Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Protocol jaringan komputer

5,893 views

Published on

Published in: Technology

Protocol jaringan komputer

  1. 1. AMIROH, S.Kom SMKN 3 JOMBANG
  2. 2. Tujuan Pembelajaran  Siswa dapat menjelaskan pengertian Protocol jaringan komputer  Siswa dapat mengidentifikasi jenis Protocol jaringan komputer  Siswa dapat menjelaskan fungsi masing- masing jenis protocol jaringan komputer
  3. 3. PROTOCOL JARINGAN  Merupakan aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer  Protocol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya  Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.  Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.
  4. 4. TCP/IP  Singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol  Merupakan standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.  TCP/IP yang paling banyak digunakan saat ini  Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite)
  5. 5. TCP/IP (Lanjutan..)  Bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.  Menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet  Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
  6. 6. UDP ( User Datagram Protokol)  Berbeda dengan TCP  UDP mempunyai karateristik connectionless (tidak berbasis koneksi)  Artinya, data yang dikirimkan dalam bentuk packet tidak harus melakukan call setup seperti pada TCP  data dalam protokol UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor identifier  Sehingga sangat besar sekali kemungkinan data sampai tidak berurutan dan sangat mungkin hilang/rusak dalam perjalananan dari host asal ke host tujuan
  7. 7.  Penggunaan UDP lebih tepat diperuntukkan untuk data – data kecil dengan jumlah banyak.  Karena UDP tidak berusaha untuk mengecek apakah data yang dikirim telah sampai atau tidak, maka UDP lebih cepat dan lebih efisien.  Aplikasi – aplikasi yang bersifat real time seringkali menggunakan UDP sebagai protokolnya  Hal tersebut dikarenakan paket yang hilang lebih bisa ditolerir dari pada paket yang datang terlambat ( contoh aplikasi realtime: Video Streaming ).  Tidak seperti TCP, UDP juga menyediakan jenis paket broadcast (mengirim paket ke local network) dan multicast (mengirim paket ke semua subscriber).
  8. 8. Serial Line Internet Protocol  Disingkat dengan SLIP.  Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon.  Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi.  Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
  9. 9. PPP (Point-to-Point Protocol  Sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN)  Berjalan pada lapisan data-link  Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna  Mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan
  10. 10. POP3 (Post Office Protocol)  POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3,  Digunakan untuk mengambil email dari email server.  Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.  Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.
  11. 11. Simple Mail Transfer Protocol  Merupakan protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet.  Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.
  12. 12. Hypertext Transfer Protocol  HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web).  HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client.  HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
  13. 13.  Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server.  Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser.  Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.
  14. 14. HTTP SECURE  HTTPS adalah versi aman dari HTTP, Protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.  Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security).  Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
  15. 15.  NetBEUI merupakan protokol yang banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis sistem operasi Microsoft Windows.  Sangat baik dan cepat untuk layanan file sharing dan print sharing  Salah satu kelemahan protokol ini adalah tidak dapat di-routing sehingga hanya dapat bekerja di satu jaringan lokal.  Contoh penggunaan protokol ini adalah pada Program Microsoft Neighborhood.
  16. 16. IPX/SPX (Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange  Hampir sama dengan NetBEUI, yaitu digunakan di jaringan lokal dan sangat baik untuk file sharing dan print sharing serta dapat di-routing.  Protokol ini biasa digunakan di jaringan berbasis sistem operasi Novell Netware.
  17. 17. X.25/X.75/X.400  Protokol yang dikembangkan oleh OSI/ISO  Protokol ini sudah digunakan oleh beberapa institusi. Sayang segala informasi tentang protokol ini harus dibeli oleh kita ke ISO. Hal ini menyebabkan perkembangan ISO/OSI menjadi lambat.
  18. 18. Terima kasih 

×