerintahan Khalifah menimbang-nimbang, bagaimana Abu Bakar, beliau pernah mengutarakan kalau memakai momen kelahiran gagasannya mengenai perlunya Rasulullah, bagaimana kalau menetapkan kalender Islam yang akan digunakan momen wafatnya dipakai sebagai sistem penanggalan Nabi, bagaimana dengan momen dalam urusan administrasi di masa menerima wahyu pertama dari kekhalifahannya. Allah SWT,” lanjut ustadz yang Menurut intelektual muda Islam, Ust. telah berhasil menyelesaikan Budi Ashari, LC, penanggalan Hijriyah studinya di Fakultas Hadits, memang tidak dipakai dalam Universitas Islam Madinah. lembaga resmi negara saat ini. Dan akhirnya, berdasarkan Namun umat Islam tidak pernah bisa pertimbangan para sahabat, mereka lepas dari penanggalan Hijriyah. berkesimpulan bahwa momentum “Kalau ditanya puasa Ramadhan terbesar dari sejarah hidup Rasulullah bulan apa, kalau dijawab bulan Juli, SAW adalah peristiwa Hijrah. “Hijrah Ust. Budi Ashari, LC ya salah. Kalau ditanya ibadah haji selalu menjadi sejarah terbesar di di bulan apa, kalau dijawab bulan Oktober, itu juga salah,” dalam kehidupan umat manusia. Perpindahan kita dari perbuatan kata Ust. Budi Ashari. tidak baik ke perbuatan baik. Perpindahan kita dari tempat atau Menurut Ust. Budi Ashari, dalam sistem penanggalan Hijriyah wilayah yang tidak baik ke wilayah yang baik. Itu semua merupakan setidaknya ada dua semangat besar. Semangat pertama adalah suatu momentum besar dalam kehidupan kita,” tambah Ust. Budi. kepentingan keseharian kehidupan, baik hubungan antar individu maupun kehidupan bernegara. Ini terjadi saat pemerintahan Umar Riwayat Hijrah Rasulullah SAW ibn Khatthab, ketika saat itu sistem penanda waktu tahun belum Hijrah adalah momentum besar dalam kehidupan Rasulullah ada. Walaupun tanggal dan bulan sudah ada. SAW. Pada waktu Nabi mau hijrah ke Madinah, iblis langsung Semangat yang kedua, adalah semangat kaum muslim yang yang datang untuk mengganggu proses hijrah Rasulullah SAW. ingin menghidupkan dan memunculkan ciri khas mereka sebagai “Bukan setan yang kecil-kecil yang datang, tapi langsung iblis seorang muslim. “Sebenarnya kaum muslim tak perlu repotalias 'ketua'nya turun langsung dan datang untuk menggagalkan repot membuat tanggal atau sistem penanda waktu. Tinggal hijrah-nya Rasul. Kalau ‘ketua’-nya turun langsung, berarti itu jiplak saja apa yang sudah ada saat itu. Romawi punya, Persia bukan peristiwa sembarangan,” ungkap Ust. Budi Ashari. Iblis punya, beberapa kaum di Arab juga punya. Tapi mengapa tidak datang menyerupai manusia dan ikut rapat bersama kaum mau diambil? Karena kami muslim. Karena kami ingin memiliki Quraisy. Bahkan dia termasuk menyetujui usulan bahwa identitas sendiri sebagai seorang muslim. Semangat untuk Muhammad harus dibunuh. kalender saja luar biasa. Padahal cuma urusan kalendar. Harusnya “Jadi momentum hijrah dalam kehidupan kita itu, pasti selalu semangat kita juga seperti itu,” ungkap Ust. Budi. besar. Jadi kalau ada teman-teman mau bertobat dari dosa, ingin keluar dari pekerjaan yang tidak halal, ingin pindah dari Momentum Hijrah lingkungan yang tidak islami, dan sebagainya, selayaknya kita Lebih lanjut, Ust. Budi Ashari menambahkan bahwa pada dukung, kita temani, dan kita kawal. Jangan dibiarkan sendiri. saat rapat penentuan sistem penanda waktu Islam, para sahabat Karena momentumnya sangat besar. Iblis langsung yang datang akhirnya sepakat untuk memilih sebuah momentum besar menggoda,” pesan Ust. Budi Ashari. November 2013 15
  13. 13. Fokus Hari ‘Asyura = Hari Raya Anak Yatim ? TANGGAL 10 Muharram dikenal dengan sebutan hari ‘Asyura. Kata ‘Asyura sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya hari ke sepuluh di bulan Muharram. Nabi Muhammad SAW biasa melakukan puasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan umatnya untuk melakukan hal serupa, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang artinya :Tatkala Rasulullah SAW datang ke Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya.” Maka Musa AS berpuasa pada hari ini. Nabi SAW bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa AS dari pada kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umatnya untuk melakukannya”. (HR. Al Bukhari). Hari Raya umat Islam hanya ada Idul Adha dan Idul Fitri. Dari Anas, ia berkata : Rasulullah SAW datang ke Madinah dan mereka (orangorang) menjadikan dua hari yang mana mereka suka bermain (bersenang-senang), lalu Rasul bertanya : “Apa maksud dua hari ini?” Mereka menjawab: “Kami biasa bermain dan bersenang-senang pada dua hari ini di zaman jahiliyah.” Maka Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT telah menggantikan buat kamu dengan dua hari raya yang lebih baik dari dua hari itu (dua hari raya di zaman jahiliyah) yaitu Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri. (HR. Abu Dawud). Dari hadits di atas jelas bahwa hanya ada dua hari raya, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. Tidak ada Hari Raya atau Lebaran Anak Yatim. Artinya jika anak yatim itu beragama Islam, maka ajaklah untuk berhari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Puasa di Hari ‘Asyura Puasa di hari ‘Asyura ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW, dan telah dilakukan sejak awal kenabian. Hal ini tersirat dari hadits berikut. Dari Aisyah RA, ia mengisahkan : “Dahulu Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka.” (HR. Al Bukhari). Dengan demikian setelah diwajibkannya puasa Ramadhan, maka puasa Muharram di hari ‘Asyura adalah sunnah hukumnya. Menyantuni Anak Yatim Kembali kepada riwayat bahwa tanggal 10 Muharram dianggap sebagai Hari Raya Anak Yatim, mungkin ada yang beranggapan supaya orang yang selama ini tak acuh menjadi terbuka matanya, dan Dalil Mengenai Hari Raya Anak Yatim Sebagian masyarakat di Indonesia menganggap bahwa tanggal 10 Muharram sebagai Hari Raya atau Lebaran Anak Yatim, padahal tidak ada dalil yang kuat mengenai hal ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud RA, mengisyaratkan bahwa 16 menjadi lebih perhatian, kemudian menyantuni anak yatim. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa penetapan hari raya membutuhkan dalil yang kuat. Dengan menetapkan hari raya atau lebaran anak yatim seakan-akan hanya hari itu saja momen untuk menyantuni anak yatim. Padahal anak-anak yatim tidak hanya ada ketika lebaran yatim saja, mereka juga ada di hari-hari lainnya dimana mereka juga masih membutuhkan bantuan pada hari-hari lainnya tersebut. Boleh saja memberi santunan pada 10 Muharram, tapi jangan beranggapan bahwa jika menyantuni anak yatim di luar 10 Muharram maka pahalanya akan berkurang. Sehingga keinginan memberikan santuan selain tanggal 10 Muharram juga berkurang. Padahal kenyataannya tidak demikian, karena pahala yang diperoleh ketika menyantuni anak yatim baik ketika tanggal 10 Muharram maupun pada hari-hari lainnya adalah sama. Karena tidak ada dalil yang menyatakan bahwa menyantuni anak yatim pada 10 Muharram lebih besar pahalanya daripada hari lainnya. Mari kita santuni anak yatim dan kaum dhuafa di waktu kapan saja. DOK. MIZAN AMANAH Mari kita santuni anak yatim dan kaum dhuafa di waktu kapan saja
  14. 14. Fokus STEF Ust. Budi Ashari, LC MEMANG tidak ada riwayat yang shohih, bahwa Muharram identik dengan hari lebaran anak yatim. Ketika hadits tidak shohih, kita tidak boleh mengatakan bahwa 'Rasulullah berkata'. Maka menyikapinya adalah bahwa orang mau berbuat amal kebaikan di bulan manapun, baik-baik saja. Apalagi di bulan Muharram. Karena bulan Muharram adalah satu dari empat bulan yang dimuliakan. Berbuat amal kebaikan di bulan yang dimuliakan tentu akan dilipatgandakan pahalanya. Dalam pembahasan anak yatim, kita malah diminta untuk membawa pulang mereka dan tinggal bersama kita. Setiap hari bersama kita. Itulah pola pengasuhan yang diajarkan Rasulullah SAW. Muharram, Bulan Yang Dihormati tumbler PENETAPAN jumlah dua belas bulan selama setahun dalam kalendar Hijriyah yang penghitungannya berdasar peredaran bulan dan bukan peredaran matahari, adalah oleh Allah langsung. Allah SWT pula yang menetapkan adanya empat bulan haram (mulia/suci) di antaranya. Yakni bulan Rajab (bulan ke-7), Dzulqa’dah (bulan ke-11), Dzulhijjah (bulan ke-12), dan Muharram (bulan ke-1). “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.” (QS. At-Taubah : 36). Maksudnya janganlah kamu menganiaya dirimu dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang. Maksudnya adalah jangan melanggar kehormatan bulan yang empat itu dengan mengadakan peperangan. Seperti bunyi firman Allah SWT dalam Al Qur'an: Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir Muharam yang berarti sangat dihormati, memang merupakan bulan gencatan senjata atau bulan perdamaian. penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup...” (QS. Al Baqarah : 217). Muharam yang berarti diharamkan atau yang sangat dihormati, memang merupakan bulan gencatan senjata atau bulan perdamaian. Hal ini menunjukkan bahwa umat Islam di manapun harus selalu bersikap damai, tidak boleh mengobarkan api peperangan jika tidak diperangi terlebih dahulu. Berbeda dengan bulan Ramadhan umat muslim diperbolehkan untuk berperang, Contohnya adalah Perang Badar, salah satu perang termasyhur di zaman Rasulullah SAW justru terjadi pada tanggal 17 Ramadhan. November 2013 17
