Fire Fighting System at Ship

3,496 views

Published on

This slide are describe the arragement of fire fighting piping system reference from Solas as IMO's Regulation.

Published in: Business

Fire Fighting System at Ship

  1. 1. PIPING SYSTEM ON FIRE FIGHTING SYSTEM<br />KELOMPOK VIII<br />TulusUtama P.<br />M. Aziz Almujahidin<br />FriskaMiftahkur A. <br />
  2. 2. GENERAL<br /><ul><li>Kebakaranadalahbahaya yang konstanterjadidilaut yang kadangtimbulataskelalaianataukurangnyakepedulian.
  3. 3. Faktorpenyebabkebakaran :</li></li></ul><li>FIRE CLASSIFICATIONS<br /><ul><li>Kelas A : apimembakarkayu, fiberglass danalat furniture</li></ul>-Kelas B : apimembakarminyak (bahanbakar, pelumasdll).<br />-Kelas C : apimembakarbahanbakar gas.<br />-Kelas D : apimembakarlogam yang dapatterbakar<br />-Kelas E : apimembakarbendadenganteganganlistriktinggi.<br />
  4. 4. Kelas A<br />
  5. 5.
  6. 6.
  7. 7.
  8. 8.
  9. 9.
  10. 10.
  11. 11. FIRE PREVENTIONS<br />Kontrolkebocoranpadacairan yang mudahterbakar<br />Kontrolpenyebaranasapkebakaran<br />Sumberkebakaranharusdiminimalkan<br />Sumberkebakarandijauhkan dari material yang mudahterbakar<br />
  12. 12. Pemadamankebakarandilautterdiridari 3 tahapan yang berbedayaitu:<br />Deteksi<br /> - Penentuanlokasikebakaranmenggunakansensor<br />Alarm<br /> - Memberikaninformasiterjadinyakebakarandenganmenggunakansirine yang diaktifkanolehalatdeteksikebakaran<br />Control<br /> - Merupakanprosespengendaliandariapi yang menyebabkankebakaran.<br />
  13. 13. SENSOR YANG DIGUNAKAN DETEKTOR KEBAKARAN<br />SMOKE DETECTOR<br />SENSOR ASAP<br />Bekerjaberdasarkanperbedaanpenghantaranaruslistrikdariduabuahtabung yang berisiaorosolataupartikelionisasi.<br />SENSOR NYALA API<br />Bekerjadenganmenggunakandetekorsinar ultraviolet daninframerahmengingatnyalaapimenimbulkanradiasi ultraviolet daninframerah.<br />SENSOR PANAS<br />bekerjaberdasarkanperbedaannilaimuaipanjangmasing-masingunsurlogamnya. Sensor jenisiniterpasangdidapurdan laundry mengingatdikedualokasitersebutseringterjadikesalahandeteksijikadipergunakandetektorjenis lain.<br />INFRA-RED FLAME DETECTOR<br />HEAT DETECTOR<br />
  14. 14. FIRE FIGHTING<br />BerdasarkanSOLAS’07 Reg. 10 yang mana untukmenekanlaju api agar tidakmeluasdiperlukan :<br />FixedExtinguishing system yang sudahterinstall di kapaldengansebelumnyamemperhatikan proses penyebaran api<br />Alat-alatpemadamkebakaran yang sudahterinstallsebaiknyasudahsiappakai<br />
  15. 15. TYPE OF FIRE FIGHTING SYSTEM <br />ON A VESSEL<br />1. Fire Main System<br />Sea Water Hydrants (semuakapal)<br />Foam (termasukdalamsistem PMK diKapal Tanker)<br />Emergency Fire Pumps<br />2. Local Fire Fighting<br />a. Fixed Fire Fighting<br />Sprinkles (seluruhruangakomodasi)<br />Foam (E/R, Separator, ruang Boiler)  Oil<br />CO2 (E/R, ECR, Wheelhouse)  Electricals<br />High Pressure Water-mist (E/R, Separator, M/E, A/E)<br />b. Portable Fire Extinguishing<br />CO2, Foam, Powder/ Dry Foam<br />
  16. 16. FIRE MAIN SYSTEM COMPONENTS<br />Sea chest (Inlet)<br />Main Pipes<br />Fire Main Pump (pompa PMK)<br />Branch Pipes<br />Hydrants, including Hose, Nozzle (di E/R, Main Deck, danAccomodation Decks)<br />Lines to shore Connection & Emergency Fire Pumps<br />
