1. identitas nasional

1,141 views

Published on

untuk memenuhi tugas PKN

Published in: Education, News & Politics
1 Comment
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
1,141
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
63
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
1
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1. identitas nasional

  1. 1. BAGAIMANAKETERKAITANIDENTITASNASIONAL DENGANGLOBALISASI!APA SIH YANGDIMAKSUDDENGANIDENTITASNASIONAL ITU?FAKTOR APA SAJAYANG MENDUKUNGKELAHIRANIDENTITAS NASIONAL? APA SAJAUNSUR-UNSURIDENTITASNASIONAL?BAGAIMANAKETERKAITANIDENTITASNASIONAL DENGANINTEGRASINASIONALINDONESIA!APA YANG DIMAKSUDDENGAN PANCASILASEBAGAI KEPRIBADIANDAN IDENTITASNASIONAL INDONESIA?
  2. 2. Identitas berarticiri-ciri, sifat-sifatkhas yang melekatpada suatu halsehinggamenunjukkan suatukeunikannya sertamembedakannyadengan hal-hal lain.Nasional berasal darikata nasion yangmemiliki arti bangsa,menunjukkankesatuan komunitassosio-kultural tertentuyang memilikisemangat, cita-cita,tujuan serta ideologibersamaJadi, yang dimaksud dengan IdentitasNasional adalah ciri-ciri atau sifat-sifatkhas suatu bangsa yangmembedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
  3. 3. FAKTOR YANG MENDUKUNG KELAHIRANIDENTITAS NASIONALRobert de Ventos mengemukakan teori tentangmunculnya identitas nasional suatu bangsa sebagaihasil interaksi historis antara empat factor penting,yaitu factor primer, faktor pendorong, faktorpenarik, dan faktor reaktif.
  4. 4. Faktor pertama, factor primer. Mencakupetnisitas, territorial, bahasa, agama, dan yangsejenisnya. Bagi bangsa Indonesia yang tersusunatas berbagai macam etnis, bahasa, agama,wilayah serta bahasa daerah, merupakan suatukesatuan meskipun berbeda-beda dengankekhasan masing-masing.
  5. 5. Faktor kedua, faktor pendorong. Meliputipembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnyaangkatan bersenjata modern dan pembangunanlainnya dalam kehidupan bernegara. Dalam hubunganini bagu suatu bangsa kemajuan ilmu pengetahuandan teknologi serta pembangunan negara danbangsanya juga merupakan suatu identitas nasionalyang dinamis.
  6. 6. Faktor ketiga, faktor penarik. Meliputikodifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi,tumbuhnya birokrasi, dan pemantapan sistempendidikan nasional. Bagi bangsa Indonesiaunsur bahasa telah merupakan bahasapersatauan dan kesatuan nasional sehinggabahasa Indonesia dipilih sebagai bahasa resminegara dan bangsa Indonesia.
  7. 7. Faktor keempat, faktor reaktif. Meliputipenindasan, dominasi, dan pencarianidentitas alternatif melalui memori kolektifrakyat. Bangsa Indonesia yang hampir tigasetengah abad dikuasai oleh bangsa lainsangat dominan dalam mewujudkan faktorkeempat melalui memori kolektif rakyatIndonesia.
  8. 8. Suku bangsa: adalahgolongan sosial yangkhusus yang bersifataskriptif (ada sejak lahir),yang sama coraknya dengangolongan umur dan jeniskelamin. Di Indonesiaterdapat banyak sekali sukubangsa atau kelompok etnisdengan tidak kurang 300dialeg bangsa.
  9. 9. Agama: bangsa Indonesiadikenal sebagai masyarakatyang agamis. Agama-agamayan tumbuh dan berkembangdi nusantara adalah agamaIslam, Kristen, Katolik,Hindu, Budha dan Kong HuCu. Agama Kong H Cu padamasa orde baru tidak diakuisebagai agama resmi negara.Namun sejak pemerintahanpresiden AbdurrahmanWahid, istilah agama resminegara dihapuskan.
