MAKALAH          Psikologi umum I    Dasar-dasar Biologis Perilaku             Sistem saraf              Endokrin       Pe...
Kata PengantarPuji dan syukur kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-Nyakami dapat menyusu...
Daftar Isi                                                                                           halamanKATA PENGANTAR...
BAB I                            PendahuluanSetiap organism baik manusia maupun hewan, pasti mengalami peristiwa perkemban...
STUDI KASUS  Tommy McHugh : Dari Pecandu Heroin yang    Kasar Menjadi Seniman yang TerampilTommy Mchugh adalah seorang pec...
BAB II              TEORI dan PEMBAHASAN2.1. PerilakuPerilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang...
 Kompleksitas  Otak dan sistem saraf adalah kombinasi yang rumit. Otak terdiri dari miliaran sel saraf.  Orkestra dari se...
2.2.2 Jalur dalam sistem saraf   Saat kita berinteraksi, otak dan sistem saraf menerima dan memancarkan masukan   sensoris...
Dua pembagian utama dalam sistem saraf manusia adalah :      Sistem Saraf Pusat (SSP) ( Central nervous system-CNS)      ...
a. Struktur Sel Terspesialisasi      Tidak semua neuron sama. Mereka terspesialisasi untuk menangani fungsi-fungsi      pe...
liistrik diluar neuron postif, sedangkan yang berada didalam neuron negatif. Inilah yang disebut dengan(polarisasi). Apabi...
Teletak diantara otak depan dan otak belakang yang berfungsi sebagai pusat refleks untuk memancarkan kembali informasi ant...
3. Ganglia basalis (basal ganglia) adalah sekelompok ganglia besar yang terletak di atas talamus dandibawah korteks serebr...
dimana waktu itu besi beton membentur kepala bagian atas Phineas. Luka pada bagian tengkoraknyasembuh dalam hitungan mingg...
1. Kelenjar Pituitari ( pituitary gland )Kelenjar pituitari ini sebesar kacang polong yang terletak di dasar tengkorak kep...
Norepinefrin juga memberi tanda kepada individu mengenai situasi darurat dengan berintraksidengan pituitary dan hati. Nore...
Hormon Pineal menghasilkan hormon melatonin yang berfungsi mengatur sistem ritmebiologis(siklus menstruasi dan siklus tidu...
kacang. Penelitian pembiakan selektif klasik yang dilakukan oleh Robert Tyron (1940) ia memilihuntuk meneliti kemampuan ti...
tumbuh dalam lingkungan yang buruk-dengan gizi buruk, rumah yang tidak memadai,perawatan kesehatan yang sedikit atau tidak...
20
BAB III                                    PENUTUPKesimpulan :Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sen...
Daftar PustakaKing, Laura A.(2010). Psikologi Umum : Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: SalembaHumanikaLahey, Benyamin,...
23
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PUM1 - 5DasarBiologisPerilaku

564 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
564
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PUM1 - 5DasarBiologisPerilaku

  1. 1. MAKALAH Psikologi umum I Dasar-dasar Biologis Perilaku Sistem saraf Endokrin Pengaruh Faktor Genetik Oleh : Fahmi Idris Sitompul (12-056) Yosephine Arintha Yolanda S (12-088) Suci Aripurnami (12-094) Dian Arizka P.P (12-098) FAKULTAS PSIKOLOGIUNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2012 1
  2. 2. Kata PengantarPuji dan syukur kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-Nyakami dapat menyusun makalah yang berjudul ―Dasar-Dasar Biologis Perilaku‖ tepat padawaktunya.Makalah ini kami susun untuk memenuhi persyaratan nilai tugas dalam mata kuliah PsikologiUmum I di fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.Terima kasih kami ucapkan kepada dosen pembimbing Ibu Ika Sari Dewi, S.Psi, Psi dan IbuDina Nazriani, M.Psi, karena telah memberikan kami tugas sehingga menambah pengetahuankami mengenai dasar-dasar perilaku biologis itu dan juga membentuk kekompakan dalamkelompok kami ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak – pihak yang telahmembantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunanmaupun materinya. Oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangunsangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Medan, Oktober 2012 Kelompok 1(satu) 2
  3. 3. Daftar Isi halamanKATA PENGANTAR………………………………………………………………………….. iDAFTAR ISI………………………………………………………………………………………. iiBAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………… iiiStudi kasus……………………………………………………………………………………… ivBAB II teori dan PEMBAHASAN……………………………………………………… 12.1. perilaku………………………………………………………………………………………12.2. sistem saraf………………………………………………………………………………..12.2.1 karakteristik sistem saraf…………………………………………………………………32.2.2 jalur dalam sistem saraf…………………………………………………………………..32.2.3 pembagian sistem saraf…………………………………………………………………...32.2.4 neuron…………………………………………………………………………………….42.3 struktur dan fungsi otak……………………………………………………………62.4 sistem endokrin……………………………………………………………………………92.5 genetika dan perilaku..........................................................................11Bab iii penutup…………………………………………………………………………………..15KESIMPULAN………………………………………………………………………………………15SARAN……………….......................................................................................... 15DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 16 3