  15. 15. Resensi BUKU 99 Cahaya di Langit Eropa Penulis ISBN Cetakan I Halaman Penerbit : : : : : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra 978-979-2272-74-1 Juli 2011 (sekarang sudah Cetakan XVI) 412 halaman Gramedia Pustaka Utama EROPA ternyata menyimpan sejuta kisah dan misteri yang tidak tersentuh dan bahkan terlupakan tentang sebuah peradaban yang tinggi dan bernilai, yakni peradaban Islam. Hal ini dibuktikan oleh sepasang suami istri, Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra selama tiga tahun dengan perjalanan travelling-nya yang sangat mengagumkan. Wina, Austria menjadi kota dan tempat ziarah pertama Hanum untuk mengenal identitas agamanya sebelum dia benar-benar jatuh cinta dengan Islam. Di kota ini juga, Allah mempertemukan Hanum dengan Fatma, seorang imigran Turki, yang mengajarkan betapa indahnya menjadi agen muslim yang baik, santun dan elegan. Perjalanan pertama dilalui Hanum bersama Fatma ke Kahlenberg, pegunungan yang ada di Wina. Paris, kota yang dianggap paling romantis di dunia, menjadi penjelajahan Hanum dan Rangga selanjutnya. Tepat, pada hari ulang tahun Hanum, sang ayah, Amien Rais menitip pesan melalui perbincangan yang hangat untuk mewakili beliau menyaksikan Cordoba dan Granada. Di Cordoba, Hanum menyaksikan indahnya Mezquita, mesjid terbesar dengan mihrab yang paling menarik. Selanjutnya, Granada, Al-Hawa menjadi tujuan utama Hanum dan Rangga. Dinasti Islam yang mampu bertahan di Spanyol. Semua itu membuat Hanum semakin mencintai Islam. Labbaikallahumma labbaik, labbaikalaa syarikalaka labbaik, akhirnya Allah mengundang Hanum dan Rangga untuk mengunjungi rumahNya. Untaian doa dan lantunan shalawat terus mengalir, merasakan kekuatan Allah. Perjalanan spritual mereka pun terasa sempurna. Buku yang sangat menarik, Hanum mampu menilai indahnya Islam dari sudut pandang yang berbeda, mencintai Islam dengan cara yang sederhana, menghanyutkan, dan mampu membawa pembaca untuk mengenal kebesaran dan keagungan Islam. Rencananya, buku ini segera diangkat ke layar film di Desember 2013 yang akan datang. MR DVD BBC Earth : Life Paket DVD Audio Subtitle Distributor : : : : 4 disc English English dan Indonesia Vision TEMUKAN berbagai kehidupan di bumi yang tetap berkembang dengan cara yang spektakuler dalam bertahan (survive) . Dikemas dengan menarik, ilmiah, dan menghibur dengan visual yang mencengangkan, paket DVD yang terdiri dari 10 kisah menakjubkan ini, mengetengahkan 130 cerita luar biasa dari keajaiban alam. DVD ini menceritakan sebuah proses 18 evolusi yang terjadi di alam. Bagaimana makhluk hidup ketika berada di bawah tekanan yang ekstrim untuk mengatasi tantangan dari musuh dan lingkungannya. Teknik sinema kelas tinggi diperlihatkan dalam tontonan mendidik ini. Teknik sinema yang dapat menangkap fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebuah dokumenter tentang alam yang memakan waktu pembuatan lebih dari 3.000 hari, dengan lokasi shooting tersebar di setiap benua dan di setiap habitat alam. Wajib ditonton oleh seluruh keluarga untuk menambah wawasan kita tentang alam ciptaan Allah SWT.
  16. 16. Resensi BUKU Universitas Jatinangor Oxpord Penulis ISBN Cetakan I Halaman Penerbit Dimensi : : : : : : Aaboy 978-602-9474-05-3 Oktober 2013 viii + 304 halaman Mahaka Publishing 13.5 x 20.5 cm UNIVERSITAS Jatinangor Oxpord (UJO) adalah kampus hebat dari Trioh Angkasah, trio mahasiswa lakon utama dalam novel yang didasarkan atas kejadian sesungguhnya ini. Bagi mereka, UJO adalah wahana bermain, belajar, bersahabat, berlari, bermimpi, berpikir, berharap, dan berjuang. Juga sarana menunjukan pada dunia, bahwasanya mereka bertiga bukan sembarang mahasiswa. Bukan karakter mahasiswa 21—istilah mereka untuk menggambarkan mahasiswa luntanglantung tak jelas di kampus—namun mereka adalah mahasiswa Generasi Prestasi di kawasan pendidikan sejuta kenangan dan kemenangan, Jatinangor. Trioh Angkasah yang terdiri dari Dito (Glenn), Farid, dan Didi terlibat pergulatan batin antara kuliah yang tanpa passion selama tiga tahun—karena salah jurusan—dengan keinginan mereka untuk membuktikan diri bahwa mereka bisa sukses. Dan akhirnya mereka pun 'menjalani' passion mereka dengan menjadi filmmaker. Farid ingin memfilmkan dunia CSR, Glenn ingin memperbanyak program TV yang bernuansa pendidikan, kisah inspiratif, komedi intelek, musik genius, dan sinetron patriotisme. Sementara, Didi ingin mendokumentasikan alam raya Indonesia. Potret kehidupan mahasiswa serta kiprah mereka menghidupkan cinemaKS (Cinematography Mahasiswa dan Alumni Ilmu Kesejahteraan Sosial Unpad) dituturkan secara jahil dan jenaka, lengkap dengan dialek khasnya Sebuah novel inspiratif yang menceritakan kehidupan kampus dan romantikanya. Romantika mahasiswa yang 'salah jurusan' dan usaha para mahasiswa untuk tetap 'survive' di dalam membaktikan dirinya bagi bangsa dan negara di berbagai bidang kehidupan. Sebuah karya yang layak disimak oleh generasi-generasi pembelajar Indonesia. November 2013 19
  17. 17. Islamic Parenting Momentum Muharram : Sudah Benarkah Cara Mengasuhku? ahabat Generasi, momen tahun baru identik dengan perayaan dan juga muhasabah. Ia menjadi momen perayaan keberhasilan setelah melalui bulan-bulan penuh tantangan. Juga menjadi momen muhasabah, momen evaluasi diri untuk memasuki tahun baru dengan sebuah semangat dan rencana baru. Muhasabah dilakukan di berbagai sisi kehidupan, beberapa yang utama antara lain spiritual, pekerjaan, dan rumah tangga. Rumah tangga perlu mendapatkan perhatian untuk dievaluasi karena ada amanah besar di sana yang akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat. Muhasabah ini merupakan agenda yang sangat penting. Umar Ibn Khattab RA pernah berkata : “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab. Timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan berhiaslah kalian untuk menghadapi hari penampakan yang agung.“ Banyak amanah yang kita pegang, dan yang akan dibahas kali ini adalah amanah anak, buah hati kita. Yang dievaluasi adalah bagaimana kondisi anak-anak kita sekarang? Apa saja perubahan yang di dapat di tahun yang baru berlalu. Bila banyak perubahan positif maka kita perlu syukuri dan melanjutkan ke programprogram selanjutnya. Tapi bila kondisi S 20 yang ada adalah sebaliknya, maka ada sebuah pertanyaan yang muncul, “Sudah Benarkah Cara Mengasuhku?” Allah SWT memberikan berbagai petunjuk bagi manusia untuk semua sisi kehidupan dalam Al Qur’an dan juga melalui contoh yaitu Nabi Muhammad SAW. “Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21) Cara Rasulullah SAW Memperlakukan Anak Dalam berbagai hadits ditemukan berbagai kisah bagaimana Rasulullah memperlakukan anak-anak. Berikut ini beberapa panduan dalam mengasuh dan mendidik anak: 1. Keteladanan. 2. Memilih waktu yang tepat untuk menasehati. 3. Bersikap adil dan tidak pilih kasih. 4. Memenuhi hak-hak anak yaitu nama yang baik, mengajarkan adab sopan santun, baca tulis, berenang, memanah, serta tidak memberi makan dari makanan yang haram. 5. Menghargai nasehat dan kebenaran meskipun dari anak kecil. 6. Mendoakan anak. 7. Tidak membebani anak melebihi kemampuannya. 8. Tidak mencela, memaki, menakutnakuti, dan menghina anak. Sahabat Rasul, Ali ibn Abi Thalib RA berkata: “Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada zaman yang berbeda dengan zamanmu.” Adanya perbedaan kondisi dulu dan sekarang itu sudah sunnatullah, tapi fitrah manusia itu tetap. Mari kita kaji bagaimana Rasulullah SAW membimbing dan mendidik, terlihatlah bahwa ada setidaknya 5 nilai yang terkandung di dalamnya. 1. Kasih sayang 2. Kesabaran 3. Kebenaran 4. Ketegasan 5. Empati Bisa jadi kegagalan dalam mendidik anak ialah karena ada yang tidak terpenuhi dari nilai-nilai di atas saat proses pendidikan berlangsung. Untuk menjelaskannya, kita coba lihat beberapa contoh pengasuhan berikut : Ada seorang bunda kebingungan karena anaknya sering jajan makanan tak sehat. Permen, coklat, makanan ber-MSG, dan berbagai jajanan yang kurang sehat lainnya selalu dilahap oleh sang anak. Sering sang bunda menasihati, tapi anaknya akan mengamuk bila keinginannya tidak dipenuhi. Akhirnya, ia terpaksa memberi lagi uang jajan kepada anaknya. Sang bunda di atas sudah memberikan
