ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR                Oleh:       Ir. Ita Riniatsih, MSi
PENDAHULUAN◊ Ilmu Sosial dan Budaya Dasar : sebagai   mata kuliah MKDU, untuk jurusan IPA  (Untuk jurusan IPS yang dipelaj...
PENGERTIAN ISBD◊ ISBD berisi tentang:     Ilmu Pengetahuan tentang Akhlak     Ilmu Pengetahuan tentang Sosial     Ilmu Pen...
RUANG LINGKUP ISBD◊ Manusia sebagai Makhluk Budaya◊ Manusia sebagai Makhluk individu dan  Sosial◊ Manusia dan Peradaban◊ M...
I. HAKEKAT MANUSIA◊ Manusia : makhluk ciptaan Tuhan yang  terdiri dari Tubuh dan Jiwa sebagai satu  kesatuan yang utuh◊ Ma...
HAKEKAT MANUSIA• Perasaan Indrawi: perasaan yang dapat  ditangkap dan dirasakan oleh indra manusia• Perasaan Rohani: peras...
HAKEKAT MANUSIA◊ Manusia: makhluk Biokultural: makhluk hayati  yang berbudaya◊ Manusia: makhluk ciptaan Tuhan yang terikat...
HAKEKAT MANUSIA• MANUSIA berasal dari kata “MEAN”  (Sansekerta) dan “MENS” (Latin), yang berarti  berpikir, makhluk yang b...
LINGKUNGAN MANUSIA• Lingkungan manusia merupakan satu  kesatuan ekosistem yang tidak terpisahkan:1. Lingkungan alam yang b...
II. MANUSIA MAKHLUK BUDAYA• EB. Taylor (1871): Kebudayaan adalah sesuatu  yang kompleks yang mencakup pengetahuan,  keperc...
KEBUTUHAN MANUSIA SEBAGAI      MAKHLUK BUDAYA• Manusia hidup membutuhkan budaya dalam  kehidupannya dalam bentuk:1.Hakekat...
Unsur-unsur Kebudayaan• MJ. Herkovit (1986) terdapat 4 unsur  kebudayaan:1.Alat-alat dan teknologi2.Sistem ekonomi3.Keluar...
Unsur-unsur KebudayaanMenurut B. Malitanshi, unsur kebudayaan:1.Sistem norma2.Organisasi ekonomi3.Adat istiadat4.Organisas...
Manusia Pencipta BudayaBudaya diciptakan berdasar:1.Sistem religi (produk manusia sebagai homo  religious)2.Sistem organis...
Manusia Pencipta Budaya4. Sistem mata pancaharian hidup dan sistem    ekonomi (produk manusia sebagai homo    economious)5...
WUJUD KEBUDAYAAN1. Sebagai komplek gagasan, konsep dan   pikiran manusia:   sebagai wujud dari sistem budaya, sifat   abst...
WUJUD KEBUDAYAAN2. Kompleks Aktivitas:Berupa aktivitas manusia yang saling  berintegrasi, dapat diamati dan diobservasi  d...
WUJUD KEBUDAYAAN3. Wujud sebagai benda:Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak  lepas dari berbagai penggunaan pe...
PERUBAHAN KEBUDAYAANKebudayaan bersifat dinamis dan dapat berubah   sejalan dengan waktu:1. Perkembangan teknologi2. Perke...
III. MANUSIA DAN PERADABAN• Prof. Kuncoroningrat: Peradaban adalah bagian dari  kebudayaan yang halus dan indah• Berren de...
Manusia sebagai makhluk beradab• Herimanto (2010): manusia dengan perilaku  berkebudayaan yang tinggi dan halus , indah da...
MANUSIA YANG BERADAB• Kebalikannya: Manusia yang biadab (barbar)   manusia yang perilakunya tidak sopan, tidak  berakhlak...
Manusia yang Beradab:• Civil society (ajaran barat)  masyarakat sipil  atau Masyarakat Madani (masyarakat warga);1.Masyar...
Sejarah Kebudayaan Peradaban:• Zaman Pra Sejarah: sejak permulaan adanya manusia  dan kebudayaan sampai kira-kira abad ke-...
Pendekatan Masa Pra Sejarah:1. Pendekatan hasil Teknologi (dari zaman batu  tua (Paleolitikum ) Zaman batu Tengah  /Madya ...
PERADABAN DUNIAHuntington (2001) membagi peradaban dunia menjadi:1. Peradaban Barat (Peradaban lama) yang berpusat di   Er...
