Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

29,820 views

Published on

Materi ini pernah disampaikan pada saat kegiatan Sosialisasi Konselor Sebaya yang diadakan di SMA N 1 Banjarnegara pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2011. Pemateri nya yaitu petugas kesehatan dari PUSKESMAS 1 Banjarnegara yang dikoordinir oleh Ibu dr H.Liana Dewi selaku Kepala PUSKESMAS 1 Banjarnegara.

Published in: Health & Medicine

Infeksi Menular Seksual (IMS)

  1. 1. IMS Oleh : Wawan,Mkes Service online : alfaaryawan@gmail.com
  2. 2. INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) <ul><li>IMS adalah penyakit menular yang ditularkan melalui hubungan seksual </li></ul>
  3. 3. <ul><li>1) Klamidia </li></ul><ul><li>Sejenis IMS yang disebabkan oleh bakteri. Biasanya penderitanya tidak bergejala, bergejala hanya keputihan saja. </li></ul><ul><li>biasanya menyerang saluran kencing atau organ­ organ reproduksi. </li></ul><ul><li>klamidia tetap menular pada pasangan seksual kita, apalagi bila berhubungan seks tanpa pelindung (kondom). </li></ul>
  4. 4. <ul><li>2) Gonore </li></ul><ul><li>Gonore alias GO disebut juga kencing nanah. </li></ul><ul><li>Akibat GO, bila tidak diobati menimbulkan nyeri perut bagian bawah. </li></ul><ul><li>sehingga dapat terjadi kehamilan di luar kandungan, bahkan sampai kemandulan. </li></ul><ul><li>Bila GO masih ada pada saat melahirkan, infeksi dapat menular pada mata bayi dan bila terlambat ditangani oleh dokter dapat menimbulkan kebutaan </li></ul>
  5. 5. GO
  6. 6. <ul><li>3) Herpes </li></ul><ul><li>Herpes adalah jenis IMS yang disebabkan oleh virus. </li></ul><ul><li>Infeksi ini sering tanpa gejala, tetapi tergantung daya tahan tubuh. </li></ul><ul><li>awalnya ada rasa seperti terbakar atau gatal di kelamin dan diikuti timbulnya bintil-bintil berisi air dengan warna dasar kemerahan. Dalam beberapa hari bintil akan pecah, menimbulkan luka lecet yang sangat nyeri dan perih. </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Pada perempuan bintil atau luka/lecet biasanya timbul di sekitar kelamin, di dinding liang kemaluan dan kadang-kadang di sekitar anus. </li></ul><ul><li>Pada laki-laki, bintil atau luka/lecet biasanya timbul di batang atau kepala penis, atau di sekitar anus. Gejala ini hilang jika diobati, namun dapat kambuh kembali pada waktu tertentu. </li></ul><ul><li>Sebelum ti m bul luka/lecet bisa didahului keluhan berupa: pegal-pegal pada otot, kadang disertai demam, pembengkakan kelenjar pada lipatan paha, nyeri, kadang gatal serta kemerahan pada tempat yang terkena. </li></ul><ul><li>Herpes menular melalui hubungan seksual kelamin dengan kelamin, kelamin dengan anus, atau kelamin dengan mulut. </li></ul>
  8. 8. Herpes
  9. 9. Herpes genitalis Slide 2.21
  10. 10. HERPES
  11. 11. <ul><li>4) Infeksi HPV </li></ul><ul><li>Kutil kelamin m erupakan salah satu bentuk IMS yang disebabkan oleh HPV ( Human Papiloma Virus ) </li></ul><ul><li>berupa kutil besar pada dan di sekitar alat kelamin, bahkan sampai ke bagian dalam, liang kemaluan dan leher rahim. </li></ul>
  12. 12. HPV
  13. 13. Jengger ayam Slide 2.22
  14. 14. <ul><li>5) Trikomonas </li></ul><ul><li>Trikomonas adalah IMS yang disebabkan oleh parasit Trichoma Vaginalis, dengan gejala sebagai berikut : </li></ul><ul><li>Keputihan yang banyak </li></ul><ul><li>Gatal pada kemaluan </li></ul><ul><li>Nyeri pada saat berhubungan seksual atau saat buang air besar </li></ul><ul><li>Masa inkubasi 3 – 28 hari </li></ul>
