TEORI-TEORI ETIKA
BEBERAPA SISTEM FILSAFAT MORAL <ul><li>HEDONISME </li></ul><ul><li>EUDEMONISME </li></ul><ul><li>UTILITARISME  </li></ul>
HEDONISME <ul><li>Doktrin etika yang mengajarkan bahwa hal terbaik bagi manusia adalah mengusahakan “kesenangan” (Hedone) ...
Tiga Kemungkinan Gerak <ul><li>Gerak yang kasar: Ketidaksenangan  </li></ul><ul><li>Gerak yang halus: Kesenangan  </li></u...
<ul><li>2.  Epikuros (341 – 270 s.M.) </li></ul><ul><li>Kesenangan adalah tujuan hidup manusia. </li></ul><ul><li>Menurut ...
Tiga Macam Keinginan <ul><li>Keinginan alamiah yang perlu. </li></ul><ul><li>Keinginan alamiah yang tidak perlu. </li></ul...
Tinjauan Kritis <ul><li>Ada kebenaran yang mendalam pada hedonisme: Manusia menurut kodratnya mencari kesenangan dan berup...
<ul><li>c. Para hedonis berpikir bahwa sesuatu adalah baik karena disenangi.  Tetapi sesuatu belum tentu menjadi baik kare...
<ul><li>HEDONISME    KONSUMERISME </li></ul>
EUDEMONISME <ul><li>Aristoteles (384 – 322): </li></ul><ul><li>Bahwa dalam setiap kegiatannya manusia mengejar suatu tujua...
UTILITARIANISME <ul><li>Anggapan bahwa klasifikasi kejahatan harus didasarkan atas kesusahan atau penderitaan yang diakiba...
<ul><li>c.  Karena menurut kodratnya tingkah laku manusia terarah pada kebahagiaan, maka suatu perbuatan dapat dinilai bai...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

009 teori teori-etika

1,483 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,483
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

009 teori teori-etika

  1. 1. TEORI-TEORI ETIKA
  2. 2. BEBERAPA SISTEM FILSAFAT MORAL <ul><li>HEDONISME </li></ul><ul><li>EUDEMONISME </li></ul><ul><li>UTILITARISME </li></ul>
  3. 3. HEDONISME <ul><li>Doktrin etika yang mengajarkan bahwa hal terbaik bagi manusia adalah mengusahakan “kesenangan” (Hedone) </li></ul><ul><li>Aristipos dri Kyrene (433 – 355s.M): </li></ul><ul><li>Yang sungguh baik bagi manusia adalah kesenangan. </li></ul><ul><li>Kesenangan itu bersifat badani belaka, karena hakikatnya tidak lain dari pada gerak dalam badan. </li></ul>
  4. 4. Tiga Kemungkinan Gerak <ul><li>Gerak yang kasar: Ketidaksenangan </li></ul><ul><li>Gerak yang halus: Kesenangan </li></ul><ul><li>Ketiadaan gerak: Netral </li></ul><ul><li>Hedonisme: Yang baik dalam arti yang sebenarnya adalah ken i kmatan (gerak yang halus) kini dan di sini. </li></ul>
  5. 5. <ul><li>2. Epikuros (341 – 270 s.M.) </li></ul><ul><li>Kesenangan adalah tujuan hidup manusia. </li></ul><ul><li>Menurut kodratnya setiap manusia mencari kesenangan. </li></ul><ul><li>Kesenangan yang dimaksud bukanlah kesenangan inderawi, tetapi kebebasan dari rasa nyeri dalam tubuh kita dan kebebasan dari keresahan dalam jiwa. </li></ul>
  6. 6. Tiga Macam Keinginan <ul><li>Keinginan alamiah yang perlu. </li></ul><ul><li>Keinginan alamiah yang tidak perlu. </li></ul><ul><li>Keinginan yang sia-sia. </li></ul><ul><li>Hedonisme: Hidup yang baik adalah memenuhi keinginan alamiah yang perlu </li></ul>
  7. 7. Tinjauan Kritis <ul><li>Ada kebenaran yang mendalam pada hedonisme: Manusia menurut kodratnya mencari kesenangan dan berupaya menghindari ketidaksenangan. Tetapi apakah manusia selalu mencari kesenangan? </li></ul><ul><li>Hedonisme beranggapan bahwa kodrat manusia adalah mencari kesenangan sehingga kesenangan disetarakan dengan moralitas yang baik. Tetapi jika demikian, apakah ada jaminan bahwa kesenangan itu baik secara etis? </li></ul>
  8. 8. <ul><li>c. Para hedonis berpikir bahwa sesuatu adalah baik karena disenangi. Tetapi sesuatu belum tentu menjadi baik karena disenangi. </li></ul><ul><li>d.Hedonisme mengatakan bahwa kewajiban moral saya adalah membuat sesuatu yang terbaik bagi diri saya sendiri. Karena itu ia mengandung paham egoisme karena hanya memperhatikan kepentingan dirinya saja. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>HEDONISME  KONSUMERISME </li></ul>
  10. 10. EUDEMONISME <ul><li>Aristoteles (384 – 322): </li></ul><ul><li>Bahwa dalam setiap kegiatannya manusia mengejar suatu tujuan akhir yang disebut kebahagiaan. Tetapi apa itu kebahagiaan? </li></ul><ul><li>Manusia mencapai kebahagiaan dengan menjalankan secara baik kegiatan-kegiatan rasionalnya dengan disertai keutamaan. </li></ul>
  11. 11. UTILITARIANISME <ul><li>Anggapan bahwa klasifikasi kejahatan harus didasarkan atas kesusahan atau penderitaan yang diakibatkannya terhadap terhadap para korban dan masyarakat. </li></ul><ul><li>Menurut kodratnya manusia menghindari ketidaksenangan dan mencari kesenangan. Kebahagiaan tercapai jika manusia memiliki kesenangan dan bebas dari kesusahan. </li></ul>
  12. 12. <ul><li>c. Karena menurut kodratnya tingkah laku manusia terarah pada kebahagiaan, maka suatu perbuatan dapat dinilai baik atau buruk, sejauh dapat meningkatkan atau mengurangi kebahagiaan semua orang. </li></ul><ul><li>d. Moralitas suatu tindakanharus ditentukan dengan menimbang kegunaannya untuk mencapau kebahagiaan umat manusia. (The greatest happiness of the greatest number) </li></ul>

×