Kasus Korupsi Gayus Tambunan

23,366 views

Published on

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
23,366
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
269
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kasus Korupsi Gayus Tambunan

  1. 1. By Ulil Fakriyah Nindita Ayudyawati Mala Wijayanti Ravenska Narendra Hapsari
  2. 2. DUGAAN 1. 2. 3. 4. 5. Dakwaan Pertama, Gayus dijerat terkait perbuatannya mengurangi keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal dengan total Rp570.952.000. Dakwaan Kedua, Gayus terbukti menerima suap Rp 925 juta dari Roberto Santonius, konsultan pajak, terkait dengan kepengurusan gugatan keberatan pajak PT. Metropolitan Retailmart. Dakwaan Ketiga, Gayus terbukti melakukan pencucian uang terkait dengan penyimpanan uang miliknya yang berasal dari hasil tindak pidana ke dalam safe deposit box Bank Mandiri cabang Kelapa Gading serta ke berbagai rekening di beberapa bank. Dakwaan Keempat, Gayus menyuap sejumlah petugas Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, serta Kepala Rutan Iwan Siswanto antara Rp 1,5-4 juta. Dakwaan lain, Gayus memberikan keterangan palsu kepada Penyidik perihal uang sebesar 24,6 M di dalam Rekening Tabungannya .
  3. 3. Potensi Kerugian Korupsi yang dilakukan oleh Gayus Tambunan mengakibatkan kerugian pada negara sebesar Rp 645,99 Milyar dan US $ 21,1 juta dan dua wajib pajak yang terkait sunset policy dengan potensi kerugian negara Rp. 339 Milyar.
  4. 4. Jeratan Hukum 1. Pertama, Gayus dijerat dengan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor). Dia diduga memperkaya diri sendiri. Gayus telah merugikan keuangan negara sebesar RP 570.952.000, terkait penanganan keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal Sidoarjo. 2. Kedua, Gayus dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a No 31/1999 Tindak Pidana Korupsi. Dia dituding melakukan penyuapan sebesar 760 ribu dolar terhadap penyidik Mabes Polri M Arafat Enanie, Sri Sumartini, dan Mardiyani.
  5. 5. 3. Ketiga, Gayus dijerat pasal 6 ayat 1 huruf a No 31/1999 tindak pidana korupsi karena telah memberikan sejumlah uang sebesar 40.000 dolar AS kepada Hakim Muhtadi Asnun, Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara Gayus di Pengadilan Negeri Tangerang. 4. Keempat, Gayus dijerat dengan Pasal 22 Jo Pasal 22No 31/1999 Undang-undang tindak pidana korupsi. Gayus didakwa telah dengan sengaja memberi keterangan yang tidak benar untuk kepentingan penyidikan.
  6. 6. Kronologi Kasus Gayus Tanggal 7 Oktober 2009 penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkan Gayus sebagai tersangka dengan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), dalam surat tersebut Gayus dijerat tigas pasal berlapis yaitu korupsi, pencucian dan penggelapan senilai Rp. 25 Milyar. Jaksa peneliti memerintahkan penyidik menyita tiga bukti transaksi dalam rekening Gayus yang berasal dari dua pihak yaitu Roberto Santonius dan PT. Mega Jaya Citra Termindo. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, 12 Maret lalu, Gayus, yang hanya dituntut satu tahun percobaan, dijatuhi vonis bebas. Tanggal 24 Maret 2010 Gayus bersama 10 rekannya meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta hengkang ke Singapur. Tanggal 30 Maret 2010, Polisi telah berhasil mendeteksi posisi keberadaan Gayus di negara Singapura dan kini tinggal menunggu koordinasi dengan pihak pemerintah Singapura untuk memulangkan Gayus ke Indonesia.
  7. 7. Tanggal 31 Maret 2010 , tim Penyidik memeriksa tiga orang sekaligus yaitu selain Gayus Tambunan dan Brigjen Edmond Ilyas, ternyata Brigjen Raja Erisman juga ikut diperiksa. Tanggal 7 April 2010, III DPR mengendus, seorang jenderal bintang tiga di Kepolisian dan Syahrial Johan ikut terlibat dalam kasus penggelapan pajak dengan aliran dana Rp 24 Milyar.
  8. 8. SIDANG AKHIR GAYUS Terdakwa kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan akhirnya menerima keputusan akhir dari Hakim Pengadilan Negeri Jakarta. Gayus dihukum 8 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 300 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

×