e-commerce dan m-commerce

4,399 views

Published on

tugas MIS - kelompok 2

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,399
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
98
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

e-commerce dan m-commerce

  1. 1. KONSEP SISTEM INFORMASI Nama Kelompok Reinaldo Akbar (8335129118) Taufik Hidayat (8335129128) Nur Ridwan ( 8335129113) Ray de Canny ( 8335129117) Maulida Azhari ( 8335129109) Supri Nur Astuti ( 8335129127) E-Commerce & M- CommerceE-Commerce & M- Commerce
  2. 2. Pengertian E-Commerce E-Commerce adalah semua aktivitas bisnis atau perdagangan, melalui media elektronik pada umumnya dan Internet pada khususnya. Secara teknis e- commerce dapat berupa transaksi lewat internet, tele- education, teletext dan lain-lain.
  3. 3. Karakteristik E-Commerce  Transaksi Tanpa batas  Transaksi Anonim  Produk Digital dan Non Digital  Produk barang tak berwujud
  4. 4. Klasifikasi E-Commerce  B2B : Yaitu penjualan produk / jasa antar company atau antar badan bisnis.  B2C : Yaitu penjualan produk atau jasa antara company dengan konsumen.
  5. 5. Karakteristik B2B  Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang banyak atau borongan.  Biasanya dengan harga yang khusus / lebih murah, karena pembelian dilakukan dengan jumlah banyak guna dijual kembali.  Koneksi on-line antara vendor dengan pembeli.
  6. 6. Keuntungan B2B  Produktivitas kerja yang besar dan postensial.  Penghematan waktu dalam melakukan transaksi.  Berkurangnya biaya yang harus dikeluarkan (Proses yang cepat, transparan, dan harga yang lebih murah)
  7. 7. Karakteristik B2C  Penjualan secara eceran dari company/ badan bisnis langsung ke konsumen akhir  Produk eceran yang sangat beraneka ragam  Pembayaran secara on-line menggunakan kartu kredit  Berbelanja dengan sangat mudah  Usaha berpromosi dengan menggunakan penjualan silang antara produsen dengan konsumen atau dengan adanya potongan harga
  8. 8. Keuntungan B2C Keuntungan bagi badan bisnis :  Akses ke pasar global secara langsung  Penghematan waktu dan tempat  Pengurangan biaya yang sangat berarti  Kesediaan penuh : 24 jam perhari dan 7 hari perminggu
  9. 9. Keuntungan B2C Keuntungan bagi konsumen :  Berbelanja secara on-line tidak sesulit dari apa yang biasa didapat di pasar tradisional  Mudah dalam penggunaannya, tidak memerlukan kepandaian khusus  Banyak pilihan yang didapat dengan mudah ditambah dengan kerahasiaan yang dijamin  Product-on-demand ( apa yang anda perlukan akan anda dapatkan )
  10. 10. Tantangan B2C  Transformasi Budaya dari tradisional ke on-line  Memerlukan kepercayaan yang sangat tinggi  Keterbatasan pembayaran (transaksi maksimum, keamanan dll)  Sistem pengiriman
  11. 11. Manfaat E-Commerce  Revenue stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan, yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.  Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).  Menurunkan biaya operasional (operating cost).  Melebarkan jangkauan (global reach)  Meningkatkan customer loyality.  Meningkatkan supplier management.  Memperpendek waktu produksi.  Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
  12. 12. Resiko E-Commerce  Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan, misal seseorang telah menghancurkan/ mengganti semua data finansial yang ada.  Pencurian informasi rahasia yang berharga, misal pencurian terhadap kepemilikan teknologi, informasi pemasaran atau informasi yang berhubungan dengan kepentingana konsumen  Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan peservice, misal gangguan yang bersifat nonteknis, seperti aliran listrik mati.  Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak, misal seorang hacker berhasil membobol sistem perbankan dengan berhasil memindahkan sejumlah rekening orang lain ke dalam rekening peribadinya.  Kehilangan kepercayaan dari para konsumen, misal seringnya terjadi gangguan pada jaringan yang menyebabkan akses gagal.  Kerugian-kerugian yang tak terduga, misal gangguan terhadap transaksi bisnis, akibat kesalahan faktor manusia atau kesalahan perangkat.
  13. 13. Mekanisme E-Commerce  Kontrak melalui chatting dan video conference  Kontrak melalui email  Kontrak melaalui web atau situs
  14. 14. Cara Pembayaran  Transaksi Model ATM  Pembayaran langsung antara 2 pihak yang bertransaksi tanpa perantara  Dengan perantaraan pihak ketiga  Dengan Micropayment
  15. 15. Tips dan Trik menggunakan E-commerce  Kepercayaan  Harga yang Kompetitif  Pengiriman  Pembayaran  Pengemasan  Customer Service  Adanya keterangan Update pemesanan sampai pengiriman
  16. 16. Pengertian M- Commerce M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, M- Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain.
  17. 17. Kelebihan M-Commerce 1. Tidak lagi membutuhkan PC Karena banyaknya telepon pintar atau perangkat nirkabel l ainnya yang beredar, orang tidak lagi membutuhkan PC untuk berinternet dengan kabel. 2. Telah berkembangnya “budaya telepon seluler” Muncul budaya ponsel terutama di kalangan masyarakat sehingga akan berpotensi melakukan jual-beli online untuk bertransaksi. 3. Biaya yang cenderung menurun Harga perangkat nirkabel semakin menurun. Tarif penyedia layanan internet juga semakin murah.
  18. 18. Aplikasi M-Commerce  MOBILE BANKING  SISTEM PEMBAYARAN NIRKABEL  MICROPAYMENT  DOMPET NIRKABEL  WIRELESS BILL PAYMENT
  19. 19. MOBILE BANKING Mobile banking adalah layanan yang diberikan oleh pihak bank untuk melakukan transaksi secara online
  20. 20. SISTEM PEMBAYARAN NIRKABEL Dengan sistem ini, ponsel bisa menjadi alat pembayaran yang aman, dan menjadi alat pembayaran yang sah di jaringan sellular. Misalnya, di Italy ada sistem pembayaran parkir dengan menggunakan ponsel. Di Jepang dan di Indonesia juga sudah ada pembelian tiket bioskop melalui ponsel.
  21. 21. MICROPAYMENT Hampir sama dengan sistem pembayaran elektronik nirkabel di atas, Micropayment juga memfungsikan ponsel menjadi alat pembayaran. Namun aplikasinya dilakukan hanya pembayaran yang sifatnya kecil (biasanya kurang dari 10 dolar)
  22. 22. DOMPET NIRKABEL Adalah teknologi yang memungkinkan pemegang kartu untuk melakukan pembelian dengan hanya memencet satu tombol di perangkat nirkabel mereka. Salah satu contohnya adalah Nokia wallet. Aplikasi ini menyimpan data seperti kode kartu kredit, dan bisa mengesahkan pembelian secara digital. Microsoft juga memiliki m-wallet yang dikenal dengan “Microsoft Password” untuk digunakan di lingkungan nirkabel.
  23. 23. WIRELESS BILL PAYMENT Beberapa perusahaan kini menyediakan layanan pembayaran tagihan via ponsel. Ada sistem yang disebut dengan smartpay system. Sistem ini membantu pembayaran hanya dengan memasukan kode rahasia untuk mengesahkan pembayaran dari bank.

×