Michael S. Sunggiardi Pengalaman Pengembangan Usaha dan Pendanaan PPBT Tim Ahli Pustekkom, Depdiknas Technical Director PT...
Latar Belakang <ul><li>Perkembangan teknologi  embedded  yang sudah matang, sejak tahun 1961 </li></ul><ul><li>Perkembanga...
Latar Belakang <ul><li>Pengalaman lebih dari 27 tahun dalam berbisnis, merakit komputer dan perlengkapannya </li></ul><ul>...
<ul><li>Dengan nekad, membangun  PT Marvel Network Sistem , Jakarta - yang punya Visi dan Misi sebagai berikut; </li></ul>
<ul><li>PT Marvel Network Sistem , Jakarta </li></ul>
Produk Lokal
Definisi Produk Dalam Negeri <ul><li>Definisi produk dalam negeri sangat mudah diuraikan, tetapi sangat sulit untuk dirinc...
Alur Membuat Produk Dalam Negeri
Mengapa Perlu Produk Lokal?
Produk Lokal <ul><li>Meningkatkan daya saing Indonesia terhadap negara lain </li></ul><ul><li>Menghemat devisa di bidang t...
Strategi Harga <ul><li>Strategi harga untuk peranti keras dan peranti lunak yang diterapkan oleh  vendor-vendor  dari Amer...
Kegagalan
Kegagalan Yang Dihadapi <ul><li>Kekurangan modal usaha karena tidak didukung oleh lembaga keuangan atau modal ventura </li...
Referensi Taiwan Inc
Terima Kasih [email_address]
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengalaman Berbisnis TIK di Indonesia

1,800 views

Published on

Presentasi Pengalaman Pengembangan Usaha dan Pendanaan PPBT dari tahun 1982

Published in: Technology, Business
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pengalaman Berbisnis TIK di Indonesia

  1. 1. Michael S. Sunggiardi Pengalaman Pengembangan Usaha dan Pendanaan PPBT Tim Ahli Pustekkom, Depdiknas Technical Director PT BoNet Utama, Bogor Technical Director PT Marvel Network Sistem, Jakarta Badan Pengawas Nasional Awari (Asosiasi Warnet Indonesia) Kabid Pengembangan Teknologi Apkomindo (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) Anggota Yayasan IndoWLI (Indonesia Wireless LAN Internet) Certified Engineer untuk : Cirronet, Compex , Proxim, Motorola dan WaveRider
  2. 2. Latar Belakang <ul><li>Perkembangan teknologi embedded yang sudah matang, sejak tahun 1961 </li></ul><ul><li>Perkembangan teknologi software Open Source dalam lima tahun belakangan ini </li></ul><ul><li>Perkembangan industri elektronika dan komputer yang mengarah ke standarisasi terbuka ( Open Hardware dan Open Standard ) </li></ul><ul><li>Kesiapan bangsa Indonesia untuk mengadaptasi teknologi embedded </li></ul>
  3. 3. Latar Belakang <ul><li>Pengalaman lebih dari 27 tahun dalam berbisnis, merakit komputer dan perlengkapannya </li></ul><ul><li>Koneksi dan jaringan bisnis dengan partner dari Taiwan, Singapura, Malaysia dan Cina </li></ul><ul><li>Sudah memiliki jaringan bisnis di seluruh Indonesia yang siap membantu pemasaran dan distribusi peralatan </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Dengan nekad, membangun PT Marvel Network Sistem , Jakarta - yang punya Visi dan Misi sebagai berikut; </li></ul>
  5. 5. <ul><li>PT Marvel Network Sistem , Jakarta </li></ul>
  6. 6. Produk Lokal
  7. 7. Definisi Produk Dalam Negeri <ul><li>Definisi produk dalam negeri sangat mudah diuraikan, tetapi sangat sulit untuk dirinci dan dibuat sebagai data yang konsisten </li></ul><ul><li>Kenyataan diatas, disebabkan oleh dunia industri elektronika Indonesia yang tidak berkembang sejak 10 tahun terakhir, kita hanya sebagai perakit dan mengandalkan tenaga murah saja </li></ul>
  8. 8. Alur Membuat Produk Dalam Negeri
  9. 9. Mengapa Perlu Produk Lokal?
  10. 10. Produk Lokal <ul><li>Meningkatkan daya saing Indonesia terhadap negara lain </li></ul><ul><li>Menghemat devisa di bidang tenaga kerja ( labour cost) </li></ul><ul><li>Memberikan lapangan kerja bagi anak-anak Indonesia yang berbakat dan punya keahlian </li></ul><ul><li>Dapat membuat suatu produk yang sesuai dengan kondisi dan keadaan di Indonesia </li></ul>
  11. 11. Strategi Harga <ul><li>Strategi harga untuk peranti keras dan peranti lunak yang diterapkan oleh vendor-vendor dari Amerika, Eropa dan Jepang </li></ul>
  12. 12. Kegagalan
  13. 13. Kegagalan Yang Dihadapi <ul><li>Kekurangan modal usaha karena tidak didukung oleh lembaga keuangan atau modal ventura </li></ul><ul><li>Tidak ada dukungan pemerintah dalam bentuk UU atau aturan untuk dapat melaksanakan pengembangan bisnis TIK secara terpadu </li></ul><ul><li>Tidak ada usaha kecil lain yang dapat mendukung proses produksi TIK dalam negeri </li></ul><ul><li>Kekurangan SDM yang bermutu dan memiliki etika bisnis yang baik </li></ul>
  14. 14. Referensi Taiwan Inc
  15. 15. Terima Kasih [email_address]

×