Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Marketing Nilam 2013 2014

9,699 views

Published on

Marketing nilam di Indonesia, dipresentasikan saat Rapat Koordinasi PT. Malya Optima Indonesia. Sebagian content dipangkas karena merupakan rahasia perusahaan dan informasi private.

Published in: Marketing
  • Dating for everyone is here: ❶❶❶ http://bit.ly/39sFWPG ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/39sFWPG ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Marketing Nilam 2013 2014

  1. 1. BUSINESS ANALYSIS NILAM 2013-2014 Departemen Marketing Rapat Koordinasi PT. Malya Optima Indonesia Yogyakarta, 20-24 Desember 2013
  2. 2. POTENSI NILAM DI INDONESIA  Permintaan dunia dalam situasi normal >1500 ton      p.a. Saat ini, output Indonesia sekitar 1000 ton p.a. sehingga masih ada kekurangan 500 ton p.a. Sentra Produksi 2011 bergeser ke Sulawesi, setelah beberapa tahun bergeser ke Jawa dari Sumatera dan pulau sekitarnya Pemakai terbesar: industri fragrance Ada kecenderungan mengurangi dosis pemakaian akibat fluktuasi harga yang tajam 4 tahun terakhir Ada industri pemakai yang saat ini juga turun
  3. 3. POTENSI NILAM DI INDONESIA  Indonesia merupakan penghasil pemasok nilam terbesar di dunia. Sebanyak 85% pasokan nilam dunia, berasal dari Indonesia (Ditjenbun, 2008)  Rerata ekspor 1.057 ton/tahun (Kemendag, 2012)  Varietas unggulan yaitu Tapaktuan, Lhokseumawe, Sidikalang dengan produktivitas lahan dan rendemen yaitu 13.28 ton/ha dan 2.83%, 11.09 ton/ha dan 3.21%, 10.5 ton/ha dan 2.89% (Balittro, 2012)  Tujuan ekspor nilam : Singapura 37.17%, US 17.92%, Spanyol 16.45%, Perancis 8.85%, Swiss 6.93%, dan Inggris 4.42%
  4. 4. LAHAN NILAM INDONESIA Perkembangan Luas Areal Perkebunan 2008-2013 Indonesia 35000 30000 29783 28008 25000 24535 20000 29381 24472 22132 Luas Areal (Ha) 15000 10000 5000 0 2008 2009 2010 2011 2012 2013
  5. 5. TENGAH Tolitoli 12161 kg/ha Buol 689 kg/ha Parigi Moutong 2400 kg/ha Banggai Kepulauan 10526 kg/ha Tojo Unauna 71250 kg/ha Disbun Sulteng, 2011
  6. 6. LAHAN NILAM DI JAWA  Daerah Istimewa Yogyakarta : 19 ha  Jawa Barat : 2.246 ha  Jawa Tengah : 4699 ha (BKPM, 2013)
  7. 7. PERMINTAAN NILAM  Sejumlah 70% permintaan nilam berasal dari luar negeri, sedangkan 30% adalah pemain lokal  Metode pembayaran yang dikehendaki calon customer yaitu : 1. Perusahaan asing : saat barang telah tiba di kapal dan siap dikirimkan ke luar negeri (payment after documents released) 2. Perusahaan lokal : barang dikirim ke pabrik customer, dicek kualitasnya melalui uji lab kemudian jangka 3-7 hari setelah penerimaan barang, pembayaran melalui transfer
  8. 8. BEBERAPA PERUSAHAAN ATSIRI DI INDONESIA
  9. 9. Fluktuasi Harga Nilam 2013  Fluktuasi harga nilam merupakan resiko terbesar dalam perdagangan nilam Tahun 2013 Bulan Harga (Rp) Sumber 1 480000 Takasago, Indesso, Karimun Kencana, 2 500000 Van Aroma, Djasulawangi, Aroma, 3 450000 Nusaroma,Pak Yanto, Pak Susilo, 4 450000 Pak Sukijan 5 480000 6 500000 7 550000 8 550000 9 525000 10 500000 11 450000
  10. 10. Pergerakan Harga Minyak Nilam 2013 600000 550000 550000 525000 500000 500000 500000 480000 500000 480000 450000 450000 450000 400000 300000 200000 100000 0 0 2 4 6 8 10 12
  11. 11. Strategi 1. 2. 3. 4. 5. Memperkuat database lahan, petani, masa panen dan luas lahan melalui Surveyor Lapangan Melakukan kunjungan langsung kepada calon customer di dalam negeri dengan alokasi biaya perjalanan Mempererat hubungan dengan importir dari negara lain guna mengantisipasi fluktuasi harga yang cenderung menurun Membuat penawaran kerja sama menarik kepada pemilik lahan agar mau menjual daun nilam kering kepada kita Standar kualitas minyak demi menjaga kestabilan kualitas yang dijanjikan
  12. 12. Level Keyakinan 80%

×