MEMVALIDASI TEKNIK DAN ALAT PENGUKURAN                       DENGAN MENGGUNAKAN GAGE R&R ANOVA                    PADA APL...
 Reproducibility – variasi yang disebabkan oleh system pengukuran. Reproducibility merupakan variasi     yang diamati ket...
B. PETUNJUK PENGGUNAAN GAGE R&R  Penggunaan tools Gage R&R ada pada tahap Measurement dalam Six Sigma, sebelum melakukan k...
C. CONTOH KASUS  Baco, Becce dan Aco adalah 3 orang QA staf yang diminta untuk melakukan pengukuran sample terhadap suatu ...
D. LANGKAH-LANGKAH PENYELESAIAN KASUS    1. Buka Aplikasi Minitab (Start > All Program > Minitab > Minitab 16)    2. Masuk...
a) Klikb) Maka akan tampil kotak dialog “Stack Columns” tampilan sebagai berikut :
c) Double Click data pada teks area kanan untuk memindahkan data kebagian “Stack the   Following Columns”, untuk menandaka...
4. Setelah anda melakukan langkah-langkah pada Point ke 3, maka akan tampil hasil proses sebagai berikut:5. Berilah judul ...
6. Isikan Kolom “Nomor Part” untuk mengurutkan data nomor part menjadi vertical seperti tabel dibawah   berikut:          ...
5   1   10,5   baco_1 6   1   10,8   baco_1 7   1   10,8   baco_1 8   1   10,7   baco_1 9   1    9,7   baco_110   1    10 ...
5   2   10,5   becce_2 6   2   10,8   becce_2 7   2   10,8   becce_2 8   2   10,7   becce_2 9   2    9,8   becce_210   2  ...
Dalam Minitab anda akan mendapatkan tampilan sebagai berikut :7. Setelah anda melakukan beberapa langkah diatas untuk memp...
b)   Maka tampil kotak dialog sebagai berikut:
Pada isikan textbox “Part Number” dengan kolom “nomor_part”, textbox “Operator” dengan     kolom “operator” dan “Measureme...
d)      Pada Study variation masukkan angka 6 (default),dan pada Alpha to remove interaction term               masukkan a...
9. Anda akan meperoleh hasil pengolahan data sebagai berikut:
Dari hasil analisa diatas dapat dilihat bahwa :                  % Study Of Veriance = 11, 42 ( < 20%, Acceptables )     ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

MEMVALIDASI TEKNIK DAN ALAT PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN GAGE R&R ANOVA DENGAN APLIKASI MINITAB-SIX SIGMA (MEASUREMENT)

3,200 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,200
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
368
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

MEMVALIDASI TEKNIK DAN ALAT PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN GAGE R&R ANOVA DENGAN APLIKASI MINITAB-SIX SIGMA (MEASUREMENT)