  18. 18. Islamic Parenting oleh : kasih sayang dan sabar kepada anaknya. Ia juga empati dengan keinginan sang anak dengan berbagai jajanan yang memang enak rasanya. Tapi, benarkah tindakan sang bunda membiarkan anaknya berulang kali mengkonsumsi makanan yang dapat merusak tubuh sang anak. Lihat pula bagaimana sang bunda tidak tegas ketika ia sudah melarang sang anak untuk jajan, tapi kemudian ia memberikannya setelah sang anak mengamuk. Hasilnya adalah tentu tidak sesuai harapan. Sebaliknya, anak justru akan belajar bagaimana mengamuk yang efektif membuat bundanya memenuhi keinginannya. Contoh lain adalah, seorang ayah yang memarahi anak laki-lakinya yang sudah berusia 7 tahun, karena tidak melaksanakan ibadah shalat. Sang ayah langsung menasihati anaknya tentang keharusan shalat. Ketika anaknya tidak mau, pernah ia mengambil sapu lidi dan memukul anaknya. Anaknya pun shalat sambil menangis. Sang Ayah memang dengan tegas sedang melaksanakan arahan dari hadits dan surat berikut: “Suruhlah anak-anakmu (perempuan dan laki-laki) menjalankan shalat jika mereka sudah berusia tujuh tahun, maka pukullah mereka jika mereka sudah berumur sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Al Hakim dan Abu Dawud). Ayat Al Qur’an: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu (istri/suami dan anak-anakmu) mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Thaha: 132). Memukul anak berusia tujuh tahun yang tidak mau shalat, memang ada arahannya. Akan tetapi, memukulnya tidak boleh melukai anak. Yang perlu dievaluasi juga dr. Zulaehah Hidayati * adalah, apakah sang ayah sudah memberikan pemahaman dan pelatihan yang cukup? Apakah prosesnya ia lakukan dengan penuh kasih sayang, empati, dan kesabaran? Wajar bila akhirnya di usia tujuh tahun sang anak belum mampu termotivasi untuk bisa konsisten shalat sendiri karena memang pembekalan yang dilaksanakan belum cukup didapat. Sang ayah perlu lebih berempati, lebih mengerti tentang anaknya. Coba jelaskan dengan berdialog agar anak dapat mencurahkan isi hatinya sehingga ia merasa disayangi dan dimengerti? Ayah juga perlu dengan kasih sayang dan kesabaran menanamkan pemahaman tentang shalat juga dalam membimbing anak shalat. Memang memukul diperbolehkan, tapi ia dilakukan tidak dengan marah, tidak melukai, tapi dengan penuh kasih sayang. Menyambut tahun baru ini, semoga kita semakin menjadi lebih baik dengan terus ‘lapar’ dalam menuntut ilmu dan lebih banyak ‘membaca’ sesuai perintah pertama Allah SWT dalam Al Qur’an. Anakanak kita adalah amanah tapi juga anugerah yang begitu indah karena dari merekalah kita terdorong untuk terus menjadi lebih baik. * Penulis adalah Konsultan Parenting November 2013 21
  19. 19. Tips leonedeleste.blogspot.com Kiat Sukses Sang Penakluk Teramat banyak tips atau kiat sukses yang telah kita baca atau kita kaji. Namun ada kiat sukses yang selayaknya kita teladani, karena sumbernya dari Rasulullah SAW. Yaitu kiat sukses dari Sultan Muhammad Al Fatih, sang Penakluk Konstantinopel. 22 enaklukan Konstantinopel sebenarnya sudah disebutkan oleh Rasulullah SAW melalui beberapa hadits. Kemudian, banyak raja yang mencoba untuk membuktikan ramalan itu. Semuanya gagal, kecuali Muhammad Al Fatih atau dikenal dengan nama Sultan Mehmed II. Beliaulah sebaikbaiknya raja seperti yang disebutkan oleh Rasulullah SAW. “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan P Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaikbaik pasukan.” (HR. Ahmad bin Hanbal Al Musnad) Namun, meski sudah diramalkan oleh Rasulullah SAW, adalah tidak mudah untuk menaklukan kota Konstantinopel. Banyak raja-raja sebelumnya yang mencoba, tetapi baru Sultan Al Fatih yang mampu menaklukannya. Apa rahasianya? Inilah kiat suksesnya.
  20. 20. Tips Pertama: Persiapan Matang Persiapan pribadi adalah kiat sukses yang utama. Sejak kecil, Sultan Al Fatih sudah memiliki cita-cita untuk menjadi penakluk Konstantinopel. Apa yang beliau lakukan? Al Fatih mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Beliau mempelajari usaha-usaha yang pernah dilakukan oleh raja Islam sebelumnya. Percobaan dimulai pada zaman Muawiyah bin Abi Sufyan (tahun 44 H). Setidaknya ada 6 kerajaan besar yang sudah mencoba sebelumnya. Usaha-usaha itu dipelajarinya. Apa hikmahnya? Meski sudah diramalkan oleh Rasulullah SAW, namun persiapan matang untuk ikhtiar yang optimal tetap perlu dilakukan. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mempersiapkan sebaikbaiknya diri kita untuk mencapai cita-cita? Bukan hanya belajar dari sejarah. Al Fatih, sejak kecil sudah digembleng dengan ilmu strategi perang dan tentu saja tidak lupa ilmu-ilmu agama dengan bimbingan seorang guru kharismatik saat itu. Tujuannya tiada lain, untuk kejayaan Islam. Ilmu agama dan ilmu militer keduanya dipelajari, tidak hanya salah satu. Islam memang tidak membeda-bedakan ilmu. Selama untuk mendekatkan diri dengan Allah, itulah ilmu yang bermanfaat. Al Qur’an, hadits, fiqih, bahasa (Arab, Parsi, dan Turki), matematika, ilmu falak, sejarah, ilmu peperangan, dan sebagainya, adalah ilmu-ilmu yang dipelajari oleh Al Fatih. Sehingga Al Fatih kemudian dikenal dengan keluhuran pribadinya. Kedua: Persiapan Pasukan Saat akan menyerbu, Al Fatih menyiapkan 250 ribu tentara. Jumlah yang banyak. Sekali lagi, ini menunjukan bahwa jika kita mau berusaha, usahanya memang harus optimal. Tidak cukup mengatakan ‘Saya Sudah Berusaha’. Kerahkan semua yang kita punya, jangan seadanya atau ala kadarnya. Selain besar dalam jumlah, Al Fatih juga membina tentaranya dengan semangat jihad. Bukan hanya menempa fisiknya saja, tetapi ruhaninya pun disentuh karena ini justru sumber kekuatan utama. Sebelum perang pun, Al Fatih berkhutbah terlebih dahulu di depan pasukannya tentang ketinggian jihad dan harapan kemenangan demi kejayaan Islam. Optimalisasi ikhtiar juga diterapkan dalam hal teknologi. Bukan hanya mengandalkan jumlah dan semangat, namun teknologi militer tercanggih pun digunakan (pada masa itu, meriam adalah teknologi perang tercanggih). Ini juga mengandung hikmah bagi kita semua, untuk tetap berusaha menguasai teknologi terbaru. Memang, di akhirat tidak akan ditanya teknologi, tetapi teknologi bisa digunakan untuk kejayaan Islam. Untuk itu tetaplah belajar dan menguasai ilmu teknologi secara paripurna. Bermunajat hanya kepada Allah, jauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam hari dan berpuasa pada esok hari. Itulah cara-cara Muhammad Al Fatih untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Ketiga: Persiapan Strategi Sebelum berperang, Al Fatih, beserta guru dan orang kepercayaannya mempersiapkan strategi dengan teliti. Beliau tidak asal bertindak. Tetapi beliau bertindak dengan matang, dibekali oleh persiapan pribadi, pasukan, teknologi, dan tentu saja strategi yang jitu. Ilmu sebelum amal benarbenar dilakukan oleh Al Fatih. Tidak asal bertindak. Keempat: Kesabaran Dalam Berperang Kiat sukses selanjutnya ialah kesabaran. Mulai dari kesabaran dalam mempersiapkan diri hingga kesabaran dalam berperang. Seperti dijelaskan di atas, bahwa Muhammad Al Fatih tidak terburu-buru menyerang, tetapi berbagai persiapan dilakukannya terlebih dahulu. Kemudian, saat peperangan dimulai, diperlukan waktu 54 hari untuk menaklukan kota Konstantinopel. Hampir dua bulan, hidup dalam peperangan. Letih dan hidup dengan nyawa terancam. Tetapi Muhammad Al Fatih dan pasukannya tetap teguh dalam usahanya menaklukan kota Konstantinopel. Inilah yang disebut sabar, sabar saat berusaha, bukan sabar yang diam atau menyerah. Artinya kita pun perlu memiliki kesabaran dalam meraih cita-cita kita. Kita harus sabar mulai dari persiapan dan sabar dalam menempuh perjalanan menuju tujuan kita. Ini kiat sukses sederhana, namun sedikit sekali orang yang mau melakukannya. Kelima: Selalu Ingat Allah SWT Bermunajat hanya kepada Allah, jauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam hari dan berpuasa pada esok hari. Itulah cara-cara Muhammad Al Fatih untuk selalu ingat kepada Allah SWT, sebagai sumber dari segala sumber. Allah sebagai tempat meminta dan tempat bergantung. Itulah kiat-kiat sukses dari Sultan Muhammad Al Fatih (1432-1481 M), salah satu pejuang Islam yang sukses. Sudah selayaknya kita meneladani kiat sukses beliau, untuk lebih mengoptimalisasi semua usaha yang selama ini kita lakukan. Untuk mencapai sesuatu yang luar biasa diperlukan persiapan dan usaha yang luar biasa pula, sambil tentunya tidak lupa dan tetap meminta pertolongan dari Allah SWT. Saat kita mengatakan susah, artinya diri kita memang perlu dibina dan dilecut guna mempersiapkan diri agar apa yang ada di hadapan kita, menjadi bisa dan mudah dilakukan. Semoga sukses!. November 2013 23
