Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Adven pir pir-omk

2,004 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Adven pir pir-omk

  1. 1. PANDUAN ADVEN 2014
  2. 2. • Pengantar  Tema Adven: “Kelahiran Yesus Meningkatkan Kecerdasan, Ketangguhan dan Semangat Misioner dalam Beriman.”  Tema Adven tahun 2014 ini meneruskan gema Tahun Iman dan didukung dengan Ensiklik Lumen Fidei dan Anjuran Apostolik Evangelii Gaudium Bapa Suci Fransiskus, Keuskupan Agung Semarang menjadikan tahun 2014 menjadi Tahun Formatio Iman.
  3. 3. Arah Formatio Iman • Proses bertarget • Pertumbuhan • Pertobatan terus menerus • Benar-memadai dlm intelektual/ pengetahuan • Kuat-dewasa dlm emosi • Benar-mendalam dlm spiritual Beriman tak tergoyahkan : • pada disposisi pribadi • saat berhadapan yg lain Iman Katolik sbg pilihan : • final • dipertanggungjawabkan Dalam jiwa martyria mewartakan Injil kepada semua orang dengan : • perkataan • kesaksian
  4. 4. Iman yang Cerdas, Tangguh dan Misioner (CTM) Iman yang cerdas, tangguh dan misioner menjadi arah yang mau dicapai melalui formatio iman. Kita tidak cukup hanya menjadi katolik, tetapi perlu katolik yang memiliki kecerdasan, ketangguhan dan semangat misioner.
  5. 5. Iman yang Cerdas, Tangguh dan Misioner (CTM) Cerdas menyangkut dua aspek, yaitu kedewasaan dan kematangan dalam pemahaman dan penghayatan tentang imannya sehingga seseorang bisa mempertanggungjawabkan dengan benar.
  6. 6. • Iman yang Cerdas, Tangguh dan Misioner (CTM)  Tangguh menyangkut aspek sikap dalam menghadapi pergulatan hidup. Pergulatan hidup itu bisa datang dari dalam diri kita sendiri karena berbagai persoalan hidup yang dialami tetapi juga datang dari luar berupa godaan (dosa) dan tantangan
  7. 7. Iman yang Cerdas, Tangguh dan Misioner (CTM)  Misioner menyangkut gerak keluar untuk memberikan kesaksian akan iman.  Iman bukan sebagai sesuatu yang ditempatkan di bawah gantang, sehingga tidak terlihat orang, tetapi perlu ditempatkan di atas gantang sehingga menerangi kehidupan.  Dengan imannya, ia keluar dari dirinya dan mengambil bagian dalam karya misi Allah: menyelamatkan. Setiap perbuatan orang katolik haruslah mengandung unsur penyelamatan yang diungkapkan melalui pikiran, kata, tindakan dan pergaulan.
  8. 8. Pendekatan Pertemuan Adven  Metode pertemuan Adven ini menggunakan metode AsIPA (Asian Integral Pastoral Approach). Suatu pendekatan yang berpusat pada Kristus dan komunitas, suatu pendekatan yang melibatkan umat untuk ambil bagian secara aktif dalam gerak pastoral yang transformatif (mengembangkan).
  9. 9.  Metode AsIPA merupakan suatu cara mewujudkan Gereja Partisipatif yang digunakan dalam Komunitas Basis Gerejawi. Caranya teks-teks (panduan) disusun bagi para pemandu/fasilitator pertemuan pada tingkat umat beriman (lingkungan/blok). Teks dirumuskan secara sederhana sehingga memungkinkan keterlibatan semua umat untuk berbagi pengalaman, gagasan, refleksi dan rencana aksi yang akan dilakukan.
  10. 10. KONTEKSTUAL Keprihatinan-keprihatinan yang dirasakan umat, atas peristiwa, berita, mass media, televisi, yang mempengaruhi, baik langsung maupun tidak langsung SITUASIONAL Perasaan-perasaan, yang mempengaruhi umat PENGALAMAN SUBYEKTIF FAKTUAL Kejadian-peristiwa diseputar lingkungan umat, yang langsung mempengaruhi AKTUAL Peristiwa-peristiwa diseputar lingkungan umat, berita, mass media, televisi, yang mempengaruhi, baik langsung maupun tidak langsung
  11. 11. Pengalaman hidup Nilai-nilai imani dialektis Obyektif Afektif Interpretatif Mengeksplorasi fakta, pengalaman dan keprihatinan Mengeksplorasi perasaan Mengeksplorasi pemikiran Apa? Mengapa? Bagaimana? Menghubungkan dengan terang visi Kitab Suci dan Ajaran Gereja Mengkomunikasikannya mendialog-kannya dalam bingkai Kitab Suci dan Ajaran Gereja
  12. 12. Nilai-nilai kemanusiaan Nilai-nilai iman Menghubungkan Dalam kodrat dan pengalaman manusiawi tentu ditemukan nilai-nilai yang bersifat ilahi atau imani Setiap nilai pengalaman, akan menjadi pengalaman iman jika dibingkai dalam terang ajaran dari Kitab Suci yang bersifat universal bagi perjuangan keluhuran nilai kemanusiaan.