  4. 4. BAB I PendahuluanSetiap organism baik manusia maupun hewan, pasti mengalami peristiwa perkembangan selamahidupnya. Perkembangan yang meliputi seluruh bagian yang dimiliki oleh organisme tersebut,baik bersifat konkret ataupun yang bersifat abstrak. Perkembangan yang terjadi pada makhlukhidup, khususnya manusia tidak hanya tertuju pada aspek psikologi saja, tetapi juga pada aspekbiologisnya. Setiap perkembanngan individu, baik fisik, emosi, intelegensi maupun social, salingberhubungan antyara yang satu dengan yangn lain.Ketika seorang anak mengalami gangguan dalam pertumbuhannya (sering sakit-sakitan), makaanak tersebut akan mengalami kemandegan dalam perkembangan aspek lain yang dimilikinya,seperti kecerdasannya kurang berkembang dan mengalami kelabilan emosional.Perubahan perilaku manusia juga dapat dipengaruhi oleh saraf pusat dan saraf otonom (tidaksadar). Hal ini dikarenakan seluruh aktivitas manusia dikendalikan oleh saraf. Perilakumerupakan respon atau reaksi yang dilakukan oleh organism terhadap stimulus (rangsangan dariluar) yang kemudian diaplikasikan dalam kehidupannya. Organisme bisa bertindak dikeranakana fixed-action pattern (FAP), yaitu ada pemicu atau pencetusnya yang tidak lain dan tidak bukanadalah stimulus-stimulus dalam lingkungan yang menciptakan suatu pola berdasarkanlingkungan tersebut.Dasar-dasar biologis manusia ada yangn bersifat nature dan ada yang bersifat nuture. Yangdimaksud dengan nature adalah sifat atau perilaku yang hadir karena faktor atau pengaruhbawaan yang dimiliki oleh manusia sejak lahir, sedangkan nuture adalah sifat atau perilaku yanghadir karena faktor atau pengaruh dari lingkungan dimana manusia tersebut berada. Dalamkondisi ini, manusia yang dipengaruhi oleh lingkungan, tidak hanya dapat dipengaruhi olehlingkungan dimana dia harus menetap lama saja, tetapi juga dalam kondisi menetap yangseketika. Contohnya, seorang anak yang menghadiri suatu acara bersama ibu dan ayahnya padatempat yang dianggapnya baru, anak tersebut akan melihat dan mengetahui seberapa banyakkeberagaman yang dianggapnya sebagai hal baru dan aneh. Kemudian setelah anak tersebutkembali pada lingkungan tempat tinggalnya, sedikit banyaknya ada hal baru yang akan diaaplikasikan di lingkungan tempat tinggalnya karena hal baru yang dia dapatkan dari hasilpertemuan orang-orang yang dilihatnya pada waktu menghadiri acara tersebut. Pada makalah inikami akan membahas sedikit tentang dasar-dasar biologis perilaku yang kami ketahui. Yangtelah kami susun pada sub-sub pembahasan makalah ini. 4
  5. 5. STUDI KASUS Tommy McHugh : Dari Pecandu Heroin yang Kasar Menjadi Seniman yang TerampilTommy Mchugh adalah seorang pecandu heroin yang kasar. Semasa hidupnya dihabiskandidalam penjara. Ketika berumur 51 tahun, ia terserang stroke. Dokter memulihkan duaperedaran darah dalam otaknya sehingga ia bisa kembali pulih. Akan tetapi, ia tidak dapatmengingat banyak mengenai pengalaman hidupnya dan terkadang linglung.Semasa pemulihan, ia menghabiskan dirinya berbicara dan menulis dalam rima yang kemudiandijadikannya puisi. Ia juga berubah menjadi seorang seniman yang terampil melalui karyalukisan dan seni pahatnya. Tidak hanya menjadi kreatif secara artistic, kepribadiannya jugaberubah dalam cara yang positif. Tommypun menyadari dirinya merasa lebih bahagia setelahterkena stroke dan menyatakan bahwa perubahan dalam hidupnya sebagai sesuatu yang luarbiasa. 5
  6. 6. BAB II TEORI dan PEMBAHASAN2.1. PerilakuPerilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yangsangat luas antara lain : berjalan, berbicara, menangis, tertawa, bekerja, kuliah, menulis,membaca, dan sebagainya. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud perilakumanusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung, maupunyang tidak dapat diamati oleh pihak luar.Skiner (1938) seorang ahli psikologi, merumuskan bahwa perilaku merupakan respon atau reaksiseseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar). Oleh karena perilaku ini terjadi melaluiproses adanya stimulus terhadap organisme, dan kemudian organisme tersebut merespon, makateori skiner disebut teori ―S – O - R‖atau Stimulus – Organisme – Respon.2.2. Sistem SarafSistem saraf ( nervous system) adalah sirkuit komunikasi elektrokimia tubuh. Disebut demikiankarena pada saat kita menyentuh atau menatap suatu benda, muatan listrik dan sistem kimiaakan bergetar melalui otak kita dan kemudian merajut sel-sel bersama menuju berbagai jalur danjaringan kerja untuk pengolahan informasi.Sistem saraf manusia terdiri dari miliaran sel yang saling terhubung dan mungkin merupakangugusan terorganisir yang paling rumit dari materi planet bumi. Satu sentimeter kubik tunggaldari otak manusia terdiri atas lebih 50 juta sel saraf yang masing-masingnya salingberkomunikasi dengan banyak sel saraf lainnya untuk pengolahan informasi.2.2.1 Karakteristik sistem sarafOtak dan sistem saraf memandu interakasi kita dengan dunia disekeliling kita dan mengarahkanadaptasi kita terhadap lingkungan.Ada beberapa karakteristik yang luar biasa memungkinkan sistem saraf mengarahkan perilakukita : 6
