Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Prepared by : Rafa Consulting
KONSEP OPERASIONAL
BANK SYARIAH
Disampaikan oleh :
Zainul Arifin
Prepared by : Rafa Consulting 2
Pengertian Bank (UU No 10/1998)
 Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana
masyarakat ...
Prepared by : Rafa Consulting 3
Pengertian Prinsip Syariah (uu no 10/1998)
Prinsip syariah adalah aturan perjanjian
berda...
Prepared by : Rafa Consulting 4
Landasan Hukum
UU No 7/92 tentang Perbankan
PP No 72/92 tentang
Bank Berdasarkan
Bagi Hasi...
Prepared by : Rafa Consulting 5
Landasan Hukum (lanjutan)
 Ketentuan BI tentang Bank Umum Syariah:
SE BI No. 32/2/UPPB t...
Prepared by : Rafa Consulting 6
Bentuk Usaha
Bank Umum Syariah
Contoh : Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank
Syariah Mand...
Prepared by : Rafa Consulting 7
Bank
Shahibul Maal Mudharib
Mudharib
BANK SYARIAH
BANK KONVENSIONAL
Tergantung pendapatan ...
Prepared by : Rafa Consulting 8
Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional
Bank Syariah Bank Konvensional
Maisir Gharar Riba ...
Prepared by : Rafa Consulting 9
Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Syariah
RUPS / Rapat Anggota
Dewan Komisaris Dewan Penga...
Prepared by : Rafa Consulting 10
Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Konvensional yang
membuka Kantor Cabang Syariah
RUPS / ...
Prepared by : Rafa Consulting 11
Dewan Pengawas Syariah
 Badan independen yang ditempatkan
oleh Dewan Syariah Nasional (D...
Prepared by : Rafa Consulting 12
Tugas DPS
Mengawasi kegiatan
usaha bank agar
tidak menyimpang
dari ketentuan dan
prinsip ...
Prepared by : Rafa Consulting 13
Fungsi DPS
 Sebagai penasehat dan pemberi
saran
 kepada direksi, UUS dan pimpinan kanto...
Prepared by : Rafa Consulting 14
Kewenangan DSN
 Memberi atau mencabut rekomendasi nama anggota
DPS pada suatu lembaga ke...
Prepared by : Rafa Consulting 15
Tugas Unit Usaha Syariah
 Mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan
kantor cabang syariah
...
Prepared by : Rafa Consulting 16
Karakteristik Bank Syariah (pr 2-5)
 Berdasarkan prinsip syariah
 Implementasi prinsip ...
Prepared by : Rafa Consulting 17
Syarat transaksi sesuai syariah a.l : (pr 7)
 Tidak mengandung unsur kedzaliman
 Bukan ...
Prepared by : Rafa Consulting 18
Alur Operasional Bank
Syariah
Lainnya (modal dsb)
POOLINGDANA
Prinsip bagi hasil
Prinsip ...
Prepared by : Rafa Consulting 19
FUNGSI BANK SYARIAH
MANAGER
INVESTASI
Penghimpunan dana :
Prinsip wadiah
Prinsip mudhar...
Prepared by : Rafa Consulting 20
Produk dan jasa Bank Syariah
Penghimpunan Penyaluran Jasa keuangan
Prinsip wadiah
 Giro
...
Prepared by : Rafa Consulting 21
Penghimpuna
n dana
Prinsip
wadiah
 Wadiah yad amanah
 Wadiah yad dhamanah
Prinsip
Mudha...
Prepared by : Rafa Consulting 22
Prinsip wadiah
 Akad titipan pihak yang mempunyai
barang dengan kepada pihak yang diberi...
Prepared by : Rafa Consulting 23
Prinsip Mudharabah
 Akad antara pemilik dana dan
pengelola dana untuk memperoleh
keuntun...
Prepared by : Rafa Consulting 24
PENGHIMPUNAN DANAPENGHIMPUNAN DANA PENYALURAN DANAPENYALURAN DANA
dana mudharabah
bagi ha...
