Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya1. Kalimat Majemuk SetaraKalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdi...
kalimat tunggal yang isinya menyatakan situasi berlawanan.Contoh : Adiknya pandai, sedang kakaknya bodoh.Rahmad berani, te...
Kata-kata penghubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara yang menyatakansebab akibat antara lain ialah: sebab,...
Telah = keterangan waktu/ keterangan modalitas.B. Yang mencuri sepeda saya = anak kalimat pengganti subyekYang = subyekMen...
Kami telah berunding dengan yang memimpin negara Indonesia. (kalimat majemuk bertingkat)8. Anak kalimat pengganti obyek al...
Sepatunya Norief terbuat dari bahan yang diinginkannya. (kalimat majemuk bertingkat)16. Anak kalimat pengganti keterangan ...
Desas-desus tersiar ia meninggal di sana. (kalimat majemuk bertingkat)24. Anak kalimat pengganti keterangan perbandinganCo...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bahasa indonesia

2,601 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,601
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bahasa indonesia

  1. 1. Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya1. Kalimat Majemuk SetaraKalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdidri atas beberapa kalimat yangsetara atau sederajat kedudukannya, yang masing-masing dapat berdiri sendri. Kalimat MajemukSetara dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :1. Kalimat majemuk setara sejalanKalimat majemuk setara sejalan ialah kaliamat majemuk setara yang terdiri atas beberapakalimat tunggal yang bersamaan situasinyaContoh : Juminten pergi ke pasar, Parno berangkat ke bengkel, sedang Ganes pergi ke kebunbinatang.Penjelasan Contoh Kalimat majemuk setara sejalan diatas :Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara sejalan.Kalimat 1 : Juminten pergi ke pasar.Juminten = subjekPergi = predikatKe pasar = keterangan tempatKalimat 2 : Norif berangkat ke bengkelNorif = subjekBerangkat = predikatke bengkel = keterangan tempatKalimat 3 : Ganes pergi ke kebun binatang.a. Ganes = subjekb. pergi = predikatc. ke kebun binatang = keterangan tempatCatatan:a. Kata-kata yang penghubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara sejalan ialah:dan, dan lagi, lagi pula, sedang, sedangkan, lalu, kemudian.b. Dalam meguraikan menurut jabatannya, hendaknya selalu dibiasakan menempuh cara-carsebagai berikut:1. Kalimat yang hendak diuraikan dikutip lebih dahulu.2. Memberi nama kalimat yang akan diuraikan.3. Kemudian baru bagian-bagian kalimat diuraikan menurut jabatannya sebagai berikut:a. Kata-kata yang hendak diuraikan ditempatkan di sebelah kiri.b. Jabatan-jabatan kalimat ditempatkan di sebelah kanan.2. Kalimat Majemuk Setara BerlawananKalimat majemuk setara berlawanan ialah kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa
  2. 2. kalimat tunggal yang isinya menyatakan situasi berlawanan.Contoh : Adiknya pandai, sedang kakaknya bodoh.Rahmad berani, tetapi ia tidak mau bertengkar.Penjelasan Contoh Kalimat majemuk setara berlawanan diatas :Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara berlawananKalimat 1 : Rahmad beraniRahmad = subjekBerani = predikatKalimat 2 : ia tidak mau bertengkar.Ia = subjektidak mau bertengkar = predikatCatatan:Kata-kata penhubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara berlawanan antara lainialah: sedangkan, tetapi, melainkan, padahal, hanyalah, walaupun, meskipun, biarpun,kendatipun, jangankan, namun.3. Kalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibatKalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibat ialah kalimat majemuk setara yangterdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian yang satu menyatakan sebab akibat daribagian yang lain.Contoh :Roy Marten ditahan, karena ia telah membawa sabu-sabu.Anak itum luka parah, sehingga ia harus dibawa ke rumah sakit.Penjelasan Contoh Kalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibat diatas :Roy Martien ditahan, karena ia telah membawa sabu-sabu.Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat.Kalimat 1 : Roy Martien ditahanRoy Martien = subjekditahan = predikatKalimat 2 : ia telah membawa sabu-sabu.Ia = subjektelah membawa = predikatsabu-sabu = objekCatatan :
