Fiqh Qurban & Amal Dzulhijjah

1,088 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,088
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
73
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Fiqh Qurban & Amal Dzulhijjah

  1. 1. Hatta SyamsuddinMasjid Agung Kabupaten di Kauman SragenAhad, 16 Oktober 2011
  2. 2. A. Ketentuan Umum Ibadah QurbanB. Adab & Etika Ibadah QurbanC. Amaliyah Sunnah di Bulan Dzulhijjah
  3. 3.  Udh-hiyah adalah sebutan bagi hewan ternak yang disembelih pada hari Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri (taqorruban) kepada Allah Taala*Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq
  4. 4. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah (Al Kautsar 1-2)
  5. 5. “ “ Tidaklah anak Adam melakukan suatuamalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yanglebih dicintai oleh Allah melebihimengalirkan darah (qurban) “(HR. Tirmidzi)
  6. 6.  Jumhur Ulama : Sunnah Muakkadah Abu Hanifah : Wajib bagi yang lapang “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah, Al Hakim dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)
  7. 7.  “Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an‟aam).” (QS. Al Hajj: 34) Hewan Ternak : Onta, Sapi, Kerbau, Kambing, Domba
  8. 8.  Dari Jabir ra : kami menyembelih bersama Nabi SAW di hudaibiyah dengan onta atas nama tujuh orang, dan sapi atas nama tujuh orang ( HR Muslim, Tirmidzi )
  9. 9.  Abu Ayyub : “Pada masa Rasulullah SAW seseorang menyembelih seekor kambing sebagai qurban atas dirinya dan keluarganya, lalu mereka makan dan memberikan pada yang lain, sampai (kondisi berubah) dan orang-orang berlomba sebagaimana engkau lihat saat ini (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
  10. 10.  Menghidupkan Syiar dan Sunnah Mengenang Perjuangan Nabi Ibrahim & Keluarganya Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya  Mengingat Kematian / Dzikrul Maut
  11. 11. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali- kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya (QS Al Hajj 37)
  12. 12.  Dari Hasan As-Sabt, ia mengatakan : “Rasulullah SAW memerintahkan kami dalam dua hari raya ( Iedul Fitri dan iedul Adha) untuk memakai pakaian terbaik, wangi- wangian terbaik, dan berqurban dengan hewan yang termahal yang kami mampu “ (HR Hakim)
  13. 13.  Onta 5 tahun Sapi 2 tahun Kambing jawa 1 tahun Domba/ kambing gembel 6 bulan Jabir meriwayatkan SAW bersabda, “Janganlah kalian menyembelih (qurban) kecuali musinnah. Kecuali apabila itu menyulitkan bagi kalian maka kalian boleh menyembelihdomba jadza‟ah.” (Muttafaq „alaih)
  14. 14.  Rasulullah SAW : empat jenis tidak sah dijadikan hewan qurban : yang jelas kebutaannya, sakit parah,pincang yg parah, dan kurus sekali
  15. 15.  Menyembelih dengan tangannya sendiri Menyembelih dengan ihsan dan sesuai aturannya Minimal menyaksikan penyembelihan, dan berdoa : 
  16. 16.  Yang menyembelih baligh dan berakal, laki- laki perempuan sama saja Menggunakan alat sembelihan yang tajam Tidak menzalimi dan menyakiti hewan qurban Tasmiyah ( dibacakan nama Allah SWT) Memutus hulqum dan mari‟ (jalan nafas)
  17. 17.  Rasulullah SAW bersabda tentang pembagian daging qurban :  “(Adapun sekarang) Makanlah sebagian, sebagian lagi berikan kepada orang lain dan sebagian lagi simpanlah..” (HR. Bukhari dan Muslim)
  18. 18.  Daging qurban boleh dijual oleh fakir miskin yang menerima daging tersebut. Kulit daging tidak boleh dijual atau untuk pembayaran tukang jagal ( jumhur) Menurut Abu Hanifah kulit boleh dijual namun hasilnya tetap disedekahkan kepada faqir miskin untuk memenuhi kebutuhannya Memberikan qurban kepada non Muslim (perbedaan ulama )
  19. 19. – –Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan selama 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah.” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad?” Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Daud & dishahihkan Syaikh Al Albani)
  20. 20. Dari Umar r.a., bahwa Nabi saw. Bersabda,“Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad)
  21. 21.  Berpuasa hari Arofah, menghapus dosa dua tahun lamanya, yang telah lalu dan yang akan datang (HR Jamaah kecuali Bukhori)
  22. 22. Dari Ummu salamah ra, Nabi SAW bersabda : “ Jika engkau melihat hilal dzulhijjah, dan seorang dari kalian akan berqurban, maka hendaklah menahan dari (mencukur) rambutnya dan (memotong) kukunya “ (HR Muslim)
  23. 23.  Takbir di Idul adha lebih lama waktunya, dari mulai shubuh hari Arofah hingga Akhir Hari Tasyriq menjelang Ashar. Waktu sholat Idul Adha dianjurkan lebih pagi agar segera bisa dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan. Pada Idul Adha termasuk sunnah untuk tidak makan kecuali setelah sholat ied.
  24. 24. Hatta Syamsuddin 081329078646 sirohcenter@gmail.comwww.indonesiaoptimis.com

×