Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kasus tolikara (kel. 2)

Sosiologi tentang Kriminalitas berjudul: Kehidupan Politik yang Mengusik Kehidupan beragama. Menjelaskan tentang kasus tolikara di Papua. Terdapat konsep masalah sosial menurut ahli sosiologi, teori, faktor penyebab, cara penyelesaian masalah menurut: pribadi, yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat setempat, dan terakhir daftar pustaka.

  • Login to see the comments

Kasus tolikara (kel. 2)

  1. 1. KELOMPOK 2 1. Aditya Utomo 2. Anas Topik 3. Dinda Miftahul Jannah 4. Khansa Fahira Ardhiawan XI IPS 2
  2. 2. Kehidupan Politik yang Mengusik Kehidupan Beragama (Kriminalitas)
  3. 3. Kasus Tolikara Tanggal 11 Juli 2015 telah memberikan surat selebaran yang mengatasnamakan Jemaat GIdi dan berisi "GIDI Wilayah Toli, selalu melarang agama lain dan gereja Denominasi lain tidak boleh mendirikan tempat-tempat ibadah lain di Kabupaten Tolikara" dan melarang berlangsungnya kegiatan ibadah Salat Id umat muslim di Kabupaten Tolikara yang ditandatangani Pdt. Mathen Jingga S.Th Ma dan Pdt. Nayus Wenda S.Th Pukul 07.00 WIT saat jamaah muslim akan memulai kegiatan Salat Id di Lapangan Makoramil 1702 11 atau Karubaga, Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo menggunakan megaphone berorasi untuk tidak melaksanakan ibadah Solat Id di Tolikara.
  4. 4. Pukul 07.05 WIT, saat memasuki Takbir ke 7 Salat Id massa dari Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (Koorlap) mulai berdatangan dan melakukan aksi pelemparan batu dari Bandara Karubaga dan luar Lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga yang meminta secara paksa untuk membubarkan kegiatan Salat Id dan mengakibatkan kepanikan jamaah Salat Id yang sedang melaksanakan Salat Pukul 07.10 WIT Massa dari Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (Korlap) mulai melakukakan aksi pelemparan batu dan perusakan kios-kios yang berada di dekat dengan Masjid Baitul Mutaqin. Pukul 07.20 WIT, aparat keamanan berupaya membubarkan massa dengan mengeluarkan tembakan namun massa semakin bertambah dan melakukan pelemparan batu kepadan aparat keamanan
  5. 5. Konsep Masalah Sosial O Masalah sosial menurut Soerjono Soekanto mengatakan bahwa masalah sosial adalah suatu ketidaksuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial O Dalam kasus ini, terjadi pembakaran masjid. Ada perencanaan kejadian, hal ini dipicu karena adanya oknum yang menginginkan perpecahan agama di Tolikara
  6. 6. Teori Masalah Sosial O Kasus ini termasuk kedalam teori konflik oleh Karl Marx dan Ralf Danherdorf yaitu masalah sosial yang muncul dari eksploitasi kelompok yang kuat terhadap kelompok yang lemah karena dalam kasus ini melarang agama lain dan gereja Denominasi lain tidak boleh mendirikan tempat- tempat ibadah lain di Kabupaten Tolikara dan melarang berlangsungnya kegiatan ibadah Salat Id umat muslim di Kabupaten Tolikara dan meminta secara paksa untuk membubarkan kegiatan Salat Id dan mengakibatkan kepanikan jamaah Salat Id yang sedang melaksanakan Salat
  7. 7. Faktor Penyebab O Adanya surat edaran dari GIDI yang isinya dinilai tidak mendukung kebebasan beragama. O Politik lokal yang ada di Indonesia bisa dengan mudah memicu konflik. Politik lokal menggunakan simbol agama untuk menciptakan konflik. O Adanya pendatang yang mempunyai status ekonomi lebih baik memicu kecemburuan sosial bagi warga lokal. Karena adanya UU Otonomi Khusus Papua menyebabkan ketegangan dan klaim identitas yang dibuat untuk membedakan warga asli dan pendatang.
  8. 8. Cara Penyelesaian Masalah Saat ini, semua pihak tengah bekerja menyelesaikan kasus ini. Kepala BIN sudah mengantisipasi efek dari pembakaran ini, jangan sampai merembet ke daerah lain. Pihak mensos sudah menyiapkan bantuan untuk korban tolikara dan kemendagri sudah memberikan bantuan alquran dan pembangunan kembali kios dan masjid yang terbakar. Masyarakat seharusnya bisa menjaga perdamaian dan kerukunan yang telah dibuat. Masyarakat seharusnya bisa meredam emosi dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan tidak mebesar- besarkan masalah
  9. 9. Daftar Pustaka O http://www.tribunnews.com/nasional/2015/ 07/19/kemendagri-sudah-mengetahui- penyebab-terjadinya-insiden- tolikara?page=2 O http://www.cnnindonesia.com/nasional/20 150720145313-20-67278/insiden-tolikara- bukan-hanya-konflik-agama/ O Buku sosiologi kelas XI karya Kun Maryati dan Juju Suryawati
  10. 10. Pembagian Tugas O 1. Aditya Utomo: - Mencari solusi - Menganalisis kasus O 2. Anas Topik: - Menganalisis kasus - Mencari review O 3. Dinda Miftahul: -Menganalisis kasus - Mengetik ppt O 4. Khansa Fahira: - Menganalisis kasus - Mencari faktor penyebab - Mengedit ppt

×