Presentasi 1

3,824 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,824
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
75
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi 1

  1. 1. Menurut ahli budaya, kata kebudayaan merupakangabungan dari 2 kata, yaitu budi dan daya. Budi mengandungmakna akal, pikiran paham, pendapat, ikhtisar, perasaan. Dayamengandung makna tenaga, kekuatan, kesanggupan. Jadikebudayaan adalah kumpulan segala usaha dan upayamanusiayang dikerjakan dengan mempergunakan hasil pendapatbudi untuk memperbaiki kesempurnaan hidup. Al-Qur’an memandang suatu kebudayaan itu sebagai suatuproses, dan meletakan kebudayaan sebagai eksistensi hidupmanusia. Kebudayaan merupakan suatu totaliitas kegiatanmanusia yang meliputi kegiatan akal, hati, dan tubuh yangmenyatu dalam sebuah perbuatan. Oleh karena itu secarra umumkebudayaan dapat dipahami sebagai hasil akal, budi, cipta rasa,dan karya manusia. Ia tidak mungkin terlepas dari nilai-nilaikemanusaian, namun bisa jadi lepas dari nilai-nilai ketuhanan. Kebudayaan islam berlandaskan pada nilai-nilai tauhid.Islam sangat menghargai akal manusia untuk berkiprah danberkembang. Hasil akal, budi rasa, dan karsa, yang telahterseleksi oleh nilai-nilai kemanusian yang bersifat universalberkembang menjadi semua peradaban.
  2. 2. Dilihat dari pengertian kebudayaan dan peradaban secaraumum maka keduanya hampir mirip akan tetapi sebenarnyakeduanya memiliki makna berbeda. Kebudayaan melahirkanperadaban dan peradaban lahir dari kebudayaan dan tidak adamanusia yang tidak berbudaya, karena tidak ada manusia yanghidup sendirian. Dari karena itulah maka sekelompok manusiayang membentuk masyarakat pasti melahirkan sebuaaahkebudayaan yang berkembang menjadi peradaban. Kata kebudayaan beasal dari (bahasa sansekerta) budayyahyang merupakan bentuk jamak dari kata budhi, yang berarti budiatau akal. Menurut Koenjaraningrat, kebudayaan adalahkeseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil yang harusdidapatkannya dengan belajar, dan semua itu tersusun dalamkehidupannya dalam masyarakat. Unsur-unsur kebudayaan digolongkan kepada unsur besardan kecil, yang lazimnya disebut dengan istilah culture universalkarena disetiap penjuru dunia manapun, kebudayantersebutdapat ditemukan seperti pakaian, tempat tinggal danlain sebagainya.
  3. 3. Sifat hakikat kebudayaan adalah ciri khusus dari sebuah kebudayaan yang masing-masing masyarakat berbeda. Bagi masyarakat barat makan sambil berjalan bahkan setengah berlari adalah biasa karena bagi mereka the time is money, berbeda dengan masyarakat timur, jangankan makan sambil berjalan, makan berdiri saja sudah melanggar etika. Namun secara garis besar, seluruh kebudayaan yang ada di dunia ini memiliki sifat hakikat yang sama. Adapun sifat-sifat hakikat kebudayaan diantaranya sebagai berikut : Kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat perilaku manusia. Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan.
  4. 4.  Kebudayaan di perlukan oleh manusia dan diwujudkan melalui tingkah lakunya. Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban- kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang dan tindakan-tindakan yang diizinkan. Semua kebudayaan senantiasa bergerak karena ia dinamis karena sebenarnya gerak kebudayaan adalah gerak manusia itu sendiri, gerak atau dinamika manusia sesama manusia atau dari satu daerah kebudayaan ke daerah lain, baik disengaja atau tidak seperti migrasi atau pegungsian dengan sebab-tertentu. Dinamika ini membawa kebudayaan dari suatu masyarakat ke masyarakat lain yang menyebabkan terjadinya akulturasi.
  5. 5. Proses akulturasi kebudayaan dalam sejarah umat manusiatelah terjadi pada umat atau bangsa-bangsa terdahulu.Adakalanya kebudayaan yang dibawa dapat dengan mudahditerima oleh masyarakat setempat dan adakalanya ditolak,bahkan ada sekelompok individu yang tetap tidak menerimakebudayaaan asing walaupun mayoritas kelompok individudisekelilingnya sudah menjadikan kebudayaan terrsebut bagian darikebudayaannya.