  1. 1. MEMVALIDASI TEKNIK DAN ALAT PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN GAGE R&R ANOVA PADA APLIKASI MINITAB-SIX SIGMA (MEASUREMENT) Oleh : Rahmat Taufiq Sigit, SSGB http://Ikhwanseadanya.wordpress.com E-Mail : ikhwanseadanya@yahoo.co.id/miradzji@yahoo.comA. PENJELASAN GAGE R&R Masalah yang sering muncul adalah variabilitas pengukuran. Umumnya variabilitas pengukuran dinyatakan dalam varian (σ2). Varian total suatu pengukuran berasal dari varian yang ditimbulkan produk (par to part) dan varian akibat kesalahan pengukuran. Kesalahan system pengukuran data digolongkan menjadi 2 kategori, yaitu akurasi dan presisi.  Akurasi adalah perbedaan antara nilai pengukuran dengan nilai actual part  Presisi adalah variasi yang anda lihat ketika mengukur part yang sama secara berulang dengan alat yang sama. Akurasi dalam system pengukuran dapat digolongakan menjadi tiga komponen yaitu :  Liniearity – suatu ukuran yang menunjukkan begaimana ukuran part mempengaruhi akurasi dan system pengukuran.  Accuracy – suatu ukuran bias dalam system pengukuran. Akurasi merupakan perbedaan antara pengukuran rata-rata yang diamati dengan suatu master value.  Stability – suatu ukuran yang menunjukkan bagaimana akuratnya kinerja system pada saat itu. Presisi atau variasi pengukuran dapat dikelompokkan dalam dua komponen, yaitu:  Repeatability – variasi yang disebabkan oleh alat pengukuran. Repeatability merupakan variasi yang diamati ketika operator yang sama dengan alat ukur yang sama mengukur part yang sama secara berulang.
  2. 2.  Reproducibility – variasi yang disebabkan oleh system pengukuran. Reproducibility merupakan variasi yang diamati ketika operator yang berbeda dengan alat ukur yang sama mengukur part yang sama. Oleh karena itu varian akibat kesalahan system pengukuran merupakan komponen dari Repeatability dan Reproducibility.Oleh karena itu varian akibat kesalahan system pengukuran merupakan kompponen dari varian Repeatablity danReproducibility. 2 𝜎2 𝑔𝑎𝑔𝑒 = 𝜎 𝑟𝑒𝑝𝑒𝑎𝑡𝑎 𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦 + 𝜎2 𝑟𝑒𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑐𝑖𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦Ukuran variabilitas sering pula ditunjukkan dalam suatu ratio, yaitu ratio presisi dan toleransi (Precision to 𝑃 6𝜎 𝑔𝑎𝑔𝑒Tolerance), = 𝑇 𝑈𝑆𝐿 −𝐿𝑆𝐿Dimana :USL = Upper Specification Limit, Batas spesifikasi atasLSL = Lower Spesification Limit, Batas spesifikasi bawah.Ada dua kategori Gage study dalam minitab, yaitu Crossed dan Nested Gage R&R Study. Pengukuran keduametode tersebut dibedakan sebagai berikut:  Gage R&R Study (Crossed) – digunakan ketika masing-masing part diukur beberapa kali oleh setiap operator.  Gage R&R Study (Nested) – digunakan ketika masing-masing part hanya diukur oleh satu operator. Sebagai contoh pada destructive testing.Selanjutnya, penilaian repeatability dan reproducibility dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu X and R,dan ANOVA. Metode X and R merinci total variasi dalam tiga kategori: part to part,repeatability dan reproducibility.Metode ANOVA selangkah lebih maju dengan merinci reproducibility menjadi dua komponen: operator danoperator by part.
  3. 3. B. PETUNJUK PENGGUNAAN GAGE R&R Penggunaan tools Gage R&R ada pada tahap Measurement dalam Six Sigma, sebelum melakukan kegiatan pengumpulan data (Data Collection) maka terlebih dahulu dilakukan kegiatan penentuan inspektor (Data Collection Team). Gage R&R berguna untuk meyakinkan bahwa metode dan alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data sudah dapat dterima. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pada validasi Gage R&R, untuk menyatakan bahwa hasil pengukuran/inspeksi dari Tim Pengumpul Data dapat diterima : 1. % Study Variance (Variasi dari semua komponen) 2. % Tolerance (Apabila dibandingkan dengan part spec) 3. Number Of Distinct Categories % Study Of Veriance  <= 20 % Acceptable (Dapat diterima)  20% to 29% Conditionaly Accept (Dapat diterima dengan catatan) % Tolerance  >=30% Not Acceptable (Ditolak) Number of Disticnt Categories > 4 Acceptables (Dapat diterima) Dalam melakukan Validasi menggunakan Gage R&R, ada beberapa panduan yang sebaiknya dipenuhi : 1. Paling sedikit 2 Orang Operator (Inspektor) biasanya 2-3 Orang Operator. 2. Paling sedikit 10 unit sample yang diukur. 3. Setiap unit paling sedikit diukur 2 kali oleh tiap operator (Inspektor). 4. Kualifikasi operator yang akan mengukur harus sama.