  3. 3. Kata-kata penghubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara yang menyatakansebab akibat antara lain ialah: sebab, karena, oleh karena itu, sehingga, maka.2. Kalimat Majemuk BertingkatKalimat Majemuk bertingkat ialah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yangkedudukanya tidak setara/ sederajat, yakni yang satu menjadi bagian yang lain.Kalimat majemuk bertingkat sesungguhnya berasal dari sebuah kalimat tunggal. Bagian darikalimat tunggal tersebut kemudian diganti atau diubah sehingga menjadi sebuah kalimat baruyang dapat berdiri sendiri.Bagian kalimat majemuk bertingkat yang berasal dari bagian kalimat tunggal yang tidakmengalami pergantian/ perubahan dinamakan induk kalimat, sedang bagian kalimat majemukyang berasal dari bagian kalimat tunggal yang sudah mengalami penggantian/ peubahandinamakan anak kalimat.Contoh :Ia datang kemarin. Kalimat tunggal tersebut ialah kalimat tunggal yang mempunyai keteranganwaktu: kemarin. Jika kata kemarin diganti/ diubah menjadi kalimat yang dapat berdiri sendiri,yakni diubah/ diganti dengan kalimat: ketika orang sedang makan, maka berubahlah kalimattunggal tersebut menjadi kalimat majemuk bertingkat sebagai berikut: Ia datang, ketika orangsedang datang.Perkataan: ia datang (yang tidak pernah mengalami perubahan/ pergantian) dinamai indukkalimat, sedang perkataan: ketika orang sedang makan (yang mengubah/ mengganti katakemarin) dinamai anak kalimat.Macam Anak Kalimat dalam Kalimat Majemuk BertingkatAda bermacam-macam anak kalimat dalam kalimat majemuk bertingkat. Hal itu bergantungkepada bagian kalimat tunggal mana yang diubh/ digantinya. Karena itu macam anak kalimatdalam kalimat majemuk bertingkat dapat diperinci sebagai berikut:1. Anak kalimat pengganti subyekContoh:Siapa bersalah, akan dihukum.Yang mencuri sepeda saya, telah ditangkap polisi.Contoh uraian kalimat:Yang mencuri sepeda saya, telah ditangkap polisi.G Kalimat tersebut ialah kalimat majemuk bertingkatG A. Telah ditangkap polisi = induk kalimatDitangkap = predikatPolisi = obyek/ pelengkap pelaku
  4. 4. Telah = keterangan waktu/ keterangan modalitas.B. Yang mencuri sepeda saya = anak kalimat pengganti subyekYang = subyekMencuri = predikatSepeda saya = obyek/ pelengkap penderitaCatatan:Tiap kali hendak menguraikan kalimat majemuk bertingkat, hendaknya lebih dulu diusahakanmencari/ menyelidiki kalimat tunggal mana yang menjadi asal kalimat majemuk bertingkat itu.Dengan cara itu kita akan mudah mencari induk kalimat dan anak kalimat dari kalimat majemukbertingkat yang hendak kita uraikan.2. Anak kalimat pengganti predikatAnak kalimat pengganti predikat hanya terdapat pada kalimat nominal.Contoh:Rumah itu batu. (kalimat tunggal)Rumah itu bahannya terbuat dari benda keras. (kalimat majemuk bertingkat)3. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap penderitaContoh:Basir mencintai Nova. (kalimat tunggal)Basir mencintai yang sangat dikasihinya. (kalimat majemuk bertingkat)4. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap pelakuContoh:Ali ditikam oleh penjahat. (kalimat tunggal)Ali ditikam oleh orang yang menggedor pintu rumahnya semalam. (kalimat majemuk bertingkat)5. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap penyertaContoh:Norief memberikan uang kepada anaknya. (kalimat tunggal)Norief memberikan uang kepada yang menumpang di Surabaya. (kalimat majemuk bertingkat)6. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap berkata depanContoh:Ia rindu kepada ibunya. (kalimat tunggal)Ia rindu kepada yang memeliharanya sejak kecil. (kalimat majemuk bertingkat)7. Anak kalimat pengganti obyek pasanganContoh:Kami telah berunding dengan Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono. (kalimat tunggal)