CONTOH HASIL PERADABAN• Contoh hasil peradaban:1.Peradaban lembah sungai NIL  sistem  pertanian, Piramida di Mesir, dll2....
PENGARUH GLOBALISASI• Era keterbukaan: yang memberikan perubahan   peradaban di segala bidang:1. Bidang idiologi dan polit...
ASPEK POSITIF GLOBALISASI :• Kemajuan bidang teknologi komunikasi ,  informasi dan transportasi  mempermudah  interaksi m...
ASPEK NEGATIF GLOBALISASI:3. Bidang ekonomi  perkembangan nilai-nilai  konsumerisme dan individual yang menggeser  nilai-...
SIKAP TERHADAP GLOBALISASI1. Sebagian bangsa menyambut positif globalisasi    dianggap sebagai alternatif baru untuk perb...
IV. MANUSIA, NILAI, MORAL DAN            HUKUMPembahasan NILAI termasuk dalam kawasan  ETIKA yang bermakna (Bartens, 2001)...
Makna NILAI menurut bahasa Indonesia:• Harga dalam arti taksiran (harga emas/gram)• Harga sesuatu misal nilai mata uang• A...
Semua bersifat ber-NILAI apabila:•   Menyenangkan (paesend)•   Berguna (useful)•   Memuaskan (satisfying)•   Menguntungkan...
Nilai memiliki ciri sebagai:Ciri nilai (Daroeso, (1986):• Suatu realitas yang abstrak (tidak dapat  ditangkap oleh indra t...
Klasifikasi macam dan jenis nilai         (Notonegoro, 1975):1. Nilai Materiil : sesuatu yang berguna bagi jasmani   manus...
Menurut Filsafat Nilai dibedakan:1. Nilai Logika (nilai tentang benar - salah)    nilai pada keadaan yang sebenarnya2. Ni...
NORMA SEBAGAI PERWUJUDAN          DARI NILAINilai bersifat abstrak sehingga perlu diwujudkan  dalam norma, (norma aturan)...
• Norma merupakan tolok ukur di dalam  mengevaluasi kegiatan manusia• Norma berpasangan dengan SANKSI  suatu  keadaan yan...
Norma yang berlaku dalam masyarakatdibedakan menjadi:1. Norma Agama  peraturan hidup manusia yang   berisi perintah dan l...
HUKUM SEBAGAI NORMA:Hukum pada dasarnya adalah bagian dari  Norma, yang membedakan adalah:1.Norma hukum datangnya dari lua...
Norma Hukum dibutuhkan karena :1. Bentuk sanksi dari ketiga norma terdahulu   belum cukup efektif untuk melindungi   keter...
FUNGSI DAN TUJUAN ADANYA           HUKUM:1. Sebagai alat pengatur tata tertib dalam   hubungan antar manusia2. Sebagai sar...
V. MANUSIA, INDIVIDU, KELUARGA      DAN MASYARAKAT• Individu  manusia sebagai individu berarti :  manusia perseorangan ya...
PERTUMBUHAN INDIVIDU• Manusia sebagai individu mengalami  pertumbuhan, yang terbagi menjadi 3 aliran:1. Aliran Asosiasi: p...
2. Aliran Gastalt: perkembangan individu yang  dipengaruhi oleh keseluruhan yang saling  berhubungan.3. Aliran Sosialis: p...
PERKEMBANGAN INDIVIDU1. Pandangan Nativisme: perkembangan   individu banyak dipengaruhi oleh faktor dari   dalam atau ketu...
MANUSIA DAN KELUARGAKELURGA  suatu kelompok yang terdiri dari  dua orang atau lebih dalam satu ikatan darah,  perkawinan ...
• Keluarga Sejahtera keluarga yang dibentuk  berdasarkan atas perkawinan yang syah,  mampu memenuhi kebutuhan spiritual d...
Fungsi Keluarga1. Fungsi Biologis  fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan biologis (suami-Istri) dalam satu keluarga yang dil...
Fungsi Keluarga2. Fungsi Sosialisasi Anak  Fungsi sosial yang   diterapkan oleh keluarga untuk membentuk   kepribadian an...
3. Fungsi Afeksi  fungsi secara psikologis untuk  memberikan perhatian, kasih sayang, rasa  dibutuhkannya orang tua dari ...
