Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Merger dan akuisisi

10,405 views

Published on

  • Be the first to comment

Merger dan akuisisi

  1. 1. ANALISIS PERUSAHAAN MERGER DAN AKUISISI “Merger PT. Mandiri tbk. dan Akuisisi Danone-Aqua”Untuk memenuhi tugas terstruktur mata kuliah Manajemen strategi yang dibimbing oleh ibu Desy Tri Kurniawati, SE., MM. Disusun oleh : Lilik Choirotul Mafula 115020200111111 UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN MANAJEMEN 2012
  2. 2. Daftar isiHalaman judul ..................................................................................................................... iDaftar isi .............................................................................................................................. iiMerger PT. Mandiri Tbk.BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................1BAB II MASALAH ............................................................................................................2BAB III PEMBAHASAN ...................................................................................................3 Kondisi Bank Yang Di Bekukan Sebelum Di Merger Menjadi Bank Mandir .............4 Motivasi Merger Bank ..................................................................................................6 Kondisi Bank Setelah Di Merger Menjadi Bank Mandiri ............................................7 Kinerja Bank Mandiri pada Awal Merger ...................................................................9 Nilai-nilai Budaya Baru Bank Mandiri ........................................................................9 Gelombang Merger di dunia......................................................................................... 11 Sebuah Harapan ............................................................................................................12BAB III KESIMPULAN .....................................................................................................13Akuisisi Danone-AquaBAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................14BAB II SEJARAH ...............................................................................................................15 Awal Pendirian ........................................................................................................15 Perkembangan dan Akuisisi .................................................................................... 15 Pasca Akuisisi ..........................................................................................................16 Produk...................................................................................................................... 17BAB III KESIMPULAN .....................................................................................................21 ii
  3. 3. MERGER PT. Bank mandiri (Persero) BAB I PENDAHULUANLatar Belakang Masalah Seiring dengan berkembangnya perekonomian di Indonesia, maka persaingandalam dunia bisnispun juga sangat dirasakan oleh para pengusaha. Sehingga menuntutpihak pemerintah untuk menyiapkan sarana hukumnya agar sistem perekonomiannasional dapat mengikuti era globalisasi dunia. Pertumbuhan ekonomi yang semakinberkembang menyebabkan berdirinya perusahaan-perusahaan nasional. Untuk itubanyak dari para pelaku bisnis atau pengusaha yang berusaha memperkuat usahanya. Dalam kurun pasca perang, perdagangan dunia secara keseluruhan tumbuhlebih cepat daripada output dunia. Dengan kata lain, berbagai negaracenderung lebihterbuka dan saling bergantung, demikian pula di negara berkembang (Less DevelopedCountries, LOC). Dalam memperkuat sahamnya banyak para pelaku bisnis atau pengusaha yangmenjalin kerjasama antaru perusahaan. Bentuk kerjasama perusahaan ini salah satunyaadalah “MERGER” atau di kenal dengan istilah “PENGGABUNGAN” perusahaandalam Undand-Undang No.1 Tahun 1995 Tentang Perseroan Terbatas. 1
  4. 4. BAB II MASALAH Dalam munculnya Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang PerseroanTerbatas, yang juga mengatur masalah merger merupakan tanggapan pemerintahterhadap perekonomian di Indonesia. Sebab peraturan tentang Perseroan Terbatassebagaimana diatus dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) sudah tidaksesuai lagi dengan perkemnangan ekonomi dan dunia usaha yang semakin pesat baikdecara nasional maupun internasional. Adanya Undang-Undang No.1 Tahun 1995secara langsung maupun tidak langsung tentunya akan memperngaruhi kondisi duniausaha yang diatur didalamnya, demikian pula yang menyangkut masalah mergerPerusahaan. Dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1995 tentang perseroan Terbatas pasal102 (2) dijelaskan dalam menggabungkan perusahaan terlebih dahulu harus dibuatrancangan penggabungan yang dibuat bersama oleh Direksi dari masing-masingperusahaan yang akan melakukan merger. Dimana dalam rancangan tersebut harusmemuat : Nama-nama perusahaan yang akan melakukan merger, alasan diadakannyameger, tata cara pengaturan saham, rancangan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan,dan neraca Perhitungan laba rugi yang meliputi tiga tahun buku terakhir dari semuaperseroan yang akan melakukan merger. 2
