Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Cara Menghindari Pergaulan Bebas dan Zina dengan Berpakaian Islami

26,333 views

Published on

Tugas Agama, Kelas X.

Published in: Education
  • Follow the link, new dating source: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ❶❶❶ http://bit.ly/39pMlLF ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Cara Menghindari Pergaulan Bebas dan Zina dengan Berpakaian Islami

  1. 1. Cara Islam Mengatur Pergaulan Manusia Etika Pergaulan yang Baik Pergaulan Bebas 9 Kiat Agar Tidak Terjerumus Dalam Kelamnya Zina
  2. 2. 1. Menutup Aurat Aurat  Anggota tubuh yg harus ditutupi & tidak boleh diperlihatkan kepada orang yg bukan mahramnya, terutama kepada lawan jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta tidak menimbulkan fitnah. Aurat laki-laki  Anggota tubuh antara pusar dan lutut Aurat perempuan  Seluruh anggota tubuh kecuali muka & telapak tangan. Dalam (QS. An Nur [24] : 31): "Janganlah mereka menampakkan perhiasannya selain yang biasa tampak pada dirinya. Hendaklah mereka menutupkan kerudung (khimar) ke bagian dada mereka."
  3. 3. Pakaian yang dikenakan juga tidak boleh :  Ketat  Transparan/tipis  Memperlihatkan lekuk tubuh.
  4. 4. 2. Menjauhi Perbuatan Zina Dalam pergaulan dgn lawan jenis haruslah ada jarak agar tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yg akan merusak pridasi pelaku sendiri maupun masyarakat umum. Allah berfirman dalam surat Al-Isra’ ayat 32: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan buruk.” Islam telah membuat batasan-batasan pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina : 1) Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yg bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat yg sepi maka yang ketiga adalah syetan. 2) Laki-laki & perempuan yg bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling besentuhan yg dilarang adalah sentuhan yg disengaja dan disertai nafsu birahi. Kecuali bersentuhan yg tidak disengaja & tidak disertai nafsu.
  5. 5. Pengertiaan Pergaulan  Proses bergaul. Bebas  Terlepas dari ikatan. Pergaulan Bebas  Proses bergaul dgn orang lain terlepas dari ikatan yg mengatur pergaulan. Penyebab 1) Sikap mental yang tidak sehat 2) Pelampiasan rasa kecewa 3) Kegagalan remaja menyerap norma Dampak 1) 2) 3) 4) 5) 6) Berkurangnya iman si penzina. Hilangnya sikap menjaga diri dari dosa. Menghilangkan rasa malu. Mematikan sinar di hatinya. Menjatuhkan kehormatan dan martabatnya. Menjatuhkan nama baik keluarga.
  6. 6. Etika Pergaulan yang Baik 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Mengucapkan Salam Meminta Izin Menghormati yg Lebih Tua dan Menyayangi yg Muda Bersikap Santun dan Tidak Sombong Berbicara dengan Sopan Tidak saling Menghina Tidak Saling membenci dan Iri Hati Mengisi Waktu luang dengan Kegiatan yang Bermanfaat Mengajak Orang Lain untuk berbuat Kebaikan
  7. 7. 1. Ketahuilah Bahaya Zina Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’: 32) Jika seseorang itu berzina, maka iman itu keluar dari dirinya seakanakan dirinya sedang diliputi oleh gumpalan awan (di atas kepalanya). Jika dia lepas dari zina, maka iman itu akan kembali padanya.”
  8. 8. 2. Rajin Menundukkan Pandangan “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An Nur: 30-31) - - Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai pandangan yang tidak di sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim no. 2159)
  9. 9. 3. Menjauhi Campur Baur (Ikhtilath) yg Diharamkan Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiap yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin.” (HR. Ahmad 1/18)
  10. 10. 4. Wanita Hendaklah Meninggalkan Tabarruj Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orangorang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33).
  11. 11. 5. Berhijab Sempurna di Hadapan Pria Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.” (QS. Al Ahzab: 59)
  12. 12. 6. Wanita Hendaklah Betah Tinggal Di Rumah Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu” (QS Al Ahzab: 33). Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka.” (HR. Ahmad 6/297.
  13. 13. 7. Hendaklah Wanita Menjalani Berbagai Adab Ketika Keluar Rumah  Tidak memakai harum-haruman ketika keluar rumah.  Hendaklah wanita benar-benar menutup aurat dengan sempurna ketika memasuki rumah yang terdapat kaum laki-laki.  Hendaklah wanita berhias diri dengan sifat malu.  Tidak bercampur baur dengan para pria.
  14. 14. 8. Menghindari Jabat Tangan dengan Lawan Jenis (Yang Bukan Mahrom) Pertama: Bahwa berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan itu hanya diperbolehkan apabila tidak disertai dengan syahwat serta aman dari fitnah. Kedua: Hendaklah berjabat tangan itu sebatas ada kebutuhan saja, yaitu dengan kerabat atau semenda (besan) yang terjadi hubungan yang erat dan akrab diantara mereka; dan tidak baik hal ini diperluas kepada orang lain, demi membendung pintu kerusakan, menjauhi syubhat, mengambil sikap hati-hati, dan meneladani Nabi saw.
  15. 15. 9. Hendaknya Wanita Meninggalkan Tutur Kata yang Mendayu-dayu Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. Al Ahzab: 32) Yang dimaksudkan “janganlah kamu tunduk dalam berbicara”, As Sudi mengatakan, “Janganlah wanita mendayu-dayukan kata-katanya ketika bercakap-cakap dengan kaum pria.”

×