  6. 6. Istilah peradaban dalam bahasa inggris disebutcivilazation. Istilah peradaban ini sering dipakai untukmenunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangankebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapaipuncaknya yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus, indah,tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilikkebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yangtinggi. Seperti yang diungkapkan oleh Arnold toynbee “thedisintrgrationsof Civilazation” dalam theories of society,(Newyork, The free press, 1965) hal. 1355, Peradaban adalahkebudayaan yang telah mencapai taraf perkembangan teknologiyang sudah tinggi. Pengertian yang lain menyebutkan bahwaperadaban adalah kumpulan seluruh hasil budi daya manusia,yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik(misalkan bangunan, jalan), maupun nonfisik nilai-nilai, tatanan,senibudaya, maupun iptek.
  7. 7. Dari beberapa pengertian kebudayaan danperadaban diatas tampak sekali terdapat perbedaandiantara keduanya. Dengan demikian maka sebuahbangunan yang indah sebagai karya arsitekturmempunyai dua dimensi yang saling melengkapi yaitudimensi seni dan falsafahnya berakar padakebudayaan, sedangkan kecanggihan pengguanaanmaterial dan pengolahannya merupakan hasilperadaban. Kebudayaan tercermin dalam seni,bahasa, sastra, aliran pemikiran, falsafah dan agama,bentuk-bentuk spiritualitas dan moral yang dicita-citakan, falsafah dan ilmu-ilmu teoritis. Peradabantercermin dalam politik praktis, ekonomi, teknologi,ilmu-ilmu terapan, sopan santun pergaulan,pelaksanaan hukum dan undang-undang.
  8. 8. Kaitannya dengan pengertian Peradaban, maka yangdimaksud dengan peradaban islam menurut Muhamad HuseinAbdullah adalah sekumpulan pandangan tentang kehidupanmenurut pandangan islam. Pengertian yang lain menyebutkanbahwa peradaban islam adalah peradaban orang-orang muslimatau peradaban manusia yang diilhami, dilandasi oleh keyakinanislam Berangkat dari pengertian tersebut, maka peradaban islamberbeda dengan islam yang sakral, tetap dan abadi, peradabanislam betapapun besar dan hebatya, adalah besifat profan,berkembang dan tidaklah suci. Peradaban islam tetaplah sepertiperadaban lain, yakni tidak bebas dari kelemahan.
  9. 9. Hal tersebut dapat di buktikan ketika kiita flashback kemasa lalu, dimana nabi Muhammad SAW mampu menyusunkekuatan baru untuk melakukan reformasi peradaban secaratotalmulai dari ideologi, teologi, sampai kepada kultural danhasilnya sangat mengesankan. Kemudian usaha beliau itu dilanjutoleh para penguasa muslim melalui fondasi bangunan teologiyang kokoh, penguasaan dan perkembangan sains atas dasarsemangat iqra’ dan amal shaleh. Atas dasar itu, Sejarah dankhasanah kita dimasa lampau terutama sejak pemerintahan nabiMuhammad SAW di madinah hingga tahun 1250 M yang ditandaidengan berakhirnya masa kejayaan spanyol islam di daratanEropa umat islam mampu mewujudkan suatu tatanan masyarakatyang berrperadaban tinggi.
  10. 10. Dalam setiap kebudayaan selalu terdapat ilmupengetahuan atau sains dan teknologi, yang digunakan sebagaiacuan untuk menginterprestasikan dan memahami lingkunganbeserta isinya, serta digunakan sebagai alat untukmengeksploitasi, mengolah dan memanfaatkanya untukpemenuhan kebutuhan-kebutuhan manusia. Sains dan teknologidapat berkembang melalui kreativiitas penemuan (discovery),Penciptaan (Invention), melalui berbagai bentuk inovasi danrekayasa. Sains berasal dari (bahasa latin) scientia yang berartiknowledge (ilmu). Tetapi tidak semua itu boleh dianggap sains,yang dimaksud sains adalah ilmu yang dapat dibuktikankebenarannya dan dikembalikan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan sematasehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut bolehdipercayai, melalui eksperimen secara teori.
