Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

apip sebagai strategic partner

110 views

Published on

Risiko baru yg hadir di era 4.0
Economic Risk
Risiko financial: Teknologi menyebabkan organisasi memerlukan sumber daya keuangan yang lebih besar jika ingin terus mengikuti perkembangannya.
Risiko Change in Bussines Model: adanya teknologi menyebabkan model bisnis yang berubah. Semua menggunakan IT untuk layanan. Organisasi yang pasif akan tertinggal.
Risio Competition: IT menyebabkan hilangnya “batas negara”. Kompetisi akan terjadi dalam skala internasional dan semakin ketat
Resiko dependencies: sekali kita menggunakan IT, maka harus mengikuti perkembangannya. Maka organisasi akan semakin terikat dengan supplier. Exp Microsoft

Socoal risk
Risiko hilangnya pekerjaan. Era industri 4.0 menuntut kompetensi yang berbeda, orang dapat kehilangan pegawai jika skill tidak lagi relevan
Intenal resistance. Akan ada pertentangan dari internal terkait perubahan yang terjadi dalam organisasi. Kebiasaan orang yang susah untuk berubah
Corporate culture. Budaya organisasi yg lama harus berganti dengan budaya 4.0
Lack of qualified person. Proses bisnis 4.0 berkembang sangat cepat. Personel harus terus mengikuti perkembangan teknologi itu

Ecological Risk
Risiko consumtion: industry 4.0 menyebabkan konsumsi atas energi meningkat. Minyak bumi, gas, batu bara, hingga nuklir.
Green house effect akibat karbon berlebih
Penggunaan teknologi yang cepat berubah, menyebabkan limbah elektronik meningkat drastis
Polusi udara akibat industri manufaktur

Published in: Government & Nonprofit
  • Be the first to comment

apip sebagai strategic partner

  1. 1. APIP sebagai Strategic Partner dalam Era Industri 4.0 Workshop APIP, Kementerian LHK Jakarta, 12 November 2019 Ketua DPN AAIPI/Inspektur Jenderal Kemenkeu
  2. 2. 2 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Prioritas Presiden ✓ Pembangungan SDM ✓ Pembangunan infrastruktur ✓ Membuka investasi seluas-luasnya ✓ Reformasi Birokrasi ✓ Penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran RISIKO makin KOMPLEKS Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah kondisi pada abad ke-21 ketika terjadi perubahan besar-besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, digital, dan biologi. Revolusi ini ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang, khususnya kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, computer kuantum, bioteknologi, Internet of Things, percetakan 3D, dan kendaraan tanpa awak.
  3. 3. 3 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Risiko di Era Industry 4.0 Ecological Risk ▪ Financial ▪ Business model ▪ Competition ▪ Dependencies Social Risk ▪ Job Losses ▪ Internal resistance ▪ Corporate culture ▪ Lack of qualified personal Pollution Consumption Electronic waste Economic Risk Green House Effect ❑ MANAJEMEN/SATKER ES. I mengelola semua risiko ❑ APIP-Strategic Partner assurance & consulting services
  4. 4. 4 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Generation of Audit Manual Audit IT Audit Big Data in Audit Analytic Progressive Automation of Audit Tools: Pencil & Calculator Tools: Excell & TABK software (ACL) Tools: Analytical App (tableau) Tools: Sensors & Radio Frequency Identification (RFID) (Journal of Emerging Technologies in Accounting Volume 13, Number 1, 2016)
  5. 5. 5 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Pendekatan Audit Intern Terkini Oversight / Protector Insight / Educator Foresight / Advisor Comfort Knowledge Practice Solutions ❑ Melakukan audit, reviu, monev atas pelaksanaan program/kegiatan ❑ Memberikan penjaminan ❑ Memberikan edukasi, sosialisasi, asistensi GRC ❑ Memberikan penegakan integritas, benturan kepentingan, pengendalian gratifikasi ❑ Memberikan masukan penyelesaian masalah berdasarkan analisis data prediktif ❑ Mendorong berkembangnya inovasi
  6. 6. 6 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Understanding the Minister Becoming a Trusted Partner Supporting the Strategic Mission as a Team Elevating Risk Management 1 2 3 4 5 APIP as a Strategic Partner - IIA Understanding the organization’s strategic mission • Digitalization • Flexible people model • More dynamic approach • Auditor skills: ✓ Cognitive ability ✓ Complex problem solving ✓ Social skills ✓ Process skills ✓ System skills (Global Perspectives And Insights: Elevating Internal Audit’s Strategic Impact/IIA Global/2016) (https://www.ey.com/en_us/advisory)
  7. 7. 7 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Implementasi Strategic Partner Itjen kemenkeu ❑ Concern pengawasan selaras dg Prioritas Nasional (PN) tanggung jawab Kementerian ❑ Komunikasi intensif dg Menteri dan unit Eselon I ❑ Pengawasan tematik PN sinergi antar Inspektorat ❑ Sinergi dg APIP K/L/Pemda ❑ Monitoring risiko secara berkala ❑ Pelaporan hasil pengawasan strategis tiap bulan ke Menteri ❑ Investasi SDM: substansi tusi, data analytic, communication skills, strategic thingking, strategic reporting ❑ Investasi TI: Audit management system, hardware dan software yg compatible untuk data analytic ❑ Roadmap data analytic: realisasi tahapan action plan dievaluasi berkala
  8. 8. 8 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan Inisiatif Perubahan Pengawasan Itjen Kemenkeu Era Digital ✓ Pembangunan war room war room dibangun sebagai fasilitas pendukung data analytic untuk mendukung pengambilan keputusan pimpinan dari perspektif pengawasan intern. ✓ 2. Perubahan cara kerja pengawasan 1) Semua Data Unit Eselon I di tempatkan di SLDK (portal pertukaran data Kemenkeu) 2) Pengawasan itjen dapat mencakup populasi data (bukan sampel) 3) Itjen menyusun Script pengawasan yang dapat memantau data transaksi secara realtime di SLDK 4) Auditor melakukan analisis atas hasil script pengawasan 5) Auditor mempelajari dan melakukan analisis di kantor atas setiap anomali yang ditemukan. 6) Auditor melakukan pengecekan lapangan untuk anomali yang perlu pendalaman lebih lanjut. War Room
  9. 9. Terima Kasih Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Gedung Djuanda II Lantai 4–13 Jl. Dr. Wahidin No. 1 Jakarta 10710 Telp. (021) 3865430 Faks. (021) 3440907 itjenkemenkeuItjenKemenkeuItjenKemenkeuwww.itjen.kemenkeu.go.id channel/UCxmHJ_xmllNCGvYQFaU7h3A

×