CARA PERHITUNGAN BAGI HASIL PEMBIAYAAN  PADA KSPS BTM COMAL <ul><li>Pada acara ; </li></ul><ul><li>Silaturrohim & Buka Ber...
QS. AL BAQARAH 275-276
275.  Orang-orang yang makan (mengambil) riba [174]  tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan...
Sejarah Perkembangan Riba <ul><li>Pertanyaan terhadap bunga dalam basis teoritis bukan barang baru.  Plato  menganggap bun...
DOSA & BAHAYA RIBA <ul><li>Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda,  &quot;Allah melaknat or...
 
Prof.Dr.Dr.Yusuf Qardhawi menulis  : “ Sebanyak 300 ulama dan pakar ekonomi dunia Telah ijma’ tentang keharaman bunga bank...
<ul><li>PRODUK PEMBIAYAAN </li></ul><ul><li>MURABAHAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan dengan prinsip jual beli barang ...
CARA PERHITUNGAN  BAGI HASIL PEMBIAYAAN  DI KSP SYARIAH BTM COMAL <ul><li>MUSYARAKAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan a...
<ul><li>Pertama, kita hitung besar angsuran pokok yang harus dibayarkan: </li></ul><ul><li>Besar pinjaman : Jangka waktu =...
Tgl Uang Masuk Tgl Uang Masuk 1 200,000  16 200,000  2 150,000  17 250,000  3 175,000  18 175,000  4 225,000  19 200,000  ...
DATA SUMBER A. Modal BTM = Saldo Dana Milik BTM       3,000,000 B. Modal MITRA = Rata-rata uang masuk - Saldo Dana Milik B...
<ul><li>SEKIAN DAN TERIMA KASIH </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Dosa Bahaya Riba

2,803 views

Published on

deskripsi bahaya riba

Published in: News & Politics, Technology
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,803
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
124
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Dosa Bahaya Riba

