Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Lapisan Atmosfer dan Pemanfaatannya
Ketebalan lapisan atmosfer diperkirakan mencapai sekitar 1.000 km dari permukaan bumi
...
1. Troposfer ( 0 – 10 km)
- Troposfer merupakan lapisan terbawah
- Termperatur di lapisan ini berkurang sebesar 6°C setiap...
Dinamika Unsur Cuaca dan Iklim
Cuaca merupakan gambaran fisik atmosfer dalam kurun waktu relatif singkat, sedangkan
Iklim ...
Radiasi datang (100%)
Radiasi yang diserap atmosfer (24%)
Radiasi yang diserap awan
(3%) dan dipantulkan awan
(23%)
Radias...
3. Kelembaban udara (humidity)
Kelembaban udara adalah jumlah uap air yang dikandung oleh udara
pada waktu dan tempat tert...
AWAN KUMULUSNIMBUS
AWAN STRATUS
AWAN STRATUS
AWAN SIRUS
5. Curah hujan
Perbedaan curah hujan yang jatuh di permukaan bumi karena
pengaruh dari faktor topografi (bentuk medan), ar...
HUJAN OROGRAFIS
Laut
Angin barat
hangat,
lembap Curah hujan:
1.000 – 3.750 mm
Curah hujan
1.205 mm
Curah hujan
Kurang dari...
HUJAN KONVEKSI DAN KONVERGEN
a. Hujan konveksi terjadi karena pemanasan udara di permukaan bumi, sehingga udara
tersebut n...
c. Hujan Orografis
Hujan Orografis
6. Angin
ANGIN
Tekanan tinggi Tekanan rendah
Suhu udara tinggiSuhu udara rendah
Sumber: Dokumen Penerbit
Angin mengalir
dari udara
...
 Angin laut
ANGIN LAUT DAN ANGIN
DARAT
 Angin darat
Malam hari
Udara dingin yang
turun menyebabkan
terjadinya daerah
tek...
ANGIN LEMBAH DAN ANGIN
GUNUNG
Malam hari
Lembah lebih lama menyimpan
panas menyebabkan terjadinya
daerah tekanan udara ren...
Iklim Junghun
Pembagiannya didasarkan
pada suhu dan ketinggian
tempat, dimana tiap
perbedaan tersebut
ditandai adanya
per...
Pembagian Iklim Schmidt - Ferguson
TipeTipe Q rasioQ rasio Keterangan
AA 0% - 14,3% Sangat basah, (vegetasi hutan hujan tr...
Contoh Soal.1
Menurut Schmidth-Ferguson tipe iklim
dari tabel curah hujan 1990 dibawah ini
adalah....
Bulan J F M A M J J ...
Contoh. 2
Bulan/Tahun 2000 2001 2002 2003
Januari 210** 190** 210** 211**
Februari 198** 180** 200** 215**
Maret 176** 170...
Iklim Koppen
Koppen membuat klasifikasi iklim berdasarkan kombinasi antara temperatur udara dengan
curah hujan
Langkah-lan...
Pembagian Iklim Koppen
Af = iklim huja tropik
Aw = iklim sabana
Am = iklim peralihan Af dan Aw
BS = iklim stepa
BW = ...
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Geografi Atmosfer
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Geografi Atmosfer

733 views

Published on

MaGeografi Atmosfer dari SMAN 68 Jakarta.