Prepared by : Rafa Consulting 25
Penyaluran dana
Prinsip jual beli  Murabahah
 Istishna, Istishna Paralel
 Salam, Salam...
Prepared by : Rafa Consulting 26
Prinsip jual beli
 Murabahah
 Akad jual beli antara bank dengan nasabah
 Bank membeli ...
Prepared by : Rafa Consulting 27
Prinsip jual beli
 Istishna
 Akad jual beli (mashnu’) antara pemesan (mustashni’) denga...
Prepared by : Rafa Consulting 28
Prinsip Bagi Hasil (syirkah)
 Musyarakah
Akad untuk usaha patungan untuk membiayai usah...
Prepared by : Rafa Consulting 29
Prinsip Ujroh (Ijarah)
 Ijarah
Akad sewa menyewa barang antara bank (muaajir)
dengan pe...
Prepared by : Rafa Consulting 30
Jasa perbankan
 Qardh
 Akad pinjamn dari bank (muqridh) kepada pihak tertentu (muqtarid...
Prepared by : Rafa Consulting 31
Jasa perbankan
Rahn
Akad penyerahan barang / harta (marhun) dari nasabah
(rahin) kepada...
Prepared by : Rafa Consulting 32
Jasa perbankan
Kafalah
Akad pemberian jaminan (makful alaih) yang diberikan satu
pihak ...
Prepared by : Rafa Consulting 33
APLIKASI PRODUK BANK
SYARIAH
No Produk Prinsip syariah
1 Giro Wadi’ah Yad Dhamanah
2 Tabu...
Prepared by : Rafa Consulting 34
Produk penyaluran dana
No Produk Prinsip syariah
1 Pembiayaan modal kerja Mudharabah, Mus...
Prepared by : Rafa Consulting 35
Produk jasa perbankan
No Produk Prinsip syariah
1 Dana Talangan dan Talangan Haji Qardh
2...
Prepared by : Rafa Consulting 36
Produk sewa
No produk Prinsip syariah
1 Sewa beli Ijarah Muntahiya Bittamlik (Ijarah Wa I...
Prepared by : Rafa Consulting 37
Produk lain
No produk Prinsip syariah
1 Sertifikat Investasi Mudharabah
Antar Bank (SIMA)...
Prepared by : Rafa Consulting 38
Fungsi
Sosial
Penyaluran dana
kebajikan
Qardhul hasan
Santunan kebajikan
Pengeluaran ...
Prepared by : Rafa Consulting 39
Prinsip Distribusi Hasil Usaha
 Revenue Sharing
Yang dibagikan adalah pendapatan (reven...
Prepared by : Rafa Consulting 40
Sistem bagi hasil
Tabel
Lap L/R Pengelolaan Dana
Mudharabah (sbg mudharib)
Pendapatan pen...
Prepared by : Rafa Consulting 41
Prinsip Distribusi Hasil Usaha
Uraian Jumlah Metode
Penjualan
Harga pokok penjualan
Laba ...
Prepared by : Rafa Consulting 42
ACUAN AKUNTANSI
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
(PSAK)1 Pengungkapan Kebijakan Akun...
Prepared by : Rafa Consulting 43
Kerangka dasar
penyusunan dan
penyajian Laporan
Keuangan Bank Syariah
AKUNTANSIBANKSYARIA...
Prepared by : Rafa Consulting 44
Pelapora
n
 Pelaporan kepada Bank Indonesia
wajib menyampaikan laporan berkala
sesuai d...
Prepared by : Rafa Consulting 45
Dokumentasi
 Bank wajib mempersiapkan dokumentasi / warkat yang
digunakan untuk kegiatan...
Prepared by : Rafa Consulting 46
Pelaksanaan kliring
 Pembukaan rekening khusus kliring
 Dapat menggunakan rekening khus...
Prepared by : Rafa Consulting 47
Penilaian kesehatan
 Perhitungan tingkat kesehatan dan Kewajiban Penyediaan
Modal Minimu...