  15. 15. <ul><li>6) Sipilis </li></ul><ul><li>Gejala sipilis akan muncul dalam lima tahap, apabila tidak diobati. </li></ul><ul><li>Ibu hamil yang terkena sipilis dapat melahirkan bayi atau anak-anak mempunyai kelainan berupa: </li></ul><ul><li>kelainan bentuk muka, kelainan tulang, kebutaan, ketulian, kelainan bentuk gigi yang tidak normal, kelainan kulit, bayi lahir mati. </li></ul>
  16. 17. 7. HIV & AIDS
  17. 18. Prinsip Pencegahan HIV/AIDS D B C A bstinance e faithful ondom On’t Share injection E dukasi
  18. 19. A bs tinent ( Puasa Seks)
  19. 20. B e Faithfull (Saling Setia)
  20. 21. C ondom (memakai Kondom)
  21. 22. D on’t Use sharing Needle
  22. 23. E ducation (Beri Informasi)
  23. 24. LEWAT APA PENULARANNYA <ul><li>Hubungan sex (oral, anal dan vagina) </li></ul><ul><li>Jarum suntik yang tidak steril , bekas atau dipakai secara bergantian </li></ul><ul><li>Ibu kepada bayinya pada saat proses kehamilan, melahirkan dan menyusui </li></ul>
  24. 25. BAHAYA PENYAKIT KELAMIN <ul><li>GO dan klamidia berakibat kemandulan </li></ul><ul><li>Jengger ayam dan herpes bersifat kambuhan seumur hidup </li></ul><ul><li>Sifilis barakibat bayi cacat atau lahir dalam kondisi mati </li></ul><ul><li>HIV& AIDS bs menurunkan daya tahan tubuh </li></ul>
  25. 26. <ul><li>Semua bisa dicegah…. </li></ul><ul><li>Caranya…?? </li></ul>
  26. 27. <ul><li>Berikut ini beberapa 10 langkah : </li></ul><ul><li>Jaga organ intim agar tidak lembab setelah buang air kecil atau buang air besar. </li></ul><ul><li>Saat membersihkan vagina, bilas dari arah depan ke belakang. </li></ul><ul><li>Bila menggunakan kertas tisu, anda harus hati-hati. </li></ul><ul><li>Hindari pemakaian celana dalam yang ketat dan ganti 2 kali sehari. </li></ul>
  27. 28. <ul><li>Saat menstruasi, ganti pembalut beberapa kali (3-4) dalam sehari karena darah yang keluar bisa menjadi media tumbuhnya kuman. </li></ul><ul><li>Jika perlu , gunakan cairan pembersih vagina bila memang ada infeksi di daerah kemaluan. </li></ul><ul><li>Pada masa remaja hindari hal-hal yang merangsang fungsi seksual karena berisiko pada kehamilan tidak diinginkan dan aborsi. </li></ul>
  28. 29. <ul><li>8. Tidak me Lakukan hubungan seksual jika belum menikah. </li></ul><ul><li>9. Periksakan ke dokter segera jang mengobati sendiri. </li></ul><ul><li>10. Hindari hal-hal yang menyebabkan rusaknya alat-alat reproduksi dan menurunkan fungsi organ-organ reproduksi baik seperti pelecehan, kekerasan seksual dan perkosaan </li></ul>
  29. 30. <ul><li>Maturnuwun… </li></ul>
  30. 31. MACAM-MACAM PENYAKIT KELAMIN <ul><li>SIFILIS ( Raja singa ) </li></ul><ul><li>Muncul luka dan terasa sakit </li></ul><ul><li>SAKIT KUNING ( Hepatitis ) </li></ul><ul><li>Badan lesu </li></ul><ul><li>Kulit, mata dan air seni berwarna kuning </li></ul><ul><li>KUTU BAYUR </li></ul><ul><li>Rasa gatal dibulu kemaluan </li></ul><ul><li>Bisa menyerang bulu dada, ketiak, bulu mata dan alis </li></ul>
  31. 32. lanjutan <ul><li>HERPES </li></ul><ul><li>Muncul bintil berisi cairan terasa panas dan sakit </li></ul><ul><li>Bersifat kekambuhan </li></ul><ul><li>KLAMIDIA </li></ul><ul><li>Keluar cairan bening dan bau </li></ul><ul><li>Sakit saat kencing </li></ul><ul><li>JENGGER AYAM ( Kutil kelamin ) </li></ul><ul><li>Muncul kutil/daging tumbuh </li></ul><ul><li>Bersifat kekambuhan </li></ul><ul><li>KENCING NANAH ( GONORE/GO ) </li></ul><ul><li>Sakit saat kencing </li></ul><ul><li>Keluar nanah dari alat kelamin </li></ul>

×