  21. 21. ADVERTORIAL FOTO-FOTO: DOK. MIZAN AMANAH yatim dan dhuafa dari berbagai wilayah di Indonesia, dari Asrama Mizan Amanah, maupun dari anak binaan non-mukim, semuanya hadir di Sekolah Peradaban Al Kamil untuk menuntut ilmu dan mewujudkan citacita mereka. SEKOLAH PERADABAN AL KAMIL Wujudkan Generasi Unggul Berakhlak Islami G enerasi unggul diciptakan dari hasil pendidikan yang berbasis pengembangan potensi, bukan penyamaan skill atau potensi. Pendidikan seperti inilah yang akan melahirkan para juara yang berprestasi membanggakan. Representasi Visi dan Misi Mizan Amanah Kehadiran Sekolah Peradaban Al Kamil, merupakan representasi dari visi dan Misi Mizan Amanah sebagai bentuk kepedulian untuk membentuk generasi muslim yang bermanfaat. Ide dan gagasan untuk membangun sebuah lembaga pendidikan telah lama disusun oleh manajemen Mizan Amanah 24 sejak tahun 2007. Yaitu dengan dibentuknya tim pendidikan di Mizan Amanah. Hal ini karena Mizan Amanah telah lama berperan dalam aktivitas pengasuhan anak yatim dan dhuafa. Ini dirasa sangat penting untuk mendidik mereka dengan baik agar terlahir generasi unggul di masa depan. Sejak Mizan Amanah berdiri, anak binaan Mizan Amanah telah menempati asrama. Namun untuk pendidikan, para binaan yatim masih harus bersekolah di luar asrama. Hal ini yang sering menjadi kendala dalam proses bimbingan, sebab ternyata anakanak banyak terpengaruh oleh lingkungan. Sehingga untuk mewujudkan generasi unggul, Mizan Amanah bertekad untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang kelak akan mencetak generasi yang penuh manfaat. Dalam perjalanan waktu, dan berkat rahmat serta karunia Allah SWT, alhamdulillah, di tahun 2011 lewat tangan para dermawan, lahan di daerah Ciranjang, Cianjur Jawa Barat pun terbebaskan. Di lahan tersebut, kini telah didirikan Sekolah Peradaban Al Kamil, yaitu sekolah bagi anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan anakanak yang berprestasi dengan beasiswa penuh dari Mizan Amanah. Sudah Dua Angkatan Sekolah Peradaban Al Kamil kini memiliki dua angkatan. Untuk angkatan baru telah terdaftar 60 anak. Jadi total 81 anak telah terdaftar di sini. Anak-anak Prestasi Membanggakan Pendidikan yang tekun tanpa kenal lelah pun kini berbuah manis. Kini, anak didik Sekolah Peradaban Al Kamil, telah mampu menguasai hafalan Al Qur’an. “Rata-rata, anakanak sudah hafal sekitar 3 juz lebih. Bahkan sudah ada yang hafal sampai 5 juz,” ungkap Rendi Yulianto, Kepala Sekolah Peradaban Al Kamil. “Memang, di awal-awal, konsentrasi kami adalah di pendalaman agama, akhlak, dan Al Qur’an. Dengan bekal dasar keimanan, insya Allah, jiwa anak-anak akan lebih kokoh, tidak mudah goyah, dan lebih mudah menyerap ilmu lainnya, yang kurikulumnya akan kita mulai di tahun ke-2,” tambah Rendi. Untuk kegiatan ekstra-kurikuler (ekskul), Sekolah Peradaban Al Kamil menerapkan kegiatan ekskul yang langsung menyentuh lifeskill. Kegiatan bertani, memanen, hingga memasak hasil panen, adalah kegiatan ekstra yang kita berikan di Sekolah Peradaban Al Kamil. “Areal persawahan yang berada di lingkungan sekolah menjadi tempat praktek ekskul mereka,” tutur Rendi. “Alhamdulillah, beras yang dipanen dari sawah kami, hasilnya juga dinikmati bersama. Proses yang cukup panjang yang dijalani, mulai dari menanam hingga panen, menjadikan kita makin menghargai dan bersyukur akan karunia Allah,” ungkap Rendi. Sekolah Peradaban Al Kamil membuka pendaftaran siswa baru setiap bulan Juli. Rendi menambahkan, bahwa target tiap angkatan adalah 60 siswa. Dan rencananya akan diperbesar hingga jenjang SMA, dengan lama pendidikan enam tahun, SMP plus SMA. Progres Insya Allah, mulai semester depan, Sekolah Peradaban Al Kamil akan merekrut tenaga-tenaga pengajar untuk bidang keahlian, seperti komputer, dan sebagainya. Sejumlah tenaga dosen, praktisi, dan pakar akan aktif mengajar di Sekolah Peradaban Al Kamil. Untuk pembangunan, Sekolah Peradaban Al Kamil masih terus melengkapi infrastruktur penunjang kegiatan belajar-mengajar. Gedung serba guna dan kolam renang kini sedang dalam progres pengerjaan, yang insya Allah selesai di bulan Januari 2014. Kegiatan Idul Qurban 1434 H Pada kegiatan Idul Adha atau Idul Qurban 1434 H yang baru lalu, anak didik Sekolah Peradaban Al Kamil mengikuti seluruh rangkaian prosesi qurban dengan khidmat dan penuh semangat. Sengaja, jajaran pengajar beserta pengurus yang ada di Sekolah Peradaban Al Kamil melibatkan anak asuh dalam proses penyembelihan sampai pembagian daging hewan qurban. Itu ditujukan sebagai pendidikan bagi mereka. Anak-anak mendapatkan ilmu pengetahuan tentang qurban, dan bukan sekadar teori, melainkan praktik real di lapangan. SEKOLAH PERADABAN AL KAMIL Jl. Raya Ciranjang No.53 RW 06 Desa Hegarmanah, Kec.Sukaluyu, Kab. Cianjur, Jawa Barat Tel. : (0263) 326 100 eMail : info@sekolahperadaban-alkamil.org www.sekolahperadaban-alkamil.org Salurkan Kepedulian Anda Pada Generasi Peradaban Masa Depan Melalui Rekening : 101 00 1112222 1 (Bank Mandiri) a/n. Yayasan Mizan Amanah Kantor Pusat : Jl. Kesehatan Raya No. 16 Bintaro - Jakarta Selatan Tel. (021) 7388 6407 w w w. m i z a n a m a n a h . o r g November 2013 25
  22. 22. Inspirasi Islam Harimau, Tikus, Ular, dan Setetes Madu Di hutan belantara ada seorang pencari kayu sedang asyik mengumpulkan kayu, tiba-tiba datang seekor harimau hendak menerkamnya. Tanpa pikir panjang si pencari kayu lari sekencang-kencangnya untuk menyelamatkan diri. Dalam keadaan sangat panik, kakinya terperosok dan ia jatuh ke dalam sebuah jurang. B eruntunglah ia masih sempat menggapai akar pohon yang menjuntai, lalu menggenggamnya dengan kuat. Sementara ia berpegangan pada akar, sang harimau tetap menunggunya di mulut jurang dengan taringnya yang tajam siap memangsa si pencari kayu setiap saat. Rupanya, kondisi ini bukan yang terburuk. Tiba-tiba, dua ekor tikus berwarna putih dan hitam datang dan keduanya mengerogoti akar yang sedang digenggam oleh si pencari kayu, sehingga lama kelamaan akar itu menjadi rapuh. Saat bersamaan ia menengok ke dasar jurang ternyata disana banyak ular berbisa yang siap menggigit dan memangsanya ketika ia terjatuh. Di saat genting itu ia mendongak karena ada sesuatu yang menetes dari atas kepalanya. Ternyata ada madu yang menetes dari sarang lebah sebuah pohon di atas mulut jurang. Si pencari kayu pun membuka mulutnya dan meminum madu yang menetes ke dalam mulutnya. Karena rasa lapar, ia sangat menikmati madu tersebut sampai-sampai ia lupa akan bahaya yang mengancam di sekelilingnya. 