kewirausahaan definisi

6,137 views

Published on

materi perkuliahan kewirausahaan

  • Be the first to like this

kewirausahaan definisi

  1. 1. KEWIRAUSAHAAN
  2. 2. PHILOSOPHY• PENDIDIKAN • BISNIS/PRINSIP EKONOMI• Suatu proses • Suatu usaha dengan pembelajaran yang pengorbanan yang bernilai etis, religius sekecil-kecilnya untuk dan bertujuan baik mendapatkan serta keuntungan yang penyelenggaraannya sebesar-besarnya. diatur oleh UU.
  3. 3. LANGKAH AWAL TERBANGUNNYA KESADARAN BERWIRAUSAHA• Kesepakatan bersama yg kreatif-inovatif pentingnya kewirausahaan (KWU) atas dasar permintaan pasar• Penataan diri dan lingkungan kerja (dlm arti kerjanya) pemahaman KWU/IGA• Analisis kelayakan sumber daya uang dan selebihnya di sekolah• Persiapan dukungan stakeholders
  4. 4. PENGERTIAN• KREATIVITAS = Kemampuan seseorang dalam melahirkan ide-ide baru atau mengkombinasikan berbagai ide menjadi ide baru• INOVASI = Proses penerapan ide-ide itu secara aktual dan faktual ke dalam kehidupan sehari- hari.• Kewirausahaan = Proses membentuk atau paling tidak mempengaruhi seseorang agar memiliki jiwa wira usaha.
  5. 5. PENGERTIAN• Wirausaha = kemampuan melakukan kegiatan/aktivitas usaha yang mempunyai tujuan jelas, terukur dalam mengembangkannya.• IGA= aktivitas atau kegiatan usaha yang menghasilkan barang/jasa bersifat komersial dan profesional untuk mendatangkan keuntungan• Unit Produksi= sebagai salah satu IGA sekolah sebagai proses kegiatan di sekolah bersifat bisnis pelaku warga sekolah, mengoptimalkan sumber daya sekolah yang membawa manfaat secara edukasi, ekonomi, dan sosial.
  6. 6. TAHAPAN PROSES KREATIF• Persiapan: Tahap pengumpulan informasi atau data untuk memecahkan masalah• Inkubasi: Tahap diterimanya proses pemecahan masalah atau proses pengeramam• Iluminasi: Tahap munculnya inspirasi atau gagasan untuk memecahkan masalah• Verifikasi: Tahap aktivitas evaluasi terhadap gagasan secara kritis yang dicocokkan dengan keadaan nyata atau kondisi realita
  7. 7. MENGELOLA PENGEMBANGAN STAFF• NOVELTY = Kebaruan (pembaharuan) bagi lembaga sekolah• KERADIKALAN = Tingkat sejauhmana suatu inovasi mewakili perubahan pada status quo. Ancaman Keradikalan inovasi adalah resistansi yang berujung pada konflik yang lebih besar• RESISTANSI = Suatu fenomena menentang perubahan dlm manajemen / lembaga sekolah walaupun perubahan tsb tidak selalu buruk• KEEFEKTIFAN = Keefektifan inovasi dalam lembaga / manajemen sekolah• KETERBUKAAN = Transparansi segala kegiatan termasuk laporan keuangan antara Kep-Sek, Guru dan Komite Sekolah
  8. 8. CIRI-CIRI WIRAUSAHAWAN • Ciri-ciri dan Watak Percaya diri : Kepercayaan (keteguhan),Ketidaktergantungan, kepribadian mantap dan Optimisme Berorientasikan tugas dan hasil : Kebutuhan atau haus akan prestasi, Berorientasi laba atau hasil, Tekun dan tabah, Tekad, kerja keras, motivasi, Energik, Penuh inisiatif Pengambil resiko : Mampu mengambil resiko, Suka pada tantangan, Kepemimpinan : Mampu memimpin, Dapat bergaul dengan orang lain Keorisinilan : Menanggapi saran dan kritik, Inovatif (pembaharu), Kreatif, Fleksibel, Banyak sumber, Serba bisa Berorientasi ke masa depan: Mengetahui banyak, Pandangan kedepan, dan perseptif (Bukhori Alma, 1999: 25-30)
  9. 9. CIRI-CIRI WIRAUSAHAWAN (Fadel Muhammad)1. Kepemimpinan berorientasi sasaran, kerjasama dan efektivitas;2. Inovasi temuan berdayaguna dan produktif;3. Pengambilan keputusan didominasi otak kanan selalu berintuisi dan inisiatif;4. Sikap tanggap thd perubahan perubahan sbg peluang;5. Bekerja ekonomis dan efisien bukan bergaya mandor, tetapi mengandalkan kecerdikan;6. Visi masa depan komitmen, konsisten, dan kompeten7. Sikap thd resiko penentu resiko, bukan penanggung resiko.
  10. 10. CIRI-CIRI WIRAUSAHAWAN (Salim Siagian, dkk)• Administrative Entrepreneur: 1. Percaya diri dan mandiri; 2. Mau dan mampu menangkap peluang; 3. Bekerja keras dan tekun; 4. Mampu berkomunikasi, tawar menawar dan musyawarah; 5. Terencana, hemat, jujur, dan disiplin; 6. Cinta usaha dan perusahaannya; 7. mampu meningkatkan kapasitas diri dan usahanya; 8. Mengenal dan mengendalikan lingklungan.
  11. 11. CIRI-CIRI WIRAUSAHAWAN (Salim Siagian, dkk)• Innovative Entrepreneur: 1. Ketangguhan: bertindak strategik, kepuasan pelanggan, melakukan SWOT, dan selalu meningkatkan kemampuan. 2. Keunggulan: berani mengambil resiko, berusaha lebih baik, antisipatif perubahan, kreatif mencari peluang, dan meningkatkan keunggulan setiap saat.