  1. 1. CARA PERHITUNGAN BAGI HASIL PEMBIAYAAN PADA KSPS BTM COMAL <ul><li>Pada acara ; </li></ul><ul><li>Silaturrohim & Buka Bersama </li></ul><ul><li>KSP SYARI’AH BTM COMAL </li></ul><ul><li>Dengan </li></ul><ul><li>JAMA’AH MASJID AT-TAQWA KEBAGUSAN, AMPELGADING </li></ul><ul><li>Comal, 26 September 2008 </li></ul>
  2. 2. QS. AL BAQARAH 275-276
  3. 3. 275. Orang-orang yang makan (mengambil) riba [174] tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila [175]. keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba , padahal Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu [176] (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. 276. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah [177]. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa [178].
  4. 4. Sejarah Perkembangan Riba <ul><li>Pertanyaan terhadap bunga dalam basis teoritis bukan barang baru. Plato menganggap bunga sebagai alat si kaya mengeksploitasi si miskin, dan Aristoteles meyakini bahwa uang sebagai alat tukar yang tidak bertambah dengan bunga. Dalam End of Economics (1991), Umar Vadillo mengatakan bahwa sebagian orang Romawi, Seneca dan Cicero berargumentasi dengan keras terhadap praktik riba, dan di kalangan orang Kristen awal; Nysennas, Agustinus,dan Aquinas juga menolak bunga. </li></ul><ul><li>Larangan praktik riba terdapat dalam Taurat dan Injil. Tetapi kemudian banyak orang Yahudi mengartikan larangan ini hanya antara sesama orang Yahudi, tidak untuk orang Yahudi dengan non-Yahudi. </li></ul><ul><li>” jika kamu meminjamkan uang kepada orang miskin dari golonganku, jangan seperti rentenir, kamu tidak boleh mengambil bunga darinya.” </li></ul><ul><li>  (injil berbahasa Inggris edisi revisi, Eksodus 22:25) </li></ul><ul><li>” Kamu tidak boleh mengambil bunga dari setiap pinjaman uang kepada sesamamu, apakah dalam bentuk uang, makanan atau apa saja yang bisa diambil oleh bunga”. </li></ul><ul><li>  (Injil berbahasa Inggris edisi revisi , eutoronomi 23:19-20) </li></ul>
  5. 5. DOSA & BAHAYA RIBA <ul><li>Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda, &quot;Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba), mereka sama saja&quot; . </li></ul><ul><li>(HR. Muslim dan Ahmad) </li></ul><ul><li>Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam juga bersabda, &quot;Jauhilah tujuh dosa besar yang membawa kepada kehancuran,” lalu beliau sebutkan salah satunya adalah memakan riba. (HR. al-Bukhari dan Muslim). </li></ul><ul><li>&quot;Dosa riba memiliki 72 pintu, dan yang paling ringan adalah seperti seseorang berzina dengan ibu kandungnya sendiri.” </li></ul><ul><li>(Shahih, Silsilah Shahihah no.1871) </li></ul>
  6. 7. Prof.Dr.Dr.Yusuf Qardhawi menulis : “ Sebanyak 300 ulama dan pakar ekonomi dunia Telah ijma’ tentang keharaman bunga bank (Mereka terdiri dari ahli fikih ahli ekonomi dan keuangan dunia Tak seorang pun yang membantahnya Saya benar-benar menyaksikan, bahwa para ahli ekonomi Islam, Justru lebih bersemangat dari ahli fikih sendiri” Pernyataan Al-Qardhawi tentang Ijma’ tersebut telah dikutip oleh Prof.Dr.Muhammad Ali Ash-Shobuni dalam buku Jarimat ar-Riba
  7. 8. <ul><li>PRODUK PEMBIAYAAN </li></ul><ul><li>MURABAHAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan dengan prinsip jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. </li></ul><ul><li>MUDHARABAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan atas dasar prinsip bagi hasil sesuai dengan kesepakatan. </li></ul><ul><li>MUSYARAKAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan dengan prinsip bagi hasil, yang porsinya disesuaikan dengan proporsi penyertaan. </li></ul><ul><li>IJARAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan berdasarkan prinsip sewa beli. </li></ul>
  8. 9. CARA PERHITUNGAN BAGI HASIL PEMBIAYAAN DI KSP SYARIAH BTM COMAL <ul><li>MUSYARAKAH </li></ul><ul><li>Adalah pembiayaan atas dasar prinsip bagi hasil sesuai dengan kesepakatan. </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>Pak Kusnadi merupakan seorang pengusaha kelontong dengan rata-rata penjualan perhari Rp 200.000,-. Dari perolehan tersebut keuntungan rata-rata dari penjualan sebesar 10%. </li></ul><ul><li>Menjelang lebaran beliau butuh tambahan modal untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat pesat pada bulan tersebut, kemudian beliau mengajukan pembiayaan di BTM Comal sebesar Rp 3.000.000,- dengan jangka waktu 10 bulan dan kesepakatan nisbah bagi hasil adalah 75% : 25% (75% dari hasil menjadi bagian nasabah dan 25%nya menjadi bagian BTM Comal) </li></ul><ul><li>Berapa besar angka yang harus beliau bayarkan kepada BTM Comal setiap bulannya? </li></ul>
  9. 10. <ul><li>Pertama, kita hitung besar angsuran pokok yang harus dibayarkan: </li></ul><ul><li>Besar pinjaman : Jangka waktu = Rp 3.000.000,- : 10 bulan </li></ul><ul><li> = Rp 300.000,- </li></ul><ul><li>Kemudian kita perhitungkan besar bagi hasilnya: </li></ul><ul><li>dari laporan keuangan nasabah diperoleh catatan penjualan harian: </li></ul>
  10. 11. Tgl Uang Masuk Tgl Uang Masuk 1 200,000 16 200,000 2 150,000 17 250,000 3 175,000 18 175,000 4 225,000 19 200,000 5 180,000 20 160,000 6 200,000 21 200,000 7 100,000 22 200,000 8 250,000 23 185,000 9 275,000 24 225,000 10 200,000 25 200,000 11 160,000 26 260,000 12 100,000 27 200,000 13 250,000 28 205,000 14 200,000 29 225,000 15 200,000 30 225,000 6,000,000
  11. 12. DATA SUMBER A. Modal BTM = Saldo Dana Milik BTM       3,000,000 B. Modal MITRA = Rata-rata uang masuk - Saldo Dana Milik BTM 3,000,000 C. TOTAL MODAL (A+B) / Rata-rata uang belanja     6,000,000 D. Prosentase Modal Milik BTM         50% E. Prosentase Modal Milik MITRA       50% F. Laba Kotor = Laba Kotor hasil dari blangko 1     900,000 G. Total Biaya           H. Laba Bersih (F-G)           900,000 I. Plafond Awal           3,000,000 J. Jangka Waktu Pembiayaan         10 K. Angsuran Pokok           300,000 L. Kesepakatan Nisbah Bagi Hasil/Rugi Dana Milik BTM     - BTM             25% - MITRA           75% M. Laba Bersih Dana Milik BTM (yang dibagi)     100% HASIL PERHITUNGAN BAGI HASIL/RUGI       Laba Bersih = 15% dari Laba Bersih Usaha     450,000 Bagi Hasil Milik BTM         112,500 Bagi Hasil Milik MITRA         337,500 Total Angsuran Mitra = Angsuran Pokok + Bagi Hasil Milik BTM 412,500
  12. 13. <ul><li>SEKIAN DAN TERIMA KASIH </li></ul>

×