Prepared by : Rafa Consulting 48
Persyaratan SDM
Shiddiq (benar dan jujur)
Tabligh (mengembangkan lingkungan /
bawahan m...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

3-Konsep Operasional Bank Syariah

6,736 views

Published on

KONSEP OPERASIONAL BANK SYARIAH
Disampaikan oleh : Zainul Arifin

Published in: Economy & Finance

3-Konsep Operasional Bank Syariah

  1. 1. Prepared by : Rafa Consulting KONSEP OPERASIONAL BANK SYARIAH Disampaikan oleh : Zainul Arifin
  2. 2. Prepared by : Rafa Consulting 2 Pengertian Bank (UU No 10/1998)  Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk- bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.  Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau “berdasarkan prinsip usaha syariah” yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.  Bank Perkreditan Rakyar Syariah (BPR-Syariah) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau “berdasarkan prinsip syariah” yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
  3. 3. Prepared by : Rafa Consulting 3 Pengertian Prinsip Syariah (uu no 10/1998) Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah, Kegiatan usaha bank syariah antara lain mudharabah, musharakah, murabahah, ijarah, ijarah wa iqtina
  4. 4. Prepared by : Rafa Consulting 4 Landasan Hukum UU No 7/92 tentang Perbankan PP No 72/92 tentang Bank Berdasarkan Bagi Hasil UU No 10/98 tentang perubahan UU 7/92 Dicabut dg PP 30/99 BANK SYARIAH
  5. 5. Prepared by : Rafa Consulting 5 Landasan Hukum (lanjutan)  Ketentuan BI tentang Bank Umum Syariah: SE BI No. 32/2/UPPB tanggal 12 Mei 1999 SK Dir BI No. 32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999  Ketentuan BI tentang BPR Syariah PBI 6/17/PBI/2004 tanggal 1 Juli 2004 (revisi : SK Dir BI No 32/36/KEP/DIR tgl 12 Mei 1999)  Cabang Syariah Bank Konvensional PBI No 4/1/PBI/2002 tanggal 27 Maret 2002
  6. 6. Prepared by : Rafa Consulting 6 Bentuk Usaha Bank Umum Syariah Contoh : Bank Muamalat Indonesia (BMI), Bank Syariah Mandiri (BSM) Bank Konvensional membuka cabang syariah Unit Usaha Syariah (satu tingkat dibawah Direksi) Contoh : BNI 46 – Syariah, IFI – Syariah, Bank Jabar – Syariah, BII – Syariah, Danamond – syariah, Bukopin – Syariah, BRI – Syariah, dsb
  7. 7. Prepared by : Rafa Consulting 7 Bank Shahibul Maal Mudharib Mudharib BANK SYARIAH BANK KONVENSIONAL Tergantung pendapatan / hasil yg diterima Membayar bunga deposito tetap Menerima bunga kredit tetap Pembayaran bagi hasil Menerima pendapatan Bagi hasil / Margin Tidak ada pengaruh pendapatan yang diterima Penyaluran danaPenghimpunan dana Deposan Nasabah debitur Shahibul maal
  8. 8. Prepared by : Rafa Consulting 8 Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional Bank Syariah Bank Konvensional Maisir Gharar Riba Bathil (judi/gambling) (ada unsur penipuan) (rusak/tidak syah) Hubungan dengan nasabah Kemitraan Pinjam meminjam Mekanisme dan obyek usaha Maghrib dilarang Maghrib Tidak ada larangan Fungsi dan kegiatan bank Manager Investasi, Investor, Sosial, Jasa keuangan Intermediary unit, Jasa keuangan
  9. 9. Prepared by : Rafa Consulting 9 Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Syariah RUPS / Rapat Anggota Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah Dewan Audit Dewan Direksi Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan Kantor Cabang Kantor Cabang Kantor Cabang PSAK - 59
  10. 10. Prepared by : Rafa Consulting 10 Contoh Bagan Organisasi Bank Umum Konvensional yang membuka Kantor Cabang Syariah RUPS / Rapat Anggota Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah Dewan Audit Dewan Direksi Divisi / Urusan Divisi / Urusan Divisi / Urusan Unit Usaha Syariah Kantor Cabang Konvensional Kantor Cabang Konvensional Kantor Cabang Syariah Kantor Cabang Syariah PSAK - 31 PSAK - 59
  11. 11. Prepared by : Rafa Consulting 11 Dewan Pengawas Syariah  Badan independen yang ditempatkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN)  Terdiri dari pakar dibidang syariah muamalah dan memiliki pengetahuan bidang perbankan  Persyaratan anggota ditetapkan DSN  Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari , DPS wajib mengikuti fatwa DSN yang merupakan otoritas tertinggi dalam mengeluarkan fatwa produk dan jasa.