  5. 5. Kami telah berunding dengan yang memimpin negara Indonesia. (kalimat majemuk bertingkat)8. Anak kalimat pengganti obyek alatContoh:Norief bersenjatakan pena. (kalimat tunggal)Norif bersenjatakan yang dibuat untuk menulis. (kalimat majemuk bertingkat)9. Anak kalimat pengganti keterangan tempatContoh:Henny pergi ke pasar. (kalimat tunggal)Henny pergi ke yang dikunjungi orang tiap hari. (kalimat majemuk bertingkat)10. Anak kalimat pengganti keterangan waktuContoh:Anis datang kemarin. (kalimat tunggal)Anis datang ketika orang sedang sholat. (kalimat majemuk bertingkat)11. Anak kalimat pengganti keterangan sebabContoh:Basir tidak berkuliah karena sakit. (kalimat tunggal)Basir tidak berkuliah karena jiwanya terganggu. (kalimat majemuk bertingkat)12. Anak kalimat pengganti keterangan alasanContoh:Saya tidak pergi karena hujan. (kalimat tunggal)Saya tidak pergi karena suasana yang tidak mengizinkan. (kalimat majemuk bertingkat)13. Anak kalimat pengganti keterangan akibatContoh:Basir dianiaya sehingga sakit. (kalimat tunggal)Basir dianaya sehingga badannya terbaring. (kalimat majemuk bertingkat)14. Anak kalimat pengganti keterangan alatContoh:Ia menikam dengan pisau. (kalimat tunggal)Ia menikam dengan yang dibelinya kemarin. (kalimat majemuk bertingkat)15. Anak kalimat pengganti keterangan asalContoh:Sepatunya Norief terbuat dari emas. (kalimat tunggal)
  6. 6. Sepatunya Norief terbuat dari bahan yang diinginkannya. (kalimat majemuk bertingkat)16. Anak kalimat pengganti keterangan syaratContoh:Kalau begitu, saya tidak mau mengajak . (kalimat tunggal)Kalau kamu nakal, saya tidak mau mengajak. (kalimat majemuk bertingkat)17. Anak kalimat pengganti keterangan tujuanContoh:Tora Sudiro belajar keras agar lulus. (kalimat tunggal)Tora Sudiro belajar keras agar cita-citanya tercapai. (kalimat majemuk bertingkat)18. Anak kalimat pengganti keterangan kualitasContoh:Boneng tersenyum manis. (kalimat tunggal)Boneng tersenyum seperti yang kita lihat. (kalimat majemuk bertingkat)19. Anak kalimat pengganti keterangan perihalContoh:Dengan tertawa ia menjawab pertanyaan itu. (kalimat tunggal)Dengan mulut tertawa lebar ia menjawab pertanyaan itu. (kalimat majemuk bertingkat)20. Anak kalimat pengganti keterangan perlawananContoh:Meskipun mendung, ia berangkat juga. (kalimat tunggal)Meskipun cuaca buruk, ia berangkat juga. (kalimat majemuk bertingkat)21. Anak kalimat pengganti keterangan kuantitasContoh:Mereka berjalan seratus kilometer. (kalimat tunggal)Mereka berjalan jauh sekali jaraknya. (kalimat majemuk bertingkat)22. Anak kalimat pengganti keterangan derajatContoh:Udara itu dingin sekali. (kalimat tunggal)Uadara itu tak terperikan rasanya. (kalimat majemuk bertingkat)23. Anak kalimat pengganti keterangan modalitasContoh:Mungkin ia meninggal di sana. (kalimat tunggal)
  7. 7. Desas-desus tersiar ia meninggal di sana. (kalimat majemuk bertingkat)24. Anak kalimat pengganti keterangan perbandinganContoh:Paimo lebih rajin daripada Mopai. (kalimat tunggal)Paimo lebih rajin daripada orang yang mirip dengannya itu. (kalimat majemuk bertingkat)25. Anak kalimat pengganti keterangan perwatasanContoh:Semua tahanan dibebaskan, kecuali Basir. (kalimat tunggal)Semua tahanan dibebaskan, kecuali yang berseragam merah jambu itu. (kalimat majemukbertingkat)Cucu Kalimat dalam Kalimat Majemuk BertingkatDalam kalimat majemuk bertingkat kadang-kadang terdapat cucu kalimat, yaitu anak dari anakkalimat. Cucu kalimat tersebut terjadi jika bagian kalimat dari anakkalimat diubah/ digantimenjadi sebuah kalimat yang dapat berdiri sendiri.Contoh:Norief menyepak bola. (kalimat tunggal)Ia menyepak yang disenangi oleh adiknya. (kalimat majemuk bertingkat yang mempunyai anakkalimat pengganti obyek/ pelengkap penderita)Ia menyepak yang disenangi oleh yang memakai baju baru itu. (kalimat majemuk bertingkatyang mempunyai cucu kalimat pengganti obyek/ pelengkap pelaku pada anak kalimat)3. Kalimat majemuk rapatanKalimat majemuk rapatan yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subjek, predikatatau objeknya sama,maka bagian yang sama hanya disebutkan sekali.Contoh:* Pekerjaannya hanya makan. (kalimat tunggal 1)* Pekerjaannya hanya tidur. (kalimat tunggal 2)* Pekerjaannya hanya merokok. (kalimat tunggal 3)Pekerjaannya hanya makan, tidur, danmerokok. (kalimat majemuk rapatan)4. Kalimat majemuk campuranKalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimatmajemuk bertingkat. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat.Contoh:* Toni bermain dengan Kevin. (kalimat tunggal 1)* Rina membaca buku di kamar kemarin. (kalimat tunggal 2, induk kalimat)* Ketika aku datang ke rumahnya. (anak kalimat sebagai pengganti keterangan waktu)Tonibermain dengan Kevin, dan Rina membaca buku di kamar, ketika aku datang ke rumahnya.(kalimat majemuk campuran)

×