5. Fungsi Religius fungsi keagamaan yang  mendorong pembentukan keluarga menjadi  insan agamis yang penuh iman dan taqwa ...
6. Fungsi Protektif fungsi untuk melindungi  keluarga dari hal-hal yang bersifat negatif7. Fungsi Rekreatif memberikan s...
Bentuk Keluarga• Keluarga batih /inti (Nuclear Family)  ayah-  ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah• Keluarga luas ...
Hak dan Kewajiban Individu dalam          Masyarakat• Hak Asasi  bersifat natural untuk merdeka,  mendapat kehormatan dal...
TERIMA KASIH
ILMU SOSIAL DAN BUDAYA Christina
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA Christina

7,164 views

Published on

Bahan Kuliah

2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,164
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
233
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA Christina

  1. 1. ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR Oleh: Ir. Ita Riniatsih, MSi
  2. 2. PENDAHULUAN◊ Ilmu Sosial dan Budaya Dasar : sebagai mata kuliah MKDU, untuk jurusan IPA (Untuk jurusan IPS yang dipelajari IABD)◊ Tujuan mempelajari ISBD: untuk lebihmengenal bentuk dan perilaku dasar dalamtataran makhluk hidup, dalam hal ini manusiasebagai makhluk sosial yang berbudaya dalambermasyarakat
  3. 3. PENGERTIAN ISBD◊ ISBD berisi tentang: Ilmu Pengetahuan tentang Akhlak Ilmu Pengetahuan tentang Sosial Ilmu Pengetahuan tentang Humanior
  4. 4. RUANG LINGKUP ISBD◊ Manusia sebagai Makhluk Budaya◊ Manusia sebagai Makhluk individu dan Sosial◊ Manusia dan Peradaban◊ Manusia, Keragaman dan Kesetaraan◊ Manusia , Nilai, Norma dan Hukum◊ Manusia, Sains Teknologi dan Seni◊ Manusia dan Lingkungan
  5. 5. I. HAKEKAT MANUSIA◊ Manusia : makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari Tubuh dan Jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh◊ Manusia: makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan makhluk lain, yang mempunyai: - perasaan indrawi - perasaan rohani
  6. 6. HAKEKAT MANUSIA• Perasaan Indrawi: perasaan yang dapat ditangkap dan dirasakan oleh indra manusia• Perasaan Rohani: perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, misal: – Perasaan intelektual - Perasaan sosial – Perasaan etis - Perasaan religi – Perasaan individu
  7. 7. HAKEKAT MANUSIA◊ Manusia: makhluk Biokultural: makhluk hayati yang berbudaya◊ Manusia: makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi) yang mempunyai kualitas dan martabat karena memiliki kemampuan untuk bekerja dan berusaha
  8. 8. HAKEKAT MANUSIA• MANUSIA berasal dari kata “MEAN” (Sansekerta) dan “MENS” (Latin), yang berarti berpikir, makhluk yang berakal budi dan berbudaya, dan mampu menguasai makhluk lain• MANUSIA: sebagai makhluk hidup yang mampu berinteraksi dengan lingkungan secara vertikal (genetika, tradisi) dan horizontal (geografis, fisik dan sosial)
  9. 9. LINGKUNGAN MANUSIA• Lingkungan manusia merupakan satu kesatuan ekosistem yang tidak terpisahkan:1. Lingkungan alam yang berfungsi sebagai sumberdaya alam2. Lingkungan manusia yang berfungsi sebagai sumberdaya manusia3. Lingkungan buatan yang berfungsi sebagai sumberdaya buatan
  10. 10. II. MANUSIA MAKHLUK BUDAYA• EB. Taylor (1871): Kebudayaan adalah sesuatu yang kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan sbg anggota masyarakat• Selo Sumarjan (1985): kebudayaan adalah sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat• Sutan Takdir AS: kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir
  11. 11. KEBUTUHAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA• Manusia hidup membutuhkan budaya dalam kehidupannya dalam bentuk:1.Hakekat hidup manusia2.Hakekat karya manusia3.Hakekat waktu manusia4.Hakekat alam manusia5.Hakekat hubungan manusia