  12. 12. Prepared by : Rafa Consulting 12 Tugas DPS Mengawasi kegiatan usaha bank agar tidak menyimpang dari ketentuan dan prinsip syariah yang telah difatwakan
  13. 13. Prepared by : Rafa Consulting 13 Fungsi DPS  Sebagai penasehat dan pemberi saran  kepada direksi, UUS dan pimpinan kantor cabang syariah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan syariah  Sebagai mediator antara bank dan DSN  dalam mengkomunikasikan usul dan saran pengembangan bank syariah yang diawasinya kpd DSN sekurang-2nya setahun sekali  Sebagai perwakilan DSN  yang ditempatkan pada bank => wajib melaporkan kegiatan usaha serta perkembangan
  14. 14. Prepared by : Rafa Consulting 14 Kewenangan DSN  Memberi atau mencabut rekomendasi nama anggota DPS pada suatu lembaga keuangan syariah  Mengeluarkan fatwa yang mengikat DPS dimasing-masing LKS dan menjadi dasar tindakan hukum fihak terkait.  Mengeluarkan fatwa yang menjadi landasan bagi ketentuan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, seperti BI dan Bapepam  Memberikan peringatan kepada LKS untuk menghentikan penyimpangan dari fatwa yang telah dikeluarkan oleh DSN  Mengusulkan kepada pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan apabila peringatan tidak diindahkan
  15. 15. Prepared by : Rafa Consulting 15 Tugas Unit Usaha Syariah  Mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan kantor cabang syariah  melaksanakan fungsi treasury dalam rangka pengelolaan dan penempatan dana yang bersumber dari KCS (kantor cabang syariah)  menyusun laporan keuangan konsolidasi dari seluruh KCS  melaksanakan tugas penatausahaan LK-KCS
  16. 16. Prepared by : Rafa Consulting 16 Karakteristik Bank Syariah (pr 2-5)  Berdasarkan prinsip syariah  Implementasi prinsip ekonomi Islam dg ciri: pelarangan riba dalam berbagai bentuknya Tidak mengenal konsep “time-value of money” Uang sebagai alat tukar bukan komoditi yg diperdagangkan.  Beropesi atas dasar bagi hasil  Kegiatan usaha untuk memperoleh imbalan atas jasa  Tidak menggunakan “bunga” sebagai alat untuk memperoleh pendapatan  Azas utama => kemitraan, keadilan, transparansi dan universal  Tidak membedakan secara tegas sektor moneter dan sektor riil=> dapat melakukan transaksi-2 sektor riil
  17. 17. Prepared by : Rafa Consulting 17 Syarat transaksi sesuai syariah a.l : (pr 7)  Tidak mengandung unsur kedzaliman  Bukan riba  Tidak membahayakan pihak sendiri atau pihak lain.  Tidak ada penipuan (gharar)  Tidak mengandung materi-materi yg diharamkan  Tidak mengandung unsur judi (maisyir)
  18. 18. Prepared by : Rafa Consulting 18 Alur Operasional Bank Syariah Lainnya (modal dsb) POOLINGDANA Prinsip bagi hasil Prinsip jual beli Bagi hasil/laba Margin Penghimpunan dana Penyaluran dana Pendapatan Laporan Laba Rugi Pendapatan Mdh Mutlaqah (Investasi Tidak Terikat) Pendapatan berbasis imbalan (fee base income) Mudharabah Mutlaqah (Investasi Tdk Terikat) Agen : Mdh Muqayyadah / investasi terikat Jasa keuangan: wakalah, kafalah, sharf Tabel Wadiah yad dhamanah Tabel Bagi hasil Mudharib Prinsip Ujroh Sewa