  5. 5. BAB III PEMBAHASAN Merger adalah dimana perusahaan yang me-merger mengambil/membelisemua assets dan liabilities perusahaan yang di-merger dengan begitu perusahaan yangme-merger memiliki peling tidak 50% saham dan perusahaan yang di-merger berhentiberoperasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham diperusahaan yang baru (Brealey, Myers & Marcus, 1999, p.589). Sedangkan definisi merger menurut Harianto dan Sudomo yaitu sebagaipenyerapan dari suatu perusahaan oleh perusahaan yang lain. Dalam hal ini perusahaanyang membeli akan melanjutkan nama dan identitasnya. Perusahaan pembeli juga akanmengambil baik aset maupun kewajiban perusahaan yang dibeli. Setelah merger,perusahaan yang dibeli akan kehilangan/berhenti beroperasi. Alasan Perusahaan Melakukan Merger : Pada umumnya tujuan dilakukannyamerger adalah mendapatkan sinergi atau nilai tambah. Keputusan untuk merger bukansekedar menjadikan dua tambah dua sama dengan empat, tetapi merger harusmenjadikan dua tambah dua sama dengan lima. Nilai tambah yang dimaksud adalahlebih bersifat jangka panjang dibanding nilai tambah yang bersifat sementara saja. Oleh karena itu, ada tidaknya sinergi suatu merger tidak bisa dilihat sesaatsetelah merger itu terjadi, tetapi diperlukan waktu yang cukup panjang. Sinergi yangterjadi sebagai akibat daripenggabungan usaha bisa berupa turun naiknya skalaekonomis, maupun sinergi keuangan yang berupa kenaikan modal. Ada beberapa alasan perusahaan melakukan penggabungan baik melaluimerger, yaiut :a. Pertumbuhan atau diversifikasi Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan yang cepat, baik ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi usaha dapat melakukan merger . Perusahaan tidak memiliki resiko adanya produk baru. Selain itu, jika melakukan ekspansi dengan merger, maka perusahaan dapat mengurangi perusahaan pesaing atau mengurangi persaingan.b. Sinergi Sinergi dapat tercapai ketika merger menghasilkan tingkat skala ekonomi (economies of scale). Tingkat skala ekonomi terjadi karena perpaduan biaya overhead meningkatkan pendapatan yang lebih besar daripada jumlah pendapatan perusahaan ketika tidak merger. Sinergi tampak jelas ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam bisnis yang sama karena fungsi dan tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan.c. Meningkatkan dana 3
  6. 6. Banyak perusahaan tidak dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi internal, tetapi dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi eksternal. Perusahaan tersebut menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi sehingga menyebabkan peningkatan daya pinjam perusahaan dan penurunan kewajiban keuangan. Hal ini memungkinkan meningkatnya dana dengan biaya rendah.d. Menambah keterampilan manajemen atau teknologi Beberapa perusahaan tidak dapat berkembang dengan baik karena tidak adanya efisiensi pada manajemennya atau kurangnya teknologi. Perusahaan yang tidak dapat mengefisiensikan manajemennya dan tidak dapat membayar untuk mengembangkan teknologinya, dapat menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki manajemen atau teknologi yang ahli.e. Pertimbangan pajak Perusahaan dapat membawa kerugian pajak sampai lebih 20 tahun ke depan atau sampai kerugian pajak dapat tertutupi. Perusahaan yang memiliki kerugian pajak dapat melakukan merger dengan perusahaan yang menghasilkan laba untuk memanfaatkan kerugian pajak. Pada kasus ini perusahaan yang memerger akan menaikkan kombinasi pendapatan setelah pajak dengan mengurangkan pendapatan sebelum pajak dari perusahaan yang dimerger. Bagaimanapun merger tidak hanya dikarenakan keuntungan dari pajak, tetapi berdasarkan dari tujuan memaksimisasi kesejahteraan pemilik.f. Meningkatkan likuiditas pemilik Merger antar perusahaan memungkinkan perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar. Jika perusahaan lebih besar, maka pasar saham akan lebih luas dan saham lebih mudah diperoleh sehingga lebih likuid dibandingkan dengan perusahaan yang lebih kecil.g. Melindungi diri dari pengambilalihan Hal ini terjadi ketika sebuah perusahaan menjadi incaran pengambilalihan yang tidak bersahabat. Target firm mengakuisisi perusahaan lain, dan membiayai pengambilalihannya dengan hutang, karena beban hutang ini, kewajiban perusahaan menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh bodding firm yang berminat (Gitman, 2003, p.714-716).KONDISI BANK YANG DI BEKUKAN SEBELUM DI MERGER MENJADIBANK MANDIRI Perbankan merupakan satu sektor yang sangat mempengaruhi kegiatanperekonomian, karena menjalankan fungsi intermediasi keuangan. Lembaga keuanganmenyalurkan dana dari unit surplus kepada unit defisit untuk dikembangkan dalaminvestasi-investasi yang produktif dan menggerakkan kegiatan ekonomi. Terjadinyakrisis keuangan perbankan pada tahun 1998 semakin menunjukkan pentingnya perananperbankan. Hal tersebut ditunjukkan oleh perhatian pemerintah yang sangat besar untuk 4
  7. 7. menciptakan kerangka kerja perbankan yang sehat. Berbagai peraturan dan kebijakanpemerintah indonesia tidak terlepas dari kecenderungan perbankan di berbagai negara ,yakni kecenderungan meningkatkan efisiensi melalui merger. Gagasan atau ide melakukan merger bank sebenarnya sudah cukup lamadidengungkan seiring dengan mulai rontoknya sejumlah bank di tanah air. Barangkalimasih ingat dalam benak pikiran kita ketika pemerintah melakukan likuidasi enambelasbank sekitar Nopember 1997. Rontoknya bank umun sekitar Nopember 1997, tersebutnampaknya telah menyentakkan dunia perbankan nasional. Kecemasan demi kecemasanterus menghantui para bankir khususnya pihak swasta, jangan-jangan likuidasi ataupembekuan bank akan terus bergulir. Bahkan beberapa pengamat perbankan pada saatitu memprediksikan bahwa masih ada likuidasi babak berikutnya tehadap beberapa banklaiinya yang sebenarnya juga memiliki kinerja yang kurang lebih sama dengan teman-temannya yang sudah gulung tikar tersebut. Ternyata dugaan para pengamat perbankan terhadap munculnya susulanterhadap bank-bank yang tidak sehat, baik dari sisi permodalan, kualitas aset,manajemen, rentabilitas, maupun likuiditasnya ternyata tak dapat dihindari lagi,meskipun dengan bahasa yang agak berbeda yaitu pembekuan operasi (Bank BekuOperasi/BBO). Sidamping itu, juga munculnya ssejumlah bak yang dengan terpaksamasuk dalam perawatan lembaga penyehatan perbankan nasional, BPPN (BadanPenyehatan Perbankan Nasional). Sekitar Maret 1998, empat belas bank swasta nasionalakhirnya ditertibkanpemerintah, tujuh bank dibekukan operasinya (Bank Kredit Asia, Centris internationalBanl, Bank Deka, Bank Subentra, Bank Pelita, Hokido Bank dan Bank Surya) dan tujuhbank lainnya dalam pengawasan BPPN (BDNI, Bank Exim, BUN, Bank Tiara Asia,Bank PDFCI, Modern Bank). Dalam perkembangannya, bamk yang dalam pengawasan BPPN tersebutsetelah menjalani perawatan dalam kurun waktu tertentu, akhirnya apada tanggal 21Agustus 1998 pemerintah mengambil keputusan yang tidak mengenakkan duniaperbankan yaitu pembekuan operasi terhadap tiga bamk swasta BDNI, Bank Modern,dan BUN (Bank Beki Operasi/BNO) serta pengambilalihan kepemilikan olehpemerintah (Bank Take Over) terhadap empat bank swasta yaitu Bank Danamon, BankBCA, Bank Tiara dan Bank PDFCI. Rentetan peristiwa yang tidak mengenakkan dalam dunia perbankan tersebut,telah memunculkan suatu alternatif penyelamatan dunia perbankan dari keruntukannyamelalui merger bank. Dalam artian yang sederhana, merger bank adalah suatu prosespenggabungan antar dua bak atau lebih menjadi subuah bank baru atas dasatkesepakatan keduabelah pihak yang saling menguntungkan. Dengan kata lain, bahwadalam proses merger perlu diterapkan prinsip-prinsip win-win solition. Oleh karena 5
  8. 8. keempat bank yang di merger tersebut bedara dalam erawatan BPPN, maka prosesmerger bank yang dilakukan relative tidak banyak kendalanya.Motivasi Merger Bank Meskipun alasan pe-merger-an kelima bank tersebut tidak secara eksplisitdinyatakan secara jelas, namun sebenarnya alasan merger bank arahnya dapat diduga.Apa sebenarnya yang mendasari suatu bank melakukan merger ? paling tidak ada tigaalasan penting yang mendasari mengapa bank perlu melakukan merger : 1. Menciptakan suatu sinergi, khususnya yang berkaitan dengan memperkuat aset, modal dan jaringan pemasaran yang telah ada 2. Meningkatkan efisiensi dan optimalisasi kerja bank 3. Meningkatkan peran manajerial bagi bank hasil merger Bank-bank yang melakukan merger tersebut dengan sendirinya jumlah aset danmodal bank yang dimilikinya akan menjadi besar. Sebagai contoh, Bank Mandiri yangmerupakan bank hasil merger antara empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya,Bank Dagang Negara, Bank Exim dan Bank Pembangunan Indonesia, total asetnya padasaat akan di merger diperkirakan mencapai lebih dari Rp90 triliun dan modal sendirimencapai sekitar Rp9triliun. Disamping menambah jumlah aset dan modalnya, makajumlah nasabah yang dapat dilayani, serta jumlah kantor cabang dari hasil merger banktersebut juga semakin meningkat. Sementara itu, dengan adanya merger bank tersebut diharapkan akan dapatmeningkatkan efisiensi kerja melalui pengurangan berbagai aktifitas yang sama yangada dalam bank. Sebagai konsekuensinya, harus ada kerelaan untuk melakukanperampingan karyawan dalam berbagai tingkatan (level posisi/jabatan). Munculnyabank baru hasil merger, Bank Mandiri misalnya, diperkirakan sekitar ribuan karyawandengan terpaksa dan berat hati harus dirumahkan atau memperoleh kesempatan pensiunlebih cepat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tentunya jauh hari sudah memperolehperhatian dengan seksama, seperti emberikan berbagai bentuk pelatihan yangmemungkinkan mereka yang akan dirumahkan tersebut untuk mampu mandiri plusbekal permodalan untuk membuka usaha (bisnis) baru bagi kelasngsungan hidupnya. Sedangkan mengenai peran manajerial dalam bank hasil merger diharpkanakan dapat menghasilkan suatu efisiensi dan peningkatan kinerja (performance) secaraoptimal melalui penempatan tenaga-tenaga profesional perbankan yang dimiliki olehmasing-masing bamk hasil merger. Dalam hal ini, penempatan terhadap tenaga-tenagaprofesional dalam bidangnya masing-masing tersebut hendaknya dilakukan berdasarkanbukan saja dari sisi profesionalisme, tetapi juga perlu memperhatikan prinsip-prinsipkeadilan, kebersaamaan dan keterbukaan (transparansi) bagi semua pihak. 6
  9. 9. KONDISI BANK SETELAH DI MERGER MENJADI BANK MANDIRI Bank Mandiri merupakan hasil merger antara Bank Bumi Daya (BBD), BankDagang Negara(BDN), Bank PembangunanIndonesia(Bapindo) dan Bank Expor Impor.Hasil merger keempat bank ini dilaksanakan pada tahun 1999. Dalam prosespenggabungan dan pengorganisasian ulang, jumlah cabang Bank Mandiri dikurangisebanyak 194 buah dan karyawannya berkurang dari 26.600 menjadi 17.620. DirekturUtamanya yang pertama adalah Robby Djohan. Kemudian pada Mei 2000, posisiDjohan digantikanECW Neloe. Neloe menjabat selama lima tahun sebelum digantikanMartowardojo akibat terlibat dugaan korupsi di Bank tersebut. Bank Mandiri berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dariprogram restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia . Padabulan Juli 1999, empat Bank milik Pemerintah yaitu, Bank bumi daya, Bank dagangnegara, Bank Ekspor Impor dan , bergabung menjadi Bank Mandiri. Sejarah keempatBank tersebut dapat ditelusuri lebih dari 140 tahun yang lalu. Keempat Bank tersebuttelah turut membentuk riwayat perkembangan dunia perbankan diIndonesia . Bank Dagang Negara merupakan salah satu Bank tertua di Indonesia.Sebelumnya Bank Dagang Negara dikenal sebagai Nederlandsch Indische EscomptoMaatschappij yang didirikan di Batavia (Jakarta) pada tahun 1857. Pada tahun 1949namanya berubah menjadi Escomptobank NV. Selanjutnya, pada tahun 1960 7