  12. 12. Unsur-unsur Kebudayaan• MJ. Herkovit (1986) terdapat 4 unsur kebudayaan:1.Alat-alat dan teknologi2.Sistem ekonomi3.Keluarga dan kekuatan politik
  13. 13. Unsur-unsur KebudayaanMenurut B. Malitanshi, unsur kebudayaan:1.Sistem norma2.Organisasi ekonomi3.Adat istiadat4.Organisasi kekuatan
  14. 14. Manusia Pencipta BudayaBudaya diciptakan berdasar:1.Sistem religi (produk manusia sebagai homo religious)2.Sistem organisasi (produk manusia sebagai homo socialis)3.Sistem pengetahuan (produk manusia sebagai homo sapiens)
  15. 15. Manusia Pencipta Budaya4. Sistem mata pancaharian hidup dan sistem ekonomi (produk manusia sebagai homo economious)5. Sistem teknonogi dan peralatan (produk manusia sebagai homo faber)6. Sistem bahasa (produk manusia sebagai homo longalens)7. Sistem kesenian (produk manusia sebagai homo aesticus)
  16. 16. WUJUD KEBUDAYAAN1. Sebagai komplek gagasan, konsep dan pikiran manusia: sebagai wujud dari sistem budaya, sifat abstrak, tidak dapat dilihat yang berpusat pada alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan masyarakat tersebut hidup
  17. 17. WUJUD KEBUDAYAAN2. Kompleks Aktivitas:Berupa aktivitas manusia yang saling berintegrasi, dapat diamati dan diobservasi dalam konteks hubungan manusia dalam sistem sosial yang terdiri dari aktivitas manusia yang berbudaya yang saling berhubungan dari waktu ke waktu.
  18. 18. WUJUD KEBUDAYAAN3. Wujud sebagai benda:Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya
  19. 19. PERUBAHAN KEBUDAYAANKebudayaan bersifat dinamis dan dapat berubah sejalan dengan waktu:1. Perkembangan teknologi2. Perkembangan hubungan manusia3. Difusi kebudayaan4. Penerimaan hal-hal baru
  20. 20. III. MANUSIA DAN PERADABAN• Prof. Kuncoroningrat: Peradaban adalah bagian dari kebudayaan yang halus dan indah• Berren de Hann: Peradaban adalah seluruh kehidupan sosial politik, ekonomi dan teknik• Peradaban: perkembangan kebudayaan yang dilakukan manusia dalam perubahan sebagai tahapan perkembangan evolusi budaya untuk menjadi lebih baik
  21. 21. Manusia sebagai makhluk beradab• Herimanto (2010): manusia dengan perilaku berkebudayaan yang tinggi dan halus , indah dan maju. Termasuk di dalamnya gagasan dan perilaku yang luhur dan mulia• Adab: sopan  manusia beradab artinya pribadi manusia yang memiliki potensi untuk berlaku sopan, berakhlak mulia dan berbudi pekerti yang luhur.• Manusia yang beradab: manusia yang bisa menyelaraskan antara cipta, rasa dan karsa, yang mampu melaksanakan hakikatnya sebagai manusia (monopluralis yg optimal)
  22. 22. MANUSIA YANG BERADAB• Kebalikannya: Manusia yang biadab (barbar)  manusia yang perilakunya tidak sopan, tidak berakhlak dan tidak berbudi pekerti yang luhur• Yaitu: Manusia yang tidak mau menyeimbangkan antara cipta, rasa dan karsa (Misal : kemampuan manusia dalam mencipta senjata digunakan untuk saling membunuh antarsesama, teknologi di bidang perbankan disalah gunakan untuk penyimpangan transaksi, dll)
  23. 23. Manusia yang Beradab:• Civil society (ajaran barat)  masyarakat sipil atau Masyarakat Madani (masyarakat warga);1.Masyarakat sipil yang beradab atau berkeadaan (dari Civilized (beradab) dan society (masyarakat)2. Masyarakat Warga atau kewargaan. Masyarakat adalah hasil pengelompokan manusia yang bersifat otonom dari negara
  24. 24. Sejarah Kebudayaan Peradaban:• Zaman Pra Sejarah: sejak permulaan adanya manusia dan kebudayaan sampai kira-kira abad ke-5 masehi• Zaman Purba: sejak datangnya pengaruh India pada abad pertama Masehi sampai dengan runtuhnya Majapahit (1500 Masehi)• Zaman Madya: sejak datangnya Islam (akhir zaman Majapahit) sampai akhir abad ke-19• Zaman baru/modern: sejak masuknya pengaruh Barat hingga sekarang