  19. 19. Prepared by : Rafa Consulting 19 FUNGSI BANK SYARIAH MANAGER INVESTASI Penghimpunan dana : Prinsip wadiah Prinsip mudharabah INVESTOR Penyaluran dana Prinsip jual beli (murabahah, salam, istishna dsb) Prinsip bagi hasil (mudharabah, musyarakah) JASA LAYANAN Produk jasa Wakalah, Kafalah, Sharf, Qardh Hawalah, Rahn dsb SOSIAL Dana kebajikan Penghimpunan dan penyaluran Qardhul Hasan Penghimpunan dan penyaluran ZIS TAMWILMAAL Fungsi Aplikasi produk
  20. 20. Prepared by : Rafa Consulting 20 Produk dan jasa Bank Syariah Penghimpunan Penyaluran Jasa keuangan Prinsip wadiah  Giro  Tabungan Prinsip mudharabah  Deposito  Tabungan Prinsip jual beli  Murabahah  Istishna  Salam Prinsip bagi hasil  Mudharabah  Musyarakah  Wakala h  Kafalah  Hiwalah  Rahn  Qardh  Sharf
  21. 21. Prepared by : Rafa Consulting 21 Penghimpuna n dana Prinsip wadiah  Wadiah yad amanah  Wadiah yad dhamanah Prinsip Mudharabah  Mudharabah mutlaqah (Investasi Tidak Terikat / Unrectricted Investment)  Mudharabah Muqayyadah (Investasi Terikat / Restricted Investment)
  22. 22. Prepared by : Rafa Consulting 22 Prinsip wadiah  Akad titipan pihak yang mempunyai barang dengan kepada pihak yang diberi kepercayaan untuk menjaga keselamatan, keamanan serta keutuhan barang  Berdasarkan jenisnya : Wadiah yad amanah Wadiah yad dhamanah • Aplikasi dalam perbankan => giro dan tabungan
  23. 23. Prepared by : Rafa Consulting 23 Prinsip Mudharabah  Akad antara pemilik dana dan pengelola dana untuk memperoleh keuntungan => dibagi sesuai nisbah yang disepakati pada awal akad  Berdasarkan kewenangan yang diberikan kepada mudharib Mudharabah mutlaqah (Investasi Tidak Terikat / Unrestricted Invesment) • Aplikasi dalam perbankan => deposito, tabungan Mudharabah Muqayyadah ( Investasi Terikat / Restricted Invesment
  24. 24. Prepared by : Rafa Consulting 24 PENGHIMPUNAN DANAPENGHIMPUNAN DANA PENYALURAN DANAPENYALURAN DANA dana mudharabah bagi hasil modal mudharabah bagi hasil SHAHIBUL MAAL SHAHIBUL MAAL MUDHARIB MUDHARIB HUBUNGAN BANK DAN NASABAH (dalam akad mudharabah) Bank sebagai mudharib Bank sebagai shaibul maal/rabul maal BANK SEBAGAI AGEN Mudharabah Muqayyadah
  25. 25. Prepared by : Rafa Consulting 25 Penyaluran dana Prinsip jual beli  Murabahah  Istishna, Istishna Paralel  Salam, Salam Paralel Prinsip bagi hasil  Pembiayaan Mudharabah  Pembiayaan Musyarakah Ujroh  Ijarah, Ijarah Muntahia Bitamlik
  26. 26. Prepared by : Rafa Consulting 26 Prinsip jual beli  Murabahah  Akad jual beli antara bank dengan nasabah  Bank membeli barang (yang diperlukan nasabah) dan menjual kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan yang disepakti  Aplikasi => diterapkan untuk investasi  Salam  Akad jual beli barang pesanan (muslam fiih) antara pembeli (muslam) dengan penjual (muslam ilaih)  Spesifikasi (jenis, macam ukuran, jumlah, mutu) dan harga barang disepakati diawal akad dan pembayaran dilakukan dimuka secara penuh  Apabila bank bertindak sebagai pembeli, kemudian memesan kepada pihak lain untuk menyediakan barang => salam Paralel  Diaplikasikan => produksi agribisnis atau industri sejenis lainnya