  13. 13. Langkah Pengolahan Pertemuan Penegasan Bersama/Aksi/Pertobatan  Ajakan Aksi/Penegasan Bersama  Rangkuman dan peneguhan Penutup  Doa Umat  Doa Penutup  Lagu Penutup Pembuka • Lagu Pembuka • Doa Pembuka • Pengantar • Penyalaan Lilin Korona Pengalaman • Cerita/kisah “Pengalaman hidup” • Pertanyaan Pendalaman • Catatan Tambahan/Permenungan Inspirasi KS/Dokumen dan Refleksi Kateketis • KS/Dokumen Gereja/Kajian Ajaran Gereja • Pertanyaan Pendalaman • Catatan Tambahan/Permenungan
  14. 14. Kategorial PIA/PIR ada 2 pertemuan: 1. AKU CERDAS DAN TANGGUH DALAM IMAN 2. AKU MENJADI ANAK YANG MISIONER Kategorial OMK ada 2 pertemuan: 1. YANG MUDA, YANG CERDAS DAN TANGGUH DALAM IMAN 2. YANG MUDA, YANG MISIONER
  15. 15. PERTEMUAN PERTAMA ADVEN PIA-PIR AKU CERDAS DAN TANGGUH DALAM IMAN Lagu Pembuka: Aku diberkati Doa Pembuka Pengantar Penyalaan Lilin Korona Adven (hal.35) Pengalaman: Kisah Billy (hal 6) • Billy seorang anak PIA yang cerdas, juara kuis Kitab Suci • Suatu saat ia dan teman-temannya menemukan uang di jalan • si nenek kebingungan mencari uangnya yang hilang • Billy dengan sikap jujur mengembalikan uang si nenek yang tadi dia temukan. (Pendamping bersama peserta mendalami kisah dengan pertanyaan sederhana. Pendamping bisa juga menanyakan pengalaman serupa kepada anak-anak)
  16. 16. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Selain cerdas (juara kuis Kitab Suci), Billy juga seorang anak yang tangguh. Ia tidak tergoda bujukan teman-temannya yang hendak memiliki uang yang mereka temukan. • Sikap Billy ini tentu bukan sikap instan. Sikap ini terbentuk karena didukung dengan bimbingan dan arahan orang tuanya -> Formatio Iman dalam Keluarga
  17. 17. Lanjutan… Inspirasi Kitab Suci: -Tiga Orang Majus (Matius 2:1-12) (Pemandu mengajak peserta mendalami Sabda Tuhan yang telah dibaca melalui pertanyaan sederhana, misal: • siapa yang mengikuti arah bintang? • mereka bertanya pada raja siapa? • apa yang mereka persembahkan kepada bayi Yesus?
  18. 18. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Tiga Orang Majus memiliki sikap kuat yang tangguh. Meskipun Raja Herodes berpesan mereka harus kembali dan memberitahu dimana tempat bayi Yesus, tetapi mereka tidak kembali karena tahu niat jahat Raja Herodes
  19. 19. Lanjutan… Mempertemukan pengalaman iman dan inspirasi Kitab Suci: setelah membaca pengalaman Billy dan diterangi Sabda Tuhan (Kisah Tiga Orang Majus), Pemandu mengajak peserta untuk merumuskan niat : Apa yang hendak aku perbuat untuk menjadi anak Katolik yang cerdas dan tangguh? (akan lebih baik jika-niat-niat tersebut dituliskan di kertas , untuk selanjutnya dibacakan saat doa umat)
  20. 20. Lanjutan… Doa Umat: (Pemandu mengajak peserta mendoakan niat yang telah ditulis, bisa juga ditambah doa-doa permohonan lain. Doa umat ditutup Doa bapa Kami) Doa Penutup Lagu Penutup : Aku Cinta Yesus
  21. 21. PERTEMUAN KEDUA ADVEN PIA-PIR AKU MENJADI ANAK YANG MISIONER Lagu Pembuka: Laskar Kristus Doa Pembuka Pengantar Penyalaan Lilin Korona Adven (hal.35) Pengalaman: Kisah “Si Dudung dan ‘Gank Laskar Kristus’” (hal 13) • Dudung, seorang anak yang rajin mengikuti misa mingguan maupun harian • Bersama teman2 bersepedanya, Dudung juga terlibat dalam kegiatan masyarakat (kerja bakti, lomba-lomba, perayaan Kemerdekaan) • Itu semua mereka lakukan karena terinspirasi Yesus yang selalu menolong yang membutuhkan. (Pendamping bersama peserta mendalami kisah dengan pertanyaan sederhana. Pendamping bisa juga menanyakan pengalaman serupa kepada anak-anak)
  22. 22. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Dudung dkk memberi kesaksian bahwa ia adalah sahabat Yesus dan membawa teman lain untuk bersahabat dengan Yesus melalui perkataan dan perbuatan baik. • Rela mengorbankan kesukaan pribadi demi kebaikan orang lain (hobi, permainan, kesenangan pribadi). • Rela meluangkan waktu untuk kegiatan bersama (kunjungan, kerja bakti, aksi sosial, pertemuan PIA, perlombaan, dll). •Pendidikan misioner mesti dimulai sejak anak usia dini dalam suasana kasih ( nada dasar C = Caritas, Charity, Cinta).