  7. 7.  Kompleksitas Otak dan sistem saraf adalah kombinasi yang rumit. Otak terdiri dari miliaran sel saraf. Orkestra dari seluruh sel inti ini berkombinasi sehingga memungkinkan orang-orang untuk bernyanyi, menari dan melakukan segala aktivitas tubuh. Integrasi Ilmuwan neurosains Steven Hyman (2001) menyebut otak sebagai ―penyatu yang hebat‖. Maksudnya adalah otak melakukan tugas yang luar biasa menarik informasi bersama- sama. Suara, penglihatan, sentuhan, merasa, membaui, mendengar, gen, dan lingkungan. Otak menyatukan seluruhnya seiring dengan kita berfungsi didalam dunia kita. Aktifitas otak diintegrasikan sepanjang tingkatan ini melalui interkoneksi yang tak terhingga dari sel-sel otak dan jalur luas yang menghubungkan bagian-bagian otak yang berbeda. Contohnya saja saat tangan kita digigit nyamuk, otak kita akan mengetahui kita digigit nyamuk dan dimana letak gigitan itu. Itulah fungsi sel saraf yang saling berhubungan untuk meneruskan informasi mengenai gigitan dari tangan kita melalui sistem saraf yang sangat teratur kepada tingkatan otak tertinggi Adaptabilitas Untuk dapat bertahan hidup didunia seputar kita yang terus-menerus berubah dibutuhkan adaptasi. Inilah salah satu tugas dari otak dan sistem saraf kita yang sama-sama berfungsi sebagai agen untuk beradaptasi terhadap dunia. Meskipun sel-sel saraf menetap dalam wilayah otak tertentu, mereka bukanlah struktur yang tetap dan tidak dapat berubah. Mereka memiliki dasar biologis dan turun temurun, tetapi dapat terus-menerus beradaptasi tehadap perubahan lingkungan tubuh . Plastisitas (Plasticity) adalah istilah yang melambangkan kemampuan khusus otak untuk modifikasi dan perubahan. Pengalaman menakjubkan Tommy McHugh adalah contoh dari plastisitas ekstrim, sedangkan untuk contoh dari plastisitas yang tidak terlalu dramatis muncul pada diri kita semua melalui pengalaman-pengalaman. Transmisi Elektrokimia Otak dan sistem saraf pada dasarnya berfungsi sebagai sistem pengolah informasi, diperkuat oleh berbagai impuls listrik dan perantara kimia. Sistem komunikasi elektrokimia berfungsi sangat efektif pada kebanyakan orang untuk memungkinkan kita berpikir dan bertindak. Namun, ketika sistem elektrokimia mengalami korslet, seperti dalam kasus epilepsi, yaitu akibat penghentian listrk yang abnormal didalam otak yang menyebabkan aliran informasi terganggu sehingga otak tidak mampu menyalurkan informasi dengan akurat orang mengakibatkan orang tersebut tidak dapat efektif terlibat dalam pemrosesan mental dan perilaku. 7
  8. 8. 2.2.2 Jalur dalam sistem saraf Saat kita berinteraksi, otak dan sistem saraf menerima dan memancarkan masukan sensoris, mengintegrasikan informasi yang diterima dai lingkungan, dan mengarahkan aktivitas motorik tubuh. Sistem saraf memiliki jalur khusus beradptasi terhadap fungsi yang berbeda-beda. Jalur ini terbuat dari : Saraf aferen ( afferent nerve) / saraf sensoris Kata aferen berasal dai bahasa latin yang bermakna ―membawa ke‖. Jadi saraf aferen ini berfungsi untuk mengkomunikasikan informasi mengenai lingkungan eksternal dan tubuh dari resptor ke dan seluruh otak. Saraf eferen (efferent nerve) / saraf motorik Kata eferen berasal dari bahasa latin yang bermakna ―menghasilkan‖. Jalur ini memungkinkan seseorang untuk mengkomunikasikan informasi dari otak ke seluruh tubuh. Jejaring saraf Jejaring sel saraf ini mengintegrasikan masukan sensoris dengan keluaran motorik. Misalnya saat kita ingin menendang bola, masukan dari mata akan dipancarkan ke otak anda dan kemudian diteruskan melalui banyak jejaring saraf. Jejaring saraf tersebut akan menerjemahkannya dan kemudian diteruskan ke kaki kita untuk menendangnya. Jejaring saraf mengisi sebagian besar otak. 2.2.3 Pembagian Sistem Saraf 8
  9. 9. Dua pembagian utama dalam sistem saraf manusia adalah :  Sistem Saraf Pusat (SSP) ( Central nervous system-CNS) Terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Selain itu kedua organ tersebut dilindungi oleh selaput yang terdiri dari jaringan ikat yang disebut meninges. Sistem ini yang mengintegrasikan dan mengolah semua pesan yang masuk untuk membuat keputusan atau perintah yang akan dihantarkan melalui saraf motorik ke otot atau kelenjar.  Sistem Saraf Perifer (peripheral nervous system- PNS) Adalah jejaring saraf yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang ke bagian tubuh lainnya. Sistem Saraf Perifer berfungsi untuk membawa informasi ked an dari otak dan sumsum tulang belakang dan melaksanakan perintah SSP untuk melakukan berbagai aktivitas otot dan berkelenjar. Sistem saraf ini terbagi lagi menjadi 2 : 1. Sistem saraf somatik ( somatic nervous system) terdiri dari saraf sensoris yang fungsinya menyampaikan infornasi dari kulit dan otot ke SSP seperti sakit dan suhu 2. Sistem saraf otonom (autonomic nervous system) yang berfungsi membawa pesan- pesan ked an dari organ internal tubuh, memantau proses-proses seperti bernapas, dteak jantung, dan pencernaan. Sistem saraf otonom juga dibagi lagi menjadi 2 yaitu