  17. 17. FIRE MAIN SYSTEM<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.2 yang dimanakamarmesinharusdilengkapidenganpenyaluran air yang cepatdarifire main systemdengantekanan yang sesuai yang dilakukandarianjungannavigasiatau fire control station.<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.1.1 bahwa<br />Sistempipadan hydrant harusditempatkandimananantinyaselangPMKmudahmenjangkaunya<br />Harusdidesainsedemikianrupauntukmengurangiupayapembekuan.<br />
  18. 18. FIRE MAIN PIPE<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.1.3 bahwa<br />Diameter dari fire main haruscukupuntukpendistribusian yang efektifpadakeluaranmaksimum yang diperlukandari 2 pompa yang bekerjasecarabersamaan<br />Kecualipada cargo ship, diameter maksimumhanyamampumengeluarkan air sebanyak 140 m3/h.<br />BerdasarkanBKI :<br />Material : Steel Galvanized Pipe (SGP) BKI Vol. V Sect. 4<br />KetebalanPipa : KategoriM atau D jikamelalui Cargo Hold atau Fuel Oil Tank tabel 11.5 BKI Vol. III Sect. 11, sea waters lines<br />PenyambunganPipa : jenisButt-weld atauFlens tabel 11.11 dan 11.12 BKI Vol. III Sect. 11<br />Jalur Fire Main Pipe :<br />Main Pipe : dari Sea chest menuju deck<br />Branch Pipe : @ Hydrants di deck danakomodasi<br />
  19. 19. FIRE PUMP<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.2bahwapompa ballast,bilga,sanitary dan general service pumpdikategorikan fire pump dengancatatanbahwapompatersebutdapatdigunakansecara normal dantidakdigunakanuntukmemompaminyak.<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.2.2 bahwaJUMLAH Fire Pump :<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.2.4bahwaKAPASITASdari fire pump :<br />Untuk cargo ship kecualipada emergency pump kapasitasdari fire pump tidakkurangdari 4/3 daripompabilga<br />SatupompaPMKharusmempunyaikapasitastidakkurangdari 80% darijumlah total kapasitas 2 pompa. Biasanyatidakkurangdari 25 m3/h.<br />
  20. 20. NUMBER & POSITION OF HYDRANT<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.1.5bahwa<br />Jumlahdanletak hydrant diatursedemikianrupasehinggasekurangnyaduapancaran air tidakberasaldari hydrant yang sama.<br />1 hydrant harusdari 1 selangtunggal yang dapatmenjangkausetiapbagiandarikapal<br />Hydrant ditempatkandidekatjalanmasukdariruangan yang dilindungi.<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.1.6bahwaTekanan Hydrant :<br />
  21. 21. FIRE HOSE & NOZZLE<br />BerdasarkanSOLAS’07 Chapter II Reg. 10.2.3<br />Harusdibuatdaribahan yang tidakmudahrusakdandapatmenjangkauruangan yang dituju.<br />Setiapselangharusberisi nozzle dan coupling<br />Fire Hose mempunyaipanjang minimal 10 m, tetapitidaklebihdari :<br />15 m padakamarmesin<br />20 m padaruangan lain & geladakterbuka<br />25 m untukkapaldenganlebar 30 m.<br />KetentuanJumlah :<br />Untukkapal ≥ 1000 GT : selangkebakaran 1 buahuntuksetiap 30 m danjumlahnyatidakbolehkurangdari 5 buah<br />Untukkapal ≤ 1000 GT : biasanyaberjumlahtidakkurangdari 3 buah.<br />
  22. 22. SIZE & TYPE OF NOZZLE<br />Standar diameter dari nozzle adalah 12 mm, 16 mm, dan 19 mm<br />Untukruangakomodasidiamater nozzle tidaklebihdari 12 mm<br />Untukruangan yang lain diameter nozzle disesuaikantetapitidaklebihdari 19 mm.<br />
  23. 23. FIRE MAIN SYSTEM<br />