  23. 23. Lanjutan… Inspirasi Kitab Suci: -Menjadi Garam dan Terang (Matius 5:13-12) (Pemandu mengajak peserta mendalami Sabda Tuhan yang telah dibaca melalui pertanyaan pendalaman sederhana, (hal 15) • Yesus menyebut kita sebagai apa? • Apa rasanya garam? • Apa jadinya kalau tidak ada pelita/terang?
  24. 24. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Tuhan Yesus meminta kita anak-anakNya, untuk hidup sebagai garam dan terang dunia. Artinya, setiap anak-anak Tuhan harus bisa menghadirkan pencerahan hidup kepada banyak orang melalui sikap serta perilaku yang menabur banyak berkat dan membawa berkat bagi orang-orang di sekitarnya. • Melayani di ladang Tuhan juga bisa diungkapkan dengan menghadirkan besarnya keinginan untuk berbagi berkat dan kasih Tuhan kepada banyak orang melalui sikap serta perilaku yang sesuai dengan perintah dan kehendak Tuhan.
  25. 25. Lanjutan… Mempertemukan pengalaman iman dan inspirasi Kitab Suci: setelah membaca pengalaman Dudung dkk dan diterangi Sabda Tuhan (Garam dan Terang), Pemandu mengajak peserta untuk merumuskan niat : Apa yang hendak aku perbuat untuk menjadi anak Katolik yang misioner? (akan lebih baik jika-niat-niat tersebut dituliskan di kertas , untuk selanjutnya dibacakan saat doa umat)
  26. 26. Lanjutan… Doa Umat: (Pemandu mengajak peserta mendoakan niat yang telah ditulis, bisa juga ditambah doa-doa permohonan lain. Doa umat ditutup Doa bapa Kami) Doa Penutup Lagu Penutup : Saya sadar
  27. 27. Doa Anak Misioner Indonesia Tuhan Yesus, Engkau diutus Bapa menjadi berkat bagi dunia, menjadi selamat bagi manusia. Utuslah kami anak-anak-Mu di Indonesia untuk menjadi sahabat yang kuat bagi yang lemah, sahabat yang rela bekorban bagi yang menderita payah sahabat penghibur bagi yang sakit dan gelisah. Tuhan Yesus, kami mau menjadi utusan-utusan kecil-Mu: teman setia bagi yang tersingkir dan terlantarkan, teman bicara bagi yang kesepian dan terlupakan, sobat gembira bagi yang sedih dan susah, sobat penuh penghargaan bagi yang tak dicintai.
  28. 28. Tuhan Yesus, utuslah kami kini dengan bantuan Roh Kudus-Mu menjadi garam dan ragi yang baik menjadi terang dan obor yang cemerlang membawa kegembiraan dan pengharapan. Tuhan Yesus, kuduskanlah badanku dan sucikanlah jiwaku kupersembahkan diriku pada-Mu hari ini. Berkatilah semua anak di manapun juga, Berkatilah semua orang yang kami jumpai siapa pun juga. 1 x Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan : untuk ujud Bapa Suci setiap bulan dan untuk sesama anak.
  29. 29. PERTEMUAN PERTAMA ADVEN OMK YANG MUDA YANG CERDAS DAN TANGGUH DALAM IMAN Lagu Pembuka: Sukacita Surga Doa Pembuka Pengantar Penyalaan Lilin Korona Adven (hal.35) Pengalaman: Kisah Rosa “Ditempa Menjadi Batu Penjuru- bagian pertama” • Rosa, seorang OMK yang bersekolah di SMA Negri di kota Cirebon. • Sebagai murid minoritas di kelas banyak menghadapi tantangan. • Setelah menerima Sakramen Penguatan, ada semangat untuk menggandalkan Tuhan dalam setiap peristiwa yang dia alami (Pendamping bersama peserta mendalami kisah dengan pertanyaan sederhana. Pendamping bisa juga menanyakan pengalaman serupa kepada para peserta)
  30. 30. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Kita pasti pernah mengalami tantangan hidup. • Tantangan hidup yang dihadapi Rosa merupakan salah satu tantangan iman kita. • Dari situlah iman kita diuji. Cerdas dan tangguhkah kita dalam menghadapi tantangan semacam itu? • Kita diajak memiliki iman layaknya unsur Titanium,spt lagu David Guetta “Titanium”.