26 *** bertakwa. Tidakkah kamu mau berpikir?” (QS. Al-An’am: 32) Cerita di atas sangat menarik untuk kita jadikan sebuah perumpamaan hidup. Si Pertolongan Allah SWT pencari kayu itu adalah gambaran seorang Sejatinya, Allah SWT senantiasa manusia, harimau adalah kematian yang memotivasi hambanya untuk terus berpacu selalu mengejarnya kapan pun dan dan bergairah meningkatkan kualitas dimanapun. Akar pohon adalah ibarat umur amalnya. Namun, terkadang tanpa disadari manusia yang selalu berkurang digerogoti seorang hamba sering lupa bahwa oleh tikus putih (waktu siang) dan tikus kepentingan yang sejati dan kekal adalah hitam (waktu malam). Umur manusia selalu status seorang hamba Allah ketika berkurang, tapi amal kebaikan tidak penentuan akhir hisab amalannya yang bertambah, justru perbuatan dosa semakin menentukan status hamba tersebut pantas ditumpuk menggunung tinggi. di surga atau kekal di neraka. Seringkali Sementara ular-ular berbisa di dasar manusia terjebak dalam kubangan kehinaan jurang ibarat siksaan dan azab yang telah akibat ulahnya yang lebih sering berpacu disediakan Allah bagi manusia pendosa. dalam ambisi duniawi. Padahal balasan di Azab kubur sisi Allah lebih baik dan lebih kekal. menunggu manusia Di tengah situasi seperti demikian, jika ia tidak bisa adakah yang bisa menyelamatkan Dan tidak (dinamakan) manusia selain iman kepada Allah SWT? menjawab kehidupan dunia pertanyaan Malaikat Hanya iman yang menyelamatkan Nabi melainkan permainan Nuh AS dari bencana air bah. Iman pula Munkar dan Nakir. yang sia-sia dan Siksaan selanjutnya yang menyelamatkan Nabi Musa AS dan hiburan yang adalah api neraka pengikutnya dari kejaran pasukan Firaun. melalaikan; dan demi jahanam yang Kekuatan iman mampu sesungguhnya negeri menyala-nyala, yang membedakan mana kaca, mana akhirat itu lebih baik panasnya seribu kali permata. Mana dunia, dan mana bagi orang yang panasnya api dunia. akhirat. Oleh karenanya, carilah bertakwa. Tidakkah Sedangkan tetesan kamu mau berpikir? bahagia yang kekal abadi dan nikmat madu adalah tertinggi serta kelezatan yang tidak (QS. Al-An’am: 32) kenikmatan dunia ternilai. Hal ini senada dengan sabda yang hanya secuil tapi banyak melenakan Rasulullah SAW: “Ada batu bata daripada manusia. Banyak manusia yang lupa tujuan emas, ada batu bata daripada perak, catnya hidupnya bahkan lupa terhadap Penciptanya minyak kasturi yang harum, kerikilnya hanya gara-gara mengejar kesenangan mutiara dan yakut, dan pasirnya safran. dunia yang sedikit. Hal ini telah berulangkali Siapa yang memasukinya akan merasai diingatkan Allah SWT dalam berbagai nikmat, tidak bersedih hati, kekal dan tidak firmannya. Salah satunya: “Dan tidak mati, bajunya tidak basah dan (dinamakan) kehidupan dunia melainkan keremajaannya tidak sirna.” (HR. Imam alpermainan yang sia-sia dan hiburan yang Tirmizi, Ahmad, Ibnu Hibban, al-Darimi dan melalaikan; dan demi sesungguhnya negeri Ibnul Mubarak). Pendek kata, orang beriman akhirat itu lebih baik bagi orang yang tidak mungkin memilih yang fana.
  23. 23. Korupsi ata 'korupsi' nampaknya cukup populer akhir-akhir ini. Kata 'korupsi' menjadi sedemikian populer bertepatan dengan munculnya gerakan reformasi 1998, saat tumbangnya pemerintahan orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Hal ini disebabkan oleh adanya dugaan kuat dan pasti, bahwa keterpurukan bangsa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara adalah disebabkan oleh korupsi yang dilakukan oleh pemerintah pada setiap tingkatan. Korupsi ini bukan hanya pada satu tingkat tertentu saja, akan tetapi korupsi ini sudah merambah, merajalela, dan merasuki semua lini kehidupan. Perbuatan korupsi sebagaimana disebut di atas, diperparah lagi dengan maraknya 'saudara kembar' korupsi, yaitu kolusi dan nepotisme. Akibatnya, makin lengkaplah 'penderitaan' bangsa Indonesia. 'Virus' korupsi kini setia setiap saat menggerogoti 'tubuh' bangsa Indonesia dan menghantarkan Indonesia ke jurang keterpurukan yang sangat mengerikan. Indonesia tidak diperhitungkan lagi sebagai sebuah negara yang berperadaban di antara negara-negara lainnya di dunia. Yang sangat menyedihkan, Indonesia yang sarat dengan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme), mayoritas penduduknya adalah beragama Islam. Maka dapat dipastikan bahwa yang melakukan perbuatan haram KKN itu adalah sebagian besar umat Islam. Kabar terakhir, Komisi Pemberantasan K 28 Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Ketua Mahkamah Konstusi, Akil Mochtar, dan beberapa koleganya, seperti Chairunnisa (Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar) dan Tubagus Chairi Wardana alias Wawan, adiknya Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang juga suami dari Airin Rachmy Diani, Walikota Tangerang Selatan. Akil beserta para koleganya telah melakukan tindakan suap-menyuap terkait sengketa berbagai pilkada di seluruh Indonesia. Sungguh, korupsi benar-benar telah membudaya di seluruh pejabat di negeri ini. Mulai dari legislatif, eksekutif hingga yudikatif. Sehingga muncul istilah satir plesetan: legisla-thieves, execu-thieves, dan judica-thieves. Menurut Islam Secara teoritis kedudukan korupsi dalam hukum Islam adalah merupakan tindakan kriminal yang dalam istilah Islam disebut dengan jinayah dan atau jarimah. Asas legalitas hukum Islam tentang korupsi sangatlah jelas dan tegas. Ia merupakan suatu tindakan pencurian dan karenanya pelaku korupsi haruslah dihukum. Di dalam Al Qur'an, Allah SWT berfirman : “Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah:188) Dari ayat tersebut di atas dapatlah kita pahami bahwa Allah SWT sangat melarang hambanya untuk mengambil dan memakan harta yang diperoleh dari jalan yang tidak benar. Selain itu, ayat tersebut juga bermakna bahwa Allah SWT membenci dan melarang hambaNya untuk menguasai harta orang lain tanpa melalui cara-cara yang benar. Selain itu korupsi adalah salah satu bentuk pengkhianatan terhadap agama sebab ia mengkianati amanah yang dibebankan di pundaknya. Ia juga menyelewengkan dan menyalahgunakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Oleh karena itu ia harus dihukum dan diberikan sanksi hukum yang jelas dan berat sebab dalam hal ini ada dua dosa yang dia pikul. Pertama adalah dosa kepada bangsa dan negara sebab dia menyalahgunakan keuangan dan perekonomian negara, dan kedua adalah dosa kepada Allah SWT sebab dia mengkhianati amanah yang dibebankan kepadanya. Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetakan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisaa:58) Di dalam ayat lain disebutkan : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul
  24. 24. (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal:27) Korupsi dalam pandangan agama Islam dapat juga dimasukkan dalam kategori al-Gosysy dan atau al-Ghulul (penipuan), sebab korupsi termasuk dalam kategori menipu orang banyak ataupun menipu negara untuk kepentingan pribadinya. Di dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang menipu, maka dia tidak termasuk umatku.” (HR. Muslim) Pada hadis lain disebutkan. Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: “Allah tidak akan menerima shalat seseorang tanpa bersuci (berwudhu), dan tidak menerima shadaqah/zakat dari harta curian/korupsi.” (HR. Muslim, Nasa i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ad-Darimi) Selain hal tersebut di atas, korupsi sangat dekat dengan istilah risywah (suap menyuap). Dalam ajaran Islam, korupsi itu salah satu bentuknya adalah melakukan penyuapan atas seseorang dengan imbalan tertentu untuk mendapatkan jabatan atau tujuan tertentu. Masalah suap menyuap ini mendapat perhatian yang sangat serius dari Rasulullah SAW, sehingga banyak sekali hadits-hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW berkaitan dengan suap-menyuap (risywah). Di dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Rasulullah SAW melaknat orang yang menyuap dan penerima suap.” (HR. Abu Dawud) Hadits lain menyebutkan, dari Abu Hurairah: “Rasulullah SAW melaknat orang yang menyuap dan yang menerima suap dalam masalah hukum.” (HR. AtTirmidzi) Atas dasar penjelasanpenjelasan tersebut di atas, dan menghubungkannya dengan sumber-sumber hukum Islam, baik yang tertuang dalam Al Qur’an maupun dalam Al Hadits, maka dapat disimpulkan bahwa korupsi hukumnya adalah haram. Keharamannya ini bersifat mutlak dan tidak dapat ditawartawar lagi, apalagi di dalamya terdapat dua dosa sekaligus yaitu pertama, dosa kepada bangsa dan negara dan yang kedua dosa kepada Allah SWT. Kembali ke Ajaran Agama Pengetahuan, pengamalan, dan penghayatan ajaran agama Islam sangat penting dilakukan oleh setiap mereka yang mengaku beragama Islam. Dengan ini, kita dapat menangkap intisari dari ajaran agama, dan dampak positif dari ajaran agama dapat diresapi hingga melekat pada tindak tanduk serta perilaku kita. Ibadah yang dilakukan, selayaknya tidak lagi hanya bersifat ritual seremonial belaka, namun nilai-nilai kebaikan dalam ibadah tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Merubah dan meningkatkan mentalitas bangsa Indonesia dari mentalitas yang rapuh menjadi mentalitas yang kuat dan tahan banting, adalah salah satu langkah pencegahan korupsi. Meningkatkan mentalitas dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan pengamalan agama, sebab apabila pengetahuan dan pengamalan agama seseorang baik, maka dapat dipastikan bahwa sikap mental orang tersebut akan baik. Penegakan hukum juga amat urgent perannya. Penegakan hukum di Indonesia memang sangat lemah. Padahal aturan dan hukumnya sudah lengkap. Inilah yang membuat orang tidak kapok melakukan korupsi secara berulang-ulang. Untuk itu, penegakan hukum harus dilaksanakan tanpa pandang bulu dan tanpa pilih kasih dengan hukuman yang berat dan tegas sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah SAW : “Demi Allah, sekiranya anakku Fatimah mencuri, maka pasti akan aku potong tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan komitmen bersama, antara pejabat, penegak hukum, dan seluruh masyarakat, insya Allah, korupsi di Indonesia yang sudah merupakan wabah penyakit bagi seluruh elemen bangsa, dapat kita berantas sampai ke akarakarnya, sehingga bangsa Indonesia kembali meraih kejayaannya. Menjadi bangsa yang adil, makmur, dan diridhoi oleh Allah SWT. greenwellfuture.com November 2013 29
