Rumusan masalah

8,422 views

Published on

Published in: Technology, Business
3 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • masalah akan timbul apabila kita dlm kesulitan,bagaimana merumusannya?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Bagaimana cara merumuskan hipotesis?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Bagaimana merumuskan masalah?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
8,422
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
196
Comments
3
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rumusan masalah

  1. 1. RUMUSAN MASALAH Oleh : Christianto Nugroho S.Kep.Ns
  2. 2. Masalah Riset <ul><li>Adalah suatu kondisi yang memerlukan pemecahan atau alternatif pemecahan (Adebo, 1974) </li></ul><ul><li>Baik buruknya suatu penelitian sangat ditentukan oleh “research question” (Polit & Hingler, 1993). </li></ul>Sumber permasalahan dalam riset bisa ditemukan pada pengalaman praktek lapangan, literatur, teori, ide, seminar, teman.
  3. 3. Ciri – Ciri Masalah yang Baik
  4. 4. Ciri – Ciri Masalah yang Baik, menurut Nazir,1999;134 : <ul><li>Masalah harus ada NILAI Penelitian </li></ul><ul><li>Masalah harus FEASIBILITY </li></ul><ul><li>Masalah harus sesuai dengan KUALIFIKASI Peneliti </li></ul>
  5. 5. Masalah Harus Ada Nilai <ul><li>Supaya mendapatkan suatu NILAI dari masalah maka ada hal yang perlu diperhatikan yaitu : </li></ul><ul><ul><li>Masalah haruslah mempunyai keaslian </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah harus menyatakan suatu hubungan </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah harus merupakan hal yang penting </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah harus dapat diuji </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah harus dinyatakan dalam bentuk pertanyaan </li></ul></ul>
  6. 6. Masalah Harus Feasibility, Menurut Nazir, 1999 Artinya...... <ul><li>Data serta metode harus tersedia </li></ul><ul><li>Equipment dan kondisi harus mengizinkan </li></ul><ul><li>Biaya untuk memecahkan masalah harus seimbang </li></ul><ul><li>Masalah harus didukung oleh sponsor yang kuat </li></ul><ul><li>Tidak bertentangan dengan hukum dan adat </li></ul>
  7. 7. Petimbangan Feasibility, menurut Roger, 1987 : <ul><li>Waktu </li></ul><ul><li>Dana </li></ul><ul><li>Keahlian peneliti </li></ul><ul><li>Ketersediaan responden </li></ul><ul><li>Ketersediaan fasilitas dan peralatan </li></ul><ul><li>Kerjasama dengan tim lainnya </li></ul><ul><li>Ethical </li></ul>
  8. 8. Masalah harus sesuai dengan KUALIFIKASI Peneliti <ul><li>Menarik bagi si peneliti </li></ul><ul><li>Masalah hrus sesuai dengan kualifikasi </li></ul>Artinya......
  9. 9. Penentuan masalah penelitian menurut Sastroasmoro dan Ismail,1995,hal.11: <ul><li>FINER , Yaitu : </li></ul><ul><li>F = FEASIBLE </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Tersedia subjek penelitian </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Tersedia dana </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Tersedia waktu, alat dan keahlian </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><li>I = INTERESTING </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Masalah hendaknya menarik untuk peneliti </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><li>N = NOVEL </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Membantah atau mengkonfirmasi penemuan terdahulu </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Melengkapi, mengembangkan hasil peneltian terdahulu </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Menemukan sesuatu yang baru </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><li>E = ETHICAL </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Tidak bertentangan dengan etika, khususnya etika keperawatan </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><li>R = RELEVANT </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Bagi perkembangan IPTEK </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Untuk peningkatan asuhan kesehatan/keperawatan dan kebijakan kesehatan </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Untuk dasar penelitian selanjutnya </li></ul></ul></ul></ul></ul>