  10. 10. Escomptobank dinasionalisasi dan berubah nama menjadi Bank Dagang Negara,sebuah Bank pemerintah ynag membiayai sektor industri dan pertambangan. Bank Bumi Daya didirikan melalui suatu proses panjang yang bermula darinasionalisasi sebuah perusahaan Belanda De Nationale Handelsbank NV, menjadi BankUmum Negara pada tahun 1959. Pada tahun 1964, Chartered Bank (sebelumnya adalahBank milik Inggris) juga dinasionalisasi, dan Bank Umum Negara diberi hak untukmelanjutkan operasi Bank tersebut. Pada tahun 1965, Bank umum negara digabungkanke dalam Bank Negara Indonesia dan berganti nama menjadi Bank Negara IndonesiaUnit IV beralih menjadi Bank Bumi daya. Sejarah Bank Ekspor Impor berawal dari perusahaan BelandaN.V.Nederlansche Handels Maatschappij yang didirikan pada tahun 1842mengembangkan kegiatannya di sektor perbankan pada tahun 1870. Pemerintahmenasionalisasi perusahaan ini pada tahun 1960, selanjutnya pada tahun 1965perusahan ini digabung dengan Bank Negara Indonesia menjadi Bank NegaraIndonesia Unit II. Pada tahun 1968 Bank Negara Indonesia Unit II dipecah menjadi duaunit, salah satunya adalah Bank Negara Indonesia Unit II Divisi Expor – Impor, yangakhirnya menjadi BankExim, bank Pemerintah yang membiayai kegiatan ekspor impor. Bapindo berawal dari Bank Industri Negara (BIN), sebuah Bank Industri yangdidirikan pada tahun1951. Misi Bank Industri Negara adalah mendukungpengembangan sektor – sektor ekonomi tertentu, khususnya perkebunan,industri, pertambangan. Bapindo dibentuk sebagai Bank milik negara pada tahun1960, BIN kemudian digabung dengan Bank Bapindo. Pada tahun 1970, Bapindoditugaskan untuk membantu pembangunan nasional melalui pembiayaan jangkamenengah, jangka panjang pada sektor manufaktur, transportasi dan pariwisata. Kini, Bank Mandiri menjadi penerus suatu tradisi layanan jasaperbankan keuangan yang telah berpengalaman selama lebih dari 140 tahun. Masing-masing dari empat Bank bergabung memainkan peranan yang penting dalampembangunan Ekonomi. Pada saat ini, berkat kerja keras lebih dari 21.000 karyawanyang tersebar di 909 kantor cabang didukung oleh anak perusahaan yang bergerak dibidang investment banking, perbankan syariah serta bancassurance, Bank Mandirimenyediakan solusi keuangan yang menyeluruh bagi perusahaan swasta maupun milikNegara komersil saha kecil mikro serta nasabah consumer. Pada tanggal 14 Juli 2003, Pemerintah Indonesia melakukan divestasi sebesar20% atas kepemilikan saham di Bank Mandiri melalui penawaran umum perdana (IPO).Selanjutnya pada tanggal 11 Maret 2004, Pemerintah Republik Indonesiamelakukandivestasi lanjutan atas 10% kepemilikan di Bank Mandiri. Bank Mandiri saat inimerupakan Bankterbesar dalam jumlah aktiva, kredit dana pihak ketiga. Total aktiva per31 Desember 2005 sebesar Rp 254, 3 triliun (USD25,9 miliar) dengan pangsa pasarsebesar 18,0% dari total aktiva perbankan di Indonesia. Jumlah dana pihak ketiga 8
  11. 11. Bank Mandiri sebesar Rp 199,0 triliun atau sama dengan 17,6% dari total dana pihakketiga secara nasional, dimana jumlah tabungan merupakan 16% dari total tabungansecara nasional,. Begitu pula dengan pangsa pasar deposito berjangka sebesar 19,1%dari total deposito berjangka di Indonesia. Selama tahun 2005, pertumbuhan dana pihakketiga kami sebesar 5,8%, sementara pertumbuhan kredit sebesar 13,3%. Bank Mandirimemiliki struktur permodalan yang kokoh dengan Rasio Kecukupan Modal (CapitalAdequacy Ratio-CAR) sebesar 23,7% pada akhir tahun 2005, jauh diatas ketentuanminimum Bank Indonesia sebesar 8%. Pada Maret 2005, Bank Mandiri mempunyai829 cabang yang tersebar di Indonesiaenam cabang di luar negeri. Selain itu, BankMandiri mempunyai sekitar 2.500 ATMtiga anak perusahaan utama yaitu Bank SyariahMandiri, Mandiri Sekuritas, AXA Mandiri.Kinerja Bank Mandiri pada Awal Merger Menurut Agunan (2003), dari hasil analisis terhadap kinerja keuangan danangket efisiensi Bank Mandiri dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja usahaBank Mandiri sebelum merger menunjukkan Bank pemerintah yang tidak sehat. Haltersebut dapat diketahui dari tingkat pencapaian ROA, ROE, DER, DTAR yangmenunjukkan keempat Bank BUMN dalam kondisi bangkrut, dimana utang yangdimiliki telah melebihi modal beribu-ribu kali. Disamping itu, perbandingan utangterhadap aktiva sangat buruk yaitu jumlah utang yang dimiliki tidak dapat dilunasidengan aktiva yang ada di empat Bank tersebut. Merger yang dilakukan pemerintahterhadap empat Bank tidak sehat merupakan pilihan terakhir dibandingkan penutupan(likuidasi) Bank BUMN. Tujuan ini tidak lain menghindari pengeluaran yang lebihbesar lagi untuk membayar uang para deposan, mencegah terjadinya domino effectseiring krisis ekonomi yang berlangsung, bertambahnya jumlah pengangguran. Kinerja Bank Mandiri setelah merger tidak berdampak positif atau dapatdikatakan tidak sehat jika dilihat dari rasio keuangan yang telah dikemukakansebelumnya. Disamping itu, 70% pendapatan Bank Mandiri berasal dari pendapatanbunga obligasi pemerintah, justru pendapatan bunga dari pemberian kredit hanyasebesar 18% untuk tahun 2001. Dengan demikian, kinerja Bank selama tiga tahun initidak lebih baik dibandingkan sebelum merger.Merger tidak selalu menciptakanefisiensi, walaupun peningkatan total aktiva dapat mencapai skala ekonomis, belumcukup untuk menciptakan efisiensi Bank Mandiri. Beberapa aspek yang mempengaruhiefisiensi Bank Mandiri terlihat dari aktiva, modal, utang jangka pendek, utang jangkapanjang, jumlah SDM. Sementara itu, Bank Mandiri hanya diposisi keempat apabiladilihat efisiensi relatif diantara Bank pemerintah saat ini.Nilai-nilai Budaya Baru Bank Mandiri Bank Mandiri memiliki misi untuk menjadi Bank yang berorientasi padapemenuhan kebutuhan pasar serta memberikan keuntungan maksimal bagi stakeholderdengan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Selain dari itu, Bank Mandiri 9
