Rencana Induk Persampahan (Master Plan)

2,596 views

Published on

Rencana Induk Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Modul B.1.1 Jenis, Muatan dan Ketentuan Teknis Rencana Induk.

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,596
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
220
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rencana Induk Persampahan (Master Plan)

  1. 1. www.Nawasis.Com Rencana Induk Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga (Permen PU No. 03/PRT/M/2013) Modul B-1.1 Jenis , Muatan dan Ketentuan Teknis Rencana Induk
  2. 2. www.Nawasis.Com JENIS RENCANA INDUK Rencana Induk Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
  3. 3. www.Nawasis.Com Jenis Rencana Induk Jenis Rencana Induk Penyelenggaraan PSP • Rencana induk penyelenggaraan PSP di dalam satu wilayah administrasi kabupaten atau kota. • Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas kabupaten dan/atau kota. • Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas provinsi.
  4. 4. www.Nawasis.Com Rencana induk penyelenggaraan PSP di dalam satu wilayah administrasi kabupaten atau kota: • Rencana induk penyelenggaraan PSP di dalam satu wilayah administrasi kabupaten atau kota ini mencakup wilayah pelayanan sampah di dalam satu wilayah administrasi kabupaten atau kota. Kabupaten/Kota
  5. 5. www.Nawasis.Com Lintas Kabupaten/Kota Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas kabupaten dan/atau kota: • Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas kabupaten dan/atau kota mencakup wilayah pelayanan sampah atau minimal pelayanan TPA/TPST di dalam lebih dari satu wilayah administrasi kabupaten dan/atau kota dalam satu provinsi.
  6. 6. www.Nawasis.Com Lintas Provinsi Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas provinsi: • Rencana induk penyelenggaraan PSP lintas provinsi mencakup wilayah pelayanan sampah atau minimal pelayanan TPA/TPST yang terdapat di dalam lebih dari satu wilayah administrasi kabupaten dan/atau kota serta di dalam lebih dari satu provinsi.
  7. 7. www.Nawasis.Com MUATAN RENCANA INDUK Rencana Induk Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
  8. 8. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 1. Rencana umum 2. Rencana penanganan sampah 3. Program dan kegiatan penanganan sampah 4. Kriteria 5. Standar pelayanan 6. Rencana alokasi lahan TPA 7. Rencana keterpaduan dengan Air Minum, Air Limbah dan Drainase 8. Rencana pembiayaan dan pola investasi 9. Rencana pengembangan kelembagaan
  9. 9. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 1. Rencana Umum Rencana umum, meliputi: • Evaluasi kondisi kota/kawasan dan rencana pengembangannya, yang bertujuan untuk mengetahui karakter, fungsi strategis dan konteks regional nasional kota/kawasan yang bersangkutan. • Evaluasi kondisi eksisting penanganan sampah dari sumber sampai TPA.
  10. 10. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 2. Rencana Penanganan Sampah Rencana penanganan sampah dengan mengedepankan • pengurangan sampah yang ditimbun di TPA, • pemanfaatan sampah sebagai sumber daya melalui kegiatan 3R, • pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah.
  11. 11. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 3. Program dan Kegiatan Program dan kegiatan penanganan sampah disusun berdasarkan : • hasil evaluasi terhadap permasalahan yang ada dan • kebutuhan pengembangan dimasa depan.
  12. 12. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 4&5. Kriteria dan Standar Pelayanan Kriteria : • Kriteria teknis yang dapat diaplikasikan dalam perencanaan yang sudah umum digunakan. • Namun jika ada data hasil survei maka kriteria teknis menjadi bahan acuan. Standar pelayanan : • Standar pelayanan ditentukan sejak awal seperti tingkat pelayanan dan cakupan pelayanan yang diinginkan.
  13. 13. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 6. Rencana alokasi lahan TPA Rencana alokasi lahan TPA • Untuk merencanakan penanganan sampah dari sumber sampai dengan TPA diperlukan ketetapan alokasi lahan TPA.
  14. 14. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 7. Rencana Keterpaduan • Rencana keterpaduan dengan Air Minum, Air Limbah dan Drainase meliputi: – Identifikasi sumber air baku air minum – Identifikasi potensi pencemar badan air yang digunakan sebagai air baku air minum; – Identifikasi lokasi IPAL/IPLT – Identifikasi saluran drainase di sekitar TPA/TPST. • Keterpaduan proses penanganan sampah dengan sektor terkait (air minum, air limbah dan drainase) diperlukan dalam rangka perlindungan air baku.
  15. 15. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 8. Rencana Pembiayaan & Pola Investasi • Rencana pembiayaan dan pola investasi berupa indikasi – besar biaya tingkat awal, – sumber, dan pola pembiayaan. • Perhitungan biaya tingkat awal mencakup seluruh komponen pekerjaan perencanaan, pekerjaan konstruksi, pajak, pembebasan tanah, dan perizinan.
