Bab 8-animalia-porifera-coelenterata

5,407 views

Published on

0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,407
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
219
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Medial —along the midline of an animal
  • Aselomata , artinya tubuhnya padat tanpa rongga antara usus dan tubuh terluar. Pada hewan semacam ini mesoderm membentuk struktur yang kompak sehingga selom (rongga tubuh) tidak terbentuk. Pseudoselomata . Hewan semacam ini, mesodermnya belum membentuk rongga yang sesungguhnya karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam dan lapisan luar. Rongga yang terbentuk berisi cairan yang memisahkan alat pencernaan dengan dinding tubuh bagian luar.
  • Triploblastik pseudoselomata = memiliki rongga tubuh semu krn rongga tubuhnya hanya sebagian dibatasi oleh mesoderm, c/: cacing gilig
  • Air akan disedot melalui pori-pori ke dalam rongga tengah (spongosol), yg kemudian akan mengalir keluar melalui lubang yg lebih besar (oskulum) Pada kondisi tertentu, sel2 yg berada di sekitar pori dan oskulum berkontraksi dan mengatur penutupan dan pembukaan lubang
  • Gastrodermis=bahan gelatin
  • Knidosit : berfungsi mengeluarkan racun untuk melumpuhkan mangsa, used in capturing prey; when stimulated, the cells poison/paralyze the prey so it can be eaten
  • dimorfisme=2 bentuk kehidupan , hydrant & gonangium
  • dimorfisme=2 bentuk kehidupan , hydrant & gonangium Fertilisasi obelia: eksternal Koloni polip yg saling bersambungan dihaslkn dr reprod asex dgn cr pertunasan Bbrp koloni polip, yg dlgkpi dgn tentakel, dkhususkn utk mengambil makanan Polip lain yg dkhsuskn utk reprod, tdk memiliki tentakel dan mghslkn medusa kecil melalui pertunasan scr asex Medusa berenang, tumbuh, dan bereprod scr sex Zigot berkemb mjd larva padat bersilia yg dsbt planula Planula akhirnya menetap di dasaran dan berkemb mjd polip baru Tahapan polip adl tahapan asex, tahapan medusa adl sex, dan kedua tahapan ini akan saling bergantian, yg satu menghslkn yg lai. Baik polip dan medusa adl organisme yg diploid (hal yg memang khas pd hewan, hy gamet obelia yg haploid)
  • Ovum+sperma  zigot  planula  skifistoma  efira Planula: larva berambut getar Skifistoma: planula yang melekat di dasar menjadi polip Elfira: kuncup/tunas yang lepas dari skifistoma
  • Bab 8-animalia-porifera-coelenterata

    1. 1. BAB 9DUNIA HEWAN (ANIMALIA)
    2. 2. Ciri- Ciri1. Eukariotik2. Multiseluler3. Tidak memiliki dinding sel4. Sebagian besar bergerak dan mencerna makanan5. Heterotrof6. Dibagi menjadi Phylum:Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes,Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda,Echinodermata, Chordata
    3. 3. Anatomical Terminology• Dorsal (D)—punggung• Ventral (V)—perut• Anterior (A)—kepala• Posterior (P)—ekor/tulang ekor• Lateral (L)—kanan (dexter)/kiri (sinister)
    4. 4. Lapisan Embrional• Lapisan yang terbentuk saat perkembangan embrio berdiferensiasi membentuk jaringan/organ tubuh• 3 macam lapisan embrional:– Ektoderm—lapisan paling luar, berdiferensiasi membentuksistem saraf dan pelindung tubuh bagian luar (kulit)– Mesoderm—lapisan bagian tengah, berdiferensiasimembentuk sistem sirkulasi dan limfatik, sistem ekskresi,sistem perototan– Endoderm—lapisan bagian dalam, berdiferensiasi membentuksistem pencernaan, melapisi sistem respirasi
