99 MUTIARA KESUKSESAN HIDUP

16,803 views

Published on

Published in: Self Improvement, Travel, Business
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
16,803
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
28
Actions
Shares
0
Downloads
382
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

99 MUTIARA KESUKSESAN HIDUP

  1. 1. 99 MUTIARA KESUKSESAN HIDUP DUNIA DAN AKHIRAT SERI MIMPI/VISI SERI MIMPI/VISI
  2. 2. TENTANG MIMPI/VISI • Visi adalah impian tentang sesuatu yang belum anda lihat dalam bentuk wujud kasar, namun sudah anda lihat dalam bentuk yang tidak berwujud
  3. 3. • Visi mengajarkan kepada kita keberanian untuk menulis impian dan menjadikannya sebuah kenyataan
  4. 4. • Visi mengajarkan kepada kita kesabaran untuk menuliskannya, meng-ilustrasikannya dan berbicara dengannya, sekalipun ia belum berbentuk wujud sekalipun
  5. 5. • Visi membunuh segala keputusasaan, membunuh segala kelemahan, membunuh segala kebuntuan, bahwa dibalik bukit itu masih ada harapan, masih ada rumah impian, masih terbentang gudang harta
  6. 6. • Visi membangunkan raksasa- raksasa yang sedang tidur, menghidupkan alarm kemenangan di balik segala kesulitan dan menjadikan para budak menjadi raja, raja menjadi terhina
  7. 7. • Visi menjatuhkan segala ketidakmungkinan, membumihanguskan segala teori-teori dan ucapan kosong para peragu, pecundang dan orang-orang yang tertinggal karena ketakutan mewujudkan
  8. 8. TENTANG SEMANGAT MENCAPAI MIMPI • Semangat mencapai impian takkan mampu dihadang oleh segala kesulitan dan segala jenis rintangan, dalam cuaca bagaimanapun jua
  9. 9. • Semangat para pemimpi selalu dimulai dengan mengalahkan rintangan dalam diri sendiri
  10. 10. • Semangat mengalahkan rintangan dalam diri sendiri tatkala berhasil di lalui, maka segala rintangan sesudahnya akan menjadi ringan dan mudah
  11. 11. • Walaupun untuk mencapai mimpi mereka hanya sendiri, orang-orang yang memiliki impian takkan pernah merasa kesepian
  12. 12. • Walaupun untuk mencapai mimpi mereka tidak ditolong oleh manusia, namun semangat para pemimpi selalu tinggi, sebab jika mereka berada di jalan Tuhan, maka Tuhan tidak akan membiarkannya
  13. 13. • Para pemimpi takan pernah kehabisan energi semangat untuk mewujudkan impiannya
  14. 14. • Para pemimpi akan selalu menjemput impian mereka sekalipun impian tersebut terasa sangat jauh sekali
  15. 15. • Para pemimpi takkan pernah menyerah begitu saja, sebab kelemahan dirinya telah dikalahkan oleh semangat membaja dalam dirinya
  16. 16. TENTANG KESUNGGUHAN MENCAPAI MIMPI
  17. 17. • Kesungguhan para pemimpi menaklukkan segala rintangan untuk mewujudkan impian mereka takkan pernah terbayangkan dengan kata-kata
  18. 18. • Para pemimpi memiliki kesungguhan yang tidak akan pernah dimiliki oleh orang lain
  19. 19. • Dengan kesungguhan itulah para pemimpi mencapai tujuannya, dan orang yang lalai mengabaikan kesungguhan tersebut
  20. 20. • Para pemimpi senantiasa berani untuk menumpahkan segala kemampuannya, sebagai bukti akan kesungguhannya.
  21. 21. • Seringkali para pemimpi digoda untuk tidak bersungguh- sungguh, namun godaan itu senantiasa gagal untuk menaklukkan sang pemimpi
  22. 22. • Para pemimpi datang dengan segudang godaan untuk meninggalkan impiannya dan dia selalu berhasil menaklukkan godaan tersebut
  23. 23. • Para pemimpi tidak akan mudah untuk dirayu oleh aneka bujukan halus yang selalu datang untuk menghentikan langkahnya, dia selalu bergerak untuk mencapainya, apapun bujukannya.
  24. 24. TENTANG RINTANGAN MENCAPAI MIMPI
  25. 25. • Rintangan bagi para pemimpi adalah hiburan
  26. 26. • Rintangan bagi para pemimpi adalah medan pahala kesabaran
  27. 27. • Rintangan bagi para pemimpi adalah ladang untuk mensyukuri nikmat pahala sabar
  28. 28. • Rintangan bagi para pemimpi adalah tertambatnya hati kepada Dzat Yang Maha Perkasa
  29. 29. • Rintangan bagi para pemimpi adalah terlepasnya segala ikatan dari ikatan kelemahan, ikatan keterbatasan, ikatan kekhawatiran dan ikatan kesedihan
  30. 30. • Rintangan adalah penggugur dosa para pemimpi
  31. 31. • Para pemimpi terkadang dihadapkan kepada rintangan yang tidak mungkin tercapai, tapi mereka selalu bersabar dalam menghadapinya
