Presentasi Fiqh Siyasah Dan Muamalah Kuliah 1 Show

10,974 views

Published on

Published in: Spiritual, Sports
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
10,974
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
411
Actions
Shares
0
Downloads
473
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi Fiqh Siyasah Dan Muamalah Kuliah 1 Show

  1. 1. Presentasi awal Oleh: Hj. Marhamah Saleh, Lc. MA Fiqh Siyasah dan Muamalah membahas pranata sosial-politik (siyasah) dan semua persoalan yang berkenaan dengan hubungan antarmanusia (muamalah) dari sudut pandang yurisprudensi Islam. Materi ini didesain untuk mahasiswa Pendidikan IPS. P ENGANTAR M ATA K ULIAH FIQH SIYASAH DAN MUAMALAH
  2. 2. Definisi Siyasah. Terminologi khilafah, imamah, imarah, bai’at, dll 1 UJIAN TENGAH SEMESTER JUAL BELI Dasar, hukum, rukun, syarat, dll. Ayat-ayat dan hadis politik. Siyasah masa Nabi SAW. 2 8 SYIRKAH Definisi, hukum, macam, hikmah 7 Politik di masa Khulafaurasyidin, Bani Umayyah, dan ‘Abbasiyah. 3 Sistem politik di Saudi, Maroko, Mesir dan Arab, Turki, Pakistan SEDEKAH, DAN HIBAH Hukum & hikmah Pemikiran Politik Mawardi, Ghazali, Afghani, Ibn Taimiyah, dll. 4 Pandangan politik Syi’ah, Khawarij, dan Mu’tazilah 5 6 ALUR MATERI KAJIAN MATA KULIAH FIQH SIYASAH DAN MUAMALAH BANK RIBA DAN RENTE hukum, hikmah UJIAN AKHIR SEMESTER HARTA Definisi, fungsi, pembagian harta Al-SHULHU Definisi, rukun, syarat, macam 11 10 13 14 12 9
  3. 3. KONTRAK KULIAH Penilaian diperoleh dari aspek - aspek sebagai berikut : Keaktifan, diskusi & makalah 30% • U T S 30% • U A S 40% • Total penilaian adalah 100% • Semoga Sukses Ceramah • diskusi • penugasan • praktik • presentasi makalah • tanya-jawab • P B L ( Project Based Learning ) • active learning • slides • 30 menit seminar • 60 menit tutorial • 10 menit review • Memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pemikiran politik (siyasah) dan persoalan yg terkait dengan hukum antar manusia (muamalah) serta mampu meng- aktualisasikannya dlm kehidupan masyarakat KOMPETENSI METODE EVALUASI 1
  4. 4. LITERATUR WAJIB Fiqh Muamalah Fiqh Siyasah Literatur Wajib Buku Anjuran Fiqh Siyasah Buku Anjuran Fiqh Muamalah FIQH SIYASAH. Mujar Ibnu Syarif dan Khamami Zaida 234 AL-AHKAM AL-SULTHANIYAH. Al-Mawardi. ISLAM DAN TATA NEGARA H.Munawir Syadzali MA. FIQIH SUNNAH. Sayyid Sabiq. FIQH MUAMALAH Hendi Suhendi, Msi. Rajawali Pers FIQH MUAMALAH DR. Nasrun Haroen. Gaya Media Pratama FIQH SIYASAH Prof. H.A.Djazuli FIQH MUAMALAH FIQH SIYASAH Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran. DR. J.Suyuthi Pulungan FIQH SIYASAH
  5. 5. Definisi Fiqh Siyasah & Muamalah FIQH SIYASAH Secara etimologi, fiqh = pemahaman (QS. Hud 11:91). Secara terminologi “pengetahuan ttg hukum syara’ yang berhubungan dengan amal perbuatan, yang digali dari dalilnya secara terperinci”. MUAMALAH OBJEK Mashdar dari sasa artinya mengatur mengurus dan memerintah. Menurut Abdul Wahab Khallaf: UU yg diletakkan untuk memelihara ketertiban serta kemaslahatan, & mengatur keadaan Aturan-aturan Allah yang wajib ditaati yang mengatur hubungan antarmanusia dalam kaitannya dengan cara memperoleh dan mengembangkan harta benda. 5 Membuat peraturan perundang-undangan yang dibutuhkan untuk mengurus negara sesuai dengan pokok2 ajaran agama▪ Menuntun manusia dalam bermuamalat▪
  6. 6. Ruang Lingkup & Terminologi <ul><li>Fikih siyasah dipandang sebagai bagian dari fikih atau dalam kategori fikih, bedanya terletak pada pembuatannya, fiqih ditetapkan oleh mujtahid, sedangkan siyasah syar’iyyah ditetapkan oleh pemegang kekuasaan. </li></ul><ul><li>Secara garis besar, menurut Ibnu Taimiyah, pembahasan fiqih siyasah mencakup : (1) peraturan dan perundang-undangan negara sebagai pedoman dan landasan dalam mewujudkan kemaslahatan umat. (2) pengorganisasian dan pengaturan untuk mewujudkan kemaslahatan. (3) mengatur hubungan antara penguasa dan rakyat serta hak dan kewajiban masing-masing dalam upaya