Semoga Bermanfaat

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Geografi Atmosfer

  1. 1. Lapisan Atmosfer dan Pemanfaatannya Ketebalan lapisan atmosfer diperkirakan mencapai sekitar 1.000 km dari permukaan bumi Atmosfer tediri atas berbagai campuran gas yang dipengaruhi dan terikat oleh gravitasi bumi. Di dekat permukaan bumi, komposisi gas ini terdiri atas 78% nitrogen dan 21% oksigen dan 1% gas-gas lain (karbondioksida, argon, neon, dan uap air) Berdasarkan profil temperatur secara vertikal, atmosfer dibagi menjadi: Ketingian (km) Termosfer Mesosfer Mesopause Stratopause Stratosfer Tropopause Troposfer
  2. 2. 1. Troposfer ( 0 – 10 km) - Troposfer merupakan lapisan terbawah - Termperatur di lapisan ini berkurang sebesar 6°C setiap 1 km pertambahan ketinggian - Lapisan ini banyak mengandung uap air dan karbondioksida yang mempengaruhi peristia cuaca di muka bumi 2. Stratosfer ( 10 – 50 km) - Di lapisan ini terjadi peningkatan suhu (temperature inversion), dari suhu sekitar -60°C pada ketinggian 10 km perlahan meningkat hingga mencapai 0°C pada ketinggian 50 km - Kenaikan suhu ini disebabkan oleh penyerapan radiasi ultraviolet oleh gas ozon (O3) 3. Mesosfer ( 50 – 85 km) - Pada lapisan ini terjadi penurunan suhu mencapai -90°C pada ketinggian 80 km - Penurunan suhu ini terjadi karena tidak adanya gas, uap air, dan debu yang dapat menyerap radiasi ultraviolet - Mesosfer merupakan lapisan tempat terbakarnya meteor 4. Termosfer ( 80 – 500 km) Terdapat lapisan ionsofer yang berfungsi memantulkan gelombang radio/televisi Di lapisan ini terjadi kenaikan suhu (inversi) dari -90°C pada ketinggian 80 sampai ribuan derajat pada ketinggian 500 km dan terus meningkat hingga mencapai lapisan eksosfer
  3. 3. Dinamika Unsur Cuaca dan Iklim Cuaca merupakan gambaran fisik atmosfer dalam kurun waktu relatif singkat, sedangkan Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah pada kurun waktu relatif lama (10–30 tahun) 1. Temperatur udara Temperatur udara adalah derajat panas dari udara yang diukur dengan termometer dan dinyatakan dalam satuan derajat celcius or fahrenheit Gradien temperatur adalah angka penurunan terhadap ketinggian di atmosfer sekitar 0,6°C setiap kenaikan 100 meter. Temperatur inversi yaitu peristiwa bertambahnya temperatur terhadap ketinggian Radiasi Matahari Radiasi matahari dalam perjalanan menuju permukaan bumi mengalami hal-hal berikut: • Penyerapan (absorpsi) • Pemantulan (refleksi) • Hamburan (difusi) • Pemancaran kembali (reradiasi) Unsur-unsur cuaca dan iklim
  4. 4. Radiasi datang (100%) Radiasi yang diserap atmosfer (24%) Radiasi yang diserap awan (3%) dan dipantulkan awan (23%) Radiasi yang langsung mencapai permukaan bumi (24%) Radiasi yang dikembalikan ke angkasa luar dari permukaan bumi (4%) Radiasi yang mencapai permukaan bumi dalam bentuk radiasi tidak langsung (21%) Radiasi yang dipantulkan atmosfer (1%) Besarnya radiasi yang diserap atau dipantulkan, baik oleh permukaan bumi atau awan berubah- ubah tergantung pada ketebalan awan, kandungan uap air, atau jumlah partikel debu Permukaan bumi Total radiasi yang mencapai permukaan bumi adalah 45%; berasal dari radiasi langsung (24%) dan radiasi tidak langsung (21%) Sumber: Dokumen Penerbit