  32. 32. TENTANG KEBERANIAN MEMASANG MIMPI
  33. 33. • Para pemimpi adalah orang yang paling berani dalam menuliskan impian mereka
  34. 34. • Para pemimpi senantiasa memiliki keberanian lebih dalam mewujudkan impian mereka
  35. 35. • Para pemimpi tidak pernah segan-segan untuk menambah daftar impian mereka
  36. 36. • Para pemimpi memasuki medan kemustahilan dan orang banyak menganggapnya itu adalah sebuah isapan jempol belaka
  37. 37. • Para pemimpi tidak pernah takut dikatakan gagal
  38. 38. • Para pemimpi tidak pernah takut dikatakan anda telah jauh dari keberhasilan
  39. 39. • Para pemimpi selalu merindukan keberaniannya menular kepada orang lain
  40. 40. TENTANG MODAL MENCAPAI MIMPI
  41. 41. • Modal mencapai impian adalah selalu ingat akan impian tersebut
  42. 42. • Modal mencapai impian adalah tidak pernah kehabisan ide untuk menuliskan kembali impian-impian
  43. 43. • Modal mencapai impian adalah meminta ampun kepada Tuhan atas segala kesalahan
  44. 44. • Modal mencapai impian adalah mesyukuri pemberian Tuhan
  45. 45. • Modal mencapai impian adalah meminta kepada Tuhan agar impian tersebut menjadi kenyataan
  46. 46. • Modal mencapai impian adalah menulis dan menulis lagi impian anda
  47. 47. • Modal mencapai impian adalah menjadikan tulisan impian dalam bentuk visual (sesuatu yang terlihat)
  48. 48. • Modal mencapai impian adalah menempelnya dalam buku harian
  49. 49. • Modal mencapai impian adalah memajangnya di dinding pemgumuman rumah anda
  50. 50. • Modal mencapai impian adalah menjadikan impian itu sebuah bentuk yang dapat terlihat
  51. 51. • Modal mencapai impian adalah menjadikan impian-impian itu sedikit demi sedikit diwujudkan, sebelum akhirnya menjadi bukit
  52. 52. • Modal mencapai impian adalah kesabaran
  53. 53. • Modal mencapai impian adalah keikhlasan
  54. 54. • Modal mencapai impian adalah tidak tergiur dengan segala jenis buaian dan bujukan yang menghlangi kita untuk mencapai impian
  55. 55. • Modal mencapai impian adalah tawakkal
  56. 56. • Modal mencapai impian adalah ketaqwaan
  57. 57. • Modal mencapai impian adalah bersedekah
  58. 58. • Modal mencapai impian adalah sholat 5 waktu, berjama’ah, di masjid dan tepat waktu
  59. 59. • Modal mencapai impian adalah selalu ingat bahwa melepaskan kesulitan orang lain adalah bagian dari tercapainya impian
  60. 60. • Modal mencapai impian adalah menyadari bahwa setiap kemampuan dirinya tidaklah akan pernah sama dengan orang lain
  61. 61. TENTANG HAL-HAL HALUS MENCAPAI MIMPI
  62. 62. • Orang yang tak punya mimpi, mati sebelum mati sesungguhnya
  63. 63. • Orang yang tidak punya mimpi, akan kehilangan arah dalam hidupnya
  64. 64. • Orang yang tidak punya mimpi akan menjadi orang yang paling jauh dari kemampuan melakukan perubahan
  65. 65. • Orang yang tidak punya mimpi akan menjadi orang yang jauh dari kemampuan untuk melakukan perbaikan diri
  66. 66. • Orang yang tidak punya impian, bagaikan mayat yang berjalan di atas muka bumi ini
  67. 67. • Orang yang tidak punya impian, bagaikan mayat yang tersenyum dihadapan orang banyak
  68. 68. • Orang yang tidak punya impian, lebih hina daripada hewan
  69. 69. • Orang yang tidak punya impian bagaikan hewan
  70. 70. • Orang yang tidak mempunyai impian akan mudah putus asa
  71. 71. • Orang yang tidak punya impian akan mudah terjebak dalam kehinaan diri
  72. 72. • Orang yang tidak punya impian bagaikan manusia yang tidak menggunakan akalnya
  73. 73. • Orang yang tidak punya impian bagaikan seseorang yang tidak menggunakan pendengarannya
  74. 74. • Orang yang tidak punya impian bagaikan seseorang yang tidak menggunakan penglihatannya.
  75. 75. • Orang yang tidak punya impian bagaikan seseorang yang tidak menggunakan kaki dan tangannya
  76. 76. • Orang yang tidak punya impian bagaikan orang yang tidak mempergunakan hatinya
  77. 77. • Orang yang tidak punya impian, sudah dikuburkan dalam tanah, sebelum memasuki kuburan sesungguhnya
  78. 78. • Orang yang tidak mempunyai impian, menghadap Yang Maha Kuasa dalam keadaan hina
  79. 79. • Orang yang tidak mempunyai impian, bagaikan daun yang beterbangan ditiup oleh angin

×