NAMA            : Kristine Melva Hakim SianiparNIM             : 55111120095Dosen           : Dr. Baruna Hadibrata., SE., ...
1. a. Leader pricing adalah menetapkan harga lebih rendah daripada harga   pasar atau harga normal.untuk meningkatkan omze...
 Market research, dan        Pembandingan harga terhadap kualitas setiap penawaran yang           ditawarkan oleh pesain...
 Semi Variable Cost yaitu biaya yang memiliki elemen sebagian                 bersifat tetap dan sebagian lagi bersifat v...
b. Kebiasaan mengkonsumsi merek tersebut      c. Selalu menyukai merek tersebut      d. Tetap memilih merek tersebut      ...
yang diberikan oleh sebuah hotel tidak akan bisa terlepas dari bangunanhotel tersebut.3. Berubah-ubah, bidang jasa sesungg...
setiap perusahaan dapat menetapkan harga yang paling tepat, dalam artiyang dapat memberikan keuntungan yang paling baik, b...
Aspek ini berhubungan dengan berbagai usaha untuk memberikaninformasi pada pasar tentang produk/jasa yang dijual, tempat d...
Selain startegi marketing di atas, untuk menghadapi persaingan pasar jugaada dua strategi merketing lain yang dapat dilaku...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

jawaban uas stategi marketing gw neh

7,998 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,998
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
105
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

jawaban uas stategi marketing gw neh

  1. 1. NAMA : Kristine Melva Hakim SianiparNIM : 55111120095Dosen : Dr. Baruna Hadibrata., SE., MM.Mata kuliah : STRATEGIC MARKETING MANAGEMENT1. Jelaskan pengertian : a. Leader pricing b. Pricing bundling c. Penetration pricing d. Parity pricing2. Jelaskan implikasi dan karakteristik unit jasa terhadap strategi penetapan harga jasa ? Berikan contohnya secara spesifik.3. Apa yang dimaksud dengan nilai (value) yang dipersepsikan oleh pelanggan ? Berikan contoh persepsi tersebut.4. Apa yang dimaksud dengan loyalitas pelanggan ? Sebutkan indikator dari loyalitas ! Berikan contohnya.5. Jelaskan dan sebutkan strategi-strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan ? Berikan contohnya. Apa yang dimaksud dengan red ocean dan blue ocean ? JAWABAN 1
  2. 2. 1. a. Leader pricing adalah menetapkan harga lebih rendah daripada harga pasar atau harga normal.untuk meningkatkan omzet penjualan atau pembelian. b. Pricing Bundling adalah penjualan dua atau lebih produk yang berbeda dalam satu paket harga yang di diskon, atau suatu penawaran dari beberapa produk yang tidak terintegrasi pada tingkat harga yang lebih rendah bila ditawarkan secara terpisah, tanpa adanya integrasi apapun dari produk (tidak terintegrasi artinya bahwa pelanggan tetap dapat menggunakan salah satu produk tersebut tanpa mengurangi fungsi dari produk tersebut). c. Penetration pricing adalah menentukan harga awala yang serendah- rendahnya atau murah dengan tujuan untuk menetrasi pasar dengan cepat dan juga dapat membangun loyalitas merek daripada konsumen. d. Parity pricing adalah penentuan harga yang dibuat sama dengan harga rata-rata yang ditetapkan oleh pasar.2. Karakteristik dan implikasi unit jasa terhadap strategi penetapan harga : Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan harga jasa adalah elastisitas permintaan, sasaran yang ingin dicapai perusahaan, struktur biaya, daur hidup jasa, persaingan, sumber daya yang dipergunakan positioning dari jasa yang ditawarkan, kondisi ekonomi. Dari delapan factor-faktor tersebuat ada 3 faktor yang sangat mempengaruhi yaitu : a. Persaingan Perusahaan jasa harus mengamati cost position dan pricing behavior (perilaku penentuan harga) dari pesaingnya. Pengamatan dapat dilakukan dengan teknik:  Competitive shopping (harga jual dari antar pesaing). 2