  25. 25. Info CSR Carrefour Salurkan Qurban Hingga ke Afrika IRNews MENYAMBUT Hari Raya Idul Adha 1434 H, Carrefour Indonesia menggandeng beberapa mitra untuk menggelar Qurban Festival 2013 yang berlangsung mulai 20 September hingga 14 Oktober 2013. Tujuannya untuk menyalurkan hewan qurban, baik ke dalam negeri maupun ke luar negeri. Hendrik Adrianto, Head of External Communication & CSR PT Trans Retail Indonesia (Carrefour Indonesia), mengatakan kerjasama strategis ini bertujuan mempermudah pelanggan Carrefour dalam membeli dan langsung menyalurkan hewan qurban. “Program ini merupakan inovasi kami untuk selalu memberi nilai tambah bagi masyarakat yang berbelanja di gerai-gerai Carrefour,” ujar Hendrik dalam pembukaan festival di Carrefour Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2013). Hendrik Adrianto, Head of External Communication & CSR PT Trans Retail Indonesia (kanan) dalam acara konferensi pers Festival Qurban 2013 di Jakarta (11/10). Carrefour beserta mitra-mitranya berencana menyebarkan hewan qurban di dalam negeri dan ke luar negeri. Di dalam negeri, kurban akan disalurkan terutama ke daerah-daerah bencana, seperti gempa, banjir, tsunami, longsor, serta daerah endemi penyakit dan gizi buruk. Sasarannya, antara lain Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, dan NTT. Sementara, untuk tujuan penyaluran hewan qurban di luar negeri adalah wilayahwilayah rawan konflik dan gizi buruk, seperti Somalia dan Kenya (Afrika), Myanmar (kawasan etnis Rohingya), Bangladesh, Palestina, Suriah, Turki, Jordania, Mesir, Kamboja, Laos, Filipina, Thailand, dan Malaysia. Semen Padang Serahkan 44 Hewan Qurban DI Hari Raya Idul Adha 1434 H ini, PT. Semen Padang menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masyarakat di lingkungan sekitar pabrik PT. Semen Padang. Jumlah hewan qurban yang diserahkan sebanyak 44 ekor. Acara penyerahan hewan qurban itu dilakukan oleh Manajemen PT. Semen Padang diwakili Direktur Produksi Toto Sudibyo, di Lapangan Cubadak Indarung, Sumatera Barat (11/10/2013). “Melalui bantuan hewan qurban ini kami berharap hubungan antara PT Semen Padang dengan masyarakat lingkungan di sekitar pabrik semakin harmonis,” kata Toto Sudibyo pada acara yang dihadiri perwakilan Camat Lubuk Kilangan, Camat Pauh, KAN Lubuk Kilangan, KAN Pauh, KAN Limau Manih, dan pengurus masjid dan mushola di lingkungan sekitar. Kepada masyarakat lingkungan, Toto menyampaikan 30 terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah ikut menjaga ketertiban dan ketentraman sehingga PT Semen Padang dapat beroperasi secara normal. “Bila perusahaan berproduksi secara stabil, kegiatan-kegiatan CSR untuk lingkungan juga bisa lancar,” tambahnya. semenpadang.co.id
  26. 26. Info CSR Bakti BCA Konsisten Salurkan Beasiswa Mahasiswa SEBAGAI bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tahun 2013 kembali memberikan Beasiswa Bakti BCA pada mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi negeri (PTN). Penyerahan Beasiswa Bakti BCA ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA kepada Dr. I Nyoman Suyatna, SH. MH, Pembantu Rektor III Universitas Udayana disaksikan oleh Subur Tan, Direktur BCA, dan Inge Setiawati, Sekretaris Perusahaan BCA serta segenap Rektor dari PTN penerima Beasiswa Bakti BCA 2013. Menurut Jahja, program Beasiswa Bakti BCA ini merupakan komitmen korporat untuk memberikan bantuan di bidang pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu secara finansial untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. “Program bantuan untuk pendidikan menjadi perhatian besar bagi korporat. Karena kami berpendapat, para pelajar merupakan generasi unggul calon pemimpin masa depan Indonesia,” ujarnya. Program Beasiswa Bakti BCA yang dimulai sejak tahun 1999 ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berprestasi, tapi memiliki kendala finansial. Tahun ini ada 16 PTN yang menerima Beasiswa Bakti BCA dengan total nilai donasi BCA sebesar kurang lebih Rp 4 miliar. Beasiswa Bakti BCA pada tahun 2012 diberikan kepada 102 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan beberapa lembaga lain. Sedangkan PTN penerima Beasiswa Bakti BCA 2013 yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Sumatra Utara (USU), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Udayana, Universitas Hasanudin (Unhas), Universitas Sam Ratulangi, Universitas Cendrawasih dan Universitas Mulawarman. Alfamart Luncurkan Alfamart Class SEBANYAK lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki bidang studi keahlian bisnis atau manajemen dijadikan proyek percontohan kurikulum industri retail melalui program Alfamart Class. Kelima SMK tersebut mewakili masingmasing wilayah dari lima wilayah Jakarta; SMKN 13, SMKN 10, SMKN 19, SMKN 12, dan SMKN 6. Kelas pertama akan memulai kegiatan belajar mengajar pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. “Kelima SMK ini akan menjadi proyek percontohan pelaksanaan kurikulum pendidikan program Alfamart Class,” kata Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Jumat (25/10). “Jadi kita harus upayakan, lulusan SMK bisa menjadi partner industri retail. Sehinga lulusannya harus dapat memenuhi kebutuhan industri. Melalui kerja sama dengan Alfamart, siswa SMK di Jakarta mempunyai keahlian yang spesifik dan siap dipekerjakan oleh Alfamart,” ujarnya. Vice President Director PT Sumber Alfamart Trijaya (SAT) Tbk, Pudjianto mengatakan kebutuhan tenaga kerja untuk jenjang pendidikan SMK atau SMA sangat besar. Karena pertumbuhan toko yang cukup pesat membutuhkan pemenuhan tenaga kerja yang cukup banyak. YAYASAN Anugerah Mulia Bakti (AMB) menorehkan prestasi di dunia internasional. Lembaga yang bergerak dalam peningkatan pendidikan pondok pesantren ini merebut penghargaan dalam ajang ‘World Marketing Summit (WSM) Malaysia 2013’. “Alhamdulillah kami berhasil merebut anugerah penghargaan itu,” kata Pendiri Yayasan AMB, Imam Mustapha Kamal dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/9). Saat ini, kata Imam, pihaknya berupaya menggandeng perusahaan, lembaga, dan donatur di dalam dan luar negeri, dengan tekad menyampaikan program ‘Wakaf 1 Juta Kitab’ untuk santri yang menimba ilmu di pesantrenpesantren tradisional di seluruh Nusantara. “Para santri yang belajar di ponpes tradisional ini umumnya berasal dari masyarakat kurang mampu. Melalui program Wakaf 1 Juta Kitab ini diharapkan para santri dari kalangan kurang mampu itu bisa memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tukasnya. PT. KRAMA Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai Authorized Distributor kendaraan Mitsubishi dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, memberikan 2 unit mobil ambulance kepada Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) KTB yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. Penyerahan bantuan ambulance secara simbolis diserahkan oleh Noboru Tsuji selaku President Director PT. KTB. Bantuan diserahkan melalui Dr. Mohammad Syahril selaku Direktur Utama RSUP Persahabatan (9/10). Mobil ambulance yang menggunakan sasis kendaraan Mitsubishi Colt L300 ini telah dilengkapi dengan peralatan medis. Mitsubishi Colt L300 dipilih sebagai mobil ambulance karena kendaraan ini memiliki dimensi yang luas. Dalam sambutannya, Noboru Tsuji mengatakan bahwa donasi ambulance ini merupakan salah satu kegiatan CSR KTB. KTB menyadari betul akan pentingnya untuk terus peduli serta berbagi terhadap sesama. Dan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kepedulian KTB terhadap kesehatan telah dilakukan melalui beragam kegiatan, diantaranya bekerja sama dengan Ronald McDonald House of Charities (RMHC). Ini merupakan suatu lembaga independen yang menaruh perhatian terhadap permasalahan kesehatan anak-anak di Indonesia, yang telah dilakukan sejak tahun 2011. November 2013 31
