IPS Geografi

4,787 views

Published on

Presentasi Materi IPS Geografi kelas 8 semester 2.

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
4,787
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
82
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

IPS Geografi

  1. 1. Kelompok 1:Amar Makrifah Saefudin (02)Dindha Aulia Rachmaa (14)Fajar Vila Fadhila (17)Laila Amalia Fadhilah (23)Rodli Nazal Akhsan (33) Kelas VIII D Tapel 2011/2012
  2. 2. Lingkungan Lingkungan Hidup Lingkungan AlamPengertian Unsur-unsur Pembentuk ManfaatLingkungan Lingkungan Lingkungan Kerusakan Lingkungan Faktor Penyebab Penganggulangannya
  3. 3. Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yangmemengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.
  4. 4. Secara khusus, kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi. Adapun berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidupadalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
  5. 5. Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1. Unsur Hayati (Biotik) Unsur hayati (biotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan jasad renik. 2. Unsur Sosial BudayaUnsur sosial budaya, yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yangmerupakan sistem nilai, gagasan, dankeyakinan dalam perilaku sebagai makhluksosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat. 3. Unsur Fisik (Abiotik)Unsur fisik (abiotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-bendatidak hidup, seperti tanah, air, udara, iklim, dan lain-lain. Keberadaan lingkunganfisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi.
  6. 6. 1. Lingkungan sebagai Tempat Mencari Makan2. Lingkungan sebagai Tempat Berlangsungnya Aktivitas Sosial, Ekonomi,Politik, Budaya, dan Lain-lain.3. Lingkungan sebagai Wahana/Tempat bagi Kelanjutan Kehidupan4. Lingkungan sebagai Tempat Tinggal (Habitat)
  7. 7. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam:Letusan gunung berapi,Gempa bumi,Angin topan.Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia:a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara),b. Terjadinya banjir,c. Terjadinya tanah longsor.
  8. 8. Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain: a. Penebangan g. Pemanfaatan d. Penimbunan e. Pembuangan f. Bangunan liar hutan secara sumber daya b. Perburuan c. Merusak rawa-rawa sampah di di daerah liar alam secara liar. hutan bakau. untuk sembarang aliran sungai(penggundulan berlebihan di pemukiman. tempat. (DAS). hutan). luar batas.
  9. 9. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktorlingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu: a. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup. b. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkunganuntuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
  10. 10. Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkunganadalah sebagai berikut:a. Menjamin pemerataan dan keadilan.b. Menghargai keanekaragaman hayati.c. Menggunakan pendekatan integratif.d. Menggunakan pandangan jangka panjang. Pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas, tetapi berdasarkan UU No. 25 Tahun 2000, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya: a. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. b. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat. c. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.
  11. 11. Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upayamemikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain: a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah. b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang Ketentuanketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).
  12. 12. a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)- Menggalakkan kegiatan menanam pohon (reboisasi)- Membangun terasering atau sengkedanb. Pelestarian udara- Menggalakkan penanaman pohon- Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran,- Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas Kimiac. Pelestarian hutan- Reboisasi- Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.- Menerapkan sistem tebang pilih-Menerapkan sistem tebang–tanam , dsb.
  13. 13. d. Pelestarian laut dan pantai- Melakukan reklamasi pantai- Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut,- Melarang pemakaian bahan peledak-- Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.-e. Pelestarian flora dan fauna- Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.- Melarang kegiatan perburuan liar.- Menggalakkan kegiatan penghijauan.

×