Sistem Perekonomian dan Analisa Pengaruh Kondisi Perekonomian terhadap Bisnis

8,558 views

Published on

Slide presentasi mata kuliah pengantar bisnis 2013, Universitas Mercu Buana, Indonesia.

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,558
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
97
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem Perekonomian dan Analisa Pengaruh Kondisi Perekonomian terhadap Bisnis

  1. 1. SISTEM PEREKONOMIAN DAN MENGANALISIS PENGARUH KONDISI PEREKONOMIAN TERHADAP BISNIS Disusun Oleh : Muhammad Hermawansyah
  2. 2. Sistem ekonomi adalah sistem suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya ke warga negaranya, baik perorangan maupun organisasi
  3. 3. Jenis sistem ekonomi global berdasarkan cara pengendalian faktor-faktor produksi Sistem ekonomi berbeda dalam cara mereka mengatur 5 faktor produksi, yaitu: Sumber daya manusia, Modal, Wirausahawan, Sumber daya fisik, dan Sumber daya informasi Berbagai jenis sistem ekonomi juga berbeda sesuai cara pengambilan keputusan menyangkut produksi dan alokasi
  4. 4. Faktor produksi Sumber daya manusia Kemampuan fisik dan mental orang-orang sewaktu mereka berkontribusi pada produksi di dalam perekonomian Modal Dana yang dibutuhkan untuk menciptakan dan menjalankan perusahaan/ bisnis.
  5. 5. Faktor produksi Wirausahawan Individu yang melihat peluang dan mau menanggung resiko yang timbul dari penciptaan dan pengoperasian usaha bisnis baru Sumber daya fisik Hal-hal berwujud yang digunakan oleh organisasi dalam melaksanakan bisnis mereka Sumber daya informasi Data atau informasi lain yang digunakan oleh bisnis
  6. 6. Perekonomian Terpimpin Perekonomian yang mengandalkan pemerintah terpusat untuk mengendalikan semua atau sebagian besar faktor produksi dan untuk membuat semua atau sebagian besar keputusan produksi dan alokasi Yang termasuk di dalamnya adalah: Komunisme
  7. 7. Perekonomian di mana individu-individu mengendalikan keputusan produksi dari alokasi melalui penawaran dan permintaan Yang termasuk di dalamnya adalah: Pasar Input dan Pasar Output Kapitalisme Perekonomian Pasar
  8. 8. Pasar Input: Perusahaan membeli sumber daya dari rumah tangga yang berfungsi sebagai pemasok. Pasar Output: Perusahaan menawarkan barang dan jasa untuk menanggapi permintaan pihak rumah tangga. Perekonomian Pasar
  9. 9. Basis dari politik pasar adalah kapitalisme. Kapitalisme mendorong kepemilikan swasta atas faktor-faktor produksi dan mendorong kewirausahaan dengan menawarkan laba sebagai insentif. Perekonomian Pasar
  10. 10. Sistem ekonomi yang menampilkan sifat-sifat perkonomian terpimpin maupun perekonomian pasar Yang termasuk di dalamnya adalah: Privatisasi Sosialisme Perekonomian Campuran
  11. 11. Privatisasi Proses perubahan perusahaan pemerintah menjadi milik swasta Sosialisme Sistem ekonomi terpimpin di mana pemerintah hanya memiliki dan menjalankan sumber produksi terpilih Perekonomian Campuran
  12. 12. Kondisi ekonomi menjadi penting bagi organisasi bisnis dan nonbisnis, karena faktor-faktor ekonomi dapat mempengaruhi dalam berbagai cara. Maka konsekuensinya akan muncul pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi. 2 hal yang terjadi saat pertumbuhan ekonomi: 1. Output per kapita: jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh sistem per orang naik. 2. Orang mendapatkan manfaat dari standar hidup yang lebih tinggi, mereka dapat membeli banyak barang dan jasa dengan mata uang mereka.
  13. 13. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis Produk domestik bruto GDP: nilai total barang dan jasa yang diproduksi dalam periode tertentu oleh ekonomi nasional dengan seluruh faktor produk dalam negeri. Jika GDP naik, jumlah ouput juga naik; jika jumlah output naik, maka ada pertumbuhan ekonomi Produktivitas membandingkan berapa banyak yang diproduksi oleh sistem dengan berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksinya.
  14. 14. Standar hidup meningkat hanya melalui kenaikan dalam produktivitas, dan pertumbuhan riil dalam GDP mencerminkan pertumbuhan dalam produktivitas Hal yang dapat menghambat pertumbuhan yaitu: neraca perdagangan dan hutang nasional. Neraca perdagangan positif bila ekspor lebih besar daripada impor dan negatif bila impor lebih besar daripada ekspor. Neraca negatif merupakan defisit perdagangan Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis
  15. 15. Stabilitas ekonomi berarti bahwa jumlah uang yang tersedia dalam sistem ekonomi dan jumlah barang serta jasa yang diproduksi dalam sistem tersebut tumbuh kira-kira pada tingkat yang sama. Ancaman utama pada stabilitas ekonomi yaitu inflasi dan pengangguran. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis
  16. 16. Inflasi terjadi bila kenaikan harga di seluruh sistem ekonomi. Untuk mengukur inflasi, dapat berpaling melihat ke CPI/ Consumer Price Index: Ukuran harga produk-produk tertentu yang dibeli konsumen yang tinggal di daerah perkotaan Rumus angka inflasi Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis
  17. 17. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis 1) Inflasi Ringan (Creeping Inflation) Inflasi yang tingkatannya masih di bawah 10% setahun 2) Inflasi Sedang Inflasi yang tingkatannya berada diantara 10% - 30% setahun 3) Inflasi Berat Inflasi yang tingkatannya berada diantara 30% - 100% setahun 4) Hiper Inflasi Inflasi yang tingkat keparahannya berada di atas 100% setahun. Menurut tingkat laju inflasi, meliputi:
  18. 18. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis Inflasi berdasarkan kepada sumber atau penyebab kenaikan harga-harga yang berlaku : •Inflasi tarikan Permintaan, inflasi ini biasanya terjadi pada masa perekonomian berkembang dengan pesat. Kesempatan kerja yang tinggi menciptakan tingkat pendapatan yang tinggi dan selanjutnya menimbulkan pengeluaran yang melebihi kemampuan ekonomi mengeluarkan barang dan jasa. •Inflasi Desakan Biaya, inflasi ini berlaku dalam masa perekonomian berkembang dengan pesat ketika tingkat pengangguran sangat rendah. Apabila perusahaan menghadapi permintaan yang bertambah, mereka akan berusaha menaikan produksi dengan cara memberikan gaji dan upah yang lebih tinggi kepada pekerjanya dan mencari pekerja baru dengan tawaran yang lebih tinggi ini. Langkah ini mengakibatkan biaya produksi yang meningkat, yang akhirnya akan menyebabkan kenaikan harga-harga berbagai barang (inflasi).
  19. 19. Pengangguran adalah tidak adanya pekerjaan bagi mereka yang aktif mencari kerja. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis Bila tingkat pengangguran rendah, berarti kurang tersedianya tenaga kerja untuk direkrut oleh bisnis. Dan bisnis akan menaikan upah yang diinginkan tenaga kerja. Selanjutnya karena biaya tenaga kerja yang lebih tinggi menyedot margin laba, bisnis akan menaikan harga produk mereka. Maka walaupun konsumen memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan, kenaikan ini akan langsung disapu oleh kenaikan harga. Daya belipun merosot.
  20. 20. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis Berdasarkan jam kerja, pengangguran dikelompokkan menjadi 3 macam: •Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu. •Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu. •Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.
  21. 21. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis Berdasarkan penyebab terjadinya, pengangguran dikelompokkan sebagai berikut: •Pengangguran Friksional (frictional unemployment) Pengangguran karena pekerja menunggu pekerjaan yang lebih baik. •Pengangguran Struktural (Structural unemployment) Pengangguran struktural adalah pengangguran yang disebabkan tidak memiliki keahlian yang memadai. •Pengangguran Siklikal Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada. •Pengangguran Musiman Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musim. Umumnya pada bidang pertanian.
  22. 22. Pemerintah mengelola ekonomi melalui 2 perangkat kebijakan. 1. Pemerintah mengelola penagihan dan pengeluaran pendapatannya melalui kebijakan fiskal (seperti kenaikan pajak). 2. Kebijakan moneter berfokus pada pengendalian ukuran pasokan uang negara. Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis
  23. 23. Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter yang diterapkan secara bersama-sama membentuk kebijakan stabilisasi. Kebijakan stabilisasi adalah kebijakan perekenonomian pemerintah yang tujuannya adalah memuluskan fluktuasi dalam output dan pengangguran serta menstabilkan harga Pengaruh kondisi perekonomian terhadap bisnis
  24. 24. Terima Kasih

×