  12. 12. berusaha menjadi Bank yang dikenal karena mematuhi standar praktek perbankaninternasional dalam hal corporate governance. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank Mandiri telah menanamkan nilai-nilai transparansi, independensi, akuntabilitas, tanggung jawab, keadailan melaluiberbagai program sosialisasi kepada seluruh jajaran Bank . Penjabaran atas prinsipcorporate governance yang baik telah dilakukan antara lain dengan menuangkan nilai-nilai tersebut ke dalam Visi dan Misi Bank Mandiri, kebijakan Good CorporateGovernance, Code of Conduct, Pernyataan Tahunan dan “Perilaku 3 Tidak (3 NOBehaviors)” yang telah lama dijalankan. Struktur dua lapis memberikan keseimbanganyang baik anatara Direksi dan Komisaris, yang sesuai dengan representasi kepentinganstakeholder dan pemegang saham yang saat ini mayoritas ada di tangan pemerintah,namun pada pertengahan tahun 2003, 20% saham telah dimiliki oleh publik.Representasi yang adil di atas kepentingan pemegang saham minoritas menjadi kuncipenting setelah IPO. Untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, Bank Mandiri mengaturadanya larangan perangkapan jabatan bagi Direksi dan Komisaris yang dapatmenimbulkan benturan kepentingan dengan Bank. Perbaikan kinerja Bank Mandiri dilakukan dengan perbaikan menyeluruh,dengan orientasi kepada pelanggan. Budaya pelayanan, peningkatan omset danperbaikan kualitas kredit dilakukan secara bersama-sama. Berdasarkan survaiindependent oleh MRI, Bank Mandiri menduduki peringkat 3 sebagai Bank denganpelayanan terbaik dari 11 Bank di Indonesia pada tahun 2004. Visi Bank Mandiri adalah menjadi “Bank Terpercaya Pilihan Anda”Sedangkan misinya adalah : 1. Berorientasi pada Pemenuhan kebutuhan pasar. 2. Mengembangkan sumber daya manusia profesional 3. Memberi keuntungan yang maksimal bagi stakeholder 4. Melaksanakan manajemen terbuka 5. Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan. Pada tahun 2005 Bank Mandiri mengembangkan suatu budaya kerja baru.Untuk mewujudkan visi, misi sebagaimana di atas merupakan suatu perjalanan panjangyang harus ditempuh dalam suatu koridor dan pedoman yang disepakati bersama dalamorganisasi. Terdapat 5 nilai budaya, yakni serangkaian prinsip yang dijadikan sebagaipanduan moral dalam berperilaku, bertindah dan mengambil keputusan. Nilai budayayang menjadi pedoman tersebut dirumuskan sebagaimana Tabel 3. 10
  13. 13. Tabel. 3. Definisi Nilai Budaya dan Perilaku Utama Bank Mandiri Nilai Definisi Perilaku Utama Kepercayaan/ Membangun keyakinan dan  Saling menghargai dan Trust sangka baik diantara stakeholder bekerja sama dalam hubungan yang tulus dan  Jujur, tulus dan terbuka terbuka berdasarkan kehandalan Integritas/Integrity Setiap saat berfikir, berkata dan  Disiplin dan konsisten berperilaku terpuji, menjaga  Berpikir, berkata dan martabat serta menjunjung tinggi bertindak terpuji kode etik profesi Profesionalisme/ Berkomitmen untuk bekerja tuntas  Kompeten dan profesionalism dan akurat atas dasar kompetensi bertanggung jawab terbaik dengan penuh tanggung  Memberikan solusi hasil jawab terbaik Fokus pada Senantiasa menjadikan pelanggan  Inovatif, proaktif dan Pelanggan/ sebagai mitra utama yang saling cepat tanggap Customer Fokus menguntungkan untuk tumbuh secara berkesinambungan Kesempurnaan/ Mengembangkan dan melakukan  Orientasi pada nilai Execelence perbaikan di segala bidang untuk tambah dan perbaikan mendapatkan nilai tambah terus menerus optiman dan hasil yang terbaik  Peduli lingkungan secara terus menerusSumber : Tim Internalisasi Budaya Bank Mandiri (2002)Gelombang Merger di dunia Apabila kita amati tentang bagaimana perkembangan merger bank di berbagainegara nampaknya merger berlangsung dalam tempi dan ritme yang berbeda-beda.Sekitar tahun 1970-an gelombang pertama meger terjadi di Amerika, sepertibergabungnya Bank America dengan Ssecurity Pacifik, Chase Manhanttan Bank denganChemical Bank, dan Bank of New York dengan Irving Trust. Selanjutnya diikuti gelombang kedua merger yang terjadi di Eropa, terutama diSwiss, seperti rencana merger antar Union Bank of Switzerland dengan Swiss BankCorp. Gelombang mergerpun terus bergulir sehingga muncul gelombang ketiga mergerdi kawasan Asia Pasifik, yang ditandai dengan terjadinya merger antar bank di Australiayang sebelumnya pernah ada larangan bank untuk merger (Infobank 222). Tak ketinggalan gelombang merger juga mulai merembers di kawasan AsiaTenggara, khususnya di Indonesia. Di tahun 1999 yang menurut penanggalan Cinasebagai tahun kelinci nampaknya merupakan tahun baik untuk melakukan merger.Terutama dengan adanya tekad pemerintah untuk melakukan merger empat bankpemerintah kedalam Bank mandiri yang saat itu diperkirakan sekitar Mei 1999 suddahrampung total. 11
  14. 14. Para pemilik bank-bank swasta yang sebelumnya merencanakan melakukanmerger antara lain kelompok Bakre, Nusamba, dan Eka Tjipta Widjaja. Kelompokbank-bank swasta milik Bakrie seperti Bank Nusa, Bank Nasional, Bank Angkasa danBank Komersial. Sedangkan kelompok nusamba antara lain Bank Duta, Bank Bukopin,Bank Tugu, Bank Universal dan Bank Umum Nasional. Sementara itu, kelompok EkaTjipta Widjaja antara lain BII, BDNII, Bank SGP, Bank Tiara, Bank Tugu dan BankDewa Rutji. Keinginan para pemilik bank-bank swasta saat itu untuk melakukan mergertentunya merupakan suatu kebutuhan yang tak dapat ditunda-tunda lagi. Namun, dalamperjalanannya rencana merger bank menjadi terhenti karena beberapa bank swasta yangdirencanakan ikut merger telah di bekukan operasinya, seperti BDNI, BUN dan Tiara.Sebuah Harapan Dalama menghadapi era globalisasi, tentunya sangat diperlukan dukunganyang kuat dunia perbankan benar-benar sehat dan kuat dalam berbagai aspeknya baikdilihat dari aspek permodalan, manajemen, rentabilitas maupun likuiditasnnya. Keputusan pemerintah memang telah bulat dan harus disosialisasikan kepadapublik (termasuk nasabah) dengan baik. Suatu hal yang tak boleh dilupakan adalahbagaimana penanganan lebih lanjut terhadap status para karyawan yang kini berstatussebagai bank merger tersebut. Yang jelas cepat atau lambat akan terjadi