  25. 25. Pendekatan Masa Pra Sejarah:1. Pendekatan hasil Teknologi (dari zaman batu tua (Paleolitikum ) Zaman batu Tengah /Madya (Mesolitikum) dan zaman batu baru (Neolitikum)2. Pendekatan berdasar modal sosial ekonomi atau mata pancaharian hidup: - Masa berburu - Masa bercocok tanam - Masa kemahiran teknik dan perundagian
  26. 26. PERADABAN DUNIAHuntington (2001) membagi peradaban dunia menjadi:1. Peradaban Barat (Peradaban lama) yang berpusat di Eropa dan Amerika Utara2. Peradaban Amerika latin  agama Katolik3. Peradaban Timur Tengah  pengaruh agama Islam4. Peradaban Hindu di India5. Peradaban Budha di Mongolia6. Peradaban Cina dan Jepang
  27. 27. CONTOH HASIL PERADABAN• Contoh hasil peradaban:1.Peradaban lembah sungai NIL  sistem pertanian, Piramida di Mesir, dll2.Peradaban di Cina  kerajaan dan sistem pemerintahan, ilmu pengobatan, bangunan Tembok Cina, dll3.Peninggalan Candi Borobudur4.Jaman Majapahit: sistem pemerintahan, kemajuan sistem transportasi di laut, dll
  28. 28. PENGARUH GLOBALISASI• Era keterbukaan: yang memberikan perubahan peradaban di segala bidang:1. Bidang idiologi dan politik ide kebebasan dan demokrasi2. Bidang ekonomi kapitalisme dan pasar bebas3. Bidang sosial budaya  masuk dan berubahnya nilai- nilai budaya negara lain (pengaruh kemajuan komunikasi dan informasi)4. Bidang pertahanan dan keamanan negara  perdagangan dan industri  konflik antar negara
  29. 29. ASPEK POSITIF GLOBALISASI :• Kemajuan bidang teknologi komunikasi , informasi dan transportasi  mempermudah interaksi manusia dan meningkatkan efisiensiASPEK NEGATIF GLOBALISASI:1.Masuknya nilai budaya luar  menghilangkan nilai-nilai tradisi atau identitas suatu bangsa2.Eksploitasi sumberdaya alam yang tidak terkendali karena kebutuhan manusia yang meningkat
  30. 30. ASPEK NEGATIF GLOBALISASI:3. Bidang ekonomi  perkembangan nilai-nilai konsumerisme dan individual yang menggeser nilai-nilai sosial masyarakat4. Terjadi dehumanisasi  yaitu derajat manusia tidak dihargai karena lebih banyak menggunakan mesin-mesin berteknoligi tinggi
  31. 31. SIKAP TERHADAP GLOBALISASI1. Sebagian bangsa menyambut positif globalisasi  dianggap sebagai alternatif baru untuk perbaikan nasib umat manusia2. Sebagian masyarakat kritis menolak globalisasi  dianggap sebagai bentuk baru penjajahan (kolonialisme) mellui cara-cara baru yang bersifat transnasional di bidang politik, ekonomi dan budaya3. Sebagian tetap menerima globalisasi sebagai sebuah keniscayaan akibat perkembangan teknologi informasi dan transportasi, tetapi tetap kritis terhadap akibat negatif globalisasi
  32. 32. IV. MANUSIA, NILAI, MORAL DAN HUKUMPembahasan NILAI termasuk dalam kawasan ETIKA yang bermakna (Bartens, 2001):1.Sebagai nilai-nilai atau norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur tingkah lakunya2.sebagai kumpulan asas atau nilai moral (Kode Etik)3.Sebagai ilmu tentang baik dan buruk dalam semua aspek kehidupan manusia (Filsafat Moral)
  33. 33. Makna NILAI menurut bahasa Indonesia:• Harga dalam arti taksiran (harga emas/gram)• Harga sesuatu misal nilai mata uang• Angka (skor) / Kadar (mutu)Pengertian NILAI:1. Suatu kualitas atau penghargaan terhadap sesuatu yang menjadi dasar penentu tingkah laku seseorang (Daroeso, 1986)2. Suatu kualitas atau keadaan yang bermasfaat bagi manusia baik lahir maupun batin (Darmodiharjo, 2001)
  34. 34. Semua bersifat ber-NILAI apabila:• Menyenangkan (paesend)• Berguna (useful)• Memuaskan (satisfying)• Menguntungkan (profitable)• Menarik (interesting)• Keyakinan (belief)
  35. 35. Nilai memiliki ciri sebagai:Ciri nilai (Daroeso, (1986):• Suatu realitas yang abstrak (tidak dapat ditangkap oleh indra tetapi ada)• Normatif (nilai yang sebenarnya, ideal, sebaiknya, seharusnya, yang diinginkan)• Berfungsi sebagai daya dorong manusia (sebagai Motifator untuk berubah menjadi lebih baik)