sistem saraf simpatetis (sympathetic nervous system) yang menggugah tubuh seperti pada saat melebarnya pupil mata pada saat minim cahaya, mempercepat degup jantung, membukanya cabang paru-paru untuk mengalirkan udara, pelepasan gula dari hati, dan lain-lain dan sistem saraf parasimpatetis (parasympathetic nervous system) yang menenangkan tubuh seperti : mengecilnya pupil mata, meningkatkan air liur untuk mempermudah pencernaan, menenangkan detak jantung, dan lain-lain2.2.4 NeuronDalam sistem saraf terdapat dua jenis sel yaitu neuron dan sel glial. Neuron adalah unit dasarsistem saraf yang khusus menangani informasi. Sel glial memberikan fungsi dukungan danmanfaat gizi dakam sistem saraf. Sel glial tidak khusus mengolah informasi seperti neuron,meskipun sel glial didalam sistem saraf lebih banyak dari neuron. Namun sel glial memilikiperanan pendukung dan gizi untuk neuron. 9
  10. 10. a. Struktur Sel Terspesialisasi Tidak semua neuron sama. Mereka terspesialisasi untuk menangani fungsi-fungsi pengolahan informasi yang berbeda.Neuron memiliki beberapa karakteristik umum. Tiap neuron memiliki sebuah tubuh sel, dendrit, dan akson.Tubuh sel (cell body ) mengandung nukleus, yang mengarahkan pembuatan-pembuatan zat-zat yangdibutuhkan neuron untuk pertumbuhan dan pemeliharaan.Dendrit (dendrite) menerima dan mengorientasikan informasi informasi ke tubuh sel. Salah satu cirikhusus neuron adalah mereka memiliki cabang seperti pohon.Akson (axon) merupakan bagian neuron yang membawa informasi dari tubuh ke sel-sel lainnya.Meskipun sangat tipis (1/10.000 inci), akson bisa menjadi sangat panjang, dengan banyak cabang. Bahkanbeberapa dapat memanjang hingga lebih dari 3 kaki dari bagian batas otak sampai dasar sumsum tulangbelakang.Selubung Myelin (myelin sheath) adalah suatu lapisan lemak , membungkus dan menyekat sebagianbesar akson dengan tujuan mempercepat pemancaran impuls saraf. Selubung mielin berkembang seeringdengan perkembangan otak. Akson tanpa selubung mielin bukanlah pengantar listrik yang baik karenadengan penyekatan mielin pada akson, akson dapat memancarkan impuls-impuls listrik dan membawainformasi lebih cepat. b. Impuls SarafUntuk mengirimkann informasi kepada neuron lainnya, sebuah neuron mengirimkan impuls-impulslistrik singkat (―klik‖) melalui aksonnya kepada neuron berikutnya. Jika kita ingin melengkungkantangan, ratusan impuls akan mengalirkan akson ditangan kita untuk memberitahukan otot-otot tangankita kapan melengkung dan seberapa kuat.Bagaimana sebuah neuron menghantarkan arus listrik ? Dalam impuls saraf terdapat neuron dan akson yang mengandung partikel-partikel listrik yang disebutdengan ion. Neuron dalam keadaan istirahat apabila tidak ada rangsangan. Saat neuron istirahat, muatan 10
  11. 11. liistrik diluar neuron postif, sedangkan yang berada didalam neuron negatif. Inilah yang disebut dengan(polarisasi). Apabila ada rangsangan, maka organ tubuh akan mengendalikannya ( reseptor) kemudianmenimbulkan impuls saraf. Neuron mencegah ion positif (natrium dan kalium) dan ion negatif (klorindan masih ada unsur lainnya ) mengalir secara acak ke atau keluar sel. Impuls saraf terjadi karenaperubahan dari keadaan polarisasi menjadi depolarisasi. Depolarisasi adalah keadaan neuron dimanamuatan listrik yang berada diluar bermuatan negatif dan yang di dalam bermuatan positif. Neuronmenciptakan sinyal-sinyal listrik dengan menggerakan ion positif dan negatif secara bolak-balik melaluimembran luarnya. Depolarisasi berlangsung sangat cepat dan berjalan sepanjang neuron (1/1000detik).Inilah yang dimaksud dengan impuls saraf.Lalu neuron kembali ke keadaan semula (polarisasi) dan impuls berjalan hingga di celah sipnasis danakan dibawa oleh neurontransmitter menuju neuron lainnya. Begitu seterusnya hingga sampai ke otak.Di otak impuls diterjemahkan dan ditanggapai dalam bentuk yang disesuaikan dengan bentukrangsangannya.2.3 Struktur dan Fungsi OtakOtak adalah dasar pokok dalam psikologi kehidupan. Segala fungsi mental berintegrasi denganbanyak bagian dari otak. Otak mempunyai struktur yang banyak dan kompleks yangdiklasifikasikan menjadi beberapa bagian.Fungsi dari masing-masing bagian otak : Otak belakang ( hindbrain )Adalah bagian terbawah otak yang berada pada dasar tengkorak. Otak belakang berfungsisebagai pusat pengatur tubuh agar bekerja dengan baik.Tiga bagian utama dari otak belakang :  Medula (Medulla) Berfungsi untuk mengatur pernapasan dan berbagai reflex termasuk yang memungkinkan kita mempertahankan postur tegak.  Pons Adalah jembatan otak belakang yang berfungsi untuk pengatur keseimbangan, pendengaran, dan tugas yang dulakukan oleh saraf parasimpatetis.  Serebelum (Cerebellum) Terdiri dari dua struktur penting yang dianggap mempunyai peranan penting dalam koordinasi motorik, daya ingat, dan pembelajaran. Otak tengah (midbrain) 11