  27. 27. Prepared by : Rafa Consulting 27 Prinsip jual beli  Istishna  Akad jual beli (mashnu’) antara pemesan (mustashni’) dengan penerima pesanan (shani)  Spesifikasi (jenis, macam, ukuran, mutu dan jumlah) dan harga barang pesanan disepakati diawal akad dengan pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan (dimuka, cicilan dan dibelakang)  Apabila bank bertindak sebagai shani kemudian menunjuk pihak lain untuk membuat barang => Istishna Paralel  Diaplikasikan => manufaktur, industri kecil – menengah dan konstruksi
  28. 28. Prepared by : Rafa Consulting 28 Prinsip Bagi Hasil (syirkah)  Musyarakah Akad untuk usaha patungan untuk membiayai usaha yang halal dan produktif Diaplikasikan => pembiayaan proyek  Mudharabah (bank sebagai shahibul maal) Akad antara pemilik modal dan pengelola modal untuk memperoleh keuntungan => dibagi sesuai nisbah yang disepakati awal akad Prinsip pembagian hasil usaha => revenue sharing atau Profit Sharing
  29. 29. Prepared by : Rafa Consulting 29 Prinsip Ujroh (Ijarah)  Ijarah Akad sewa menyewa barang antara bank (muaajir) dengan penyewa (mustajir). Setelah masa sewa berakhir barang sewaan dikembalikan kepada muaajir  Ijarah wa iqtina (muntahiyah bittamlik) Akad sewa menyewa barang antara bank (muaajir) dengan penyewa (mustajir) yang diikuti janji bahwa pada saat yang ditentukan kepemilikan barang sewaan akan berpindah kepada mustajir
  30. 30. Prepared by : Rafa Consulting 30 Jasa perbankan  Qardh  Akad pinjamn dari bank (muqridh) kepada pihak tertentu (muqtaridh) untuk tujuan sosial yang wajib dikembalikan dengan yang sama sesuai pinjaman  Hiwalah  Akad perpindahan piutang nasabah (muhil) kepada bank (muhal ‘alaih) dari nasabah lain (muhal)  Muhil minta muhal ‘alaih untuk membayar terlebih dahulu piutang yang timbul dari jual beli  Pada saat piutang jatuh tempo => muhal akan membayar ke muhal ‘alaih  Muhal ‘alaih memperoleh imbalan sebagai jasa pemindahan
  31. 31. Prepared by : Rafa Consulting 31 Jasa perbankan Rahn Akad penyerahan barang / harta (marhun) dari nasabah (rahin) kepada bank (murtahin) sebagai jaminan sebagian atau seluruh hutang Wakalah Akad pemberian kuasa dari pemberi kuasa (muwakil) kepada penerima kuasa (wakil) untuk melaksanakan suatu tugas (taukil) atas nama pemberi kuasa
  32. 32. Prepared by : Rafa Consulting 32 Jasa perbankan Kafalah Akad pemberian jaminan (makful alaih) yang diberikan satu pihak kepada pihak lain dimana pemberi jaminan (kafiil) bertanggung jawab atas pembayaran kembali suatu hutang yang menjadi hak penerima jaminan (makful) Sharf Akad jual beli suatu valuta dengan valuta lainnya
  33. 33. Prepared by : Rafa Consulting 33 APLIKASI PRODUK BANK SYARIAH No Produk Prinsip syariah 1 Giro Wadi’ah Yad Dhamanah 2 Tabungan Wadi’ah Yad Dhamanah dan Mudharabah Mutlaqah (Investasi Tidak Terikat) 3 Deposito Mudharabah Mutlaqah (Investasi Tidak Terikat) 4 Investasi Khusus Mudharabah Muqayyadah (Investasi Terikat) Produk Penghimpunan Dana
