Rahman 1

621 views

Published on

Published in: Education, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
621
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rahman 1

  1. 1. Perbandingan kemampuan mahasiswa teknik elektro universitas negeri Jakarta dalam mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor dalam menginterpretasikan gambar pada job sheet melalui dua media pembelajaran, yaitu : dengan menggunakan wall trainer dan portable trainer Mardiansyah * Muksin * (Jurnal ini ditulis kembali oleh Rahman Mukhlis (5215072367) untuk memenuhi mata kuliah metodologi penelitian ) ABSTRACT A study aimed to determine whether there is a correlation between the results of studying physics with the results of learning to learn basic theory elektronika.Penelitian SMKN 35 was conducted in West Jakarta on audio engineering students in grade 1 video, 2007/2008 academic year in the second semester, the type of research used is a type of quantitative research carried out by using descriptive research is the study of correlation. The sample used 30 students, test requirements analysis method is test for normality with significance level α = 0.05. Calculation of normality test results obtained by studying physics Lhitung max = 0.1427, and calculation of normality test results obtained by studying the basic theory of electronics Lhitung max = 0.138 = 0.161 so while Ltabel Lhitung <Ltabel normally distributed data. Results of the analysis the hypothesis that there is significant correlation between the results of studying physics with the result of learning to master the basic theory of electronics from this study concluded that free there is a relationship that is strong enough (.583) and significant (3.796 tcount> ttable 2.048) between the results of studying physics with mastering learning outcomes basic theory of electronics. Keywords: physic, theory electronic, A. Latar Belakang Masalah Belajar selalu didefinisikan sebagai suatu perubahan pada diri individu yang disebabkan oleh pengalaman. Perubahan yang disebabkan oleh perkembangan menjadi tumbun jadi lebih tinggi bukanlah contoh dari belajar, demikian pula sifat-sifat individu yang ada sejak lahir seperti reflex
  2. 2. dan respon lapar, atau sakit. Manusia selalu ada dalam proses belajar mulai dari lahir sampai liang lahat. Artinya belajar selalu terjadi dengan banyak cara baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui seberapa besar kemampuan mahasiswa teknik elektro universitas negeri Jakarta dalam mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor dalam menginterpretasikan gambar pada job sheet melalui dua media pembelajaran, yaitu : dengan menggunakan wall trainer dan portable trainer. B. Perumusan Masalah 1. Manakah yang lebih efektif, belajar dengan menggunakan wall trainer atau portable trainer pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor? 2. Bagaimana pengaruh tingkat keterampilan awal terhadap gambar penggunaan dan pengaturan motor 3. Penggunaan trainer manakah yang lebih baik antara yang menggunakan wall trainer dan portable trainer dalam aspek mengiterpretasikan gambar pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor? 4. Bagaimana perbedaan kemampuan mahasiswa menginterpretasikan gambar pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor antara yang menggunakan portable trainer dengan wall trainer? C. Tujuan Penelitian Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk: 1. Memberi demonstraasi rangkaian kendali elektromekanik pengaturan motor yang akan sangat bermanfaat bagi pembelajaran selanjutnya. 2. Meningkatkan minat belajar mahasiswa pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor. 3. Mempermudah pembelajaran mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor dalam memahami konsep – konsep rangkaian dasar pengaturan motor dengan kendali elektromekanik. D. Tinjauan Pustaka Ciri utama dari pembelajaran adalah inisiasi, fasilitasi, dan peningkatan proses belajar siswa. Sedangkan komponen-komponen dalam pembelajaran adalah tujuan, materi,
  3. 3. kegiatan, dan evaluasi pembelajaran. Ciri-ciri belajar adalah : (1) Belajar harus memungkinkan terjadinya perubahan perilaku pada diri individu. Perubahan tersebut tidak hanya pada aspek pengethauan atau kognitif saja .
  4. 4. Perubahan perilaku yang terjadi pada individu karena adanya interaksi individu dengan lingkungan. Interaksi ini dapat berupa interaksi fisik dan psikis.(3) perubahan perilaku akibat belajar akan bersifat cukup permanen. Menurut Gagne, Brigss dan Wagner, dalam Udin S Winaputra adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa.Wall trainer adalah triner yang ada pada dinding yang dibuat sebagai simulasi pada kenyataannya, sedangkan portable trainer adalah trainer yang bersifat dinamis, sehingga mudah dibongkar pasang E. Metodologi Penelitian Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen pada ruang praktikum Mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor. Dengan membagi dua kelompok dengan media pembelajaran yang berbeda. Kelompok pertama menggunakan wall trainer dan kelompok kedua menggunakan portable trainer. F. Hasil penelitian dan Pembahasan Uji persyaratan uji analisis dilakukan sebagai persyaratan untuk analisis data terhadap data yang telah diperoleh dan diadakan beberapa pengujian meliputi uji normalitas dan uji homogenitas . bila data terdistribusi normal maka digunakan statistika parametric dan bila data terdistribusi tidak normal maka digunakan analisis dengan statistika non parametric. Pada penelitian eksperimen yang bertajuk pada perbandingan atau perbedaan dua kelompok sampel dan dibutuhkan bahwa kedua kelompok harus homogeny, maka diperlukan uji homogenitas. Uji homogenitas untuk dua kelompok adalah dengan menguji kesamaan dua varian. Uji kesamaan dua varian dapat dilakukan dengan menggunakan rumus : F = Varian terbesar / varian terkecil Dengan syarat: tolak Ho bila Fhitung< F tabel Kesimpulan Penelitian ini diawali dengan banyaknya jenis media yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor digunakan media dengan jenis trainer. Trainer pun ada berbagai macam jenis. keinginan meningkatkan kemampuan mahasiswa mengiterpretasikan gambar pada mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor
  5. 5. dengan cara bereksperimen dengan menggunakan trainer model baru dalam proses pembelajarannya. Dari hal ini tersebut peneliti ingin mengetahui kemampuan interpretasi mahasiswa dalam mata kuliah penggunaan dan pengaturan motor, mana yang baik antara yang menggunakan wall trainer dan portable trainer dalam aspek yang sama. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa nilai rata-rata kedua kelompok berbeda. Kelompok yang menggunakan portable trainer lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan wall trainer. Setelah melalui uji statistika dengan menggunakan uji t diperoleh pula hasil yang sama pada hipotesis. Daftar Pustaka
  6. 6. Abdulwahab, Wisnajati Basuki. Statistika Parametrik dan Non parametric untuk penelitian. FT-UNJ Dagun, Save M. (2000). Kamus Besar Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara Depdikbud. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Ellington, Henry dan Fred Percival. (1998). Teknologi pendidikan. Terjemah Esti, Sri W.D. (2002). Psikologi Pendidikan.

×