  4. 4. C. CONTOH KASUS Baco, Becce dan Aco adalah 3 orang QA staf yang diminta untuk melakukan pengukuran sample terhadap suatu part. Dari hasil penukuran yang terdapat di bawah, apakah kita dapat menerima teknik dan hasil pengukuran yang telah mereka lakukan? Part Baco Becce Aco No Ukur 1 Ukur 2 Ukur 1 Ukur 2 Ukur 1 Ukur 2 1 10,3 10,3 10,2 10,2 10,3 10,3 2 9,9 9,8 9,8 9,7 9,8 9,8 3 10 9,9 10 10 9,9 10 4 10,8 10,7 10,8 10,8 10,7 10,7 5 10,5 10,5 10,4 10,5 10,4 10,4 6 10,8 10,8 10,8 10,8 10,8 10,8 7 10,8 10,8 10,8 10,8 10,8 10,8 8 10,7 10,7 10,6 10,7 10,7 10,7 9 9,7 9,8 9,8 9,8 9,8 9,8 10 10 10,1 10,1 10 10 10 Keterangan :  Banyaknya part yang di ukur adalah 10 Part  Setiap Part di ukur 2 kali oleh setiap Operator  Keputusan management bahwan Batas toleransi dari hasil pengukuran 10 ± 0,8 yang berarti Upper Spesification Limit (USL) 10,8 dan Lower Spesification Limit (LSL) 9,2.
  5. 5. D. LANGKAH-LANGKAH PENYELESAIAN KASUS 1. Buka Aplikasi Minitab (Start > All Program > Minitab > Minitab 16) 2. Masukkan data diatas seperti pada gambar berikut: 3. Urutkan data tersebut diatas dengan menggunakan teknik Stack pada Aplikasi Minitab seperti pada langkah-langkah berikut:
  6. 6. a) Klikb) Maka akan tampil kotak dialog “Stack Columns” tampilan sebagai berikut :
  7. 7. c) Double Click data pada teks area kanan untuk memindahkan data kebagian “Stack the Following Columns”, untuk menandakan kolom-kolom yang akan digabungan.d) Masukkan “C9” pada bagian teks area “Column of current worksheet” untuk menempatkan data yang telah diurutkan.e) Masukkan “C10” pada bagian “Store subscript in” untuk menempatkan judul kolom.f) Klik “OK”.
  8. 8. 4. Setelah anda melakukan langkah-langkah pada Point ke 3, maka akan tampil hasil proses sebagai berikut:5. Berilah judul pada kolom “C7” sebagai “nomor_part”, “C8” sebagai “operator”, “C9” sebagai “hasil_ukur” dan “C10-T” sebagai “keterangan”, seperti pada gambar dibawah ini.
  9. 9. 6. Isikan Kolom “Nomor Part” untuk mengurutkan data nomor part menjadi vertical seperti tabel dibawah berikut: nomor_part operator hasil_ukur keterangan 1 1 10,3 baco_1 2 1 9,9 baco_1 3 1 10 baco_1 4 1 10,8 baco_1
  10. 10. 5 1 10,5 baco_1 6 1 10,8 baco_1 7 1 10,8 baco_1 8 1 10,7 baco_1 9 1 9,7 baco_110 1 10 baco_1 1 1 10,3 baco_2 2 1 9,8 baco_2 3 1 9,9 baco_2 4 1 10,7 baco_2 5 1 10,5 baco_2 6 1 10,8 baco_2 7 1 10,8 baco_2 8 1 10,7 baco_2 9 1 9,8 baco_210 1 10,1 baco_2 1 2 10,2 becce_1 2 2 9,8 becce_1 3 2 10 becce_1 4 2 10,8 becce_1 5 2 10,4 becce_1 6 2 10,8 becce_1 7 2 10,8 becce_1 8 2 10,6 becce_1 9 2 9,8 becce_110 2 10,1 becce_1 1 2 10,2 becce_2 2 2 9,7 becce_2 3 2 10 becce_2 4 2 10,8 becce_2
  11. 11. 5 2 10,5 becce_2 6 2 10,8 becce_2 7 2 10,8 becce_2 8 2 10,7 becce_2 9 2 9,8 becce_210 2 10 becce_2 1 3 10,3 aco_1 2 3 9,8 aco_1 3 3 9,9 aco_1 4 3 10,7 aco_1 5 3 10,4 aco_1 6 3 10,8 aco_1 7 3 10,8 aco_1 8 3 10,7 aco_1 9 3 9,8 aco_110 3 10 aco_1 1 3 10,3 aco_2 2 3 9,8 aco_2 3 3 10 aco_2 4 3 10,7 aco_2 5 3 10,4 aco_2 6 3 10,8 aco_2 7 3 10,8 aco_2 8 3 10,7 aco_2 9 3 9,8 aco_210 3 10 aco_2
  12. 12. Dalam Minitab anda akan mendapatkan tampilan sebagai berikut :7. Setelah anda melakukan beberapa langkah diatas untuk mempersiapkan urutan data agar dapat dengan mudah diolah oleh Minitab, maka langkah selanjutnya adalah memulai perintah pengolahan data dengan langkah sebagai berikut: a) Klik Menu “Stats>Quality Tools>Gage Study>Gage R&R Study (Crossed)”, seperti pada gambar dibawah ini.
  13. 13. b) Maka tampil kotak dialog sebagai berikut:
  14. 14. Pada isikan textbox “Part Number” dengan kolom “nomor_part”, textbox “Operator” dengan kolom “operator” dan “Measurement Data” dengan kolom “hasil_ukur”, dengan cara mengklik dua kali daftar kolom pada bagian kiri. Pastikan bahaw Method of Analysis adalah ANOVA seperti pada gambar diatas.c) Klik tombol “Options”, maka anda akan memperoleh tampilan kotak dialog “Gage R&R Study (Crossed) – ANOVA Options” sebagai berikut:
  15. 15. d) Pada Study variation masukkan angka 6 (default),dan pada Alpha to remove interaction term masukkan angka “0,25” (default), pada “Lower Spec” masukkan angka “9,2” dan pada “Upper Spec” masukkan angka “10,8” seperti pada ketentuan batas toleransi dari hasil pengukuran. e) Klik “OK”.8. Maka pada bagian lembar kerja “Session” seperti pada gambar dibawah :
  16. 16. 9. Anda akan meperoleh hasil pengolahan data sebagai berikut:
  17. 17. Dari hasil analisa diatas dapat dilihat bahwa :  % Study Of Veriance = 11, 42 ( < 20%, Acceptables )  % Tolerance = 17, 93 ( < 20%, Acceptables )  Number of Disticnt Categories = 12 ( > 4, Acceptables )Dari hasil analisa diatas dapat diambil kesimpulan bahwa “SISTEM PENGUKURAN DAN ALAT UKURDAPAT DITERIMA DIGUNAKAN DALAM TAHAP PENGUMPULAN DATA”. . . : : TERIMA KASIH : : . .

×