  12. 12. Teletak diantara otak depan dan otak belakang yang berfungsi sebagai pusat refleks untuk memancarkan kembali informasi antara otak dan mata dan telinga.Dua bagian dari otak tengah yang mendapat perhatian khusus. Pertama adalah : formasi retikularis(reticulngar formation) dimana kumpulan neuron membaur yang terlibat dalam pola-pola perilaku,seperti berjalan, tidur, atau berbalik untuk memperhatikan suara yang datang tiba-tiba. Kedua adalahsuatu wilayah yang disebut batang otak (brain stem) yang meliputi banyak otak belakang (tidaktermasuk serbelum) dan otak tengah. Batang otak berhubungan dengan sumsusm tulang belakang bagianujung bawah dan kemudian membentang keatas untuk membungkus formasi retikularis di otaktengah.Batang otak mengatur kewaspadaan dan mengatur fungsi bertahan hidup mendasar, seperti detakjantung dan tekanan darah.  Otak depan (forebrain)Tingkat tertinggi dari otak karena otak depan berfungsi sebagai penyimpanan memori kita.Struktur terprnting dari otak depan :1.sistem limbik (limbik system) : jejaring yang terhubung dengan longgar dari struktur dibawah korteksserebrum dan bagian terpenting dalam ingatan dan emosi. Dua struktur utamanya adalah amigdala danhipokampus.Amigdala (amygdala) yang bertempat di dalam dasar lobus temporal dan terlibat dalam diskriminasiberbagai objek yang diperlukan bagi organisme untuk bertahan hidup, seperti makanan yang tepat, kawin,dan pesaing sosial. Amigdala juga terlibat dalam kesadaran dan ekspresi emosional melalui hubungannyayang banyak dengan wliayah atas dan wilayah bawah otak.Hipokampus (hippocampus) memiliki peran penting dalam penyimpanan ingatan. Individu yangmenderita kerusakan hipokampus yang luas tidak dapat mempertahankan berbagai ingatan sadar yangbaru setelah kerusakan meskipun telah cukup yakin bahwa ingatan tidak disimpan ―dalam‖ sistem limbik.2. Talamus (thalamus) adalah struktur otak yang terletak pada bagian atas batang dalam inti pusat otakyang berfungsi sebagai stasiun pemancar kembali yang sangat penting dan sangat mirip dengan serverdalam jejaring komputer. Fungsi pentingnya adalah menyaring informasi dan mengirimnya ke tempat yagtepat ke dalam otak depan untuk integrasi dan interpretasi lebih lanjut. Misalnya, satu bidang talamusmenerima informasi dari serebelum dan memproyeksikannya kepada bagian motorik korteks serebrum.Sebenarnya, kebanyakan masukan saraf ke korteks serebrum berjalan melalui talamus. Sementara satubidang talamus bekerja untuk mengorientasikan informasi dai reseptor pengindraan(menderngar, bicara,dan lain-lain, wilayah lain kelihatannya terlibat dalam tidur dan bangun, terkait dengan formasiretikularis. 12
  13. 13. 3. Ganglia basalis (basal ganglia) adalah sekelompok ganglia besar yang terletak di atas talamus dandibawah korteks serebrum.Ganglia basalis bekerja dengan serebelum dan korteks serebrum untukmengendalikan dan mengoordinasikan gerakan-gerakan volunter. Ganglia basalis memungkinkanindividu untuk terlibat dalam perilaku kebiasaan seperti bersepeda. Individu dengan kerusakan padaganglia basalis menderita gerakan-gerakan yang tidak diinginkan seperti mengeliat terus menerus, lenganmenghentak-hentak ataupun gerakan yang terlalu sedikit seperti dalam gerakan lambat dan sengaja padapenderita parkinson.4. Hipotalamus ( hyphotalamus) struktur otak depan yang kecil terletak tepat dibawah talamus yangmemantau tiga aktivitas yang menyenangkan seperti makan, seks, dan tidur dan juga emosi, stres, danganjaran.Hipotalamus juga bisa dikatakan sebagai pengatur keadaan internal tubuh. Hipotalamus sensitif terhadapperubahan dalam darah dan masukan saraf. Saat suhu naik 1 atau 2 derajat saja, hipotalamus langsungmeningkatkan kecepatan menembak mereka dan peningkatan sirkulasi melalui kulit dan kelenjar keringatmuncul seketika untuk melepaskan panas dari tubuh. Namun bila sirkulasi darah dingin, hipptalamusmemperlambat beberapa aktivitas neuron disana dan menghentikan proses ketika suhu berada di 37,1derajat. Di dalam hipotalamus juga terdapat neuron yang sensitif yang berfungsi untuk mempertahankantubuh dalam keadaan seimbang.Bila bidang tertentu dari hipotalamus dirangsang listrik bisa menghasilkan perasaan yang menyenangkanseperti eksperimen klasiknya James Old dan Peter Milner mengenai penanaman elektroda dalamhipotalamus seekor tikus.5. Korteks Serebrum adalah wilayah otak depan tertinggi dan yang paling akhir dalam evolusi otak.Pada korteks serebrumlah fungsi-fungsi luhur seperti berpikir dan berbicara dan berencana terjadi. Permukaan korteks serebrum dibagi menjadi dua bagian yang disebut hemisfer (hemisphere). Tiap-tiaphemisfer dibagi lagi menjadi 4 wilayah :Lobus oksipital ( occipital lobe) berada di belakang kepala yang berespons terhadap rangsangan visualseperti warna,bentuk dan gerakan. Serangan atau luka pada bagian lobus oksipital dapat menyebabkankebutaan atau paling tidak hilangnya salah satu bagian bidang penglihatanLobus temporal (temporal lobe ), bagian dari korteks serebrum tepat diatass telinga yang terlibat dalampendengaran, pengolahan bahasa dan ingatan. Lobus temporal memiliki hubungan dengan sistem limbik.Oleh karena itu orang yang memiliki kerusakan pada lobus temporal tidaj dapat menyimpan berbagaipengalaman dalam jangka panjang. Beberapa peneliti berpendapat bahwa lobi temporal adalah tempatkemampuan manusia untuk mengolah informasi mengenai wajah.Lobus frontal (frontal lobe), bagian dari korteks serebrum yang terletak dibelakang dahi yang terlibatdalam pengendalian otot-otot volunter, kecerdasan, dan kepribadian. Kerusakan pada bagian ini secarasignifikan dapat merubah kepribadian kita seperti yang dialami oleh seorang mandor yang bernamaPhineas T. Gage. Phineas dulunya dalah seorang yang lembut, pekerja keras, tenang, dan disukai olehorang-orang yang mengenalnya. Akibat kecelakaan kerja yang dialaminya sewaktu membangun alas jalan 13
