Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Teori biaya produksi

1,652 views

Published on

Teori Biaya Produksi
Kelompok 8
Pendidikan Ekonomi A
Universitas Negeri Jakarta

Published in: Economy & Finance
  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Teori biaya produksi

  1. 1. Teori Biaya Produksi Kelompok 8: Ika Tri Wahyuni Kezia Juwita Tri Inayati Vitta Fajrina Ghaisani Kelas: Pendidikan Ekonomi A
  2. 2.  Biaya produksi adalah semua pengeluaran ekonomis yang harus di keluarkan untuk memproduksi suatu barang.  Biaya produksi terbagi dua: 1. Biaya eksplisit (biaya nyata) pengeluaran nyata yang dikeluarkan oleh perusahaan dari kas. contoh: pembelianbahan baku, gaji tenaga kerja, pembayaran listrik, dll. 2. Biaya implisit (biaya tidak nyata) pengeluaran tidak nyata yang dikeluarkan karena faktor-faktor produksi tersebut. contoh: biaya penyusutan alat.  Sedangkan teori biaya produksi dibedakan menjadi dua yakni: 1. Teori biaya produksi jangka panjang. Contoh: peralatan, biaya gaji administrasi. 2. Teori biaya produksi jangka pendek. Contoh: bahan baku, upah tenaga kerja. Back
  3. 3. 1. Biaya bahan baku (direct material cost) Merupakan bahan secara langsung digunakan dalam produksi untuk mewujudkan suatu macam produk jadi yang siap untuk dipasarkan. 2. Biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost) Merupakan biaya-biaya bagi para tenaga kerja langsung ditempatkan dan didayagunakan dalam menangani kegiatan-kegiatan proses produk jadi secara langsung diterjunkan dalam kegiatan produksi menangani segala peralatan produksi dan usaha itu dapat terwujud. 3. Biaya overhead pabrik (factory overhead cost) Umumnya didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya yang tidak secara mudah didefinisikan atau dibebankan pada suatu pekerjaan. Back
  4. 4. 1. Produksi atas dasar pesanan  Berproduksi berdasarkan pesanan  Job order cost methode 2. Produksi masa  Berproduksi berdasarkan produksi massa  Process cost methode Back
  5. 5. Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek 3 konsep (fungsi) tentang biaya produksi, yaitu; 1. Biaya Tetap Total (Total Fixed Cost), TFC = f (Konstan). TFC = TC-TVC 2. Biaya Variabel Total (Total Variabel Cost), TVC = f (output atau Q). TVC = TC-TFC 3. Total Cost (Total Cost), TC = TFC + TVC Biaya produksi TC TVC TFC Q
  6. 6. Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek  Biaya Rata-rata; 1. Average Fixed Cost, AFC = TFC/Q 2. Average Variabel Cost, AVC = TVC/Q AVC = ATC - AFC 3. Average Total Cost, ATC = TC/Q ATC = AVC+AFC  BiayaMarjinal (Marginal Cost); MC = ΔTC/ ΔQ Biaya Produksi AC AVC TFC Q MC Back
  7. 7. Biaya Produksi Jangka Panjang 1. Biaya Total Jangka Panjang (Long Run Total Cost) LTC = ΔLVC 2. Biaya Marjinal Jangka Panjang (Long Run Marjinal Cost) LMC = ΔLTC/ΔQ 3. Biaya Rata-Rata Jangka Panjang (Long Run Average Cost) LRAC = LTC/Q
  8. 8. Soal kasus Hubungan antara biaya produksi dengan jumlah barang X yang dihasilkan ditunjukkan oleh persamaan; TC = 100 + 20Q – 4Q2 + Q3. Tentukan besarnya (a) AC; (b) AFC; (c) AVC dan (d) MC. Jika jumlah barang X yang dihasilkan sebanyak 5 unit.
  9. 9. Soal kasus Hubungan antara jumlah barang yang dihasilkan (Q) dan jumlah input variabel yang digunakan (X) dalamsuatu proses produksi ditunjukkan oleh persamaan: Q = 5X. Jumlah input tetap dalam setiap periode produksi adalah 10 unit, harga input tetap dalam setiap periode produksi adalah 10 unit, harga input tetap adalah Rp. 10 per unit dan harga per unit variabel adalah Rp. 2 per unit. Berdasarkan data tersebut;
  10. 10. Pertanyaan: 1. Tentukan persamaan TFC, TVC, TC, AFC, AVC, AC dan MC. 2. Lengkapi table berikut ini:

×