• Profesionalitas, mengacu pada sikap para  anggota profesi terhadap profesinya serta  derajat pengetahuan serta keahlian ...
8. Mempunyai komitmen    terhadap jabatan dan klien9. Menggunakan administrator    untuk memudahkan profesinya10. Mempunya...
 Suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikansi sosial yang  menentukan Jabatan yang menuntut keahlian tertentu Ke...
 Dalam memberikan layanan kepada masyarakat ,  anggota profesi itu berpegang teguh pada kode  etik yang dikontrol oleh or...
 Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang  khusus Jabatan yang...
 (Profesi Keguruan dalam mengembangkan siswa)
 (Profesi Keguruan dalam mengembangkan siswa)
• Belajarlah, karena ilmu akan  menghiasi ahlinya, dia keunggulan,  dia pertanda semua pujian.• Carilah ilmu, agar setiap ...
Konsep profesi keguruan
Konsep profesi keguruan
Konsep profesi keguruan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Konsep profesi keguruan

2,510 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,510
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
116
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konsep profesi keguruan

  1. 1. • Profesionalitas, mengacu pada sikap para anggota profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan serta keahlian yang mereka miliki dalam rangka melakukan pekerjaannya• Profesionalisasi, peningkatan kualifikasi maupun kemampuan anggota profesi dalam mencapai kriteria standart dalam penampilannya sebagai suatu profesi
  2. 2. 8. Mempunyai komitmen terhadap jabatan dan klien9. Menggunakan administrator untuk memudahkan profesinya10. Mempunyai Organisasi yang diatur oleh anggota profesi itu sendiri11. Mempunyai assosiasi Profesi12. Mempunyai kode etik13. Mempunyai kadar kepercayaan dari publik14. Mempunyai status sosial dan ekonomi
  3. 3.  Suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikansi sosial yang menentukan Jabatan yang menuntut keahlian tertentu Ketrampilan/keahlian yang dituntut jabatan itu didapat melalui pemecahan masalah dg menggunakan teori dan metode ilmiah Jabatan itu berdasar pada batang tubuh disiplin ilmu yg jelas, sistematik, eksplisit, yang bukan hanya sekedar pendapat umum Jabatan itu memerlukan pendidikan tingkat perguruan tinggi Proses pendidikan untuk jabatan itu juga merupakan aplikasi dan sosialisasi nilai-nilai profesional itu sendiri.
  4. 4.  Dalam memberikan layanan kepada masyarakat , anggota profesi itu berpegang teguh pada kode etik yang dikontrol oleh organisasi profesi Tiap anggota profesi mempunyai kebebasan dalam memberikan judgement terhadap permasalahan profesi yang dihadapinya Dalam prakteknya melayani masyarakat, anggota profesi otonomdan bebas dari campur tangan orang luar. Jabatan ini mempunyai prestise yang tinggi dalam masyarakat dan oleh karenanya memperoleh imbalan yang tinggi pula
  5. 5.  Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus Jabatan yang memerlukan persiapan profesional yang lama Jabatan yang memerlukan latihan dalam jabatan yang bersinambungan Jabatan yang menjanjikan karier hidup dan keanggotaan yang permanen Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri Jabatan yang lebih mementingkan layanan diatas keuntungan pribadi Jabatan yang mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
  6. 6.  (Profesi Keguruan dalam mengembangkan siswa)
  7. 7.  (Profesi Keguruan dalam mengembangkan siswa)
  8. 8. • Belajarlah, karena ilmu akan menghiasi ahlinya, dia keunggulan, dia pertanda semua pujian.• Carilah ilmu, agar setiap hari dapat tambahan, dan berenanglah, ketengah samudra pengetahuan....• (sair gubahan Syaikh Muhammad Ibnul Hasan bin Abdullah)

×