  34. 34. Prepared by : Rafa Consulting 34 Produk penyaluran dana No Produk Prinsip syariah 1 Pembiayaan modal kerja Mudharabah, Musyarakah 2 Pembiayaan proyek Mudharabah, musyarakah 3 Pengadaan barang investasi (jual beli barang) Murabahah 4 Produksi agribisnis / sejenis Salam, salam paralel 5 Manufactur, kontruksi Istishna, Istishna Paralel 6 Penyertaan Musyarakah 7 Leter of Credit - Ekspor (pembiayaan ekspor) Mudharabah, musyarakah, murabahah (Al-Ba’I) 8 LC - Impor Murabahah, Salam / Istishna dan Murabahah, Mudharabah 9 Surat berharga (Obligasi) Mudharabah, Ijarah
  35. 35. Prepared by : Rafa Consulting 35 Produk jasa perbankan No Produk Prinsip syariah 1 Dana Talangan dan Talangan Haji Qardh 2 Anjak piutang Hiwalah 3 Transfer, inkaso, kliring Wakalah 4 Pinjaman sosial Qardhul Hasan 5 Safe deposit Wadi’ah Amanah, Ijarah (sewa) 6 Penukaran valas (bank notes) Sharf 7 Gadai (jaminan) Rahn 8 Pay roll Ujrah, wakalah 9 Bank garansi Kafalah 10 Leter of Credit - Ekspor Wakalah bil Ujroh, Qardh 11 LC - Impor Wakalah bil Ujrah, wakalah bil Ujroh dan Qardh,
  36. 36. Prepared by : Rafa Consulting 36 Produk sewa No produk Prinsip syariah 1 Sewa beli Ijarah Muntahiya Bittamlik (Ijarah Wa Igtina) 2 Sewa dengan opsi pemindahan hak Ijarah Muntahiya Bittamlik
  37. 37. Prepared by : Rafa Consulting 37 Produk lain No produk Prinsip syariah 1 Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) Mudharabah 2 Sertifikat Wadiah Bank Indonesia Wadiah
  38. 38. Prepared by : Rafa Consulting 38 Fungsi Sosial Penyaluran dana kebajikan Qardhul hasan Santunan kebajikan Pengeluaran lainnya
  39. 39. Prepared by : Rafa Consulting 39 Prinsip Distribusi Hasil Usaha  Revenue Sharing Yang dibagikan adalah pendapatan (revenue) Shahibul maal menaggung kerugian => usaha dilikiuidasi, jumlah aktiva lebih kecil dari kewajiban  Profit Sharing Yang dibagikan adalah keuntungan (profit) Tidak Loss Sharing => kerugian bukan kelalaian mudharin ditanggung oleh shahibul maal
  40. 40. Prepared by : Rafa Consulting 40 Sistem bagi hasil Tabel Lap L/R Pengelolaan Dana Mudharabah (sbg mudharib) Pendapatan penyaluran Mudharabah Bagi hasil (prinsip bagi hasil) Margin (prinsip jual beli) Lainnya (SWBI, IMA dsb) Beban Pengelolaan Mudharabah Beban tenaga kerja mudharabah Beban administrasi mudharabah Beban penyusutan mudharabah Beban opr mudharabah lainnya Laba/Rugi Mudharabah Lap Laba Rugi Bank (sbg mudharib + LKS) Pendapatan: Pengelolaan dana Beban mudharib: Beban Tenaga kerja Beban Administrasi Beban Opr Lainnya Laba / rugi = = Shahibul maal Revenue sharing Profitsharing Porsishahibulmaal Hak pihak ketiga atas bagi hasil Investasi Tidak Terikat (-/-) (+/+) (-/-) Pendapatan : Fee base income (-/-) =
  41. 41. Prepared by : Rafa Consulting 41 Prinsip Distribusi Hasil Usaha Uraian Jumlah Metode Penjualan Harga pokok penjualan Laba kotor Beban Laba rugi bersih 100 65 ---------- 35 25 ---------- 10 Revenue sharing Profit Sharing