  10. 10. Kebudayaan: adalahpengetahuan manusia sebagaimakhluk social yang isinyaadalah perangkat-perangkat ataumodel-model pengetahuan yangsecara kolektif digunakan olehpendukung-pendukungnyauntuk menafsirkan danmemahami lingkungan yangdihadapi dan digunakan sebagirujukan dan pedoman untukbertindak (dalam bentukkelakuan dan benda-bendakebudayaan) sesuai denganlingkungan yang dihadapi.
  11. 11. Bahasa: merupakan unsurpendukung IdentitasNasonal yang lain. Bahsadipahami sebagai systemperlambang yang secaraarbiter dientuk atas unsure-unsur ucapan manusia danyang digunakan sebgaisarana berinteraksi antarmanusia.
  12. 12. IDENTITASNASIONAL
  13. 13. Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakinberkembang dari tahun ke tahun, maka Identitas Nasional pundapat terpengaruh oleh perkembangan tersebut. Intinya, EraGlobalisasi dapat berpengaruh terhadap Identitas Nasional. KalauIdentitas Nasional sudah terpengaruh oleh Globalisasi, seceraotomatis Suku, Kebudayaan, Bahasa dan Agama yang menjadi unsurpenyusun Identitas Nasional juga ikut terpengaruh. Sehinggapengaruh Globalisai sangat besar terhadap Identitas Nasional suatubangsa.
  14. 14. keterkaitan identitas nasional denganglobalisasi Era Globalisasi dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai budayabangsa Indonesia. Era Globalisasi tersebut mau tidak mau,suka tidak suka telah datang dan menggeser nilai-nilai yangtelah ada. Nilai-nilai tersebut, ada yang bersifat positif adapula yang bersifat negatif. Semua ini merupakan ancaman,tantangan, dan sekaligus sebagai peluang bagi bangsaIndonesia untuk berkreasi dan berinovasi di segala aspekkehidupan. Di era globalisasi, pergaulan antarbangsa semakinketat. Batas antarnegara hampir tidak ada artinya, bataswilayah tidak lagi menjadi penghalang. Di dalam pergaulanantarbangsa yang semakin kental itu, akan terjadi prosesakulturasi, saling meniru, dan saling mempengaruhi di antarabudaya masing-masing.
  15. 15. .Pancasila Sebagai Kepribadian Dan IdentitasNasional Bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa dari masyarakat internasional,memilki sejarah serta prinsip dalam hidupnya yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Prinsip-prinsip dasar itu ditemukan oleh para pendiri bangsa yang diangkatdari filsafat hidup bangsa Indonesia, yang kemudian diabstraksikan menjadisuatu prinsip dasar filsafat Negara yaitu Pancasila. Jadi, filsafat suatu bangsa dan Negara berakar pada pandangan hidup yangbersumber pada kepribadiannya sendiri. Dapat pula dikatakan pula bahwapancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan Negara Indonesia pada hakikatnyabersumber kepada nilai-nilai budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh bangsaIndonesia sebagai kepribadian bangsa. Jadi, filsafat pancasila itu bukanmuncul secara tiba-tiba dan dipaksakan suatu rezim atau penguasa melainkanmelalui suatu historis yang cukup panjang. Sejarah budaya bangsa sebagai akarIdentitas Nasional.
  16. 16. Keterkaitan Identitas Nasional DenganIntegrasi Nasional Indonesia Sangat berbeda dengan proklamasi kemerdekaanIndonesia 17 Agustus 1945 yang sebelum proklamasitersebut telah didasari keinginan kuat dari seluruh elemenbangsa Indonesia untuk bersatu dengan mewujudkan satucita-cita yaitu bertanah air satu tanah air Indonesia,berbangsa satu bangsa Indonesia dan menggunakanbahasa melayu sebagai bahasa persatuan (Sumpah Pemuda28 Oktober 1928). Dilihat dari banyak ragamnya suku, bangsa, ras, bahasadan corak budaya yang ada membuat bangsa ini menjadirentan pergesekan, oleh karena itu para pendiri Indonesiatelah menciptakan Pancasila sebagai dasar bernegara.

×