Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kelompok 2

1,328 views

Published on

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Kelompok 2

  1. 1. Partikel dalam Inti dan Satuan Massa AtomMASSA ATOMIK Inti mantap partikel dalam inti dan satuan masa atom inti mantap
  2. 2. Atom adalah suatu satuan dasar materi yangtersusun dari inti dan sejumlah elektron yangbergerak mengitari orbitnya yang berjarak sangatjauh dari inti. Ada bebrapa model atomberdasarkan perkembangannya.Inti suatu atom terletak di pusat atom, danukurannya sangatlah kecil dibandingkan dengandiameter sebuah atom. Walaupun kecil, intimengandung lebih dari 99,9% massa sebuah atom,massa setiap partikel inti kira-kira 1800 x massasebuah elektron.
  3. 3. Inti atom terdiri atas proton-proton yangJames Chadwic bermuatan positif. Partikel-partikel penyusun inti bisa bergabung karena diikat oleh “Gaya inti” Tahun 1933, seorang ilmuwan Fisika berkebangsaan Inggris James Chadwick (1891-1974) menemukan partikel lain yang bersifat netral dan mempunyai massa sedikit lebih besar dibandingkan dengan massa proton, partikel ini disebut neutron.
  4. 4. Atom bukan merupakan bagian terkecil dari zatAtom berbentuk bulat dengan muatan positifdan muatan negatif tersebar merata diseluruhbagian atomJumlah muatan positif sama dengan jumlahmuatan negatifMasa elektron jauh lebih kecil dari masa atom
  5. 5. Kelemahan : tidak dapat menjelaskan susunanmuatan positif dan negatif dalam bola atomtersebut.
  6. 6. Pada atom terdapat intiatom yang merupakankonsentrasi muatanpositif.Sebagian besar ruangandalam atom merupakanruang kosongMuatan negarifbergerak mengitari intiatom pada jaraktertentu
  7. 7. Model Atom - - -Kelemahan : Tidak dapat menjelaskanmengapa elektron tidak jatuh ke dalam intiatom.
  8. 8. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dandikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatifdi dalam suatu lintasan.Elektron yang bergerak tidak melepas dan tidakmenyerap energi.Elektron bergerak pada lintasan tertentu danlintasannya diberi nomor 1, 2, 3, ….. Dan diberilambang K, L, M, …..Elektron dapat berpindah dari satu lintasan kelintasan lain dengan cara melepas dan menyerapenergi.
  9. 9. Kelemahan:Model atom ini tidak bisa menjelaskanspektrum warna dari atom berelektron banyak.
  10. 10. Atom Inti Atom
  11. 11. Untuk melambangkan jumlah proton dan neutron dalam suatu atom dapatdigunakan angka-angka yang dituliskan berdampingan dengan simbol nuklidatersebut. Misalnya, ada suatu nuklida yang mempunyai simbol kimia X, makaperlambangan jumlah proton dan neutron sbb: Jumlah proton = Z Jumlah Netron = N Total Nukleon = A=Z+N
  12. 12. Nomor Atom (Z)1. Menyatakan jumlah proton dalam atom2. Untuk atom netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron (untuk atom netral )3. Atom yang melepaskan elektron berubah menjadi ion positif, sebaliknya yang menerima elektron berubah menjadi ion negatif Nomor Massa (A)1. Menujukkan jumlah proton dan neutron dalam inti atom2. Proton dan neutron sebagai partikel penyusun inti atom yang disebut nukleon.
  13. 13. Macam-Macam Inti atom (Nuklida)• Isotop adalah nuklida-nuklida yang mempunyai nomor atom (jumlah proton) sama, tetapi mempunyai nomor massa (jumlah neutron) berbeda, misalnya :• Isobar adalah nuklida-nuklida yang mempunyai nomor massa (jumlah proton + jumlah neutron) sama, tetapi mempunyai nomor atom (jumlah proton) berbeda. Misalnya :• Isoton adalah nuklida-nuklida yang mempunyai jumlah neutron sama, tetapi mempunyai nomor atom dan jumlah proton berbeda. Misalnya :
  14. 14. Satuan Massa Atom Spektrometer Massa inti dapat diukur dengan ketelitian tinggi dengan memakai spektrometer massa. Massa proton kira-kira 1836 kali lebih besar dari pada massa elektron, tetapi massa proton sama dengan massa neutron. Atom adalah partikel yang sangat kecil, sehingga kita tidak dapat menimbang massa sebuah atom tunggal. Akan tetapi, kita dapat menentukan massa suatu atom dengan membandingkannya terhadap atom lain. Dengan demikian, dibutuhkan suatu unsur yang dapat dijadikan sebagai standar pembanding. Massa atom ditentukan dengan satuan sma (satuan massa atom) yang didefinisikan sebagai berikut: 1 satuan massa atom (sma) = 1/2 massa isotop karbon-12 Jadi, massa isotop karbon-12 tepat sama dengan 12 sma, dengan 1 sma = 1,660559 x 10-27 kg.