  42. 42. Prepared by : Rafa Consulting 42 ACUAN AKUNTANSI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK)1 Pengungkapan Kebijakan Akuntansi 2 Laporan arus kas 3 Laporan keuangan interim 4 Laporan keuangan konsolidasi 5 Pelaporan Informasi Keuangan menurut segmentasi 14 Persediaan 16 Aktiva tetap dan aktiva lainnya 17 Akuntansi Penyusutan 19 Aktiva tak berwujud 20 Biaya riset dan pengembangan 21 Akuntansi Ekuitas 23 Akuntansi Pendapatan 30 Akuntansi sewa guna usaha 34 Akuntansi Kontrak Kontruksi PSAK 31 – Akuntansi Perbankan (Konvensional) PSAK 59 – Akuntansi Perbankan Syariah
  43. 43. Prepared by : Rafa Consulting 43 Kerangka dasar penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Bank Syariah AKUNTANSIBANKSYARIAH Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan no 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah Karekteristik Bank Syariah Pemakai dan Kebutuhan Informasi Tujuan Akuntansi Keuangan Tujuan Laporan Keuangan Asumsi Dasar (dasar akrual) Pengakuan dan pengukuran Pengungkapan dan penyajian  Mudharabah, Musyarakah  Murabahah, Salam dan salam paralel  Istishna dan Istishna Paralel  Ijarah dan IMB  Wadiah, qardh, sharf  Kegiatan berbasis imbalan PSAK-PSAK lain yang tidak bertentang dg syariah PSAK 31 – Akuntansi perbankan PSAK 1 – Penyajian Lap. Keuangan PSAK 2 – Laporan Arus kas dsb
  44. 44. Prepared by : Rafa Consulting 44 Pelapora n  Pelaporan kepada Bank Indonesia wajib menyampaikan laporan berkala sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  45. 45. Prepared by : Rafa Consulting 45 Dokumentasi  Bank wajib mempersiapkan dokumentasi / warkat yang digunakan untuk kegiatan operasional KCS  Specimen dokumen / warkat yang digunakan disampaikan ke Bank Indonesia  Dokumen / warkat wajib diberi tanda / indentitas khusus secara jelas sehingga mudah dibedakan dengan kantor cabang konvensional
  46. 46. Prepared by : Rafa Consulting 46 Pelaksanaan kliring  Pembukaan rekening khusus kliring  Dapat menggunakan rekening khusus yang dibuka pada BI atau kantor BI • bila transaksi kliring belum banyak sementara pada penggunakan rekening kliring KP konvensional dengan prinsip Qard  Indentitas warkat  wajib mencantumkan identitas pada warkat kliring  Meningkatkan kepercayaan pada masyarakat pengguna jasa KCS atas kemurnian pelaksanaan operasional syariah
  47. 47. Prepared by : Rafa Consulting 47 Penilaian kesehatan  Perhitungan tingkat kesehatan dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) untuk bank syariah belum dibentuk, maka perhitungan dilakukan:  KPMM dihitung berdasarkan modal yang ada pada bank konvensional  ATMR pada KCS yang mencakup aktiva neraca dan pos-pos rekening administratif KCS  KAP dihitung berdasarkan ATMR dan KAP pada bank konvensional  KPMM dan BMPP (Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan / Penyaluran)  sementara dihitung dengan berpedoman padan ketentuan yang berlaku pada bank konvensional sepanjang sesuai syariah
  48. 48. Prepared by : Rafa Consulting 48 Persyaratan SDM Shiddiq (benar dan jujur) Tabligh (mengembangkan lingkungan / bawahan menuju kebaikan) Amanah (dapat dipercaya) Fathonah (kompeten dan profesional) pengembangan SDM secara terus menerus

×