  16. 16. www.Nawasis.Com Muatan Rencana Induk 9. Rencana Pengembangan Kelembagaan Rencana pengembangan kelembagaan • Kelembagaan penyelenggara meliputi struktur organisasi dan penempatan tenaga ahli sesuai dengan latar belakang pendidikannya mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku.
  17. 17. www.Nawasis.Com PERSYARATAN TEKNIS Rencana Induk Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
  18. 18. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Umum • Rencana induk penyelenggaraan PSP disusun hanya untuk kota besar dan metropolitan.
  19. 19. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Umum • Tujuan : – Tersedianya prasarana dan sarana persampahan sesuai kebutuhan pelayanan dengan mengedepankan pemanfaatan sampah dan meningkatkan kualitas TPA melalui penerapan teknologi ramah lingkungan. – Tersedianya pelayanan pengumpulan dan pengangkutan sampah bagi masyarakat di wilayah pelayanan dengan biaya (retribusi) yang terjangkau oleh masyarakat. – Tersedianya program kampanye dan edukasi secara berkesinambungan untuk meningkatkan peran masyarakat dalam kegiatan 3R. – Tersedianya program peningkatan kelembagaan yang memisahkan peran operator dan regulator.
  20. 20. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Umum Rencana Induk ini harus memenuhi syarat: • Berorientasi ke depan; • Mudah dilaksanakan atau realistis; dan • Mudah direvisi atau fleksibel.
  21. 21. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Teknis 1. Periode perencanaan minimal 10 (sepuluh) tahun 2. Sasaran dan prioritas penanganan – Sasaran pelayanan pada tahap awal prioritas harus ditujukan pada daerah yang telah mendapatkan pelayaan saat ini, daerah berkepadatan tinggi serta kawasan strategis. – Setelah itu prioritas pelayanan diarahkan pada daerah pengembangan sesuai dengan arahan dalam perencanaan induk kota.
  22. 22. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Teknis 3. Strategi Penanganan: Untuk mendapatkan perencanaan yang optimum: a. Kondisi pelayanan eksisting termasuk keberadaan TPA dan masalah pencemaran yang ada; b. Urgensi masalah penutupan dan rehabilitasi TPA eksisting serta pemilihan lokasi TPA baru baik untuk skala kota maupun lintas kabupaten/kota atau lintas provinsi (regional); c. Komposisi dan karakteristik sampah; d. Mengurangi jumlah sampah yang diangkut dan ditimbun di TPA secara bertahap (hanya residu yang dibuang di TPA);
  23. 23. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Teknis 3. Strategi Penanganan (lanjutan): Untuk mendapatkan perencanaan yang optimum: e. Potensi pemanfaatan sampah dengan kegiatan 3R yang melibatkan masyakarat dalam penanganan sampah di sumber melalui pemilahan sampah dan mengembangkan pola insentif melalui ”bank sampah”; f. Potensi pemanfaatan gas bio dari sampah di TPA; g. Pengembangan pelayanan penanganan sampah; h. Penegakkan peraturan (law enforcement); dan i. Peningkatan manajemen pengoperasian dan pemeliharaan.
  24. 24. www.Nawasis.Com Persyaratan Teknis Kriteria Teknis 4. Kebutuhan Pelayanan Kebutuhan pelayanan ditentukan berdasarkan: a. Proyeksi penduduk Proyeksi penduduk harus dilakukan untuk interval 5 tahun selama periode perencanaan. b. Proyeksi timbulan sampah Timbulan sampah diproyeksikan setiap interval 5 tahun. Asumsi yang digunakan dalam perhitungan proyeksi timbulan sampah harus sesuai dengan rencana induk penanganan sampah yang diuraikan di bagian sebelumnya. c. Kebutuhan lahan TPA d. Kebutuhan prasarana dan sarana persampahan (pemilahan, pengangkutan, TPS, TPS 3R, SPA, FPSA, TPST, dan TPA).
  25. 25. www.Nawasis.Com Tenaga Ahli Tenaga ahli yang diperlukan untuk penyusunan rencana induk penyelenggaraan PSP antara lain tenaga ahli bersertifikat dengan bidang keahlian: • Ahli Teknik Penyehatan/Teknik Lingkungan/Ahli Sanitasi/Ahli Persampahan • Ahli Teknik Hidrologi/Geohidrologi • Ahli Sosial Ekonomi/Keuangan • Ahli Kelembagaan/Manajemen • Ahli Perencanaan Kota/Planologi
  26. 26. Nawasis.Com Daftar Modul  Modul A: PENGANTAR  Modul B : PERENCANAAN UMUM  B.1. Rencana Induk  B.1.1 Jenis , Muatan dan Ketentuan Teknis Rencana Induk  B.1.2 Tata Cara Penyusunan Rencana Induk & Konsultasi Publik  B.1.3 Tata Cara Survei dan Pengkajian Penyusunan Rencana Induk  B.2 Studi Kelayakan  B.3 Perencanaan Teknis dan Manajemen Persampahan  Modul C : PENGUMPULAN SAMPAH, TPS & TPS-3R  Modul D : PENGOPERASIAN, PENUTUPAN, REHAB TPA  Modul E : PENGOLAHAN & PEMROSESAN AKHIR SAMPAH  Modul F : INDEKS RESIKO PENUTUPAN DAN REHAB TPA
  27. 27. Nawasis.Com Sumber : Permen PU No. 03/PRT/M/2013) Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga
  28. 28. Nawasis.Com Nawasis.Com Water Inspiration dimana inspirasi mengalir sampai jauh ...
  29. 29. Nawasis.Com Sanitasi.Net Spirit of Water tak kenal lelah, terus mengalir, untuk kehidupan...
  30. 30. Nawasis.Com Contact: Joy Irmanputhra Email : joyirman@nawasis.com

×