  3. 3.  Market research, dan  Pembandingan harga terhadap kualitas setiap penawaran yang ditawarkan oleh pesaing utama.b. Elastisitas permintaan Perusahaan perlu mengetahui hubungan antara harga (P) dan permintaan (D), dan bagaimana besarnya permintaan bervariasi pada berbagai tingkat harga yang berbeda.  Elastis yaitu: adanya perubahan sekian persen pada harga menyebabkan perubahan persentase permintaan yang lebih besar. (jasa penerbangan, jasa pendidikan, jasa paket tur wisata) dan perubahan harga sangat cepat terjadi sesuai dengan jumlah permintaan pasar.  Inelastis yaitu: adanya perubahan sekian persen pada harga secara relative sedikit merubah persentase permintaan. (listrik, saluran komunikasi)c. Struktur biaya . Para pemasar perlu mengetahui biaya dalam produksi jasa dan bagaimana biaya bergerak seiring waktu dan tingkat permintaan. Dua jenis biaya:  Fixed Cost yaitu biaya yang tidak berubah meskipun ada perubahan pada tingkat output. Biaya ini dikenal dengan biaya of being in business (bangunan, biaya gaji manajer, biaya pemeliharaan, sewa, depresiasi, gaji eksekutif, gaji administrasi, asuransi)  Variable Cost yaitu biaya yang berubah seiring dengan kuantitas layanan jasa yang disediakan atau dijual. Biaya ini dikenal dengan biaya of doing bussiness (upah pekerja paruh waktu, listrik, air, overhead, komisi untuk penjualan). 3
  4. 4.  Semi Variable Cost yaitu biaya yang memiliki elemen sebagian bersifat tetap dan sebagian lagi bersifat variabel (biaya telepon, gaji pegawai yang bekerja lembur). Dalam jasa penerbangan biaya tetapnya lebih tinggi dikarenakan biaya pembelian peralatan dan pegawai yang mengoperasikannya. Total biaya merupakan keseluruhan biaya tetap, variabel, dan semi variabel. Para manajer perlu memahami pengaruh masing-masing biaya pada tingkat output. Alat yang membantu manajer memahami perilaku biaya adalah eksperience curve. Eksperience curve adalah hubungan turunan yang didapat secara empiris dan menyarankan bahwa selama output meningkat/berakumulasi, maka biaya per unit turun sebanyak 20-30%.3. Nilai (value) yang dipersepsikan oleh pelanggan adalah selisih antara evaluasi calon pelanggan atas semua manfaat serta semua biaya tawaran tertentu dan alternatif-alternatif lain yang dipikirkan atau dengan kata lain perbedaan antara apa yang didapatkan dengan apa yang dikeluarkan oleh pelanggan. Ia mendapat manfaat, dan mengeluarkan biaya. Contohnya ketika kita berada di luar kota, kita memilih untuk menginap di sebuah hotel berbintang lima dengan harapan kita mendapatkan fasilitas kamar yang mewah dan suasana kamar yang nyaman serta pelayanan yang memuaskan baik dari tata kerama, restaurant, kolam renang, café dan adanya jasa laundry.tetapi kita harus membayar dengan harga yang mahal karena hal itu sebanding dengan kenyamanan dan fasilitas yang dapat kita rasakan.4. Loyalitas pelanggan adalah kesetiaan seseorang terhadap suatu barang atau jasa tertentu. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator, yaitu : a. Pembelian ulang 4