  31. 31. Lanjutan… Inspirasi Kitab Suci: -Kelahiran Yesus Kristus (Matius 1:18-25) (Pemandu mengajak peserta mendalami Sabda Tuhan yang telah dibaca melalui pertanyaan pendalaman sederhana, • Apa yang dialami Yusuf dalam bacaan tersebut? • Apa yang diperbuat Yusuf setelah malaikat Tuhan berbicara dalam mimpinya?
  32. 32. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Pada awalnya Yusuf ingin menceraikan Maria karena tidak ingin mempermalukan Maria. • Ada pertentangan batin dalam diri Yusuf. Dia begitu mencintai Maria tapi ada keraguan untuk menerima Maria yang telah mengandung. • Malaikat Allah membimbing Yusuf untuk tidak mengambil keputusan yg gegabah. Justru memberi keyakinan untuk tidak takut mengambil Maria sbg istri Yusuf. • Yusuf melakukan yang dikatakan malaikat Tuhan dalam mimpinya.
  33. 33. Lanjutan… Mempertemukan pengalaman iman dan inspirasi Kitab Suci: setelah membaca pengalaman Dudung dkk dan diterangi Sabda Tuhan, Pemandu mengajak peserta untuk merumuskan niat : Usaha apa yang hendak aku lakukan untuk menjadi OMK yang cerdas dan tangguh ketika menghadapi masalah? (akan lebih baik jika-niat-niat tersebut dituliskan di kertas , untuk selanjutnya dibacakan saat doa umat)
  34. 34. Lanjutan… Doa Umat: (Pemandu mengajak peserta mendoakan niat yang telah ditulis, bisa juga ditambah doa-doa permohonan lain. Doa umat ditutup Doa bapa Kami) Doa Penutup Lagu Penutup : Saya You Raise Me Up
  35. 35. PERTEMUAN PERTAMA ADVEN OMK YANG MUDA YANG MISIONER Lagu Pembuka: Aku Dengar Bisikan SuaraMu Doa Pembuka Pengantar Penyalaan Lilin Korona Adven (hal.35) Pengalaman: Kisah Rosa “Ditempa Menjadi Batu Penjuru-bagian kedua” • Ada perubahan hidup dalam diri Rosa • Dia berani bersaksi sebagai murid Kristus lewat prestasinya di sekolah. • Tuhan telah menempanya jadi batu penjuru. (Pendamping bersama peserta mendalami kisah dengan pertanyaan sederhana. Pendamping bisa juga menanyakan pengalaman serupa kepada para peserta)
  36. 36. Lanjutan… Inspirasi Kitab Suci: -Garam dan Terang Dunia (Matius 5:13-17) (Pemandu mengajak peserta mendalami Sabda Tuhan yang telah dibaca melalui pertanyaan pendalaman sederhana, • Bagaimana garam jika tidak asin lagi? • apa jadinya jika pelita diletakkan dibawah gantang/kolong?
  37. 37. Lanjutan… Pokok- Pokok Simpulan: • Garam meskipun sedikit tapi memberi arti pada setiap masakan. • Terang harus bisa dilihat orang. Digunakan sebagai petunjuk. • Sebagai murid Kristus, kita diharapkan untuk berbaur dengan masyarakat. Memberi arti bagi masyarakat. • Sebagai murid Kristus pula kita diharapkan membimbing orang pada Terang Sejati, Allah.
  38. 38. Lanjutan… Mempertemukan pengalaman iman dan inspirasi Kitab Suci: setelah membaca pengalaman Dudung dkk dan diterangi Sabda Tuhan, Pemandu mengajak peserta untuk merumuskan niat : Usaha apa yang hendak aku lakukan untuk menjadi garam dan terang bagi orang-orang di sekitarku? (akan lebih baik jika-niat-niat tersebut dituliskan di kertas , untuk selanjutnya dibacakan saat doa umat)
  39. 39. Lanjutan… Doa Umat: (Pemandu mengajak peserta mendoakan niat yang telah ditulis, bisa juga ditambah doa-doa permohonan lain. Doa umat ditutup Doa bapa Kami) Doa Penutup Lagu Penutup: Aku Dengar Bisikan SuaraMu
  40. 40. TERIMAKASIH BERKAH DALEM

×