Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Rx anorg 1

881 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Rx anorg 1

  1. 1. REAKSI ANORGANIK Fahimah Martak
  2. 2. Reaksi Anorganik : Redoks Asam BasaIni terkait : Termodinamika Struktur senyawa stabil kespontanan reaksi kalor reaksi Mekanisme Reaksi
  3. 3. Entalpi Kandungan kalor sistem pada tekanan tetapEntropi:Apakah keadaan dapat dicapai dengan spontan darikeadaan lain
  4. 4. Entropi sistem terisolasi dalam proses spontan meningkat : Proses yang secara termodinamik ireversibel akan menghasilkan entropi :k adalah tetapan BoltsmanW= jumlah susunan atom dan molekulEnergi Bebas Gibs:
  5. 5. Elektrokimia:
  6. 6. Soal:Halogen mana yang memp kekuatan oksidasiterbesar?
  7. 7. Redoks:Diagram LatimerAsam:
  8. 8. Basa:
  9. 9. Contoh: Untuk reaksi NO3- menjadi HNO2, berapa potensial sel reaksi tersebut?Jika senyawa anorganik baru disintesis:Pengukuran elektrokimia Voltametri siklikTeknik ini:Pengukuran potensialJumlah elektron yang ditransferreversibel
  10. 10. ASAM BASA Arhenius: Asam? Basa? Brownsted Lowry: Asam: menghasilkan H+, dan menghasilkan ion oksonium Basa : yg menerima H+Contoh:Tuliskan rumus molekul asam nitrat, asam perklorat,asam sulfat, asam fosfat sebagai asam okso lengkapdengan bilangan oksidasi atom pusatnya
  11. 11. KEKUATAN ASAMUntuk Kesetimbangan disosiasi:Asam Kuat pKa ?
  12. 12. Reaksi Redoks: Penentuan FeII dg titrasi HCrO4- Oksidasi C2O42- dg MnO4-Reaksi Inner dan Outer:Reaksi inner: Sphere koordinasi dua logam interpenetrasidalam keadaan transisiLigan jembatan terkoordinasi pada keduanya:oksidator dan reduktor membentuk spherekoordinasi
  13. 13. Kondisi untuk reaksi inner sphere: produk substitusi inert mempertahankan ligan jembatanterkoordinasi pada reaktan lain Ini berarti oksidator dan reduktor harusdipilih shg satu innert sementara yang lain labilReaksi Inner-Sphere Menggunakan fenomena terobosan, tetapi dalam hal ini ligan tunggal dibangun
  14. 14. Perkembangan Reaksi Dalam 3 t ahap Reaksi Substitusi: oksidator dan reduktor dihubungkan oleh ligan jembatan Transfer elektron (sering diikuti oleh transfer ligan) Pemisahan Produk
  15. 15. Reaksi [Cr(H2O)6]2+ [Cr(H2O)5Cl]2+ Dipelajari dengan menggunakan radioaktif: 51 Cr sebagai tracer Kecepatan reaksi dapat ditentukan dengan jumlah radioaktif yang didapat dalam CrCl2+ pada waktu berbeda selama reaksi Cr3+ : innert, konstanta kecepatan orde 2 untuk anasi Cl- dari Cr3+ = 2,9.10-8 M-1s-1. Oleh karena itu CrCl2+ tidak timbul dari substitusi dg Cl- bebas ketika diperlukan untuk memisahkan produk
  16. 16.  Step transfer elektron: mengubah Cr2+ labil pada Cr3+ innert, yang mempertahankan ligan jembatan Cl- pada sphere koordinasi. Cr2+ : labil, k = 10 8 s-1, shg substitusi Cl- phere koordinasi bukan tahap penentu  Kondisi reaksi innersphere: produk substitusi innert dan mempertahankan ligan jembatan terkoordinasi pada reaktan lain.
