2 – 3 Juni 2012           Pelatihan Manajemen                                            Value Chain                    Se...
Identifikasi                                                                     Aktivitas Utama                          ...
Pelaksanaan Pelatihan                        Pelatihan ini diikuti oleh sebagian pejabat struktural RSUD Ende             ...
Salah satu tugas manajer adalah menyusun perencanaan setiap       Hasil identifikasitahun untuk unit kerjanya masing-masin...
Galeri Foto
Pelatihan Manajemen di RSUD Ende, NTT
Pelatihan Manajemen di RSUD Ende, NTT
Pelatihan Manajemen di RSUD Ende, NTT
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pelatihan Manajemen di RSUD Ende, NTT

1,039 views

Published on

Pelatihan manajemen di RSUD Ende, Nusa Tenggara Timur

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,039
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
189
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelatihan Manajemen di RSUD Ende, NTT

  1. 1. 2 – 3 Juni 2012 Pelatihan Manajemen Value Chain Sebuah RS baru saja membelanjakan beberapa puluh miliarMateri Pelatihan anggarannya untuk memberi peralatan medis. Ketika berbagai peralatan itu datang, tidak satu pun yang kemudian digunakanValue Chain melainkan hanya ditumpuk di gudang. Setelah ditelusuri, ternyata sebagian peralatan memiliki spesifikasi yang tidak sesuai, sebagianKomunikasi lagi terlalu canggih dan tenaga medis belum/tidak direncanakan untuk dilatih menggunakannya, dan sebagian lainnya memang tidakRolle Game: dibutuhkan oleh para klinisi. Disisi lain, RS juga setiap tahunManajemen Konflik mengadakan baju pasien, padahal persediaan dari tahun-tahun sebelumnya masih cukup banyak. Sebaliknya, Komite KeperawatanPerencanaan membutuhkan ATK secara rutin untuk proses audit dan evaluasi mutuTahunan asuhan keperawatan. ATK ini tidak disediakan oleh RS, sehingga para kepala ruang harus urunan tiap bulan agar pemantauan mutu tetapTeamwork Game: bisa berjalan. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata perencanaanMembangun pengadaan peralatan dan bahan habis pakai yang dibuat oleh RSJembatan dan sama sekali tidak melibatkan para klinisi.BagaimanaMemasarkannya
  2. 2. Identifikasi Aktivitas Utama dan Aktivitas PendukungManajer RS tersebut lupa bahwa aktivitas berbagai aktivitas ini para manajer diberiutama sebuah RS ada pada kegiatan keterampilan komunikasi, termasukpelayanan. Fungsi manajemen adalah menggunakannya untuk menyelesaikanmendukung dan memfasilitasi kegiatan- konflik.kegiatan para klinisi. Sebagai pendukung,manajer harus selalu berkomunikasi dengan Dengan pemahaman terhadap aktivitaspara pelaku aktivitas utama, agar dapat utama dan pendukung, dilengkapi denganmemenuhi kebutuhan pelayanan, yang pada kemampuan komunikasi yang baik,akhirnya akan menghasilkan nilai tambah diharapkan para manajer dapat menyusunbagi pasien. perencanaan tahunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan mampuTujuan Pelatihan menggunakan pendekatan yang tepat. Pada saat implementasi, mereka semua harusPelatihan ini bertujuan untuk mengingatkan mampu bekerja sebagai tim yang solid,kembali para manajer RS mengenai mana menggunakan sumber daya yang terbatasyang menjadi aktivitas utama di unit kerjanya dan memiliki target waktu untukmasing-masing dan mana yang menjadi menghasilkan output yang telahaktivitas pendukung dalam rangka direncanakan. Peserta pelatihan diberimenghasilkan pelayanan yang memberi nilai proyek untuk diselesaikan oleh tim.tambah bagi pengguna. Setelah memahami
  3. 3. Pelaksanaan Pelatihan Pelatihan ini diikuti oleh sebagian pejabat struktural RSUD Ende ditambah dengan para kepala ruang perawatan. Pada sesi awal diberikan materi mengenai value chain dan bagaimana menggunakan alat ini untuk membuat RS lebih fokus pada aktivitas utamanya. Selanjutnya, para peserta diminta untuk mengidentifikasi value chain di unit kerja masing-masing dan menempelkannya pada bidang yang telah disediakan. Beberapa peserta diminta untuk mempresentasikan VC-nya dan kemudian didiskusikan bersama. Pada sesi ini didapati bahwa ada peserta pelatihan yang selama ini bekerja tanpa memikirkan apa sebenarnya tujuan dari pekerjaannya. Karena tidak memahami tujuan, akhirnya pekerjaan dilakukan tidakTahapan Komunikasi: berdasarkan prinsip efektivitas, melainkan hanya „mengikuti arus“, tergantung pada perintah atasan, „cari selamat“ dan sebagainya. Pengiriman pesan Paling tidak, kini para peserta pelatihan telah menadari bahwa Menerima Pesan Aktivitas utama dilakukan untuk memberikan nilai pada pengguna produk/jasa yang dihasilkan oleh unit kerja, dimana produk atau jasa Memahami Pesan ini akan memberikan nilai tambah jika ditunjang oleh aktivitas pendukung yang dikelola dengan baik. Para peserta bahkan kini lebih aware terhadap siapa pengguna mereka dan apa yang diharapkan Setuju/tidak setuju dari mereka. Lebih tinggi dari itu, bahwa seluruh unit kerja bekerja dengan pernyataan sebagai tim RS. pada pesan tersebut Agar bisa bekerjasama dengan baik, salah satu keterampilan yang harus dikuasai adalah keterampilan komunikas. Dalam prakteknya, kemampuan ini dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi. Manajer dapat berperan sebagai mediator bagi para anggota timnya yang terlibat konflik. Pada sesi ini peserta diberi kasus dan memperagakan cara menyelesaikan konflik tersebut.
  4. 4. Salah satu tugas manajer adalah menyusun perencanaan setiap Hasil identifikasitahun untuk unit kerjanya masing-masing. Dasar untuk keywords untuk kerjamenxusun perencanaan ini yang sering kali kurang dipahami, tim:sehingga rencana dibuat hanya dengan menaikkan angka-angkatahun sebelumnya beberapa persen. Kedepannya para manajer KepemimpinanRS dituntut untuk lebih kritis dalam mengamati perubahan Komunikasilingkungan dan kemudian menerjemahkannya ke dalam Pembagian tugas yangperencanaan tahunan. jelasHampir seluruh aktivitas yang dilakukan oleh manajer Mendengarkanmemerlukan kerja tim yang baik. Oleh karena itu, sesi pelatihan Fokus pada Aktivitasini ditutup dengan sebuah permainan yang menuntut Utamakepemimpinan dalam tim untuk menjamin kekompakan, Manajemen Waktupembagian peran/tanggung jawab, manajemen sumber daya Kreativitas & Inovasi(termasuk waktu) dan sebagainya. Permainan ini memasukkanunsur kompetisi agar bisa menilai tim mana yang lebih efektif. Pemimpin Informal Controller External networking
  5. 5. Galeri Foto

×