  10. 10. Sumber untuk Memperoleh Masalah
  11. 11. Sumber Masalah, menurut Nazir, 1999 hal : 140 <ul><li>Pengamatan terhadap kegiatan manusia </li></ul><ul><li>Pengamatan terhadap Alam Sekeliling </li></ul><ul><li>Bacaan </li></ul><ul><li>Ulangan serta Perluasan Penelitian </li></ul><ul><li>Cabang Studi yang sedang dikembangkan </li></ul><ul><li>Catatan dan pengalaman Pribadi </li></ul><ul><li>Praktek serta keinginan Masyarakat </li></ul><ul><li>Bidang spesialisasi </li></ul><ul><li>Pelajaran yang sedang diikuti </li></ul><ul><li>Diskusi – diskusi ilmiah </li></ul><ul><li>Perasaan Intuisi </li></ul>
  12. 12. Sumber Masalah <ul><li>Hasil penelitian dari Moody, Vera, Blanks, dan Visscher, 1989, perumusan masalah bersumber dari : </li></ul><ul><ul><li>Pengalaman praktik klinik 87% </li></ul></ul><ul><ul><li>Literatur (kepustakaan) 57% </li></ul></ul><ul><ul><li>Interaksi dan diskusi dengan teman sejawat 46% </li></ul></ul><ul><ul><li>Interaksi dengan murid 28% </li></ul></ul><ul><ul><li>Prioritas dana 9% </li></ul></ul>
  13. 13. CARA MERUMUSKAN MASALAH
  14. 14. Cara merumuskan : <ul><li>Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan </li></ul><ul><li>Jelas dan padat </li></ul><ul><li>Berisi implikasi adanya data untuk memecahkan masalah </li></ul><ul><li>Merupakan dasar dalam menentkan hipotesa </li></ul><ul><li>Dasar bagi judul penelitian </li></ul>
  15. 15. Nursing Practice Mengidentifikasi Topik Riset Menyusun Pertanyaan Kepustakaan Input dari sumber lain Objective,Pertanyaan dan atau Hipotesa Masalah Riset Skema penyusunan masalah penelitian dan tujuan (Burn & Grove, 1991, P.129)
  16. 16. Ide Perubahan hubungan pada waktu keluarga lansia menjadi frail dan infirm Brainstorming Apakah hubungan tersebut berubah secara positif/negatif? Faktor apakah yang menyebabkan perubahan hubungan tersebut? Kepustakaan Literatur menyatakan apakah hubungan positif/negatif, stree juga dialami oleh keluarga lansia??? Meskipun faktor status keuangan, lamanya keluarga merawat lansia, status kognitif telah diidentifikasi sebagai suatu stressor namun tidak satupun yang telah dilakukan penelitian Identifikasi Variabel Potensi variabel Jumlah stress, status keuangan,usia keluarga lansia, lamanya keluarga merawat, status kesehatan keluarga, jumlah dan tipe dukungan keluarga, stress psycologis Topik/ Masalah disusun Apakah pengaruh stress “caregiver(keluarga)” dan dukungan sosial dalam situasi stress dari keluarga lansia? Contoh skema penyusunan masalah dari literatur, (LoBiondo-Wood & Haber, 1994;163)
  17. 17. HARAPAN (Das Sollen) Apa yang seharusnya Target KENYATAAN (Das Sein) Apa yang sebenarnya terjadi Pencapaian Gap/Kesenjangan MASALAH Skema perumusan masalah (Dr. Windhu Purnomo,dr.M.S,2007.)
  18. 18. Contoh menetapkan masalah <ul><li>Harapan : Target angka kejadian BBLR di Indonesia maksimum 7 % pada tahun 2000 (World summit of children) </li></ul><ul><li>Kenyataan : Pada tahun 2000 angka BBLR di Indonesia masih 14 % </li></ul><ul><li>Masalah : Masih tingginya angka BBLR di Indonesia </li></ul>
  19. 19. Daftar semua pertanyaan yang muncul : <ul><li>Mengapa (apa penyebab ) angka BBLR masih tinggi? </li></ul><ul><li>Berapa angka kejadian BBLR di kediri ? </li></ul><ul><li>Bagaimana distribusi kejadian BBLR antar kecamatan di kab. Kediri ? </li></ul><ul><li>Apakah tingkat sosil – ekonomi merupakan faktor dominan dari kejadian BBLR ? </li></ul><ul><li>Apa dampak dari BBLR? </li></ul>
  20. 20. Pilih beberapa pertanyaan sebagai research question ! <ul><li>Rumusan Masalah </li></ul><ul><li>Berapa angka prevalensi BBLR di kab. Kediri ? </li></ul><ul><li>Apa faktor dominan dari kejadian BBLR di kab. Kediri ? </li></ul>