  5. 5. 3. Kelembaban udara (humidity) Kelembaban udara adalah jumlah uap air yang dikandung oleh udara pada waktu dan tempat tertentu . Kelembaban udara dapat dinyatakan dalam: a. Kelembaban absolut: ??? b. Kelembaban spesifik : bilangan yang menunjukkan berapa gram berat uap air pada setiap 1 kg udara lembab. Keistimewaan kelembaban ini adalah walaupun udara itu naik, selama tidak ada proses pengembunan, maka kelembabannya spesifiknya tetap. c. Kelembaban relatif : ??? 2. Tekanan Udara Tekanan udara merupakan gaya berat yang ditimbulakan oleh bobot udara pada bidang datar seluas 1 cm2 Tekanan udara dipengaruhi oleh kerapatan udara itu sendiri Tekanan udara akan berkurang sebesar 1 mmHg setiap ketinggian naik 11 m, atau tekanan udara akan berkurang sebesar 1 mb setiap ketinggian naik 8 m
  6. 6. AWAN KUMULUSNIMBUS
  7. 7. AWAN STRATUS AWAN STRATUS
  8. 8. AWAN SIRUS
  9. 9. 5. Curah hujan Perbedaan curah hujan yang jatuh di permukaan bumi karena pengaruh dari faktor topografi (bentuk medan), arah dan kecepatan angin, arah hadap lereng, dan kelembaban udara. Berdasarkan proses terjadinya, hujan dibedakan menjadi: a. Hujan konveksi b. Hujan frontal Hujan Konveksi Hujan Frontal
  10. 10. HUJAN OROGRAFIS Laut Angin barat hangat, lembap Curah hujan: 1.000 – 3.750 mm Curah hujan 1.205 mm Curah hujan Kurang dari 750 mm Kondensasi dan hujan Hujan deras di dataran tinggi Daerah Bayangan hujan ▲ Hujan orografis terjadi karena udara dipaksa naik melewati pegunungan, sehingga mengalami pendinginan dan menyebabkan hujan. Hujan orografis menyebabkan terbentuknya daerah hujan dan daerah bayangan hujan. Sumber: Dokumen Penerbit
  11. 11. HUJAN KONVEKSI DAN KONVERGEN a. Hujan konveksi terjadi karena pemanasan udara di permukaan bumi, sehingga udara tersebut naik, mengalami pendinginan, dan menyebabkan hujan. b. Hujan konvergen terjadi karena adanya pertemuan dua aliran udara di wilayah tekanan udara rendah. Sumber: Dokumen Penerbit Permukaan bumi mengalami pemanasan 1 4 Udara dingin turun dan menggantikan udara hangat 3 2 Udara dingin naik makin tinggi membentuk awan dan menyebabkan hujan Udara hangat naik dan mengalami pendinginan a. b. Bidang pemisah lapisan udara hangat dan udara dingin Awan Awan Hujan Udara hangat
  12. 12. c. Hujan Orografis Hujan Orografis
  13. 13. 6. Angin
  14. 14. ANGIN Tekanan tinggi Tekanan rendah Suhu udara tinggiSuhu udara rendah Sumber: Dokumen Penerbit Angin mengalir dari udara bertekanan tinggi menuju udara bertekanan rendah. ▲ Alat bantu sederhana untuk mengetahui arah angin Kantong angin Anemometer
  15. 15.  Angin laut ANGIN LAUT DAN ANGIN DARAT  Angin darat Malam hari Udara dingin yang turun menyebabkan terjadinya daerah tekanan udara tinggi Laut menyimpan panas lebih lama daripada darat sehingga udara naik ke atas menyebabkan timbulnya daerah tekanan udara rendah Daratan lebih cepat melepaskan panas dibandingkan lautan Udara hangat bergerak ke arah daratan, mengalami pendinginan, dan akan turun Udara mengalir dari darat ke laut Laut Sumber: Dokumen Penerbit Siang hari Udara dingin yang turun menyebabkan terjadinya daerah tekanan udara tinggi Udara mengalir dari laut ke darat Udara dingin bergerak ke arah lautan, sehingga udara dingin akan turun Udara di permukaan daratan mengalami pemanasan dan naik ke atas menyebabkan timbulnya daerah tekanan udara rendah Daratan lebih cepat panas dibandingkan lautan Laut