  5. 5. b. Kebiasaan mengkonsumsi merek tersebut c. Selalu menyukai merek tersebut d. Tetap memilih merek tersebut e. Yakin bahwa merek tersebut yang terbaik f. Merekomendasikan merek tersebut pada orang lain. Contohnya : sesorang yang selalu membeli produk elektronik dengan merek yang sama contohnya Samsung baik dari telepon seluler, televisi, mesin cuci, dvd. Orang tersebut selalu membeli merek yang sama walaupun untuk barang-barang yang sejenis banyak merek lain,tp karena percaya pada kualitas produk, sehingga orang tersebut dapat dikatakan sebagai konsumen atau pelanggan yang loyal.5. Strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan : Dalam menghadapi persaingan perusahaan perusahaan melakukan beberapa strategi yaitu : a. Produk (Jasa) Kebijaksanaan mengenai produk atau jasa meliputi jumlah barang/jasa yang akan ditawarkan perusahaan, pelayanan khusus yang ditawarkan perusahaan guna mendukung penjualan barang dan jasa, dan bentuk barangataupun jasa yang ditawarkan. Produk merupakan elemen yang paling penting. Sebab dengan inilah perusahaan berusaha untuk memenuhi "kebutuhan dankeinginan" dari konsumen. namun keputusan itu tidak berdiri sebab produk/jasa sangat erat hubungannya dengan target market yang dipilih. Sedangkan sifat dari produk/jasa tersebut adalah sebagai berikut: 1. Tidak berwujud, jasa mempunyai sifat tidak berwujud, karena tidak bisa dilihat, dirasa, diraba, didengar atau dicium, sebelum ada transaksi pembelian. 2. Tidak dapat dipisahkan, suatu produk jasa tidak dapat dipisahkan dari sumbernya, apakahsumber itu merupakan orang atau benda. Misalnya jasa 5
  6. 6. yang diberikan oleh sebuah hotel tidak akan bisa terlepas dari bangunanhotel tersebut.3. Berubah-ubah, bidang jasa sesungguhnya sangat mudah berubah-ubah,sebab jasa ini sangat tergantung kepada siapa yang menyajikan, kapandisajikan dan dimana disajikan. Misalnya jasa yang diberikan oleh sebuahhotel berbintang satu akan berbeda dengan jasa yang diberiakan oleh hotelberbintang tiga.4. Daya tahan, jasa tidak dapat disimpan. Seorang pelanggan yang telahmemesan sebuah kamar hotel akan dikenakan biaya sewa, walaupunpelanggan tersebut tidak menempati kamar yang ia sewa.b. Harga ( Price)Setiap perusahaan selalu mengejar keuntungan guna kesinambunganproduksi. Keuntungan yang diperoleh ditentukan pada penetapan hargayang ditawarkan. Harga suatu produk atau jasa ditentukan pula daribesarnya pengorbanan yang dilakukan untuk menghasilkan jasa tersebutdan laba atau keuntungan yang diharapkan. Oleh karena itu, penentuanharga produk dari suatu perusahaan merupakan masalah yang cukuppenting, karena dapat mempengaruhi hidup matinya serta laba dariperusahaan. Kebijaksanaan harga erat kaitannya dengan keputusan tentangjasa yang dipasarkan. Hal ini disebabkan harga merupakan penawaransuatu produk atau jasa. Dalam penetapan harga, biasanya didasarkan padasuatu kombinasi barang/jasa ditambah dengan beberapa jasa lain sertakeuntungan yang memuaskan. Berdasarkan harga yang ditetapkan inikonsumen akan mengambil keputusan apakah dia membeli barang tersebutatau tidak. Juga konsumen menetapkan berapa jumlah barang/jasa yangharus dibeli berdasarkan harga tersebut. Tentunya keputusan darikonsumen ini tidak hanya berdasarkan pada harga semata, tetapi banyakjuga faktor lain yang menjadi pertimbangan, misalya kualitas dari barangatau jasa, kepercayaan terhadap perusahaan dan sebagainya. Hendaknya 6
  7. 7. setiap perusahaan dapat menetapkan harga yang paling tepat, dalam artiyang dapat memberikan keuntungan yang paling baik, baik untuk jangkapendek maupun untuk jangka panjang.c. Saluran Distribusi ( Place )Setelah perusahaan berhasil menciptakan barang atau jasa yangdibutuhkandan menetapkan harga yang layak, tahap berikutnya menentukan metodepenyampaian produk/jasa ke pasar melalui rute-rute yang efektif hinggatiba pada tempat yang tepat, dengan harapan produk/jasa tersebut beradaditengah-tengah kebutuhan dan keinginan konsumen yang hausakanproduk/jasa