    5. 5. Rongga Tubuh (Coelom)• Selom (coelom) = suatu rongga yang dilapisi olehlapisan mesoderm– Aselomata, tidak memiliki rongga tubuh, contoh:Platyhelminthes atau cacing pipih– Pseudoselomata, mempunyai rongga tubuh semu(pseudocoelom), contoh: Nemathelminthes atau cacing gilig– Selomata, mesoderm dipisahkan oleh rongga tubuh yangterbentuk menjadi dua lapisan, yaitu lapisan dalam danlapisan luar. Kedua lapisan tersebut mengelilingi rongga danmenghubungkan antara dorsal dan ventral membentukmesenterium. Mesentrium berfungsi sebagai penggantungorgan dalam, contoh: Annelida dan Chordata
    6. 6. Kelompok Hewan TriploblastikAselomataPseudoselomataSelomataCacing pipihEktodermMesoderm (otot)MesenkimEndoderm (usus)Cacing giligPseudoselomOrgan internalEktodermEndoderm (usus)Mesoderm (otot)Cacing tanahEktodermSelomEndoderm (usus)Mesoderm (peritoneum)Organ internalMesoderm (otot)
    7. 7. Simetri radialMemiliki bagian tubuh dorsaldan ventral, tidak memilikibagian tubuh anterior danposterior. Potongan khayalke arah manapun akanmembagi tubuh hewanmenjadi dua atau lebihbagian yang sama. contoh:HydraSimetri bilateralMemiliki bagian tubuhdorsal dan ventral, anteriordan posterior. Potongankhayal membagi tubuhhewan menjadi dua bagiansama besar pada satubidang datar. contoh:UdangDorsalBidang simetriVentralAnteriorVentralDorsalBidang simetriPosteriorSimetri TubuhAsimetriTidak memilikisimetri tubuhContoh: Spons
    8. 8. Sistem Penyokong Tubuh HewanCangkang luarEndoskeletonEksoskeletonTubuh lintah dibentuk olehcairan di dalam tubuhnya(sistem rangka hidrostatik)
    9. 9. Sistem tubuh pada hewanSaluran kelamin Testis Otak sederhana dengandua ganglionOvariumUsus bagian dari sistemsaluran pencernaanOtak kecilLambungEksoskeletonKelenjar pencernaanNotokorda berada disepanjang tubuhbagian ventralOtak besarParu-paruGinjalJantungUsusPembuluhdarah
    10. 10. Pergerakan pada hewanKatakUbur-uburAir masukOtot sirkulerrelaksasiOtot sirkulerkontraksiAir dikeluarkandari tubuhAir keluarOtot-otot di kaki belakangberkontraksi mendorongtubuh katak ke depanKaki depan menekuk saatkatak mendarat
    11. 11. Penutup tubuh hewanSisik ikan Bulu burung
    12. 12. Klasifikasi• Porifera — spons• Cnidaria — ubur-ubur, terumbu karang, hydra• Platyhelminthes — cacing pipih (planaria)• Nematoda — cacing gelang• Annelida — cacing tanah• Mollusca — siput, gurita, cumi-cumi, kerang• Arthropoda — serangga, laba-laba, kalajengking, kepiting• Echinodermata — bintang laut• Chordata — ikan, katak, ular, kura-kura, kadal, burung, manusia
    13. 13. INVERTEBRATA
    14. 14. P o r i f e r aP o r i f e r a
    15. 15. Porifera• Tubuh berpori• Multiseluler• Asimetri• Tidak memiliki jaringan (parazoa)• Sebagian besar hidup di laut, beberapa di air tawar• Porifera dewasa tidak dapat berpindah tempat (sesil)  seringdianggap sebagai tumbuhan, larva berenang bebas• Bentuk tubuh: tabung, vas bunga, mangkuk, bercabang• Warna tubuh: pucat, cerah, merah, jingga, kuning, ungu, hijauP o r i f e r a
    16. 16. Cara Hidup• Heterotrof• Makanan: bakteri dan plankton• Pencernaan: intraseluler di dalam sel koanositdan sel amoebosit• Filter Feeders  pemakan cairanP o r i f e r a