  27. 27. News Kita Harus Belajar Banyak dari Finlandia K ementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggandeng Finlandia untuk meningkatkan pendidikan di tanah air. Kerja sama itu didasarkan pada posisi Finlandia yang menduduki peringkat atas Programme for International Student Assessment (PISA). “Kita harus belajar dari Finlandia dalam pengelolaan pendidikannya. Karena, dalam peringkat Finlandia di PISA paling tinggi, mengalahkan Amerika,” kata Sekjen Kemdikbud Ainun Na'im usai membuka simposium bertajuk ‘Finish-Indonesian Symposium on Education and Role of Teachers’ di Jakarta, Selasa (8/10). Ainun Na'im menambahkan, posisi Indonesia dalam PISA terus merosot dari sebelumnya peringkat 38 pada tahun 2011 menjadi peringkat 40 pada tahun 2012. Penilaian kualitas pendidikan melalui PISA sangat bergengsi dan diakui hampir semua negara di dunia. Rahasia Finlandia Dalam simposium itu terungkap bagaimana Finlandia memperbaiki sikap dan pengetahuan para guru yang berorientasi pada siswa. Dampaknya, prestasi siswa meningkat, yang pada akhirnya kualitas pendidikan di negara tersebut secara keseluruhan meningkat. “Salah satu alasan diterapkannya kurikulum baru karena disadari ada yang salah dalam pendidikan kita. Kami berkaca pada negara-negara yang memiliki peringkat terbaik di PISA. Apa rahasia dari tata kelola pendidikannya,” tuturnya. Ainun mengatakan, Indonesia perlu belajar ke Finlandia karena telah berhasil melakukan reformasi di bidang pendidikan, baik dalam hal proses pembelajaran maupun pengelolaan guru sebagai pemeran utama dalam bidang pendidikan. Menurut Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemdikbud Hamid Muhammad, kerja sama itu pada tahap awal dijajaki untuk jangka pendek dan menengah. Akan dilihat apakah akan mengirimkan guru magang ke Finlandia atau sebaliknya. Menurut pakar pendidikan dari University of Tampere Finlandia, Eero Ropo, harus ada kesempatan yang sama dan kesetaraan dulu dalam pendidikan. Jadi, tak peduli anak tersebut kaya atau miskin, kesempatan pendidikannya harus sama. “Di Finlandia tak ada ranking dan sekolah unggulan. Semua sekolah negeri dan kualitasnya sama,” katanya. Khusus untuk tes, menurutnya, tidak bisa hanya digunakan satu ukuran. Sebab, semua siswa dan sekolah berkembang dengan keunggulannya masing-masing. Konferensi Tahunan PAUD Jadi Agenda BKKBN Tiap Tahun DEMI menciptakan anak yang berkualitas melalui pemberian gizi yang tepat, Badan Kependidikan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mengadakan Konferensi Tahunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke-5. Bertempat di ruang Imam Bonjol, Level 3, Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Jumat, (11/10/2013), konferensi kali ini menghadirkan Kepala BKKBN, Prof. dr. Fasli Jalal, PhD, SpGK. Dalam pembukaan konferensi ini, Fasli Jalal mengatakan, “Tujuan dari penyelenggaraan Konferensi Tahunan PAUD ini, adalah untuk menyebarluaskan metode Beyond Centre and Circle Time (BCCT) melalui pelatihan,” ungkap Fasli. Kepala BKKBN ini berharap dapat 32 mengembangkan program tersebut untuk lebih lanjut. Konferensi yang membahas isu PAUD juga menjadi agenda kerja yang akan dilaksanakan oleh BKKBN setiap tahunnya. Lebih lanjut, Fasli berharap, para pengambil kebijakan seperti tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa memberikan perhatian ekstra untuk tumbuh kembang anak. “Pertama, memanfaatkan wadah yang berkaitan dengan pengasuhan dan pemenuhan gizi anak seperti kelompok BKB, PAUD, dan Posyandu dalam meningkatkan pembinaan dan pengasuhan anak di lingkungan sekitar,” ungkap Fasli. Kedua lanjutnya, bisa memberikan stimulasi yang tepat bagi anak dengan melakukan permainan, hal tersebut sangat penting agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Yang terakhir, bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada orang tua dalam pengasuhan anak yang baik. Kendati demikian, Kepala BKKBN tersebut juga berharap kemitraan dan peran serta semua pemangku kepentingan dapat mendorong terciptanya anak-anak berkualitas. Antara lain dengan cara membuka seluas-luasnya akses masyarakat terhadap informasi dan pelayanan pembinaan dan pengasuhan anak sejak dini, melalui pengetahuan yang didapat maupun program pemerintah yang sudah ada saat ini.
  28. 28. News DOK. Mizan Amanah 9.000 Relawan Berpartisipasi di Festival Gerakan Indonesia Mengajar Kompetensi amil ini dibutuhkan sebagai optimalisasi percepatan kemajuan lembaga zakat Kredibilitas Lembaga Zakat Perlu Ditingkatkan MENJAGA kepercayaan para pembayar zakat (muzakki) merupakan hal penting dalam operasional lembaga zakat. Menurut Wakil Sekretaris Badan Zakat Nasional (Baznas) M Fuad Nasar, kepercayaan atau basic trust merupakan poin penting agar pengelolaan zakat dapat optimal. Sebab, pengumpulan zakat akan semakin optimal dengan adanya kepercayaan muzaki kepada lembaga amil zakat. Dengan demikian, penyaluran zakat pun dapat lebih dirasakan oleh mustahik, kaum dhuafa, dan fakir miskin. “Mustahik tidak punya kepentingan dengan sistem, pola, mekanisme, dan prosedur yang diterapkan dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Itu semua kewenangan amil,” ujar Fuad. Bagi mustahik, yang penting adalah bagaimana zakat mereka sampai ke orang yang berhak mendapatkannya. Maka, dengan basic trust,hubungan antara amil dan muzaki tetap terjaga. Amil memiliki kepercayaan besar untuk mengelola zakat atau memberi solusi jangka panjang bagi mustahik. Dengan demikian, sasaran hidup layak dan mandiri akan tercapai. Fuad juga menyatakan, program ini menekankan pentingnya amil menguasai seluruh masalah zakat. Para amil perlu memiliki khazanah hukum dan fikih zakat yang mumpuni, termasuk dinamikanya. Sebab, minimnya keahlian para amil akan mendistorsi pengelolaan zakat lebih ke arah perusahaan. “Lembaga zakat di Tanah Air diharapkan bisa membangun good amil governance di lembaganya masing-masing, katanya. Dengan demikian, pola pendayagunaan zakat secara variatif dan kreatif bisa dirancang oleh amil, asal tidak boleh keluar dari koridor ketentuan agama. Oleh sebab itu, audit syariah dan compliance audit bagi lembaga zakat menjadi satu keniscayaan dan kebutuhan bagi semua lembaga zakat untuk lebih menjaga basic trust masyarakat dan tercapainya tujuan disyariatkannya zakat dalam Islam. Menurut Direktur Indonesia Magnificent of Zakat (IMS) Nana Mintarpi, amil perlu memiliki standar kompetensi yang tepat. Kompetensi amil ini dibutuhkan sebagai optimalisasi percepatan kemajuan lembaga zakat. Karena itu, sebagai konsultan zakat, pihaknya memiliki perhatian khusus pada Amil Assessment Center (AAC). ACC dibutuhkan untuk memetakan potensi dan kompetensi amil. “Amil perlu memiliki potensi kecerdasan, kualitas cara kerja, aspek kepribadian, minat kerja, hingga potensi manajemen kepemimpinan,” ujarnya. LEBIH dari 9.000 relawan melaksanakan kerja bakti di Festival Gerakan Indonesia Mengajar pada dua hari pelaksanaannya, Sabtu dan Minggu, 5-6 Oktober 2103, di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara. Acara yang baru pertama kali diselenggarakan itu bertujuan untuk membantu dan berfungsi sebagai media pendukung para pengajar muda di daerahdaerah yang kesulitan fasilitas. Raissa, salah satu inspirator kelas inspirasi di Jakarta menjelaskan, jika di daerah, para pengajar muda sering terkendala dengan fasilitas atau media pengetahuan, seperti buku maupun alat tulis. Sehingga, para siswa-siswi pun kesulitan untuk belajar. Oleh karena itu, melalui festival itu diharapkan dapat menjawab semua kebutuhan para pengajar muda, siswa, maupun guru-guru yang berada di daerah. Raissa memiliki alasan tersendiri mengapa segala bantuan itu disalurkan langsung melalui sebuah festival, bukan hanya melalui kartu pos, rekening, maupun cara lainnya. “Kita ingin mengajak orang-orang turun langsung ke festival ini, agar feel-nya lebih dapat, lebih merasakan feel anak-anak di daerah, dan ternyata responsnya baik sekali,” kata Raissa. Para relawan tampak antusias mengikuti satu persatu kegiatan yang ada. Satu tujuannya untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita siswa-siswi di daerah yang pendidikannya masih tertinggal. Setelah selama tiga tahun Indonesia Mengajar mengirim pengajar muda potensial, ternyata tak sedikit siswa-siswi yang berprestasi. Ada yang menjadi reporter cilik, mengikuti dan menjuarai Olimpiade, dan bakat-bakat lainnya. Raissa berharap melalui pelaksanaan kegiatan tersebut dapat mendukung anakanak untuk lebih berprestasi dan mencintai dunia pendidikan. November 2013 33
