Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Setting bios

3,866 views

Published on

Pre-Installation OS

Published in: Education
  • Be the first to comment

Setting bios

  1. 1. Standard Kompetensi Melakukan Instalasi Sistem Operasi Dasar Kompetensi Dasar Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi Materi Pembelajaran Setting BIOS Pre-Installation
  2. 2. • Peserta didik mampu menyebutkan fungsi BIOS • Peserta didik mampu menyebutkan jenis BIOS • Peserta didik mampu menjelaskan langkah-langkah setting BIOS • Peserta didik mampu menjelaskan langkah persiapan instalasi SO
  3. 3. • Produk Menyebutkan jenis fungsi BIOS Menyebutkan jenis BIOS Menjelaskan langkah-langkah setting BIOS Menjelaskan langkah persiapan instalasi SO
  4. 4.  Merupakan program mikroprosesor pada komputer yang digunakan untuk mengendalikan sistem komputer pada saat awal komputer dihidupkan.  BIOS mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat keras yang terpasang seperti hard disk, video adapter, keyboard, mouse, dan printer.  BIOS juga yang mengatur penggunaan memori pada perangkat keras yang terpasang di komputer seperti Video Card, Sound Card, Land card, Memory dll.
  5. 5. • Ketika sebuah komputer dihidupkan, BIOS melakukan pengecekan apakah semua perangkat input dan output sudah terpasang dan dapat bekerja dengan benar. • Jika sudah terpenuhi maka BIOS akan mengirimkan informasi tersebut ke Sistem Operasi yang digunakan. • Jika tidak, maka BIOS akan memberi informasi dengan memberikan tanda berupa bunyi
  6. 6. 1) Inisialisasi/Pengolahan komponen- komponen yang ada dalam komputer, POST (Power OnSelf Test) 2) Memuat dan menjalankan system operasi 3) Mengatur konfigurasi dasar, Diantaranya “Tanggal, waktu, konfigurasi, media penyempanan, konfigurasi, proses booting, kinerja serta kestabilan computer” 4) Membantu system operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS runtime services.
  7. 7. 1) AMI (American Megatrends Incorporated) BIOS
  8. 8. 1) Phoenix – Award BIOS
  9. 9.  Biasa digunakan oleh komputer Hp/Compacq,IBM/Lenovo, Dell
  10. 10. KOMPONEN BIOS • Baterai CMOS : Berfungsi untuk menyimpan konfigurasi (tanggal/waktu/jam,settingbooting) • ROM BIOS : • PROM (Programable Road Only Memory) • R-Prom (Re-Programable ROM) • EPROM (Erasable PROM) • EEPROM (Elictracally erasable PROM) • Program BIOS setup (Sebagai Dasar) • Driver (Sebagai Penghubung) • Program Bootstoper Utama (Sebagai
  11. 11. ALUR KERJA BIOS • Booting ROM • Chipset • Compress • Memory Utama • Eksekusi (POST) • POST (Power On Self Test)
  12. 12.  Untuk membuka BIOS, tekan tombol del atau F2 untuk di laptop, saat komputer dinyalakan
  13. 13. • Dengan cara memberi password pada BIOS • Tujuan : • Mencegah dirubahnya konfigurasi pada BIOS • Mencegah SYSTEM BOOTING
  14. 14. • Reset jumper. Cara seperti ini dapat dilakukan dengan mengikuti petunjuk dari Manual Book. • Jika anda perhatikan gambar di atas, ternyata jumper cmos ada 3 kaki. • Jika jumper ditempatkan pada posisi 1, maka itu adalah keadaan normal. Jika jumper dibuka dan ditempatkan pada CLRTC (pin 2 dan 3), maka itu akan menghapus semua data pada setting BIOS
  15. 15. • Atau dengan menggunakan Software !BIOS, KeyDisk, CmosPwd
  16. 16.  Merupakan proses awal yang dilakukan oleh komputer untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik, ketika komputer dihidupkan.  POST dilakukan PC pada saat booting  Jika PC mengalami masalah, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor.
  17. 17. 1) Siapkan CD Operating sistem dan driver pendukungnya 2) Pastikan spesifikasi komputer yang digunakan memenuhi kriteria spesifikasi minimal jenis SO yang akan digunakan 3) Bacalah petunjuk instalasi secara cermat 4) Pastikan komponen komputer terpasang dengan baik, dan mendapat pasokan listrik yang cukup. 5) Pastikan komputer menyala dengan baik. 6) Melakukan penyetelan pada BIOS ( Basic Input Output System ).
  18. 18. • Melihat spesifikasi komputer • Mengubah setting bios supaya tahap komputer (performance) dapat ditingkat secara optimum (contoh: tetapkan kecepatan RAM, kecepatan graphics card, shared memory, …) • Mengubah “first boot” sebelum membuat installasi operating system (cth: linux, windows, freebsd,…) • Overclocking processor • Menetapkan bios password • Mengecek kerusakan komputer
  19. 19. 7) Tentukan booting drive yang dimaksud. Misalnya CD-ROM Drive 8) Simpan perubahan dan keluar BIOS 9) restart maka komputer akan booting dari CD-ROM dan melakukan proses instalasi.
  20. 20. • Modul MENGINSTALASI SOFTWARE [SWR.OPR.100.(1).A]- Edisi I- 2004, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan • Modul MENGINSTALASI SOFTWARE [HDW.OPR.100.(1).A]- Edisi II- 2004, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan • Referensi dari Internet, http://www.scribd.com/doc/23 552717/Pengertian-FAT-Dan-NTFS
  21. 21. NAMA : AMIROH, S.Kom NIP : 19770127 201001 2 004 SEKOLAH : SMKN 3 JOMBANG EMAIL : m3r0@yahoo.com WEBSITE : http://amiroh.web.id FACEBOOK : AmirohAdnan TWITTER :Amiroh_Adnan HP : 081553618329

×