  24. 24. LOCAL FIRE FIGTHING SYSTEM<br />a. Fixed Fire Fighting<br />Sprinkles (seluruhruangakomodasi)<br />Foam (E/R, Separator, ruang Boiler)  Oil<br />CO2 (E/R, ECR, Wheelhouse)  Electricals<br />High Pressure Water-mist (E/R, Separator, M/E, A/E)<br />b. Portable Fire Extinguishing<br />CO2, Foam, Powder/ Dry Foam<br />
  25. 25. 2. FIXED FIRE FIGHTING<br />HYDROPHORE<br />Sebagaipenampung air lautdi E/R<br />Tekanan: > 1,75 bar tergantungketinggianaccomodation<br />Volume : > 2 x Q pompa/menit<br />Padakeadaan stand by : harusbisadiisi freshwater<br />SPRINKLES<br />Q = 5 lt/m2luasan space (max luasan 280 m2)<br />Dikelompokan (@ < 200 sprinkles)<br />Bahan : corrosion - resistant (galvanis steel not allowed)<br />HYDROPHORE PUMP<br />Suction: di S/C, Disch: dihydrophore<br />Q > 1400 lt/mnt<br />
  26. 26. 3. PORTABLE FIRE EXTINGUISHER<br />Berdasarkan SOLAS’07 Chapter II Reg. 10.3<br />Ruangakomodasi, ruanglayanan dan ruang control harusdisediakan portable PMK<br />Kapaldengan ≥ 1000 GT harussekurangnyamembawa 5 portable PMK<br />FireExtinguisherharusditempatkan di tempat yang mudahterlihat, mudahdijangkau.<br />Padadasarnyaterdapat4 tipe Portable Extinguisher<br />Soda-acid<br />Foam<br />CO2 Extinguisher<br />Dry Powder.<br />
  27. 27. SODA-ACID EXTINGUISHER<br /><ul><li>Tabungnyamengandungsodium bicarbonat.
  28. 28. Saat plunger menabrakpelindungbotolmenyebabkanasamdan sodium bicarbonatbercampur.
  29. 29. Pemadaminidigunakanuntukmemadamkankebakarankelas A, dapatditemuidiaccomodation area.</li></li></ul><li>FOAM EXTINGUISHER<br /><ul><li>Tabungbagianlaurmengandungnatriumbikarbonatsedangkantabungpanjangdidalammengandungaluminiumsulfat
  30. 30. Ketika plunger dibukadenganmemutarnya, cairandarikeduatabungakantercampur.
  31. 31. Pemadaminidigunakanuntukmemadamkankebakarankelas A dan B, danseringdijumpaidi area yang banyakmengandungcairanmudahterbakarseperti engine room.</li></li></ul><li>CO2 EXTINGUISHER<br /><ul><li>Tabung yang sangatkuatuntukmenyimpancairan CO2dibawahtekanan
  32. 32. Perubahandaricairanke gas terjadisaatcairankeluardaritabungdanmelewatiselang, danakhirnyamenuju discharge horn
  33. 33. Pemadaminidigunakanuntukmemadamkankebakarankelas B & C dapatditemuidiruangmesin.</li></li></ul><li>DRY POWDER EXTINGUISHER<br /><ul><li>Padawadahluarmengandungbubuknatriumbikarbonat
  34. 34. Saat plunger menabrakditekankarbondioksidaakanmenekanbubuknatriumuntukkeluardari nozzle
  35. 35. Pemadaminidigunakanuntukdaerah yang terdapatinstalasilistrik atau kelas E.</li></li></ul><li>CALCULATING OF FIFI SYSTEM<br />a. Menghitung diameter Fire Main Pipe<br />b. Menghitungkapasitas Fire Pump<br />c. Menghitung head Fire Pump<br />d. Memilih Fire Pump<br />e. Menghitung head Emergency Fire Pump<br />f. Memilih Emergency Fire Pump<br />
  36. 36. CALCULATION OF FIRE FIGHTING<br />
  37. 37. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  38. 38. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  39. 39. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  40. 40. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  41. 41. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  42. 42. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  43. 43. CALCULATION OFFIRE FIGHTING<br />
  44. 44. SEKIAN & TERIMA KASIH<br />

×