  17. 17.  Ini berarti berarti oksidator dan reduktor harus dipilih satu innert dan yang lain labil.
  18. 18. Reaksi Inner :  [Co(NH3)5Cl]2+ + Cr2+ [Co(NH3)5ClCr]4+ [Co(NH3)5ClCr]4+ CrCl2+ + [Co(NH3)5]2+ [Co(NH3)5]2+ + 5H+ Co2+ + 5 NH4+Reaksi Outer:  [CoIII(NH3)5Cl]2+ + Cr2+ [CoII(NH3)5Cl]+ + Cr3+  [Co(NH3)5Cl]2+ + 5 H+ Co4+ + 5NH4+ + Cl-  Cr3+ + Cl- CrCl2+
  19. 19. Reaksi Outer sphere 5 tahap: Reaktan-reaktan berdifusi membentuk kompleks outer sphere, kedua logam dalam sphere koordinasi tetap utuh Jarak ikatan tiap logam berubah Lingkungan pelarut kompleks reorganiser Elektron ditransfer Produk berdifusi; tahap ini cepat
  20. 20.  Reaksi outer sphere disebut self exchange:[Fe (H2O)6]3++[Fe*(H2O)6]2+ [Fe*(H2O)6]3++[Fe (H2O)6]2+  Konstanta kesetimbangan untuk reaksi : 1  ∆ Go = 0 : ∆ G = ∆ G inner sphere + ∆ G outer sphere  ∆ G inner sphere =perubahan panjang ikatan terjadi dalam sphere koordinasi tepisah sebelum transfer elektron terjadi.  Sebelum elektron ditransfer, panjang ikatan Fe-O menyimpang, pjg ikt Fe3+ = ½ jarak Fe2+ dan Fe3+  Transfer elektron lebih cepat daripada gerakan inti
  21. 21.  Profil reaksi self exchange (Gb. 11.15) Energi = energi total pasangan ion-ion dalam kompleks outer sphere Reaksi= perubahan panjang ikatan dan sudut dalam spher koordinasi. Sebelum elektron ditransfer, panjang ikatan Fe-O menyimpang, pjg ikt Fe3+ = ½ jarak Fe2+ dan Fe3+ Transfer elektron lebih cepat daripada gerakan inti Kurva : simmetrik krn produk dan reaktan identik Transfer elektron terjadi ketika kurva energi produk berpotongan reaktan.
  22. 22. Reaksi Redoks Heteronuklir Melibatkan 2 logam berbeda ∆G inner sphere reaksi heteronuklir dihubungkan = ∆G inner sphere self exchange tiap reaktan Profil reaksi Gb. 11.15 b Tinggi aktifasi tergantung kurfa energi potensial reaktan dan produk k12 = k11 k 22 K 12 f12
  23. 23. (log K 12 ) 2 log f 12 = k11 k12 4 log Z2 Z = jumlah tumbukan perdetik dlm larutan (∼ 1011 M-1s-1) Tentukan k12 untuk reduksi [Co(bpy)3]3+ oleh [Co(terpy)2]2+ [Co(bpy)3]2+ +[Co*(bpy)3]3+ [Co(bpy)3]3++[Co*(bpy)3]2+ k11 = 9 M-1s-1 pada 0 oC.[Co(terpy)2]2++[Co*(terpy)2]3+ [Co(terpy)2]3++[Co*(terpy)2]2+ k22= 48 M-1s-1 pada 0 oC. Potensial reduksi [Co(terpy)2]3+= 0.31, [Co(bpy)3]3+=0.34V Oleh karena log k12 = 0.553 dan k12 = 3.57
  24. 24. (0.553) 2lof12 = = −3.95 × 10 −3 4 log 9.0×48.0 10 22 f 12 = 0.99
  25. 25. K3[Cr(oksalat)3] + MnCl2 + 3 C5H4NCOOH → K2[Cr(oksalat)3Cl] + Mn(C5H4NCOO)3 + KCl III II III II[Cr(oks)3]3- + [MnCl(pik)3]2- [(oks)3Cr-Cl-Mn(pik)3]5- II III [(oks)3Cr-Cl-Mn(pik)3]5- [(oks)3Cr-Cl-Mn(pik)3]5- II III [(oks)3Cr-Cl-Mn(pik)3]5- [CrCl(oks)3]5- + [Mn(pik)3]

×