  14. 14. dimana waktu itu besi beton membentur kepala bagian atas Phineas. Luka pada bagian tengkoraknyasembuh dalam hitungan minggu, namun akibat benturan yang juga mengenai lobus frontalnya, Pheniasmenjadi seorang yang keras kepala, moody, tidak beranggungjawab, egois, dan tidak mampu melakukanberbagai kegiatan yang terencana.Tanpa lobus frontal yang utuh, manusia menjadi dangkal secara emosional, mudah terganggu, malas, dantidak sensitif pada konteks sosial yang membuat mereka dapat bersendawa seenaknya pada pesta makanmalam.Bagian penting dari lobus frontal adalah korteks prefontal (prefontal cortex) yang terlibat dalam fungsikognitif luhur seperti merencanakan, menalar, dan pengendalian diri.Lobus Parietal, terletak pada bagian atas dan menghadap bagian belakang kepala, terlibat dalampencatatan lokasi keuangan, perhatian, dan pengendalian motorik. Dengan demikian lobus parietalbekerja ketika kita menilai seberapa jauh kita melempar bola agar bola kita mengenai sasaran dan saatkita mengalihkan perhatian dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain.Dua wilayah korteks serebrum lainnya yang mempunyai peranan penting adalah:Korteks somatosensorik (somatosensory cortex) yang berfungsi untuk mengolah informasi mengenaisensai tubuh, sedangkan Korteks motorik (motor cortex) bertempat dibelakang lobus frontal yangberfungsi mengolah informasi mengenai gerakan volunter.2.4 Sistem EndokrinSistem endokrin (endocrine system) adalah sekumpulan kelenjar yang mengatur aktivitas organtertentu dengan melepaskan produk kimia mereka kedalam aliran darah untuk mempengaruhiorgan-organ lain. Hormon bertindak sebagai "pembawa pesan" dan dibawa oleh aliran darah keberbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan "pesan" tersebut menjadi suatutindakanStruktur dan Fungsi Sistem EndokrinKelenjar endokrin terdiri atas kelenjar pituitary, kelenjar tiroid, dan paratiroid, kelenjaradrenal pankreas, dan ovarium pada wanita serta testis pada pria. Pada kelenjar endokrin,sistem saraf otonom berperan untuk menghasilkan sejumlah reaksi fisioloogis yang penting bagiemosi—emosi yang kuat seperti marah dan takut. 14
  15. 15. 1. Kelenjar Pituitari ( pituitary gland )Kelenjar pituitari ini sebesar kacang polong yang terletak di dasar tengkorak kepala dan jugadikenal sebagai master of glands (raja dari semua kelenjar) karena pituitari itu dapat mengkontrolkelenjar endokrin lainnya. Kelenjar ini terbagi atas 2 bagian, bagian depan dan bagian belakang.Bagian belakang merupakan kelanjutan dari Hipotalamus (bagian dari otak). Kelenjar inimenghasilkan hormon pertumbuhan (growth hormone), hormon perangsang tiroid (TSH),perangsang gonad (FSH), dan lain-lain. Hormon pertumbuhan banyak dihasilkan selama masapertumbuhan, tetapi menurun setelah manusia mencapai usia dewasa. Jika hormon itu dihasilkandalam jumlah berlebih selama masa pertumbuhan, akan didapatkan anak menjadi sangat tinggidan sebaliknya jika jumlah kurang selama masa pertumbuhan,akan didapatkan anak yangberukuran kerdil.2. Kelenjar adrenal (adrenal gland) berpengaruh dalam mengatur suasana hati, tingkat energy, dan kemampuan mengatasi stress.Tiap-tiap kelenjar adrenal mengeluarkan epinefrin (adrenalin) dannorepinefrin ( non adrenalin)yang dapat bertindak dengan cepat tidak seperti kebanyakan hormon lainnya. Epinefrinmembantu seseorang untuk situasi darurat dengan bertindak pada otot halus, jantung, perut,usus, dan kelenjar keringat. Epinefrin merangsang formasi retikularis yang kemudianmenggugah sistem saraf simpatesis dan membangkitkan kelenjar adrenal untuk memproduksilebih banyak epinefrin. 15
  16. 16. Norepinefrin juga memberi tanda kepada individu mengenai situasi darurat dengan berintraksidengan pituitary dan hati. Norepinefrin juga berfungsi sebagai neurotransmitter ketikadilepaskan oleh neuron, sedangkan dalam kelenjar adrenal, norepinefrin dikeluarkan sebagaihormone.3. Kelenjar LangerhansKelenjar pancreas melalui pulau-pulau langerhans yang tersebar di dalamnya menghasilkanhornon insulin dan glucagon. Kedua hormon ini mengatur kadar dan penggunaan glukosa dalarndarah. Gangguan produksi hornon insulin mengakibatkan terjadinya penyakit diabetes mellitus.4. Kelenjar GonadDi Kelenjar Gonad terdapat dua kelenjar lagi yaitu kelenjar ovary pada wanita yangmenghasilkan hormon estrogen dan kelenjar testes pada pria yang menghasilkan hormontestosteron.5. Kelenjar Tiroid Kelenjar tiroid atau kelenjar gondok berbentuk mirip kupu-kupu yang menempel di bagiandepan batang tenggorok (trachea) dan Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar endokrinterbesar pada tubuh manusia. Kelenjar ini ikut naik turun pada waktu menelan. Pembesarankelenjar tiroid disebut goiter atau struma. Pembesaran ini dapat disebabkan oleh kebanyakanproduksi hormone atau karena kekurangan yodium hingga produksi hormon berkurang, dan padakasus lain karena tumor. Produksi hormon yang berlebihan dapat menyebabkan gejala jantungberdebar, yang bila berlarut-Iarut akan melemahkan jantung, banyak keringat dan berat badanturun, serta mata menonjol seperti ikan koki.6. Kelenjar ParatiroidKelenjar paratiroid menghasilkan parathormon yang turut mengatur kadar calcium darah.Kelenjar ini berukuran sebesar beras, beIjumlah 4, terletak di sudut-sudut kelenjar tiroid, karenaitu kadang-kadang ikut terpotong pada operasi tiroid. Jika itu terjadi, bagi yang bersangkutantidak terlalu menjadi masalah jika masih ada 1-2 kelenjar yang tertinggal. Tanpa kelenjar iniyang bersangkutan akan mengalami kejang otot karena gangguan kadar calcium darah.7. Kelenjar Pineal 16
  17. 17. Hormon Pineal menghasilkan hormon melatonin yang berfungsi mengatur sistem ritmebiologis(siklus menstruasi dan siklus tidur-jaga).letak kelenjar ini diantara hemisphere danmelekat di bagian atas thalamus.2.5 Genetika dan PerilakuDalam tubuh sel terdapat miliaran sel. Inti sel dari setiap sel manusia mengandung 46kromosom (chromosome), struktur menyerupai benang berupa 23 pasang, satu anggota dalamtiap-tiap pasang berasal dari tiap orangtua. Kromosom mengandung zat luar biasa, yaitu asamdeoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid), atau DNA, molekul kompleks yang membawainformasi genetika. Gen, unit informasi herediter, merupakan bagian pendek kromosom yangmenyusun DNA. Gen memungkinkan sel untuk mereproduksi dan membuat protein yangdiperlukan untuk mempertahankan kehidupan. Hubungan antara sel, kromosom, gen, dan DNA. Genetika merupakan ilmu pengetahuan yang relatif muda. Asal mulanya merupakan padapertengahan abad ke- 19, ketika seorang rahib Austria bernama Gregor Mendel mempelajarihereditas dalam generasi tanaman kacang. Dengan mengawin silang tanaman dengankarekteristik yang berbeda-beda dan memperhatikan karakteristik keturunannya, Mendelmenemukan pola-pola hereditas yang dapat diramalkan dan menaruh dasar untuk genetikamodern. Saat ini para peneliti berlanjut menerapkan mode Mendel, dan juga teknologi modern,dalam perburuan mereka untuk memperluas pengetahuan genetika. Bagian ini membahas tigacara untuk meneliti genetika antara lain yaitu :Genetika Molekul : bidang genetika molekul (molecular genetic) meliputi minipulasi gensebenarnya yang menggunakan teknologi untuk menentukan efek mereka pada perilaku. Saatini terdapat banyak antusiasme mengenai penggunaan genetika moleku, untuk menemukanlokasi khusus pada gen yang menentukan kerentanan individu terhadap banyak penyakit danaspek lainya dari kesehatan dan kesejahteraan. Istilah ganom merujuk pada sekumpulan instruksi yang lengkap untuk menciptakan suatuorganisme. Sebuah genom mengandung cetak biru induk bagi sluruh struktur dan aktivitas seluntuk rentang kehidupan organisme.Pembiasan Selektif: pembiasan selektif (selective breeding) merupaka metode genetika dimana organisme dipilih untuk reproduksi didasarkan pada seberapa banyak trait tertentu yangmereka tampilkan. Mendel mengembangkan teknik ini dalam penelitian mengenai tanaman 17
  18. 18. kacang. Penelitian pembiakan selektif klasik yang dilakukan oleh Robert Tyron (1940) ia memilihuntuk meneliti kemampuan tikus berlari di labirin. Setelah ia melatih sejumlah tikus untukberlari pada labirin yang kompleks, kemudian ia mengawinkan tikus terbaik dalam berlari dilabirin (‘cerdas di labirin”) satu sama lainnya dan dengan terburuk (“bodoh di labirin”)kemudian ia melanjutkan peroses ini dengan menggunakan 21 generasi tikus.Genetika Perilaku: Genetika Perilaku (behavior genetic) yaitu kajian kadar dan hakikatpengaruh hereditas pada perilaku. Genetika perilaku tidak terlalu memerlukan untuk memasukibagian tubuh dibandingkan dengan genetika molekul dan pembiakan selektif. Menggunakanmenggunakan metode seperti penelitian kembar (twin study), para ahli genetika perilakumnguji tingkat disaat individu dibentuk oleh bereditas mereka dan pengalaman lingkunganmereka. Dalam jenis penelitian kembar yang paling umum, kesamaan perilaku dari kembar identikdibandingkan dengan kesamaann perilaku dari kembar sepusat ( fraternal twins). Kembaridentik berkembang dari sel telur tunggal yang membelah menjadi dua embrio identik secragenetika, kemudian tiap-tiapnya menjadi manusia. Kembar sepusat berkembang dari sel tlurdan sperma yang terpisah, sehingga mereka secara genetika tidak berbeda dengan yang tidakkembar. Mereka bisa saja berjenis kelamin berbeda. Dengan membandingkan kelompok kembar identik dan sepusat, para ahli genetika perilakumemanfaatkan kenyataan bahwa kembar identik lebihh mirip secara genetika daripada kembarsepusat. Dalam satu penelitian kembar,7.000 pasang kembar identik dan sepusat dari finlandiadibandingkan pada trait-trait kepribadian extraversion (supel) dan neuroticism (tidak stabilsecara psikologi). Kembar identik lebih banyak memiliki kesamaan daripada kembar sepusatpada krdua trait lepribadian tersebut, yang menunjukkan bahwa gen mempengaruhi keduatrait. Satu masalah dengan penelitian kembar adalah bahwa orang dewasa dapat lebihmenekankan kasamaan anak-anak kembar identik, daripada mereka yang kembar sepusat.Kembar identik bisa mempersepsi diri mereka sendiri sebagai sutu “set” dan lebih banyakbermain bersama-sama dari pada kembar sepusat. Jika demikian, kesamaan yang dapatdiamati dalam kembar identik bisa sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan daripada yangbiasanya diduga.Gen dan lingkungan Peran genetika dalam beberapa karekrtistik dapat terlihat cukup jelas. Seberapa tinggibadan Anda tergantung pada kadar sebarapa tinggi orangtua Anda. Bayangkan seseorang 18
  19. 19. tumbuh dalam lingkungan yang buruk-dengan gizi buruk, rumah yang tidak memadai,perawatan kesehatan yang sedikit atau tidak punya sama sekali, dan ibu yang tidakmendapatkan perawatan prenatal. Orang ini memiliki gen yang membuatnya berpotensiuntuk memiliki tinggi badan, tetapi tanpa dukungan lingkungan untuk kapasitas genetika ini.hubungan antara gen seseorang dengan pertumbuhannya di kemudian hari bukanlahhubungan yang sempurna dan serupa. Bahkan untuk sebuah karakteristik seperti tinggibadan, gen tidak sepenuhnya menentukan di masa seseorang akan berada pasa variabel ini.kita perlu mempertimbangkan peran faktor lingkungan dalam karakteristik sebenarnya yangkita lihat pada orang yang telah tumbuh sepenuhnya. Jika lingkungan penting untuk karekteristik nyata yang sederhana seperti tinggi badan.Maka bayangkan peran yang mungkin dimainkannya dalam karekteristik rumit seperti traitdan kecerdasan. Gen sekali lagi tidak secara langsung tercermin dalam karakteristikseseorang. Untuk mempertimbangkan perbedaan antara karakteristik nyata yang dapatdiamati. Para ilmuaan membuat perbedaan antara genotipe dan fenotipe. Genotipe (genotype) adalah warisan genetika seseorang, bahan-bahan genetikasesungguhnya. Fenotipe (phenotype) adalah karakteristik seseorang yang dapat teramati.Fenotipe dipengaruhi oleh genotipe, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Pikirantrait seperti extraversion, kecerendungan seseorang untuk ramah dan supel. Bahkan jika kitamempengaruhi resep genetika yang pasti untuk extraversion, kita tetap tidak bisa meramalkandengan sempurna tingkat (fenotipik)extraversion seseorang dari gennya, karena paling tidakbeberapa trait berasal dari pengalaman seseorang. Salah satu kejutan besar dari proyek Genom Manusia adalah laporan yang menunjukkanbahwa manusia hanya memiliki lebih dari 21.000 gen. Para ahli telah menduga bahwa manusiamemiliki sebanyak 100.000 lebih gen dan tiap-tiap gen hanya memperogram satu protein.Bahkan, mausia jauh lebih banyak memiliki protein dari pada gen, jadi tidak terdapatkesesuaian satu lawan satu antara gen dan protein. Tiap-tiap gen tidak terjemahkan, secaraotomatis, ke dalam satu dan hanya satu protein. Gen tidak bertindak mandiri, seperti yangditekankan oleh psikologi perkembangan David Moore dalam bukunya The Dependent Gene. 19
  20. 20. 20
  21. 21. BAB III PENUTUPKesimpulan :Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangatluas antara lain : berjalan, berbicara, menangis, tertawa, membaca, dan sebagainya.Sistem saraf manusia adalah jalinan syaraf yang kompleks, sangat khusus, dan saling berhubungan denganyang lainya. Sistem saraf mengkoordinasi, menafsirkan, dan mengontrol interaksi antara individu denganlingkungan sekitar. Seperti otak. Sistem saraf sangat erat kaitannya dengan otak sehingga mempunyaiandil yang sangat penting dalam perilaku kita sehari-hari, dimana orkestra dari otak dan sistem saraf itusendiri saling berhubungan untuk membentuk perilaku kita yang kemudian dikembangkan kedalam 4karakteristik yang dimiliki oleh saraf, yaitu : kompleksitas, integrasi, adptabilitas, dan trnsmisielektrokimia. Selain daripada saraf dan otak, perilaku manusia juga banyak yang diturunkan dari orangtuakarena adanya pengaruh gen didalamnya dimana geenetika perilaku itu sendiri mempunyai arti sebagaikajian kadar dan hakikat pengaruh hereditas pada perilaku. Saran terhadap kasus yang kami ambil : Saran terhadap kasusTommy McHugh : Kasus Tommy McHugh merupakan suatu pengalaman kasus yang luar biasa. Dimana seseorang yang dulunya pecandu heroin dan kasar tiba- tiba bisa menjadi seseorang yang lembut dan menjadi seniman yang luar biasa. Semoga pengalaman Tommy ini bisa berguna bagi orang yang mengalami kasus serupa seperti Tommy McHugh dan tetap semangat. 21
  22. 22. Daftar PustakaKing, Laura A.(2010). Psikologi Umum : Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: SalembaHumanikaLahey, Benyamin, B. 2005. Psychology an Introduction. 9th edition. New York. McGraw-Hill BookCompanyFeriyawati,Lita.2005.Anatomi Sistem Saraf dan Peranannya Dalam Regulasi Kontraksi Otot Rangka.Usu Repository©2006www.peutuah.com/konsep-dasar-prilaku-manusia.http://www.slideshare.net/ryanfalamy/presentasi-sistem-syaraf-1 22
  23. 23. 23

×