    17. 17. StrukturTubuh• Pinakosit = sel pipih, tebal, sbg pelindung• Amoebosit = menyerap sari-sari makanan• Koanosit = mencerna makanan• Spikula = pembentuk rangka tubuh• Spongosol = mengedarkan bahan makanan• Ostium = tempat keluar masuknya air• Oskulum = saluran pembuanganP o r i f e r a
    18. 18. glasslike structuralelementsamoeboid cellporesemifluid matrixflattened surfacecellscollar cell with acentral flagellumringed by microvilliOskulumSpongosolP o r i f e r a1234576back
    19. 19. P o r i f e r acollarpartikel makanandalam mukusfagositosis partikelmakananflagelaamoebositkoanositStrukturTubuh – koanosit danamoebosit
    20. 20. P o r i f e r aSpikula
    21. 21. P o r i f e r anextOstium dan Oskulum
    22. 22. • Reproduksi secara aseksual dan seksual• Aseksual: tunas dan gemmule  tunas internal, dihasilkanmenjelang musim dingin (porifera air tawar), memilikikemampuan membentuk individu baru dengan regenerasi,ketika sel terpisah atau terluka• Seksual: dioseus dan monoseus=sel arkeosit di dalamkoanosit menghasilkan ovum dan sperma pada individu yangsama  hermaprodit, ovum dan sperma yang dilepaskankeluar melewati oskulum untuk membuahi sel telur dariporifera lain, larva hasil fertilisasi keluar melewati oskulumuntuk membentuk individu baruP o r i f e r aReproduksi
    23. 23. 1. Askonoid/Ascon:paling sederhanaair  ostia spongosoel oskulumSistem Saluran AirP o r i f e r a
    24. 24. 2. Sikonoid/Sicon:2 saluran air=inkuren danradialair  ostia inkuren radial spongosoel oskulumSistem Saluran AirP o r i f e r a
    25. 25. 3. Leukonoid/Leucon:paling kompleksair  ostia rongga-rongga spongosoel oskulumSistem Saluran AirP o r i f e r a
    26. 26. • Berdasarkan bahan penyusun rangkanya:1. Hexactinellida (Hyalospongiae)– Zat kersik, ujung spikula berjumlah 6, sikonoid2. Demospongiae– Zat spongin-zat kersik, leukonoid3. Calcarea (Calcispongae)– Zat kapur, askonoid, sikonoid, leukonoid4. Sclerospongiae– Kristal Ca-KarbonatKlasifikasiP o r i f e r a
    27. 27. P o r i f e r aContoh-contoh Porifera
    28. 28. Euplectella Niphates digitalisClathrinaLeucettusa lanciferSponsP o r i f e r aContoh-contoh Porifera
    29. 29. • Spons: alat penggosok dan pembersih• Penyusun terumbu karangfungsi ekologisbagi ekosistem lautP o r i f e r aPeran Porifera
    30. 30. C o e l en t e r a t aC o e l e n t e r a t a
    31. 31. Cnidaria(Coelenterata)• Rongga tubuh sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler)• Struktur tubuh lebih kompleks dibanding porifera• Sel terorganisasi membentuk jaringan yang dikoordinasioleh sistem saraf sederhana• Simetri radial• Bentuk tubuh medusa (lonceng) dan polip (tabung)• Memiliki tentakel• Diploblastik, ektoderm  epidermis/pelindung, endoderm gastrodermis/pencernaan• Sistem pencernaan dan sirkulasi: gastrovaskulerC o e l e n t e r a t a
    32. 32. • Dua bentuk tubuhCoelenterata:– Polip—menempel pada suatutempat (sessile), ujung tubuhbebas terdapat mulutmenghadap ke atas dikelilingitentakel, ujung tubuh lainmenempel– Medusa—berenang bebas,bentuk seperti payung, mulutmenghadap ke bawah dikelilingitentakel yang menggantungStruktur tubuhC o e l e n t e r a t a
    33. 33. • Sel-sel gastrodermis berbatasan dengancoelenteron/gastrosol/gastrovaskulerronggapencernaan berbentuk kantong, pencernaanekstraseluler: makanangastrosolenzim dari selgastrodermis, pencernaan intraseluler: hasilpenc.ekst.sel gastrodermisvakuolamakanansari makanandifusi ke bagian tubuh lainC o e l e n t e r a t aStruktur tubuh