  11. 11. Teknologi merupakan aplikasi dari sains sebagai respon atastuntutan manusia akan kehidupan yang lebih baik. Teknik secaraumum diartikan sebagai perlengkapan dan metode membuatsesuatu. Teknologi adalah suatu cara untuk memproduksi ataumemproses membuat sesuatu yang dapat dipakai manusia untukmemecahkan dan mengembangkan keterampilan manusia. Istilah teknologi berasal dari techne dan logia. Kata yunanikuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudianlahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yangmemiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnyaketerampilan seseorang yang menjadi semakin tetapckarenamenunjukan suatu pola, langkah dan metode yang pasti,keterampilan itu lalu menjadi teknik.
  12. 12. Dengan rentang waktu yang cukup panjang, sekitar 767tahun, Kekhilafahan Abbasiyah mampu menunjukkan pada duniaketinggian peradaban Islam dengan pesatnya perkembangan IlmuPengetahuan dan Teknologi di dunia Islam. Di era ini, telah lahirilmuwan-ilmuwan Islam dengan berbagai penemuannya yangmengguncang dunia. Sebut saja, al-Khawarizmi (780-850) yangmenemukan angka nol dan namanya diabadikan dalam cabangilmu matematika, Algoritma (logaritma). Ada Ibnu Sina (980-1037) yang membuat termometer udara untuk mengukur suhuudara. Bahkan namanya terkenal di Barat sebagai Avicena, pakarMedis Islam legendaris dengan karya ilmiahnya Qanun (Canon)yang menjadi referensi ilmu kedokteran para pelajar Barat. Takketinggalan al-Biruni (973-1048) yang melakukan pengamatanterhadap tanaman sehingga diperoleh kesimpulan kalau bungamemiliki 3, 4, 5, atau 18 daun bunga dan tidak pernah 7 atau 9.
  13. 13. Pada abad ke-8 dan 9 M, negeri Irak dihuni oleh 30 jutapenduduk yang 80% nya merupakan petani. Hebatnya, merekasudah pakai sistem irigasi modern dari sungai Eufrat dan Tigris.Hasilnya, di negeri-negeri Islam rasio hasil panen gandumdibandingkan dengan benih yang disebar mencapai 10:1sementara di Eropa pada waktu yang sama hanya dapat 2,5:1.Kecanggihan teknologi masa ini juga terlihat dari peninggalan-peninggalan sejarahnya. Lain lagi pada masa pemerintahandinasti Usmaniyah, kekuatan militer laut Usmaniyah sangatditakuti Barat saat itu, apalagi mereka menguasai Laut Tengah.
  14. 14. Kejatuhan Islam ke tangan Barat dimulai pada awal abadke-18.Umat Islam mulai merasa tertinggal dalam bidang ilmupengetahuan dan teknologi setelah masuknya NapoleonBonaparte ke Mesir. Dinasti Abbasiyah jatuh setelah kota Baghdad yang menjadipusat pemerintahannya diserang oleh bangsa Mongol di bawahpimpinan Hulagu Khan. Di sisi lain, tradisi keilmuan itu kurangberkembang pada kekhalifahan Usmaniyah. Sains Islam mulai terlihat kemunduran yang signifikanadalah setelah tahun 1800 disebabkan faktor eksternal sepertipengaruh penjajahan yang dengan sengaja menghancurkansistem ekonomi lokal yang menyokong kegiatan sains dan industrilokal. Contohnya seperti apa yang terjadi di Bengali, India, saatsistem kerajinan industri dan kerajinan lokal dihancurkan demimensukseskan revolusi industri di Inggris.
  15. 15. Kondisi dan citra umat dan ilmuwan Muslim saat ini sama sekali berbeda jauh dengan zaman keemasan Islam dulu. Hal ini merupakan perwujudan dari proses eksternal dan buah kelemahan internal yang cukup kompleks yang sampai saat ini masih sering diseminarkan. Banyak ilmuwan, pakar sains dan teknologi Islam mencoba untuk mencari akar permasalahan kemunduran sains ummat ini dan kemudian mencoba untuk mencari solusi. Diantaranya, Prof. Dr. Abdus Salam, Ilmuwan Muslim yang mendapatkan Nobel pada tahun 1978, mengutarakan bahwa umat Islam tertinggal dalam bidang sains dan teknologi karena beberapa faktor diantaranya: Tidak mempunyai komitmen terhadap sains, baik sains terapan maupun sains murni. Tidak memiliki hasrat yang kuat untuk mengusahakan tercapainya kemandirian sains dan teknologi. Tidak membangunkan kerangka institutional dan legal yang cukup untuk mendukung perkembangan sains. Menerapkan cara yang tidak tepat dalam menjalankan manajemen kegiatan di bidang sains dan teknologi.

×