  36. 36. Klasifikasi macam dan jenis nilai (Notonegoro, 1975):1. Nilai Materiil : sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia dan dipergunakan untuk kegiatan2. Nilai Kerohanian, dibedakan menjadi: - Nilai Kebenaran (bersumber pada akal pikiran ) - Nilai Estetika (Rasa yang bersumber pada keindahan) - Nilai Kebaikan atau Norma (bersumber pada kehendak, karsa hati dan nurani manusia) - Nilai Religius/Ketuhanan (bersifat mutlak dan bersumber pada keyakinan manusia)
  37. 37. Menurut Filsafat Nilai dibedakan:1. Nilai Logika (nilai tentang benar - salah)  nilai pada keadaan yang sebenarnya2. Nilai Etika (nilai baik-buruk) yang berkaitan dengan perilaku manusia/nilai moral3. Nilai estetika (nilai tentang indah-jelek)  merupakan nilai yang berkaitan dengan penampilan fisik
  38. 38. NORMA SEBAGAI PERWUJUDAN DARI NILAINilai bersifat abstrak sehingga perlu diwujudkan dalam norma, (norma aturan) sehingga dapat mengatur kehidupan manusia agar selaras, selamat dan tercapai kebaikan.Misal: norma yang berbunyi “Dilarang Merokok”  agar terwujud nilai kesehatan“Buanglah sampah Pada Tempatnya”  agar tercipta nilai kebersihan
  39. 39. • Norma merupakan tolok ukur di dalam mengevaluasi kegiatan manusia• Norma berpasangan dengan SANKSI  suatu keadaan yang diterima sebagai akibat dari pelanggaran norma
  40. 40. Norma yang berlaku dalam masyarakatdibedakan menjadi:1. Norma Agama  peraturan hidup manusia yang berisi perintah dan larangan yang berasal dari Tuhan2. Norma Moral/Kesusilaan peraturan/kaidah hidup yang bersumber dari hati nurani yang berisi nilai moral bersifat mengikat manusia3. Norma Kesopanan  bersifat mengatur pergaulan hidup manusia4. Norma Hukum  diciptakan untuk kekuatan resmi atau negara yang sifatnya mengikat atau memaksa
  41. 41. HUKUM SEBAGAI NORMA:Hukum pada dasarnya adalah bagian dari Norma, yang membedakan adalah:1.Norma hukum datangnya dari luar diri kita sendiri, yaitu dari kekuasaan/lembaga yang resmi dan berwenang2.Norma hukum dilekati SANKSI pidana yang memaksa secara fisik3.Sanksi pidana atau sanksi pemaksa dilaksanakan oleh aparat negara
  42. 42. Norma Hukum dibutuhkan karena :1. Bentuk sanksi dari ketiga norma terdahulu belum cukup efektif untuk melindungi keteraturan dan ketertiban masyarakat (sanksi bersifat kurang menimbulkan efek jera)2. Masih adanya perilaku lain yang perlu diatur di luar ketiga norma terdahulu, misal perilaku di jalan raya, perilaku dalam jurnalistik, dll
  43. 43. FUNGSI DAN TUJUAN ADANYA HUKUM:1. Sebagai alat pengatur tata tertib dalam hubungan antar manusia2. Sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan sosial (hukum mempunyai ciri mengatur, bersifat memaksa dan mempunyai daya yang mengikat secara fisik dan psikis)3. Sebagai penggerak pembangunan4. Sebagai fungsi kritis hukum
  44. 44. V. MANUSIA, INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT• Individu  manusia sebagai individu berarti : manusia perseorangan yang artinya tidak terbagi• Individu berasal dari kata “individuum” (bahasa latin) yang artinya tak terbagi• Manusia individualis  artinya manusia yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau berbagi dengan yang lain
  45. 45. PERTUMBUHAN INDIVIDU• Manusia sebagai individu mengalami pertumbuhan, yang terbagi menjadi 3 aliran:1. Aliran Asosiasi: perkembangan individu yang terjadinya perubahan pada seseorang secara bertahap karena adanya pengaruh dari pengalaman melelui pancaindra yang menimbulkan sensasi dalam mengenai keadaa batin sendiri sehingga menimbulkan refleksi