    34. 34. • Sistem pernapasandifusi• Sistem sarafsederhana dan menyebar seperti jala, padamesoglea: lapisan bukan sel terdapat di antara epidermisdan gastrodermis (gelatin), fungsi sistem saraf:mengendalikan gerakan dalam merespon rangsangan• Mulut menelan makanan dan mengeluarkan sisamakanan, Tentakel menangkap mangsa danmemasukkan makanan ke dalam mulut, pada permukaantentakel terdapat sel knidosit/knidosista/knidoblasmengandung kapsul penyengat (nematokis/nematosista)C o e l e n t e r a t aStruktur tubuh
    35. 35. C o e l e n t e r a t aStruktur tubuh
    36. 36. Interaksisel-selpada jaringsarafDiskusLapisan sel-selepidermisdengankemampuankontraksiGastrodermisEpidermisMesogleaMulutTentakelTutup kapsulberadadi permukaan selepidermisLapisanduriSiliumtermodifikasiNematokis (kapsul beradapada permukaan sel epidermis)Lilitanduridi dalamkapsulC o e l e n t e r a t aStruktur tubuh
    37. 37. C o e l e n t e r a t aStruktur tubuh
    38. 38. • Reproduksi secara aseksual dan seksual• Aseksual: tunas (polip), tumbuh di dekat kakipolip, akan tetap melekat pada tubuh induksehingga membentuk koloni• Seksual: pembentukan gamet (ovum dansperma) (medusa, beberapa polip, ex: Hydra)C o e l e n t e r a t aReproduksi
    39. 39. • Berdasarkan bentuk yang dominan dalamsiklus hidupnya:1. Hydrozoa,2. Scyphozoa,3. AnthozoaC o e l e n t e r a t aKlasifikasi
    40. 40. • Hydro=air, zoa=hewan• Bentuk tubuh polip dan medusa• Habitat: kolam, sawah, laut• Makanan: larva insecta, crustacea tingkatrendah, hewan-hewan kecil• Contoh: Hydra (polip), Obelia (polip danmedusa), Physalia/Portuguese Man-of-War(medusa)C o e l e n t e r a t aKlasifikasi – Hydrozoa
    41. 41. C o e l e n t e r a t aStruktur tubuh – Hydrozoa – Hydra
    42. 42. C o e l e n t e r a t aContoh – Hydrozoa – Hydra
    43. 43. C o e l e n t e r a t aContoh – Hydrozoa – Obelia
    44. 44. C o e l e n t e r a t aDaur hidup – Hydrozoa – Obelia
    45. 45. C o e l e n t e r a t aContoh – Hydrozoa – Physalia
    46. 46. C o e l e n t e r a t aKlasifikasi – Scyphozoa• Scypho=mangkuk atau cawan, zoa=hewan• Bentuk dominan medusa• Medusa berukuran besar, polip berukurankecil• Dioseus• Setiap individu memiliki empat gonad• Contoh: Ubur-ubur (Aurelia aurita)
    47. 47. C o e l e n t e r a t aDaur hidup – Scyphozoa – A. aurita
    48. 48. C o e l e n t e r a t aContoh – Scyphozoa – A. aurita
    49. 49. C o e l e n t e r a t aKlasifikasi – Anthozoa• Anthus=bunga, zoa=hewan• Selama hidup berbentuk polip• Ukuran polip lebih besar dibandingkankeompok Coelenterata lainnya• Habitat: perairan laut dangkal• Contoh: Metridium marginatum, Urticinacrassicornis, U. eques, Tubastrea
    50. 50. C o e l e n t e r a t aStruktur tubuh – Anthozoa• Basal diskdigunakanuntukmenempel didasar laut• Sifonglifa: sekatbersilia disepanjangkerongkongansifonglifa
    51. 51. C o e l e n t e r a t aContoh – Anthozoa
    52. 52. Contoh – AnthozoaC o e l e n t e r a t a
    53. 53. C o e l e n t e r a t a• Bahan tepung• Bahan pembuatan kosmetik• Melindungi pantai• Komponen utama pembentuk ekosistemterumbu karang• Sebagai tempat hidup dan perkembangbiakan• Pembentuk obyek wisataPeran Coelenterata

    ×