gelombangrasionalisasi para karyawan bank merger tersebut, sebagaimana terjadi bankmergersebelumnya. agar rasionalisasi karyawan bank merger tersebut tidak menimbulkangejolak yang berarti, sudah sselayaknya perlu dipikirkan pola rasionalisasi yangmenyejukkan mereka (smilling rationalization). Kalau pemerintah cukup berhasil dalammelakukan merger Bank Mandiri, tentunya hal itu juga bisa dilakukan bagi bank mergeryang baru. Nampaknya pahit, tapi mudah-mudahan bisa menjadi obat yang mujarabbagi dunia perbankan. Bank Mandiri sebagai hasil merger dengan 4 bank milik pemerintah lainnyatelah memiliki sejarah yang panjang yang dimulai sejak kemerdekaan Indonesia .Perubahan politik, sosial dan budaya serta lingkungan global tidak dapat dipungkirimerupakan bagian dari perjalannya. Budaya pelayanan serta mengutamakan nasabahbaru dimulai pada era deregulasi di tahun 1980-an sampai akhirnya liberalisasi tidakdapat dihindarkan telah membawa perbankan Indonesia ke dalam pasar global. Budayaorganisasi perbankan secara otomatis dituntut untuk terus mengalami perubahan ke arahyang lebih kompetitif bukan hanya di pasar domestik tapi di pasar global. 12
  15. 15. BAB IV Kesimpulan Bank Mandiri sebagai hasil merger dari empat Bank milik pemerintah,memiliki peranan yang sangat penting dalam sejarah kebijakan keuangan diIndonesia, telah mengalami perubahan kebijakan perbankan sesuai dengan kondisisosial, politik dan ekonomi Indonesia, tidak dapat lagi mempertahankan budayalama yang selama ini telah menjadi stereotip bank milik pemerintah yang tidakberorientasi kepada pelanggan tetapi lebih sebagai agen pemerintah. Berbagaiupaya dilakukan, antara lain dengan peningkatan modal, komitmen untuk menjadiGood Corporate Governance, dan juga dengan implementasi budaya kerja baru.Budaya kerja baru Bank Mandiri telah menghasilkan penghargaan BankMandirioleh lembaga peringkat di tingkat Asia sebagai Bank dengan pelayanan terbaikdiIndonesia. 13
  16. 16. Akuisisi Danone-Aqua BAB I PENDAHULUAN Aqua adalah sebuah merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yangdiproduksi oleh Aqua Golden Mississipi di Indonesia sejak tahun 1973. Selain diIndonesia, Aqua juga dijual di Singapura. Aquaadalah merek AMDK dengan penjualanterbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal diIndonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Di Indonesia,terdapat 14 pabrik yang memroduksi Aqua. Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki pula oleh perusahaan multinasionaldari Perancis, Danone, hasil dari penggabungan Aqua Golden Mississippi denganDanone. AQUA didirikan oleh Tirto Utomo, warga asli Wonosobo yang setelah keluarbekerja dari Pertamina mendirikan usaha air minum dalam kemasan (AMDK). Tirto berjasa besar atas perkembangan bisnis atau usaha AMDK di Indonesia,karena sebagai seorang Pioneer maka Almarhum berhasil menanamkan nilai-nilai dancara pandang bisnis AMDK di Indonesia. 14
  17. 17. BAB 11 SEJARAHA. Awal Pendirian PT Aqua Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 di Indonesia. Idemendirikan perusahaan AMDK timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai pertaminadi awal tahun 1970-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaanAmerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalamidiare yang disebabkan karena mengkonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudianmengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasameminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan. Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minumdalam kemasan. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuahperusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidakmengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari bentukbotol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci botol serta pengisi air. Tirto mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamaipabrik itu Golden Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter per tahun. Tirtosempat ragu dengan nama Golden Mississippi yang meskipun cocok dengan targetpasarnya, ekspatriat, namun terdengar asing di telinga orang Indonesia. Konsultannya,Eulindra Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadapimej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubahmerek produknya dari Puritas menjadi Aqua. Dua tahun kemudian, produksipertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml denganharga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga bensin yang ketika itu bernilai Rp.46untuk 1.000 ml.B. Perkembangan dan akuisisi Akuisisi adalah pengambil-alihan (takeover) sebuah perusahaan denganmembeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada.(Brealey, Myers, & Marcus, 1999,p.598). Pada tahun 1982, Tirto mengganti bahan baku (air) yang semula berasal darisumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self-flowing spring) karenadianggap mengandung komposisi mineral alami yang kaya nutrisi seperti kalsium,magnesium, potasium, zat besi dan sodium. Willy Sidharta, sales dan perakit mesin pabrik pertama Aqua, merupakan orangpertama yang memperbaiki sistem distribusi Aqua. Ia memulai dengan menciptakankonsep delivery door to door khusus yang menjadi cikal bakal sistem pengirimanlangsung Aqua. Konsep pengiriman menggunakan kardus-kardus dan galon-galonmenggunakan armada yang di desain khusus membuat penjualan Aqua secara konsisten 15