  15. 15. Perkembangan padaspektrometri massamelakukan pengukuranmassa atom secaratepat. Peralatanspektrometer inimenggunakan magnetuntuk membelokkantrayektori berkas ion.Kimiawan FrancisWilliam menggunakanperalatan ini untukmenunjukkan isotopmempunyai massa yangberbeda.
  16. 16. Karbon-12 adalah salah satu isotop karbon yang memiliki 6proton dan 6 neutron. Unsur ini dijadikan sebagai standarpembanding sebab unsur ini memiliki sifat yang sangat stabildengan waktu paruh yang panjang.
  17. 17. Dengan menetapkan massa atom C-12 sebesar 12sma, kita dapat menentukan massa atom unsurlainnya. Sebagai contoh, diketahui bahwa satuatom hidrogen hanya memiliki massa 8,4% darimassa satu atom C-12. Dengan demikian, massasatu atom hidrogen adalah sebesar 8,4% x 12 smaatau 1,008 sma.Massa atom relatif (Ar) suatu unsur X dapatdiperoleh melalui persamaan berikut:
  18. 18. Selain menghitung massa atom relatif (Ar) suatu unsur, kita dapatjuga menentukan massa molekul relatif (Mr) suatusenyawa. Massa molekul relatif (Mr) suatu senyawa dapatdiperoleh melalui persamaan berikut:
  19. 19. Telah ditahui bahwa inti atom terdiri dari atas proton dan neutron yang dinamakan nukleon. Bersatunya proton-protonGaya Inti ini disebabkan gaya inti yang mengikat proton-proton yang sama-sama bermuatan positif. Gaya inti bukanlah gaya listrik. Satu-satunya gaya listrik dalam inti atom adalah gaya tolak antar proton. Gaya tolak Coulomb tidaklah mungkin mengikat partikel-pertikel dalam inti atom. Gaya inti haruslah sangat kuat. Jari-jari inti atom diperkirakan 1/20000 kali jari-jari atom hidrogen, karena itu gaya tolak antar pro-ton dalam inti atom lebih dari 200002 = 4 x 108 kali gaya tarik elek-tron dan proton dalam atom hidrogen. Agar dapat mengikat proton, gaya inti harus lebih besar dari gaya tolak antar proton ini. Dapat dibayangkan betapa besarnya gaya inti. Itu sebabnya gaya inti disebut gaya kuat (strong force)
  20. 20. Pada tahun 1953, seorang fisikawan Jepang, Hideki YukawaHideki Yukawa menya-takan bahwa gaya inti akan saling tolak menolak dan jika jarak antar partikel di dalam inti sangat dekat dan akan tarik-menarik jika pertikel dalam inti agak jauh. Gaya inti merupakan gaya dekat artinya gaya ini hanya hanya bekerja ketika partikel dalam inti atom jaraknya cukup dekat. Jika gaya inti yang bersifat menarik itu berlaku pada jarak yang jauh juga, maka seluruh pertikel di jagad raya ini bi-sa-bisa mengum-pul jadi satu. Pada jarak lebih dari 4 fermi (1 fermi = 10-15m) gaya ini boleh diabaikan. Hal ini ditunjukkan pada percobaan Rutherford. Partikel alfa mendekati inti pada jarak dekat sekali dengan inti atom emas (diameter inti emas kira- kira 15 fermi), efek yang dilihat adalah efek tolakan Coulomb saja. Gaya inti tidak bekerja pada jarak yang dekat sekali. Jika gaya inti bekerja pada jarak yang sangat dekat maka seluruh neutron jadi satu. Kedua sifat gaya inti ini juga bisa diibaratkan dua bola diikat dengan pegas. Jika bola sangat dekat, pegas akan menjauhkan, namun jika bola sangat jauh, pegas akan mendekatkan.
  21. 21. •Inti Mantap dan satuan inti atom mantap Grafik Inti-inti Stabil Kemantapan/Kestabilan inti atom dapat ditinjau dari aspek kinetika dan energitika. Kestabilan secara energitika ditinjau dari aspek energi nukleosintesis dihubungkan dengan energi komponen penyusunnya (proton dan neutron), disebut energi ikat inti. Kestabilan secara kinetika ditinjau berdasarkan kebolehjadian inti meluruh membentuk inti yang lain, disebut peluruhan radioaktif.
  22. 22. Grafik Inti-inti Stabil Tampak pada grafik, bahwa untuk atom ringan (Z < 20), inti stabil terletak pada garis N = Z atau N/Z =1, yang berarti jumlah neutron = jumlah proton. Untuk atom berat (Z > 20), dengan pertam-bahan proton, maka gaya tolak menolak proton semakin besar. sehingga jumlah neutron harus diperbanyak agar keadaan stabil (N > Z, kira-kira N = 1,6 Z)Untuk atom dengan nomor atom Z > 83, gaya tolak menolak proton tidakdapat diimbangi dengan pertambahan neutron sehingga menjadi tidakstabil. Inti yang tidak stabil akanme-mancarkan sinar radioaktif secaraspontan. Peristiwa ini disebut Radioaktifitas.
  23. 23. Nuklida 2H 20Ne 40Ca 64 n 90Sn 120Nd 202HgZ 1 10 20 30 40 50 80N 1 10 20 34 50 70 122N/Z 1 1 1 1,13 1,25 1,50 1,50

×