  46. 46. 2. Aliran Gastalt: perkembangan individu yang dipengaruhi oleh keseluruhan yang saling berhubungan.3. Aliran Sosialis: perkembangan individu sebagai proses sosialisasi . (Anak kecil pada awalnya belum memiliki moral, baru kemudian memiliki moral yang sifatnya heteronom dan akhirnya memiliki moral yang otonom setelah dewasa melalui sosialisasi
  47. 47. PERKEMBANGAN INDIVIDU1. Pandangan Nativisme: perkembangan individu banyak dipengaruhi oleh faktor dari dalam atau keturunan (bawaan sejak lahir)2. Pandangan Empirisme: perkembangan individu yang banyak dipengaruhi oleh faktor dari lingkungan3. Teori Konvergensi: perkembangan individu yang dipengaruhi oleh ke dua faktor di atas dengan melihat faktor mana yang lebih dominan
  48. 48. MANUSIA DAN KELUARGAKELURGA  suatu kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih dalam satu ikatan darah, perkawinan atau adopsi serta tinggal bersamaKELUARGA  ibu, bapak dan anak-anaknya dalam satu rumah  Keluarga batih / keluarga inti
  49. 49. • Keluarga Sejahtera keluarga yang dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang syah, mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki hubungan yang serasi dan seimbang antar anggota keluarga dan masyarakat disekitarnya• Rumah Tangga  kelompok sosial yang berpusat pada keluarga batih (ayah, ibu dan anak)
  50. 50. Fungsi Keluarga1. Fungsi Biologis  fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan biologis (suami-Istri) dalam satu keluarga yang dilindungi oleh undang-undang yang syah secara hukum dan kaidah agama. Bentuk Kebutuhan Biologis dalam keluarga lainnya: kebutuhan untuk mencukupi makan dan minum, kesehatan, perlindungan, dll secara bertanggungjawab
  51. 51. Fungsi Keluarga2. Fungsi Sosialisasi Anak  Fungsi sosial yang diterapkan oleh keluarga untuk membentuk kepribadian anak. Keluarga wajib mengajarkan kepada anak berupa bekal tingkah laku terpuji, sikap dan keyakinan yang baik, cita-cita yang luhur, nilai atau norma dalam masyarakat dan mempelajari peran yang diharapkan yang akan dijalankan mereka di kemudian hari.
  52. 52. 3. Fungsi Afeksi  fungsi secara psikologis untuk memberikan perhatian, kasih sayang, rasa dibutuhkannya orang tua dari anak  untuk memberikan ruang kepada anak untuk tumbuh percaya diri dan menjadi pribadi yang selalu berpikir positif4. Fungsi edukatif  keluarga adalah guru pertama dalam mendidik anak, selanjutnya dapat diambil alih oleh lembaga pendidikan
  53. 53. 5. Fungsi Religius fungsi keagamaan yang mendorong pembentukan keluarga menjadi insan agamis yang penuh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Model pendidikan agama dalam keluarga: a. Cara hidup yang menjalankan perilaku dan penghayatan ajaran agama b. Pemenuhan aspek fisik  sarana ibadah c. Aspek sosial  hubungan sosial antara anggota keluarga dan lembaga agama
  54. 54. 6. Fungsi Protektif fungsi untuk melindungi keluarga dari hal-hal yang bersifat negatif7. Fungsi Rekreatif memberikan suasana yang menghibur kepada anggota keluarga8. Fungsi Ekonomi fungsi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi secra bertanggung jawab untuk mempertahankan hidup9. Fungsi Penentuan Status  fungsi untuk pemenuhan hak status anggota keluarga secara hukum yang berlaku
  55. 55. Bentuk Keluarga• Keluarga batih /inti (Nuclear Family)  ayah- ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah• Keluarga luas (Extended Family)  keluarga yang merupakan satu keturunan dari kakek- nenek, dan keturunan dari masing-masing anaknya
  56. 56. Hak dan Kewajiban Individu dalam Masyarakat• Hak Asasi  bersifat natural untuk merdeka, mendapat kehormatan dalam masyarakat• Hak- hak sipil  hak yang diperlukan oleh individu didalam masyarakat (status secara sosial)
  57. 57. TERIMA KASIH

×