  29. 29. ADVERTORIAL ASEP DOK. ALFAMART oleh Dadang, warga kawasan Tajur, Bogor, yang telah menjadi pelanggan Alfamart - Raya Tajur 2 Bogor sejak tiga tahun lalu. “Enak belanja di Alfamart Tajur, harga pas, dan barang-barang lumayan lengkap,” tutur Dadang. Berlokasi strategis di Jl. Raya Tajur No. 51, dekat dengan kawasan wisata Tas Tajur Bogor, Alfamart - Raya Tajur 2, Bogor telah dirasakan kehadirannya oleh masyarakat kawasan Tajur, warga Bogor pada umumnya, dan para wisatawan yang datang ke kawasan wisata Tas Tajur. Dengan waktu buka toko hingga 24 jam setiap hari, Alfamart - Raya Tajur 2, Bogor pun makin ‘dicari’ oleh para konsumennya. Untuk memanjakan konsumennya, Alfamart memberikan program yang mempermudah para konsumen dalam berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari. “Sebagai minimarket pertama yang memiliki member terbanyak di Indonesia, Alfamart memberikan banyak inovasi untuk memanjakan konsumen terutama para member kami. Salah satunya adalah dengan konsisten, dua minggu sekali memberikan promo khusus untuk para member dengan memberikan potongan harga atau harga spesial,” terang Edi Junaedi, Kepala Alfamart - Raya Tajur 2, Bogor. Perkembangan bisnis Alfamart dirasakan semakin hari semakin cerah. Ini terindikasi dari masuknya owner PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, Djoko Susanto, sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Sukses untuk Alfamart! Program CSR Alfamart ALFAMART - Raya Tajur 2, Bogor Memuaskan Kebutuhan Belanja dengan Harga Yang Pas erdiri Sejak 1989, Alfamart adalah jaringan minimarket bahan pokok sehari-hari terbaik, dengan member (anggota) terbanyak di Indonesia. Dengan tagline ‘Belanja Puas, Harga Pas’, yang sudah melekat kuat di benak konsumen ritel di seluruh Indonesia, Alfamart menjual berbagai kebutuhan sehari- hari dengan harga terjangkau dan B 34 berlokasi di sekitar wilayah perumahan. Dalam memperluas jaringan, Alfamart membuka waralaba yang menguntungkan untuk dikelola oleh masyarakat Indonesia. Waralaba Alfamart adalah usaha minimarket yang dimiliki dan dioperasikan berdasarkan kesepakatan waralaba dari PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, selaku pemegang merek Alfamart. Peluang bisnis minimarket memang menjanjikan untuk dijalankan. Apalagi dengan brand besar seperti Alfamart, masyarakat pemilik waralaba Alfamart, pasti akan ikut merasakan keberhasilan bisnis yang menjanjikan di masa depan. Kemudahan Berbelanja di Alfamart Raya Tajur 2, Bogor Bagi konsumen, kehadiran Alfamart di lingkungan mereka dirasakan amat membantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari mereka. Inilah yang dirasakan Manfaat Yang Langsung Dirasakan Oleh Masyarakat KERAP berbagi, beramal, dan peduli pada mereka yang membutuhkan merupakan komitmen PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, selaku pemilik Alfamart, adalah komitmen di dalam menjalankan bisnis. Bisnis ritel adalah bisnis yang langsung menyentuh enduser, yaitu masyarakat, sehingga peduli kepada masyarakat adalah sebuah keniscayaan. Program-program CSR yang dilakukan Alfamart, semuanya adalah programprogram rutin yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Alfamart memiliki payung besar program CSR yang dinamakan ‘Alfamart Sahabat Indonesia’ yang terbagi dalam beberapa kategori, yaitu Alfamart SMEs yang berfokus kepada pengembangan usaha kecil dan menengah. Lalu ada Alfamart Smart yang berfokus kepada pengembangan pendidikan. Alfamart Care yang berfokus kepada kepedulian sosial, Alfamart Sport yang berfokus kepada pengembangan olahraga, Alfamart Clean and Green yang berfokus kepada pelestarian lingkungan, serta Alfamart Vaganza yang berfokus kepada pengembangan seni dan kebudayaan. Alfamart telah lama bekerjasama dengan Yayasan Mizan Amanah di dalam berbagai kegiatan sosial. Kegiatan bakti sosial, bantuan pendidikan untuk anak yatim dan dhuafa, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. Salah satu kegiatan kerjasama sosial antara Alfamart dan Yayasan Mizan Amanah, adalah dengan pemanfaatan alokasi space untuk Kotak Peduli Yatim (KPY) Mizan Amanah di teras toko-toko Alfamart di berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Alfamart Raya Tajur 2, Bogor. “Selain sudah memiliki izin resmi dari pusat, keberadaan Kotak Peduli Yatim (KPY) Mizan Amanah juga dapat menambah keberkahan usaha kami di sini. Semoga Mizan Amanah semakin maju dan amanah,” ujar Edi Junaedi, Kepala Alfamart - Raya Tajur 2, Bogor. November 2013 35
  30. 30. Kamera GoPro Hero 3 Kamera ‘Main-main’ Nan Profesional MELIHAT sekilas, kamera ini terkesan seperti kamera 'main-main'. Namun di balik 'keluguannya' GoPro adalah kamera andal. Ukurannya kecil, seukuran wadah korek api. Lebih tampak sebagai mainan daripada kamera serius untuk profesional. Kedua, tak ada lubang intip (viewfinder) atau LCD untuk melihat bagaimana posisi obyek (kecuali membeli khusus LCD yang bisa dipasang di belakang bodi yang harganya hampir 1 juta rupiah). fiturnya sangat sederhana. Bila di kamera digital lain tombol-tombol fitur minimal lima, maka di GoPro hanya tiga, yaitu tombol Power yang juga sebagai tombol Mode, tombol Shutter yang juga berfungsi sebagai tombol Enter, dan tombol Wifi. Kombinasi dua tombol awal adalah pemilihan menu. Tak ada pengaturan kecepatan, tak ada pengaturan bukaan, tak ada pengaturan ISO, dan pengaturan-pengaturan lain seperti yang ada di kamera digital pada umumnya. Kualitas Gambar Mumpuni Kelebihan kamera ini adalah di kualitas gambar, khususnya GoPro Hero 3 seri Black. Bagi yang gemar mendokumentasikan aksi-aksi di lingkungan ekstrem atau aktivitas berbahaya dengan kualitas sangat bagus, kamera ini bisa diandalkan. Untuk kualitas video, perbandingan GoPro Hero 3 Black bisa dibandingkan dengan kamera merek lain yang cukup mumpuni kualitas videonya, seperti Canon 7D. Bahkan, GoPro Hero 3 Black resolusi videonya bisa sampai 4K atau kalau dalam resolusi layar sampai 4096 x 2160 pixel. Bandingkan dengan Nikon D300s yang hanya 1080 x 720 atau Coolpix AW-100 yang beresoulsi 1920 x 1080 alias sudah Full HD, tapi pada GoPro telah Ultra HD. Frame per detiknya juga belum pernah saya temukan di kamera digital biasa, yang berkisar 12.5, 24, 25, 48, 50, 60 sampai 100. Bagi yang gemar membuat atau menghasilkan adegan lambat (slow motion), frame per second (fps) yang tinggi akan sangat membantu. Untuk kualitas foto, resolusinya bisa sampai 12 megapixel. 36 Namun yang mencengangkan adalah kemampuan burst-nya, yaitu bisa sampai 30 foto dalam 1 detik. Bandingkan dengan Nikon D300s, paling maksimal hanya 8 atau 9 foto per detiknya. Untuk kualitas warna video, hampir sama dengan penampakan warna RAW pada foto DSLR. Dari file video tersebut, kita diberi keleluasaan untuk memperbaiki warnanya. File dianjurkan diolah dahulu melalui program GoPro CineForm yang bisa di-download gratis dari gopro.com. Lensa GoPro Hero 3 sudah fixed, yaitu lensa wide dengan bukaan hingga F2.8. Kamera GoPro Hero 3 sudah built in wifi. Artinya, bisa dikendalikan dari jauh untuk menekan shutter. Remote wifi pun disediakan dalam paket pembeliannya. Kamera ini dibuat khusus bagi mereka yang ingin mendokumentasikan kegiatan outdoor yang ekstrim. Kegiatan motocross, snorkling, diving, biker yang suka touring, pembuat film atau iklan, jurnalis yang biasa melakukan investigasi, dan para aktivis pecinta alam lainnya, sangat cocok dengan produk ini. Telah Diluncurkan Seri Terbaru: GoPro Hero 3+ Seri terbaru kamera GoPro ini menawarkan tiga pilihan model berbeda, yakni Black Edition seharga US$399, lalu Silver Edition yang dibandrol US$ 299, dan White Edition yang cukup ditebus dengan harga US$199. Kamera GoPro Hero 3+ punya ukuran lebih kecil 20%, lebih ringan 30% dan baterai yang lebih tahan lama dibanding versi sebelumnya, GoPro Hero 3. “Hero 3+ adalah bukti komitmen GoPro terhadap inovasi. Kami menjadi penjual kamera ultra compact terbaik di dunia karena kami bekerja tak kenal lelah dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami. Kami bisa membuat Hero 3+ lebih kecil dan ringan sementara juga meningkatkan daya tahan baterai hingga 30%,” kata Nicholas Woodman, Founder dan CEO GoPro.

×