  18. 18. menanjak hingga akhirnya angka penjualan aqua menjadi dua triliun rupiah di tahun1985. Pada 1984, Pabrik AQUA kedua didirikan di Pandaan, Jawa Timur sebagaiupaya mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut. Setahunkemudian, terjadi pengembangan produk Aqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml.Pengembangan ini membuat produk Aqua menjadi lebih berkualitas dan lebih amanuntuk dikonsumsi. Pada tahun 1995, Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkansistem produksi in line di pabrik mekarsari. Pemrosesan air dan pembuatan kemasanAQUA dilakukan bersamaan. Hasil sistem in-line ini adalah botol AQUA yang barudibuat dapat segera diisi air bersih di ujung proses produksi, sehingga proses produksimenjadi lebih higienis. Pada tahun 1998, karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaingbaru, Lisa Tirto sebagai pemilik Aqua Golden Mississipi sepeninggal ayahnya TirtoUtomo, menjual sahamnya kepada Danone pada 4 September 1998. Akusisi tersebutdianggap tepat setelah beberapa cara pengembangan tidak cukup kuat menyelamatkanAqua dari ancaman pesaing baru. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitasproduk dan menempatkan AQUA sebagai produsen air mineral dalam kemasan(AMDK) yang terbesar di Indonesia. Pada thaun 2000, bertepatan dengan pergantianmilenium, Aqua meluncurkan produk berlabel Danone-Aqua.C. Pasca Akuisisi DANONE meningkatkan kepemilikan saham di PT Tirta Investama dari 40 %menjadi 74 %, sehingga Danone kemudian menjadi pemegang saham mayoritas AquaGroup. Aqua menghadirkan kemasan botol kaca baru 380 ml pada 1 November 2001. Tahun 2002 Banjir besar yang melanda Jakarta pada awal tahun menggerakkanperusahaan untuk membantu masyarakat dan juga para karyawan Aqua sendiri yangterkena musibah tersebut. Aqua menang telak di ajang Indonesian Best Brand Award.Mulai diberlakukannya Kesepakatan Kerja Bersama [KKB 2002 - 2004] pada 1 Juni2002. Tahun 2003 Perluasan kegiatan produksi Aqua Group ditindaklanjuti melaluiperesmian sebuah pabrik baru di Klaten pada awal tahun. Upaya mengintegrasikanproses kerja perusahaan melalui penerapan SAP (System Application and Products forData Processing) dan HRIS (Human Resources Information System). Tahun 2004 Peluncuran logo baru Aqua. Aqua menghadirkan kemurnian alambaik dari sisi isi maupun penampilan luarnya. Aqua meluncurkan varian baru AquaSplash of Fruit, jenis air dalam kemasan yang diberi esens rasa buah strawberry danorange-mango. Peluncuran produk ini awalnya ingin memperkuat posisi Aqua sebagaiprodusen minuman. Sebenarnya AQUA Splash Of Fruit bukanlah air mineral biasa,namun masuk dalam kategori beverages. Sehingga di dalam penjualannya tidak boleh 16
  19. 19. dijemur seperti produk air mineral, namun harus dimasukkan ke dalam lemari pendinginatau cooling box. Sayangnya, hal ini tidak terlalu diperhatikan oleh konsumendikarenakan kurangnya sosialisasi oleh pihak Aqua. Pada tahun 2004 Aqua melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massaluntuk seluruh pabrik, depo dan termasuk kantor pusat. Tahun 2005 Danone membantu korban tsunami di Aceh. Pada tanggal 27September, AQUA memproduksi Mizone, minuman bernutrisi yang merupakan produkdari Danone. Mizone hadir dengan dua rasa, orange lime dan passion fruit. Tahun 2006-2008 Danone berupaya untuk membuat pabrik di Serang, namunkarena Danone didemo oleh warga sekitar, Bupati, DPRD dan LSM, serta terlebih lagikasus ini sudah sampai Gubernur Banten yang bukan menjadi rahasia merupakan Putridari penguasa Banten maka Danone dengan terpaksa kalah atau membatalkan ataumundur dari pembuatan Pabrik di Serang. Sebenarnya Danone bisa berhasil membuat pabrik di Serang seandainyaDanone mau membuatkan fasilitas umum yaitu Air Bersih bagi warga sekitar, karenasebenarnya yang dibutuhkan warga sekitar itu hanyalah Air Bersih bukannya hanyasekedar survey atau malah penghijauan. Keadaan inilah yang sayangnya justrudimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mencari keuntungan pribadi. Tahun 2009 Danone akan mulai membuat pabrik baru di Cianjur, inimerupakan pengalihan dari Pabrik Serang yang pembangunannya sementara ditunda.Danone meluncurkan Mizone rasa apple guava. Tahun 2010 Aqua Group mengalami perubahan signifikan pada strukturorganisasi dan operasionalnya. Perubahan tersebut adalah proses delistingPT AquaGolden Mississippi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sehingga status badan hukum PTAGM menjadi perusahaan tertutup. Aqua juga memperkenalkan inovasi baru pada tutupgalonnya untuk menjaga kemurnian alam. Tahun 2011 Aqua menyelenggarakan kampanye Its in Me untuk sosialisasihidup sehat kepada konsumen.PRODUK Filosofi AQUA dalam menghasilkan air minum yang menyehatkan adalahuntuk melestarikan kebaikan alam. Karenanya, untuk menjaga kebaikan alam dalamsetiap tetesnya, AQUA menggunakan sebuah sistem proses terpadu yang menghasilkanair yang menyehatkan untuk Anda langsung dari sumber mata air pegunungan, sehinggaAQUA menjamin bahwa tidak ada apapun antara Anda dan kebaikan alam. Proses yang canggih namun sederhana akan memastikan bahwa tidak adasatupun mineral penting dari alam yang terbuang percuma sehingga semua kebaikan 17
  20. 20. alam tetap terjaga dengan baik. Komposisi dan keseimbangan alami mineral AQUAsetelah pengemasannya dalam botol dipastikan tetap sama seperti saat masih disumbernya sehingga komposisi dan keaslian sumber tetap terjaga. Dan melalui proseskeseluruhan yang tidak terjamah oleh tangan manusia, resiko kontaminasi mulai darisumber mata air hingga ke tangan Anda dapat diminimalisasikan. Dan dengan melalui proses keseluruhan yang tidak terjamah oleh tanganmanusia, resiko kontaminasi mulai dari sumber mata air hingga ke tangan Anda dapatterminimalkan.Proses terpadu ini juga merupakan proses berkelanjutan, yang mencakup:  Penyaringan untuk menghilangkan pengendapan  Penggunaan oksigen untuk membunuh mikroba  Eksposur terhadap sinar ultraviolet untuk mencegah kontaminasi sebelum pengemasan. Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh GoodManufacturing Practice dan Good Sanitation-Hygienic Practice sekaligus kualitasproduk akhir sesuai dengan SNI 01-3553-2006 atau "Codex for Bottle Water". Karena AQUA adalah ciptaan alam yang berharga, dengan kebaikan alamdalam setiap tetesnya, kami ingin memastikan bahwa Anda akan selalu dapat menikmatiair AQUA dari generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu, AQUA menjaganyadengan tidak mengambil lebih dari apa yang diberikan oleh alam, serta bekerjasamadengan pihak setempat untuk melestarikan lingkungan sekitar sumber mata air. Dan sebagai bagian dari Grup Danone di seluruh dunia, AQUA mengikutiaturan yang dituangkan dalam Piagam Danone tentang manajemen sumber daya airuntuk menjamin kemurnian dan kualitas sumber-sumber mata air alami yang AQUAmiliki serta menjaga kelestarian sumber-sumber tersebut. AQUA juga memberikan kembali apa yang telah diambilnya dari alam denganmenjaga sumber-sumber daya alam kami di daerah pegunungan dimana jika hujan turunakan mengisi sumber mata air AQUA. Kami juga bekerjasama dengan pihak setempatyang berkepentingan dengan menjalankan sejumlah program sosial dan lingkunganhidup untuk memberdayakan masyarakat sekitarnya. Program tersebut meliputi: Pertanian yang berkesinambungan Pengelolaan sampah Pendidikan lingkungan dan kesehatan Akses ke air bersih dan sanitasi Penghijauan Manajemen irigasi terpadu. 18
  21. 21. Ini yang membuat AQUA berbeda dari produk sejenis: AQUA bersumber darimata air alami di gunung dan mengandung mineral yang seimbang, membuat AQUAberkualitas tinggi.Berbagai Alasan untuk Minum AQUA, yaitu: AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30 tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral. Lebih lagi kini group DANONE yang merupakan salah satu produsen terbesar dan terbaik di dunia untuk minuman menjadi bagian dari AQUA. Keunggulan DANONE dalam produk makanan dan minuman bernutrisi menjadikan AQUA semakin baik dan kokoh. Berasal dari sumber mata air terpilih dan terlindung, sehingga menjamin bahwa segala kebaikan alam dari sumbernya tetap terjaga dalam setiap tetesnya. Ini berarti bahwa setiap tetes AQUA memiliki segala kebaikan dan keseimbangan mineral alami. Sumber mata air dipilih setelah melalui proses yang penuh ketelitian dan hati-hati. Setiap sumber mata air pegunungan harus memenuhi 9 poin kriteria yang kemudian melewati 5 tahap proses seleksi yang ketat selama kurang lebih 1 tahun sebelum akhirnya dapat menjadi mata air AQUA. Tidak heran apabila kualitas AQUA merupakan yang terbaik Setiap tetes AQUA mengandung mineral alami yang seimbang, menjadikannya sungguh baik untuk dikonsumsi setiap hari oleh seluruh anggota keluarga. Kesembangan mineral-mineral yang alami ini penting fungsinya bagi kesehatan tubuh. Setelah ditemukan, sumber mata air dan area sekitarnya juga senantiasa dijaga dan dilindungi kelestariannya. Secara sistematis, AQUA melindungi kelestarian lingkungan sumber airnya mulai dari area tangkapan air hujan hingga lingkungan sekeliling sumber air. Dinding perlindungan bawah tanah juga dibangun untuk mencegah rembesan. Selain itu, AQUA berkomitmen untuk menjaga kelestarian sumber mata airnya dengan tidak mengambil lebih dari apa yang diberikan oleh alam. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa segala Kebaikan Alam tetap terjaga dalam setiap tetes AQUA. Menggunakan manajemen sumber daya air yang canggih. Sebagai bagian dari Grup Danone di seluruh dunia, AQUA mengikuti aturan yang dituangkan dalam Piagam Danone untuk manajemen sumber daya air untuk menjamin kualitas sumber- sumber mata airnya. 19
  22. 22.  Diproses dengan sistem proses terpadu yang menjamin bahwa tidak ada apapun antara Anda dan kebaikan alam. Sistem proses terpadu ini merupakan proses yang canggih namun sederhana dan dapat memastikan bahwa tidak ada satupun mineral penting dari alam yang terbuang percuma. Setiap tahapan dan titik proses ada kontrol kualitas yang menjamin kualitas produk, sehingga menjamin bahwa segala kebaikan alam tetap terjaga dalam setiap tetes AQUA. Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh Good Manufacturing Practice dan Good Sanitation-Hygienic Practice sekaligus kualitas produk akhir sesuai dengan SNI 01-3553-2006 atau "Codex for Bottle Water". AQUA merupakan merek minuman yang sudah terpercaya hingga puluhan tahun sebagai merek terbaik. Terbukti AQUA sudah menerima berbagai penghargaan yang merupakan wujud kepercayaan dan kepuasan konsumen, antara lain: Indonesian Best Brand Award (penghargaan untuk merek terbaik Indonesia) dari tahun 2003-2004, Indonesian Customer Satisfaction Award (penghargaan untuk merek yang memberikan kepuasan tertinggi kepada konsumennya) dari tahun 2003 dan Indonesian Golden Brand Award di tahun 2005-2007. AQUA secara aktif melakukan berbagai program untuk menyehatkan konsumen Indonesia, diantaranya program AKSI (AQUA untuk Keluarga Sehat Indonesia) dan AuAI (AQUA untuk Anak Indonesia).Varian Produk Aqua, antara lain:  AQUA Gallon  AQUA botol kaca 380 ml  AQUA botol plastik 1500 ml  AQUA botol plastik 600 ml  AQUA botol plastik 330 ml  AQUA gelas plastik 240 ml 20
  23. 23. BAB III KESIMPULAN Danone-Aqua hasil akuisisi Aqua Golden Mississipi oleh Danone. Akuisisitersebut terjadi karena ketatnya persaingan dan banyaknya pesaing baru yangbermunculan. Dengan akuisisi tersebut Danone-Aqua berhasil menjadi perusahaan airmineral yang berkualitas dengan berbagai metode pemasaran yang pada zamannyabelum populer. Dengan akuisisi tersebut juga berhasil mengubah sumber bahan baku airyang dulunya di ambil dari sumur bor kemudian beralih ke air pegunungan yangmengalir dengan sendirinya. Kemudian untuk mendekatkan pabrik dengan konsumenDanone-Aqua membuka pabrik di Pandaan-Jawa Timur. Selain berkonsentrasi padaperkembangan usaha Danone-Aqua juga masih memiliki jiwa sosial dengan membantukorban tsunami di Aceh serta menyelenggarakan sosialisasi hidup sehat dengan minumair mineral. 21

×