  16. 16. ANGIN LEMBAH DAN ANGIN GUNUNG Malam hari Lembah lebih lama menyimpan panas menyebabkan terjadinya daerah tekanan udara rendah Angin gunung mengalir dari lereng ke lembah Lereng lebih cepat melepaskan panas menyebabkan terjadinya daerah tekanan udara tinggi Pelepasan panas dari lereng Siang hari Pada siang hari, lereng mengalami pemanasan lebih dulu daripada lembah sehingga timbul daerah tekanan udara rendah Angin lembah mengalir dari lembah ke lereng Udara dingin dari lembah naik membentuk awan Pemanasan oleh matahari Lembah yang lebih dingin menyebabkan terjadinya daerah tekanan udara tinggi  Angin lembah  Angin gunung Sumber: Dokumen Penerbit
  17. 17. Iklim Junghun Pembagiannya didasarkan pada suhu dan ketinggian tempat, dimana tiap perbedaan tersebut ditandai adanya perbedaan tumbuhan
  18. 18. Pembagian Iklim Schmidt - Ferguson TipeTipe Q rasioQ rasio Keterangan AA 0% - 14,3% Sangat basah, (vegetasi hutan hujan tropis) BB 14,3% - 33, 3% Basah, ( vegetasi juga hutan hujan tropis ) CC 33,3% - 60% Agak basah, (vegetasi hutan rimbah) DD 60% - 100% Sedang, (vegetasi hutan musim) EE 100% - 167% Agak kering,( vegetasi hutan belantara (sabana) FF 167% - 300% Kering, (vegetasinya juga hutan sabana) GG 300% - 700% Sangat kering, (vegetasi padang ilalang) HH 700% atau lebih Ekstrim kering, vegetasinya sama dengan tipe G
  19. 19. Contoh Soal.1 Menurut Schmidth-Ferguson tipe iklim dari tabel curah hujan 1990 dibawah ini adalah.... Bulan J F M A M J J A S O N D Curah Hujan 200 130 175 120 55 30 15 20 22 120 130 230
  20. 20. Contoh. 2 Bulan/Tahun 2000 2001 2002 2003 Januari 210** 190** 210** 211** Februari 198** 180** 200** 215** Maret 176** 170** 190** 200** April 98 115** 130** 150** Mei 93 110** 97 125** Juni 55* 63 67 69 Juli 46* 56* 63 65 Agustus 37* 50* 51* 54* Sepetember 36* 48* 49* 52* Oktober 30* 40* 41* 180** Nopember 158** 169** 176** 117** Desmber 187** 190** 190** 190** Jumlah bulan kering 5 4 3 2 Jumlah bulan basah 5 7 6 8
  21. 21. Iklim Koppen Koppen membuat klasifikasi iklim berdasarkan kombinasi antara temperatur udara dengan curah hujan Langkah-langkah klasifikasi iklim yang dibuat oleh Koppen: 1. Membagi dunia ke dalam dua belahan, yaitu Belahan Bumi Utara (BBU) dan Belahan Bumi Selatan (BBS) 2. Untuk masing-masing belahan bumi, ditetapkan ada empat musim yaitu musim dingin (winter), semi (spring), gugur (autmn), dan panas (summer). Masing-masing musim berlangsung selama tiga bulan SimbolSimbol Jenis Iklim UtamaJenis Iklim Utama AA Iklim Hujan TropisIklim Hujan Tropis BB Iklim KeringIklim Kering CC Iklim Hujan Temperatur HangatIklim Hujan Temperatur Hangat DD Iklim Hujan Temperatur DinginIklim Hujan Temperatur Dingin EE Iklim KutubIklim Kutub Pembagian Iklim Koppen
  22. 22. Pembagian Iklim Koppen Af = iklim huja tropik Aw = iklim sabana Am = iklim peralihan Af dan Aw BS = iklim stepa BW = iklim gurun Ca = iklim laut (musim panas kring Cw = iklim laut (musim dingin kering) Cf = iklim laut (ajeg basah) Dw = iklim benua dingin kering Df = iklim benua (ajeg basah) ET = iklim tundra EF = iklim salju abadi

×