mencapai tujuan negara. </li></ul><ul><li>Obyek bahasannya : masalah khilafah, imamah dan imarah, masalah gelar kepala negara, pengangkatan dan pemberhentian kepala negara serta yarat-syaratnya, masalah bai’at, waliyyul ahdi, ahlu hilli wal aqdi , ekonomi, keuaangan, hubungan muslim dengan non-muslim , peradilan, peperangan perdamaian , pajak, behang berkembang dalam konsep pemikiran berpolitik dan bernegara. </li></ul><ul><li>KHILAFAT mashdar dari khalafa , yang berarti seseorang yang menggantikan orang lain sebagai pengantinya, sebagaimana firman Allah surat Al-A’raf : 142 </li></ul><ul><li>Gelar khalifah pertama kali digunakan pada Abu Bakar Ash Shiddiq .  </li></ul>RUANG LINGKUP TERMINOLOGI 10
  7. 7. Terminologi Khilafah & Imamah <ul><li>Kata khalifah berarti wakil , pengganti, penguasa, gelar bagi pemimpin tertinggi dalam komunitas muslim dan bermakna pengganti Rasulullah Menurut Al-maududi, khalifah adalah pemimpin tertinggi dalam urusan agama dan dunia sebagai pengganti Rasul saw </li></ul><ul><li>Imam berasal dari kata amma , yang berarti menjadi ikutan . Kata imam berarti pemimpin atau contoh yang harus diikuti. Secara istilah , imam adalah seseorang yang memegang jabatan umum dalam urusan agama dan dunia sekaligus. Istilah imam lebih populer di kalangan umat Islam Syi’ah . </li></ul><ul><li>Definisi imamah adalah kepemimpinan menyeluruh yang meliputi urusan keagamaan dan keduniaan, sebagai pengganti fungsi Rasul Saw. </li></ul><ul><li>Kedudukan imam sama dengan khalifah, yaitu pengganti Rasul sebagai pemelihara agama dan penanggung jawab urusan umat. Imamah dalam Alquran diulang 7 kali, dengan beragam arti, yaitu : Kepemimpinan (Al-Baqarah:124, Al-Furqan: 74 dan Al-Isra’ : 71). Kitab induk (QS. Yasin:12). Pedoman ( QS Hud : 17). Petunjuk (Al-Ahqaf : 12) Jalan terang dan jelas (Al-Hijr: 79) Namun hanya ada 2 ayat yang mengkaji masalah politik , yaitu Al-Baqarah:124 dan Al-Furqan: 74. Menurut Ali Syariati : Imamah merupakan doktrin keagamaan yang mesti diterima dan diimani oleh semua orang. Imamah bukan saja pengelola dan pemelihara masyarakat dalam bentuk yang mandeg, tanggung jawab imamah paling utama dalam bentuk politik  </li></ul>TERMINOLOGI TERMINOLOGI 10
  8. 8. Imarah, Ahlul Halli Wal ‘Aqdi, Bai’at <ul><li>Imarah merupakan mashdar dari amira , yang berarti keamiraan atau pemerintahan. Kata Amir bermakna pemimpin. Istilah amir di masa Rasul dan Khulafaurrasyidin digunakan sebagai gelar bagi penguasa daerah atau gubernur, juga sebagai komandan militer (amir al-jaisy), serta bagi jabatan2 penting, seperti Amirul Mukminin, Amirul Muslimin, Amir al-Umara’. </li></ul><ul><li>Secara resmi penggunaan kata amir yg berarti pemimpin komunitas muslim muncul dalam pertemuan di balai Tsaqifah Bani Sa’idah . </li></ul><ul><li>Gelar Amirul Mukminin disematkan pertama kali kepada khalifah Umar bin Al-Khattab. Pada era Abbasiyah banyak amir membatasi hubungan dengan pemerintah pusat (khalifah) dan mendirikan dinasti2 kecil yg berdaulat, seperti dinasti Thulun. </li></ul><ul><li>Ahlul Halli wal ‘Aqdi diartikan dengan orang2 yg mempunyai wewenang untuk melonggarkan dan mengikat. Tugasnya memilih khalifah, imam, kepala negara secara langsung. Lembaga ini merupakan suatu lembaga pemilih, atau dari segi fungsinya sama dengan MPR dulu </li></ul><ul><li>Menurut Al-Mawardi, Ahlul halli wal ’aqdi disebut juga Ahlul Ikhtiyar , yaitu golongan yang berhak memilih. Dasar istilah ini adalah pada sistem pemilihan 4 khalifah pertama yg dilaksanakan oleh para tokoh sahabat yg mewakili 2 golongan Anshar dan Muhajirin. </li></ul><ul><li>Bai’at : perjanjian atas dasar kesetiaan bahwa orang yg berbai’at menerima seseorang yg terpilih menjadi kepala negara. Contoh: Bai’at ‘Aqabah pada tahun 622M  </li></ul>TERMINOLOGI TERMINOLOGI 10
  9. 9. SELAMAT BELAJAR 11 Selamat membaca, menulis, searching, Googling, diskusi, dan presentasi. Keaktifan dan kesungguhan Anda adalah kunci kesuksesan studi.

×