Persebaran Fauna Di Dunia
Fauna, dari bahasa Latin, atau alam hewan artinya
adalah khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di
bagian tertentu a...
Persebaran Fauna di Dunia
Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater
(1858) dan kemudian dikembangka...
1. Zona Ethiopian
Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika dari sebelah
selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Bara...
2. Zona Oriental
Wilayah perbesaran fauna tipe oriental meliputi Asia
Tenggara, Indonesia Barat, Asia Selatan, dan sebagia...
3. Zona Australis
Wilayah persebarannya meliputi seluruh Benua
Australia, Selandia Baru, Kepulauan-Kepulauan Pasifik
(Ocea...
4. Zona Neotropikal
Fauna Neotropikal. Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Selatan,
dan sebagian besar Meksiko....
5. Zona Neatrik
Fauna Neartik. Meliputi wilayah Amerika Utara dan Greenland yang
sebagian besar beriklim sedang hingga din...
6. Zona Paleartik
Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh
benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara...
Persebaran fauna di dunia
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Persebaran fauna di dunia

2,310 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,310
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
89
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Persebaran fauna di dunia

  1. 1. Persebaran Fauna Di Dunia
  2. 2. Fauna, dari bahasa Latin, atau alam hewan artinya adalah khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu. Istilah yang sejenis untuk tumbuhan adalah flora/nabatah. Nabatah, alam hewan dan bentuk kehidupan lain seperti fungi dalam suatu kesatuan disebut biota. Penulisan nabatah dan alam hewan biasanya ditulis di depan nama geografis, misalnya alam hewan peralihan, alam hewan Asia atau alam hewan Australia.
  3. 3. Persebaran Fauna di Dunia Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada beberapa faktor alam yang mempengaruhi persebaran fauna di dunia yang bersifat menghambat, yaitu faktor-faktor fisik yang berhubungan dengan keadaan di bumi, misalnya perairan (sungai, danau, laut), daratan (gunung, lembah, jurang, padang pasir, dll), iklim (suhu, tekanan udara, kelembaban, dll). Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran fauna di dunia menjadi 6 wilayah, yaitu : Ethiopian, Oriental, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleartik, dan Antartik.
  4. 4. 1. Zona Ethiopian Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas daerah ini adalah gajah afrika, badak afrika, gorila, babon, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput (zebra, antilope, kijang, singa) dan mamalia pemakan serangga (trenggiling). Namun di Madagaskar juga terdapat kuda nil namun lebih kecil. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan yang hampir sama dengan di wilayah Oriental seperti golongan kucing, bajing, tikus, babi hutan, kelelawar, dan anjing.
  5. 5. 2. Zona Oriental Wilayah perbesaran fauna tipe oriental meliputi Asia Tenggara, Indonesia Barat, Asia Selatan, dan sebagian wilayah Asia Timur. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya di Indonesia bagian barat. Contoh fauna tipe oriental antara lain; gajah asia, badak, harimau, beruang, orang utan, rusa, serta beberapa jenis reptil dan ikan.
  6. 6. 3. Zona Australis Wilayah persebarannya meliputi seluruh Benua Australia, Selandia Baru, Kepulauan-Kepulauan Pasifik (Oceania), dan wilayah Indonesia Timur (Papua, Maluku). Beberapa jenis hewan yang termasuk dalam tipe Australis antara lain kanguru, burung cendrawasih, kakaktua, kiwi, koala, platipus, dan beberapa jenis hewan berkantung (marsupial).
  7. 7. 4. Zona Neotropikal Fauna Neotropikal. Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di wilayah ini sebagian besar beriklim tropis dan bagian selatan beriklim sedang. Hewan endemiknya ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, ilama (sejenis unta) di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.
  8. 8. 5. Zona Neatrik Fauna Neartik. Meliputi wilayah Amerika Utara dan Greenland yang sebagian besar beriklim sedang hingga dingin. Beberapa jenis fauna yang hidup di zona ini antara lain bison, kalkun liar, antelop, kambing gunung, tupai, salamander, rakun, dan sebagainya.
  9. 9. 6. Zona Paleartik Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya yaitu, panda di cina, unta di afrika utara, binatang kutub seperti rusa, kucing kutub, beruang kutub. Binatang yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing dan kijang telah menyebar ke wilayah lain.

×