Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Fungsi agama bagi kehidupam manusia

57,047 views

Published on

  • Be the first to comment

Fungsi agama bagi kehidupam manusia

  1. 1. Fungsi agama bagikehidupam manusiaOleh :Moh Tamamuddin
  2. 2. a. Pendahuluan Dalam menjalani hidup, manusia memerlukan agama sebagai pedoman dalam membimbing dan mengarahkan kehidupannya agar selalu berada di jalan yang benar. Agama diturunkan oleh Allah seungguhnya untuk kebaikan umat manusia, karena agama memberikan rambu-rambu yang jelas bagi manusia dalam menjalin hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan alam.
  3. 3. b. Alasan – alasan ManusiaPerlu Beragama Pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan pengetahuan dalam banyak hal, baik mengenai sesuatu yang tampak maupun yang gaib, dan juga keterbatasan dalam memprediksi apa yang akan terjadi pada dirinya dan orang lain, dan lainb sebagainya. Oleh karena keterbatasan yang dimiliki itulah maka manusia memerlukan agama untuk membantu dan memberikan pencerahan spiritual pada dirinya.
  4. 4. Manusia membutuhkan agama tidaksekedar untuk kebaikan dirinya dihadapan Tuhan saja, melainkan jugauntuk membantu dirinya dalammenghadapi bermacam-macam problemayang terkadang tidak dapat dipahaminya. Selain daripada itu agama juga memebriisyarat kepada manusia dan alam bahwaada Zat yang lebih unggul, Zat Yang Mahasegalanya, yang disitu manusia perlubersandar kepada-Nya melalui mediumagama.
  5. 5. Kita perlu bersandar dan berpasrah(tawakkal) kepada-Nya melalui agamakarena agama menjadi tempat bagi kitauntuk mengadu dan bekomunikasi denganTuhan. Kepasrahan kita kepada Tuhandidasarkan pada suatu ajaran bahwamanusia hanya bisa berusaha, Tuhan yangmenentukan. Di sisi lain dalam kehidupan sosial, bagiseorang muslim, agama diperlukan untukmenjadi dasar dalam menata kehidupannya,baik ekonomi, politik, sosial, budaya maupunaspek lainnya sehingga kehidupannyamenjelmakan perilaku yang Islami.
  6. 6. c. Fungsi Agama Bagimanusia Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia, antara lain adalah : Karena agama merupakan sumber moral Karena agama merupakan petunjuk kebenaran Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka, maupun di kala duka.
  7. 7. Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini dalamkeadaan lemah dan tidak berdaya, sertatidak mengetahui apa-apa sebagaimanafirman Allah dalam Q. S. al-Nahl (16) : 78.Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumudalam keadaan tidak tahu apa-apa. Diamenjadikan untukmu pendengaran,penglihatan dan hati, tetapi sedikit di antaramereka yang mensyukurinya.
  8. 8. Dalam keadaan yang demikian itu, manusia senantiasa dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan, baik dari dalam, maupun dari luar dirinya. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu1.Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia ke dalam lingkungan kebaikan, yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya ulumuddin disebut dengan malak Al-hidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan.
  9. 9. 2.Godaan dan rayuan yang berusahamemperdayakan manusia kepadakejahatan,yang menurut istilah Al-Gazalidinamakan malak al-ghiwayah, yaknikekuatan-kekuatan yang berusahamenarik manusia kepada kejahatan Disinilah letak fungsi agama dalamkehidupan manusia, yaitu membimbingmanusia kejalan yang baik danmenghindarkan manusia dari kejahatanatau kemungkaran
  10. 10. Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah:
  11. 11. •-Memberi pandangan dunia kepadasatu-satu budaya manusia. Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia, melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya bahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWT
  12. 12. -Menjawab pelbagai soalan yangtidak mampu dijawab olehmanusia. Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya soalan kehidupan selepas mati, matlamat menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Maka, agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan- soalan ini.
  13. 13. • Memberi rasa kekitaan kepadasesuatu kelompok manusia. Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama, malah tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.
  14. 14. • Memainkan fungsi kawanansosial. Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosial
  15. 15. Fungsi Sosial Agama Secara sosiologis, pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi, yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan (integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor). Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi masyarakat.
  16. 16. Fungsi Integratif Agama Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama, baik diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh kelompokkelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam masyarakat.
  17. 17. Fungsi Disintegratif Agama Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang mempersatukan, mengikat, dan memelihara eksistensi suatu masyarakat, pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai- beraikan, memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat. Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain

×