tersebut. Yang tidak boleh diabaikan dalam langkahkegiatan memperlancar arus barang/jasa adalah memilih saluran distribusi(Channel Of Distribution). Masalah pemilihan saluran distribusi adalahmasalah yang berpengaruh bagi marketing, karena kesalahan dalammemilih dapat menghambat bahkan memacetkan usaha penyaluranproduk/jasa dari produsen ke konsumen. Distributor-distributor ataupenyalur ini bekerja aktif untuk mengusahakan perpindahan bukan hanyasecara fisik tapi dalam arti agar jasa-jasa tersebut dapat diterima olehkonsumen. Dalam memilih saluran distribusi ini ada beberapa hal yangperlu dipertimbangkan, yaitu sebagai berikut:  Sifat pasar dan lokasi pembeli  Lembaga-lembaga pemasaran terutama pedagang-pedagang perantara  Pengendalian persediaan, yaitu menetapkan tingkat persediaan yang ekonomis.  Jaringan pengangkutan.Saluran distribusi jasa biasanya menggunakan agen travel untukmenyalurkan jasanya kepada konsumen. Jadi salah satu hal yang pentinguntuk diperhatikan dalam kebijaksanaan saluran distribusi itu sendiridengan memperhitungkan adanya perubahan pada masyarakat serta poladistribusi perlu mengikuti dinamika para konsumen tadi.d. Promosi ( Promotion) 7
  8. 8. Aspek ini berhubungan dengan berbagai usaha untuk memberikaninformasi pada pasar tentang produk/jasa yang dijual, tempat dan saatnya.Ada beberapa cara menyebarkan informasi ini, antara lain periklanan(advertising), penjualan pribadi (Personal Selling), Promosi penjualan(Sales Promotion) dan Publisitas (Publicity)  Periklanan (Advertising): Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi, ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang dipinggir jalan atau tempat-tempat yang strategis.  Penjualan Pribadi (Personal selling): Merupakan kegiatan perusahaan untuk melakukan kontak langsung dengan calon konsumennya. Dengan kontak langsung ini diharapkan akan terjadi hubungan atau interaksi yang positif antara pengusaha dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk dalam personal selling adalah: door to door selling, mail order, telephone selling, dan direct selling.  Promosi Penjualan (Sales Promotion): Merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang dipasarkannya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu, maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen.  Publsitas (Pubilicity): Merupakan cara yang biasa digunakan juga oleh perusahaan untuk membentuk pengaruh secara tidak langsung kepada konsumen, agar mereka menjadi tahu, dan menyenangi produk yang dipasarkannya, hal ini berbeda dengan promosi, dimana didalam melakukan publisitas perusahaan tidak melakukan hal yang bersifat komersial. Publisitas merupakan suatu alat promosi yang mampu membentuk opini masyarakat secara tepat, sehingga sering disebut sebagai usaha untuk "mensosialisasikan" atau "memasyarakatkan " 8
  9. 9. Selain startegi marketing di atas, untuk menghadapi persaingan pasar jugaada dua strategi merketing lain yang dapat dilakukan perusahaan yaitu :a. strategi red ocean adalah strategi perusahaan berusaha mengalahkan lawan mereka demi mendapatkan pangsa perminatan yang lebih besar, ketika ruang pasar semakin sesak, prospek akan laba dan pertumbuhan pun berkurang. Untuk meraih laba dan kesempatan pertumbuhan baru perusahaan perlu melampaui kompetensi.b. Strategi blue ocean adalah strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk menghadapi persaingan dengan cara menciptakan pangsa pasarnya sendiri melalu pengembangan inovasi produknya dengan memperhatikan peluang atau kondisi pasar dimana jumlah pesaingnya belum ada. 9

×