  12. 12. STUDI KELAYAKAN USAHA• Adalah sbg analisis formal terhadap suatu rencana investasi pada peluang tertentu untuk diketahui manfaatnya, apakah lebih besar daripada biayanya.• Analisis dilakukan terhadap aspek: 1. Pemasaran 2. Teknik Produksi/Operasi 3. Yuridis 4. Organisasi dan Manajemen 5. Keuangan 6. Sosial, Ekonomi dan Budaya
  13. 13. PEMASARAN • Pricing : Penentuan harga yang cocok untuk produk yang dihasilkan. • Product : disain dan pelayanan • Placement/Distribution : langsung atau tidak langsung • Promotion : pengiklanan, perorangan, penjualan, dan publisitas.
  14. 14. PENDANAAN• Sumber dana : dari dalam dan dari luar• Penggunaan dana: Modal kerja dan investasi• Peminjaman dana: dengan syarat 3 R (return keuntungan, return capacity atau kemampuan pengembalian, dan resiko atau risk kegagalan); dan 5 C (character, capacity pengembalian, capital atau modal usaha, collateral atau jaminan, serta condition dunia usaha).
  15. 15. PERENCANAAN USAHA (BUSSINESS PLAN) BEBERAPA ASPEK POKOK YANG PERLU DIRENCANAKANDALAM PENGEMBANGAN KEGIATAN USAHA ANTARA LAIN: Aspek pemasaran Aspek teknis produksi/operasi Aspek yuridis Aspek organisasi dan manajemen Aspek keuangan (finansial) Aspek sosial ekonomi dan budaya
  16. 16. A. ASPEK PEMASARAN• Perencanaan pada aspek pemasaran dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu : – a). Pendekatan permintaan dan penawaran. Apabila permintaan pasar lebih besar dri penawaran atau pasokan barang dari jasa produsen yang ada, maka potensi pasar ada, yang perlu dianalisis lebih lanjut adalah : – Seberapa besar peluang itu. – Seberapa besar perusahaan memasok peluang pasar tersebut. – b). Keadaan Struktur Pasar Bagaimana struktur pasar dari produk yang akan dikembangkan: • Apakah persaingan sempurna • Apakah persaingan pasar monopoli • Struktur pasar yang dihadapi akan membawa konsekuensi srategi usaha perusahaan
  17. 17. B. ASPEK TEKNIS PRODUKSI • Dalam aspek ini mencakup segi-segi: – a). Penentuan lokasi usaha, luas tanah yang dibutuhkan, luas bangunan dan sebagainya. – b). kebutuhan dan ketersediaan peralatan dan teknologi yang dibutuhkan. – c). Proses produksi – d). Kebutuhan dan ketersediaan bahan baku serta tenaga kerja. • Bilamana aspek di atas tersedia dan mampu DIRENCANAKAN dengan baik, maka secara teknis kegiatan usaha yang hendak dikembangan tersebut adalah layak.
  18. 18. C. ASPEK YURIDIS• Aspek yuridis direncanakan sebagai legal-formal persyaratan dalam usaha, seperti : – a). Akte pendirian badan usaha – b). Izin Usaha; seperti SIUP dan lain-lain. – c). Ketentuan-ketentuan lain yang mengatur usaha kecil.• Jika persyaratan tersebut terpenuhi, maka secara hukum (yuridis) kegiatan usaha yang direncanakan tersebut adalah layak.
  19. 19. D. ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN • Kelayakan dilihat dengan pendekatan manajerial ATAU pengelolaan usaha peliputi; – a). Organisasi perusahaan – b). Pembukuan kegiatan usaha – c). Sistem pelaksanaan pengelolaan perusahaan dikelola sendiri atau dengan bantuan tenaga kerja luar. – d). Potensi atau sumber daya non uang sekolah dan lingkungan – e). Profesionalisme pengelolaan usaha. • Bilamana secara organisasi, dan manajemen direncanakan secara baik, maka dapat dikatakan layak.
  20. 20. E. ASPEK FINANSIAL• Mencakup segi pengeluaran dan penerimaan yang dinyatakan dalam satuan uang. Perencanaan aspek finansial suatu investasi dikatakan layak, apabila penerimaan lebih besar dari pengeluaran.• Adapun tahapan dalam analisis finansial adalah : – a). Menghitung kebutuhan investasi • (1). Investasi untuk aktiva tetap • (2). Investasi untuk modal kerja • (3). Anggaran sumber dan penggunaan dana – b). Menghitung arus kas • (1). Perkiraan biaya produksi dan operasional • (2). Laporan R/L dan Neraca • (3). Perhitungan beban cicilan dan bunga kredit. • (4). Aliran kas masuk dan kas keluar.
  21. 21. F. ASPEK SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA• Pada aspek sosial direncanakan tentang: sejauhmana dampak keberadaan usaha yang akan dijalankan kepada lingkungan sekitar atau masyarakat pada umumnya, misalnya mengatasi pengangguran, menambah kesejahteraan, dll.• Pada aspek ekonomi direncanakan sejauhmana dampak keberadaan usaha ini akan memberikan kontribusi peningkatan ekonomi warga sekolah/masyarakat ataupun berdampak pada peningkatan ekonomi secara regional/nasional.• Pada aspek budaya direncanakan sejauh mana dampak keberadaan usaha memberikan kontribusi budaya enterpreunership kepada warga sekolah, masyarakat dan lingkungannya.
  22. 22. Selesai ..

×