  21. 21. Tetapkan judul penelitian Berapa angka prevalensi BBLR di kab. Kediri Angka Prevalensi BBLR di Kab. Kediri Judul DESKRIPTIF Apa faktor dominan dari kejadian BBLR di kab.Kediri Faktor dominan kejadian BBLR di Kab. Kediri Judul ANALITIK
  22. 22. HARAPAN Setiap Pasien di RS tidak terjadi Dekubitus KENYATAAN Pasien dengan tirah baring lama terjadi Dekubitus Contoh
  23. 23. Susun pertanyaan ?? <ul><li>Faktor apa yang menyebabkan dekubitus di RS ? </li></ul><ul><li>Pencegahan apa yang sudah dilakukan pihak RS untuk mengatasi dekubitus ? </li></ul><ul><li>Apa dampak dekubitus ? </li></ul><ul><li>Perubahan posisi untuk pasien tirah baring apa sudah dilakukan di RS ? </li></ul><ul><li>Berapa jumlah kejadian dekubitus ? </li></ul>
  24. 24. Pilih pertanyaan di atas ?? <ul><li>Apakah perubahan posisi mengurangi dekubitus ? </li></ul><ul><li>Berapa jumlah kejadian dekubitus pada pasien tirah baring ? </li></ul>
  25. 25. Sehingga judul penelitian <ul><li>Pengaruh perubahan posisi pasien tirah baring terhadap prevalensi dekubitus di RS ? </li></ul>
  26. 26. Selesai...
  27. 27. Masalah haruslah mempunyai keaslian <ul><li>Masalah yangdipilih haruslah mengenai hal yang upto date atau baru. </li></ul><ul><li>Hindari masalah yang sudah banyak sekali dirumuskan orang dan sifat yang usang </li></ul><ul><li>Masalah harus mempunyai sifat ilmiah atau aplikasi ilmiah dan janganlah berisi hal – hal yang sepele </li></ul><ul><li>Jika hal lama dibuat diperkenankan jika hal tersebut dihubungkan dengan tehnik atau percobaan atau teori baru </li></ul>
  28. 28. Data serta metode harus tersedia <ul><li>Mempunyai kebenaran yang standar </li></ul><ul><li>Dapat diterangkan </li></ul>
  29. 29. Equipment dan kondisi harus mengizinkan <ul><li>Alat yang paling penting dalam memecahkan masalah adalah pikiran manusia itu sendiri (the mind of man) </li></ul><ul><li>Contoh : </li></ul><ul><ul><li>Mozart menemukan sajak kuaertet Magio Flute saat dia main bilyar </li></ul></ul><ul><ul><li>Von Braun merumuskan masalah misi angkasa hijrah ke AS </li></ul></ul><ul><ul><li>Descartes meninggalkan temannya menyendiri dan memformulasikan masalah </li></ul></ul>
  30. 30. Tidak bertentangan dengan hukum dan adat <ul><li>Pilihlah masalah yang tidak akan menimbulkan kebencian, kesulitan, pertentangan, baik secara individu maupun kelompok demi menjaga kesinambungan profesionalisme dalam meneliti </li></ul>
  31. 31. Waktu <ul><li>Pertimbangan perkiraan menentukan waktu dapat dirumuskan sebagai berikut : </li></ul><ul><li>Tipe responden yang diperlukan </li></ul><ul><li>Jumlah dana kompleknya variabel yang akan digunakan </li></ul><ul><li>Metode pengukuran variabel (apakah instrument sudah tersedia ataukah harus mengembangkan sendiri) </li></ul><ul><li>Metode pengumpulan data </li></ul><ul><li>Proses analisa data </li></ul>
  32. 32. Dana <ul><li>Untuk memperkirakan dana yang diperlukan, beberapa hal perlu dipertimbangkan : </li></ul><ul><li>Literatur </li></ul><ul><li>Subjek </li></ul><ul><li>Peralatan </li></ul><ul><li>Personel </li></ul><ul><li>Computer </li></ul><ul><li>Transportasi </li></ul><ul><li>Supplies </li></ul>
  33. 33. Ulangan serta perluasan penelitian <ul><li>Mengulang percobaan yang pernah dilakukan, dimana percobaan yang telah dikerjakan tersebut belum memuaskan . </li></ul><ul><li>Perluasan analisa, metode dan tehnik </li></ul>
  34. 34. Cabang Studi yang sedang dikembangkan <ul><li>Misl: </li></ul><ul><li>Pasteur meneliti penyakit kolera dengan menyuntikkan mikroba kolera ke ayam – ayam sehat, suatu hari ayam sehat habis dan akhirnya beralih ke ayam yang terkena kolera ternyata ayam tersebut tidak mati </li></ul><ul><li>Akhirnya pasteur terdorong meneliti tentang kekebalan dan imunitas </li></ul>
  35. 35. Perasaan Intuisi <ul><li>Suatu perasaan intuisi dapat timbul tanpa disangka dan kesulitan dapat merupakan masalah penelitian </li></ul><ul><li>Misl : </li></ul><ul><li>Seorang bangun tidur dihadapkan kesulitan  kesulitan itu bisa dijadikan masalah. </li></ul>

×